Jakarta: Beredar sebuah video di Facebook yang memperlihatkan suasana bandara yang ramai oleh beberapa orang duduk di tempat yang mirip seperti ruang tunggu di bandara, beberapa orang tersebut terlihat sedang duduk di dekat koper masing-masing sambil bermain handphone. Video itu diunggah akun Facebook Ifan Al Fath dengan narasi tentara merah China komunis per jam mendarat ke Indonesia.
Berikut narasi selengkapnya:
“1 April 2024 tentara-tentara merah China komunis per jam mendarat waspada lah RAKYAT jangan lengah pertanda apa ini,” tulis narasi video tersebut.
Lantas, apakah informasi tersebut benar? Ini cek faktanya .
(GFD-2024-19632) Cek Fakta: Tentara Merah China Berdatangan Setiap Jam ke Indonesia? Ini Faktanya
Sumber:Tanggal publish: 20/04/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Dari hasil penelurusan tim cek fakta Medcom.id, unggahan video yang dinarasikan tentara merah China komunis per jam mendarat ke Indonesia tidaklah benar atau hoaks.
Faktanya, video tersebut direkam di jalur keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, bukan di tempat penumpang baru datang.
Dilansir Tempo yang juga membahas isu ini, disebutkan jika video yang beredar tersebut memperlihatkan interior gedung Terminal 3 keberangkatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, bukan di tempat penumpang baru datang. Di sisi lain, diketahui juga bahwa kedatangan pesawat dari China ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, tanggal 1 April 2024, tidak terjadi setiap jam.
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Bambang Tri Cahyono mengatakan bahwa tidak ada peristiwa kedatangan warga negara asing (WNA) asal Cina secara besar-besaran, hingga ratusan orang per jam seperti yang dinarasikan. Sementara itu, jika dicermati video tersebut hanya memperlihatkan sekitar 30 orang yang duduk di ruang tunggu, tidak sampai 100 orang.
Faktanya, video tersebut direkam di jalur keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, bukan di tempat penumpang baru datang.
Dilansir Tempo yang juga membahas isu ini, disebutkan jika video yang beredar tersebut memperlihatkan interior gedung Terminal 3 keberangkatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, bukan di tempat penumpang baru datang. Di sisi lain, diketahui juga bahwa kedatangan pesawat dari China ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, tanggal 1 April 2024, tidak terjadi setiap jam.
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Bambang Tri Cahyono mengatakan bahwa tidak ada peristiwa kedatangan warga negara asing (WNA) asal Cina secara besar-besaran, hingga ratusan orang per jam seperti yang dinarasikan. Sementara itu, jika dicermati video tersebut hanya memperlihatkan sekitar 30 orang yang duduk di ruang tunggu, tidak sampai 100 orang.
Kesimpulan
Video yang dinarasikan tentara merah China komunis per jam mendarat ke Indonesia adalah hoaks karena tidak memuat informasi yang benar. Konten ini masuk dalam kategori misleading content (konten menyesatkan).
Misleading dibuat secara sengaja dengan maksud menggiring opini sesuai kehendak pembuat informasi. Misleading content dibentuk dengan menampilkan informasi untuk mengarahkan opini pembaca agar sesuai dengan keinginan pembuatnya.
Misleading dibuat secara sengaja dengan maksud menggiring opini sesuai kehendak pembuat informasi. Misleading content dibentuk dengan menampilkan informasi untuk mengarahkan opini pembaca agar sesuai dengan keinginan pembuatnya.
Rujukan
(GFD-2024-19679) Cek Fakta: Tentara Merah China Berdatangan Setiap Jam ke Indonesia? Ini Faktanya
Sumber:Tanggal publish: 20/04/2024
Berita
Jakarta: Beredar sebuah video di Facebook yang memperlihatkan suasana bandara yang ramai oleh beberapa orang duduk di tempat yang mirip seperti ruang tunggu di bandara, beberapa orang tersebut terlihat sedang duduk di dekat koper masing-masing sambil bermain handphone. Video itu diunggah akun Facebook Ifan Al Fath dengan narasi tentara merah China komunis per jam mendarat ke Indonesia.
Berikut narasi selengkapnya:
“1 April 2024 tentara-tentara merah China komunis per jam mendarat waspada lah RAKYAT jangan lengah pertanda apa ini,” tulis narasi video tersebut.
Lantas, apakah informasi tersebut benar? Ini cek faktanya .
Berikut narasi selengkapnya:
“1 April 2024 tentara-tentara merah China komunis per jam mendarat waspada lah RAKYAT jangan lengah pertanda apa ini,” tulis narasi video tersebut.
Lantas, apakah informasi tersebut benar? Ini cek faktanya .
Hasil Cek Fakta
Dari hasil penelurusan tim cek fakta Medcom.id, unggahan video yang dinarasikan tentara merah China komunis per jam mendarat ke Indonesia tidaklah benar atau hoaks.
Faktanya, video tersebut direkam di jalur keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, bukan di tempat penumpang baru datang.
Dilansir Tempo yang juga membahas isu ini, disebutkan jika video yang beredar tersebut memperlihatkan interior gedung Terminal 3 keberangkatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, bukan di tempat penumpang baru datang. Di sisi lain, diketahui juga bahwa kedatangan pesawat dari China ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, tanggal 1 April 2024, tidak terjadi setiap jam.
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Bambang Tri Cahyono mengatakan bahwa tidak ada peristiwa kedatangan warga negara asing (WNA) asal Cina secara besar-besaran, hingga ratusan orang per jam seperti yang dinarasikan. Sementara itu, jika dicermati video tersebut hanya memperlihatkan sekitar 30 orang yang duduk di ruang tunggu, tidak sampai 100 orang.
Faktanya, video tersebut direkam di jalur keberangkatan Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, bukan di tempat penumpang baru datang.
Dilansir Tempo yang juga membahas isu ini, disebutkan jika video yang beredar tersebut memperlihatkan interior gedung Terminal 3 keberangkatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, bukan di tempat penumpang baru datang. Di sisi lain, diketahui juga bahwa kedatangan pesawat dari China ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, tanggal 1 April 2024, tidak terjadi setiap jam.
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Bambang Tri Cahyono mengatakan bahwa tidak ada peristiwa kedatangan warga negara asing (WNA) asal Cina secara besar-besaran, hingga ratusan orang per jam seperti yang dinarasikan. Sementara itu, jika dicermati video tersebut hanya memperlihatkan sekitar 30 orang yang duduk di ruang tunggu, tidak sampai 100 orang.
Kesimpulan
Video yang dinarasikan tentara merah China komunis per jam mendarat ke Indonesia adalah hoaks karena tidak memuat informasi yang benar. Konten ini masuk dalam kategori misleading content (konten menyesatkan).
Misleading dibuat secara sengaja dengan maksud menggiring opini sesuai kehendak pembuat informasi. Misleading content dibentuk dengan menampilkan informasi untuk mengarahkan opini pembaca agar sesuai dengan keinginan pembuatnya.
Misleading dibuat secara sengaja dengan maksud menggiring opini sesuai kehendak pembuat informasi. Misleading content dibentuk dengan menampilkan informasi untuk mengarahkan opini pembaca agar sesuai dengan keinginan pembuatnya.
Rujukan
(GFD-2024-19200) [SALAH] Wawancara Najwa Shihab kepada Raffi Ahmad Mengenai Bisnis Sprei Barunya
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 19/04/2024
Berita
klik link ini untuk beli sprei spesial dari raffi ahmad
Hasil Cek Fakta
Sebuah video yang diunggah di Facebook membagikan sebuah video yang mengklaim bahwa Raffi Ahmad memiliki bisnis baru yaitu jualan sprei.
Unggahan tersebut menampilkan video Raffi Ahmad yang nampak sedang berada di program Mata Najwa, terlihat Najwa Shihab dan Raffi Ahmad saling membicarakan mengenai bisnis sprei yang baru dijalankan Raffi.
Namun, video tersebut sudah diedit dengan AI sehingga suara Najwa Shihab dan Raffi Ahmad terdengar cukup mirip dengan suara asli mereka
Potongan video tersebut diambil dari acara Mata Najwa 14 Januari 2021 yang lalu. Dalam episode Mata Najwa tersebut ini, Najwa Shihab, Raffi Ahmad, dan beberapa tamu lainnya hanya membahas mengenai vaksinasi Covid-19 yang pada saat itu baru muncul dan masih menjadi keraguan di masyarakat.
Unggahan tersebut menampilkan video Raffi Ahmad yang nampak sedang berada di program Mata Najwa, terlihat Najwa Shihab dan Raffi Ahmad saling membicarakan mengenai bisnis sprei yang baru dijalankan Raffi.
Namun, video tersebut sudah diedit dengan AI sehingga suara Najwa Shihab dan Raffi Ahmad terdengar cukup mirip dengan suara asli mereka
Potongan video tersebut diambil dari acara Mata Najwa 14 Januari 2021 yang lalu. Dalam episode Mata Najwa tersebut ini, Najwa Shihab, Raffi Ahmad, dan beberapa tamu lainnya hanya membahas mengenai vaksinasi Covid-19 yang pada saat itu baru muncul dan masih menjadi keraguan di masyarakat.
Kesimpulan
Faktanya video tersebut merupakan hasil editan dengan menggabungkan dua video berbeda dan diubah suaranya memakai teknologi AI supaya seakan-akan Najwa Shihab dan Raffi Ahmad membahas mengenai bisnis jualan sprei.
Rujukan
(GFD-2024-19201) [SALAH] McDonald’s Tempel Poster Berisi Ucapan Selamat Atas Terbunuhnya 30.000 Warga Palestina
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 19/04/2024
Berita
McDonald memasang pengumuman memberi selamat kepada IDF karena telah mem8unuh 30,000 warga palestina di gaza.. mereka bangga bahwa McDonald telah memberikan pasokan makanan gratis pada militer israel sementara warga g4z4 kelaparan. “Kami tidak peduli” Kata McDonald
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah unggahan di Facebook mengenai poster yang berisi ucapan selamat dari McDonald’s atas terbunuhnya 30.000 warga sipil Palestina akibat dari konflik Israel-Palestina yang kembali meledak pada akhir tahun 2023 kemarin.
Foto poster tersebut telah disebarkan oleh beberapa akun media sosial dan turnbackhoax.id sebelumnya juga pernah menemukan unggahan serupa di media sosial Twitter.
Banyak yang menganggap bahwa poster tersebut resmi ditempelkan oleh pihak McDonald’s sendiri, akan tetapi poster tersebut ditempelkan oleh para aktivis yang mendukung Palestina.
Berdasarkan dari temuan turnbackhoax.id yang sebelumnya, foto poster tersebut berasal dari cabang McDonald’s di Kota Glasgow, Skotlandia. Akun Instagram @artworkersforpalestinescotland juga telah membagikan poster dalam bentuk PDF..
Berkaitan dengan hal ini, maka dapat diartikan jika poster ucapan selamat tersebut merupakan kalimat satire yang dibuat oleh para aktivis Palestina sebagai bentuk protes kepada McDonald’s yang diketahui mendukung Israel.
Foto poster tersebut telah disebarkan oleh beberapa akun media sosial dan turnbackhoax.id sebelumnya juga pernah menemukan unggahan serupa di media sosial Twitter.
Banyak yang menganggap bahwa poster tersebut resmi ditempelkan oleh pihak McDonald’s sendiri, akan tetapi poster tersebut ditempelkan oleh para aktivis yang mendukung Palestina.
Berdasarkan dari temuan turnbackhoax.id yang sebelumnya, foto poster tersebut berasal dari cabang McDonald’s di Kota Glasgow, Skotlandia. Akun Instagram @artworkersforpalestinescotland juga telah membagikan poster dalam bentuk PDF..
Berkaitan dengan hal ini, maka dapat diartikan jika poster ucapan selamat tersebut merupakan kalimat satire yang dibuat oleh para aktivis Palestina sebagai bentuk protes kepada McDonald’s yang diketahui mendukung Israel.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil temuan, poster yang ditempel di McDonald’s tersebut merupakan hasil buatan oleh para pendukung Palestina di Skotlandia yang berisi satire kepada McDonald’s.
Rujukan
Halaman: 3777/8008




