KOMPAS.com - Beredar narasi mengenai uang nasabah di rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) hilang karena pembagian bantuan sosial (bansos) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Narasi beredar melalui video pengakuan seorang perempuan. Ia menuding, hilangnya uang nasabah BRI akibat oknum pemerintah yang berusaha merusak demokrasi.
Namun, setelah ditelusuri oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.
Informasi mengenai uang nasabah BRI hilang akibat bansos pemilu ditemukan di akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (25/4/2025):
Himbauan kepada seluruh pengguna BANK BRI.
(GFD-2024-19357) [HOAKS] Uang Nasabah di Rekening BRI Hilang akibat Bansos Pemilu
Sumber:Tanggal publish: 25/04/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi memastikan, narasi mengenai uang nasabah hilang itu tidak benar.
"Atas beredarnya konten yang secara sengaja diviralkan dan telah memperoleh jutaan views tersebut, BRI akan mengambil tindakan tegas dan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak terkait," ujar Agustya, dikutip Kompas.com, Rabu (24/4/2024).
Agustya mengatakan, narasi dalam video merupakan informasi menyesatkan yang bertujuan merusak citra BRI. Narasi itu juga berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.
Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada masyarakat agar memastikan terlebih dahulu kebenaran informasi di media sosial.
Agustya menegaskan, BRI berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai good corporate governance (GCG) dan prudential banking dalam menjalankan operasionalnya.
Sebagai konteks, seiring berjalannya Pemilu 2024, pemerintah gencar menyalurkan bantuan sosial.
Sementara, anak sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, mencalonkan diri sebagai wakil presiden.
Hal ini memicu kontroversi karena bansos disalurkan di tengah masa kampanye.
Dilansir Harian Kompas, alokasi anggaran perlindungan sosial untuk 2024 mencapai Rp 496,8 triliun.
Jumlah ini lebih tinggi daripada anggaran perlindungan sosial yang dialokasikan untuk 2021 hingga 2022 saat pandemi Covid-19.
Presiden Jokowi beralasan, bansos diberikan untuk meningkatkan daya beli rakyat, terutama yang terdampak El Nino.
"Atas beredarnya konten yang secara sengaja diviralkan dan telah memperoleh jutaan views tersebut, BRI akan mengambil tindakan tegas dan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak terkait," ujar Agustya, dikutip Kompas.com, Rabu (24/4/2024).
Agustya mengatakan, narasi dalam video merupakan informasi menyesatkan yang bertujuan merusak citra BRI. Narasi itu juga berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.
Oleh sebab itu, dia mengimbau kepada masyarakat agar memastikan terlebih dahulu kebenaran informasi di media sosial.
Agustya menegaskan, BRI berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai good corporate governance (GCG) dan prudential banking dalam menjalankan operasionalnya.
Sebagai konteks, seiring berjalannya Pemilu 2024, pemerintah gencar menyalurkan bantuan sosial.
Sementara, anak sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, mencalonkan diri sebagai wakil presiden.
Hal ini memicu kontroversi karena bansos disalurkan di tengah masa kampanye.
Dilansir Harian Kompas, alokasi anggaran perlindungan sosial untuk 2024 mencapai Rp 496,8 triliun.
Jumlah ini lebih tinggi daripada anggaran perlindungan sosial yang dialokasikan untuk 2021 hingga 2022 saat pandemi Covid-19.
Presiden Jokowi beralasan, bansos diberikan untuk meningkatkan daya beli rakyat, terutama yang terdampak El Nino.
Kesimpulan
Narasi mengenai uang nasabah BRI hilang akibat bansos pemilu merupakan hoaks. BRI memastikan informasi tersebut tidak benar.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan, narasi itu menyesatkan dan bertujuan merusak citra BRI, serta berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.
Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan, narasi itu menyesatkan dan bertujuan merusak citra BRI, serta berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat.
Rujukan
- https://www.facebook.com/100092008128644/videos/988262362727132/
- https://www.facebook.com/reel/812609634088764
- https://www.facebook.com/reel/1187105359331384
- https://www.facebook.com/reel/1105475437233193
- https://biz.kompas.com/read/2024/04/24/170438128/viral-konten-uang-di-rekening-hilang-akibat-bansos-pemilu-bri-pastikan-hoaks
- https://www.kompas.id/baca/polhuk/2024/01/04/gelontoran-bansos-di-tahun-pemilu
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-19360) [KLARIFIKASI] Video Pertemuan Megawati, Muhaimin, dan Surya Paloh Terjadi pada 2014
Sumber:Tanggal publish: 25/04/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar video pertemuan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, dan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh.
Narasi yang disertakan, seolah-olah pertemuan terjadi setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dan mereka sepakat untuk bersatu.
Namun, setelah ditelusuri, narasi itu tidak sesuai dengan konteks video sebenarnya.
Adapun pada Pilpres 2024, PDI-P mengusung pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Sementara, PKB dan Nasdem mengusung pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Video pertemuan Megawati, Muhaimin dan Surya Paloh dibagikan oleh akun Instagram ini, pada 26 Februari 2024.
Dalam video, tiga pemimpin partai politik itu bertemu, kemudian menggelar konferensi pers.
Berikut narasi yang tertera: Akhirnya Ber-1 untuk Bangsa yang Ber-ETIKA.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang menyebut Megawati, Muhaimin dan Surya Paloh bertemu setelah Pilpres 2024
Narasi yang disertakan, seolah-olah pertemuan terjadi setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dan mereka sepakat untuk bersatu.
Namun, setelah ditelusuri, narasi itu tidak sesuai dengan konteks video sebenarnya.
Adapun pada Pilpres 2024, PDI-P mengusung pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Sementara, PKB dan Nasdem mengusung pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Video pertemuan Megawati, Muhaimin dan Surya Paloh dibagikan oleh akun Instagram ini, pada 26 Februari 2024.
Dalam video, tiga pemimpin partai politik itu bertemu, kemudian menggelar konferensi pers.
Berikut narasi yang tertera: Akhirnya Ber-1 untuk Bangsa yang Ber-ETIKA.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang menyebut Megawati, Muhaimin dan Surya Paloh bertemu setelah Pilpres 2024
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut identik dengan konten di kanal YouTube BeritaSatu ini yang diunggah pada 14 Mei 2014.
Berdasarkan keterangan video, PDI-P, PKB, dan Nasdem mendeklarasikan koalisi untuk mengusung Joko Widodo sebagai capres pada Pilpres 2014.
Deklarasi dilakukan di kantor DPP PDI-P, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada 14 Mei 2014. Sehingga, dapat dipastikan video yang beredar dibagikan dengan konteks keliru.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid soal Megawati, Muhaimin dan Surya Paloh bertemu setelah Pilpres 2024.
Berdasarkan keterangan video, PDI-P, PKB, dan Nasdem mendeklarasikan koalisi untuk mengusung Joko Widodo sebagai capres pada Pilpres 2014.
Deklarasi dilakukan di kantor DPP PDI-P, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada 14 Mei 2014. Sehingga, dapat dipastikan video yang beredar dibagikan dengan konteks keliru.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid soal Megawati, Muhaimin dan Surya Paloh bertemu setelah Pilpres 2024.
Kesimpulan
Video pertemuan Megawati, Muhaimin, dan Surya Paloh dibagikan dengan konteks keliru.
Video aslinya memperlihatkan momen PDI-P, PKB, dan Nasdem mendeklarasikan koalisi untuk mendukung Joko Widodo sebagai capres di Pilpres 2014.
Video aslinya memperlihatkan momen PDI-P, PKB, dan Nasdem mendeklarasikan koalisi untuk mendukung Joko Widodo sebagai capres di Pilpres 2014.
Rujukan
(GFD-2024-19361) [KLARIFIKASI] Konsentrasi SO2 di Pulau Jawa Tidak Membahayakan
Sumber:Tanggal publish: 25/04/2024
Berita
KOMPAS.com - Letusan Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara, pada Selasa, 16 April 2024 malam, turut melepaskan embusan gas Sulfur Dioksida atau SO2.
Pascaletusan, beredar video yang menarasikan bahaya sebaran SO2 di Pulau Jawa. Masyarakat diimbau untuk memakai masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama anak-anak.
Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu keliru dan perlu diluruskan.
Video soal sebaran SO2 di Pulau Jawa ditemukan di akun Facebook ini, ini, dan ini. Video tersebut merupakan rekaman dari situs prakiraan cuaca Windy.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Sabtu (20/4/2024):
Di InformasikanS02 Penyebaran khusus Untuk pulau Jawa, gunakan masker kurangi aktifitas berlebihan , terutama untuk anak2 balita dan lansiamonggo sdulur di ingetno
Pascaletusan, beredar video yang menarasikan bahaya sebaran SO2 di Pulau Jawa. Masyarakat diimbau untuk memakai masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama anak-anak.
Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu keliru dan perlu diluruskan.
Video soal sebaran SO2 di Pulau Jawa ditemukan di akun Facebook ini, ini, dan ini. Video tersebut merupakan rekaman dari situs prakiraan cuaca Windy.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Sabtu (20/4/2024):
Di InformasikanS02 Penyebaran khusus Untuk pulau Jawa, gunakan masker kurangi aktifitas berlebihan , terutama untuk anak2 balita dan lansiamonggo sdulur di ingetno
Hasil Cek Fakta
Situs prakiraan cuaca Windy memang memiliki fitur untuk melihat kualitas udara di suatu wilayah, termasuk sebaran SO2.
Setiap erupsi gunung api pasti akan mengeluarkan gas-gas vulkanik, termasuk SO2, dalam konsentrasi yang bervariasi, tergantung kondisi magma di bawah permukaan dan intensitas erupsinya.
Penyelidik Bumi Madya Badan Geologi Sofyan Primulyana menjelaskan, biasanya SO2 dari erupsi suatu gunung api akan diencerkan oleh udara atmosfer.
Sebagian terabsorbsi oleh abu, sebagian lagi bercampur dengan uap air di atmosfer membentuk droplet atau tetes air yang bersifat asam.
"Sebagian lagi kalau menembus lapisan yang lebih jauh lagi menurut para ahli klimatologi yang saya baca dapat menimbulkan efek rumah kaca," jelas Sofyan, dikutip dari Kompas.com, Minggu (21/4/2024).
Gas ini juga mengurangi jarak pandang karena mampu menyerap cahaya dan menimbulkan kabut.
Berdasarkan data dari citra satelit TROPOMI, berikut konsentrasi SO2 di sekitar Gunung Ruang:
Konsentrasi SO2 tertinggi terjadi pada 18 April 2024 setelah erupsi terus menerus pada malam sebelumnya.
SO2 dapat berdampak buruk pada tanaman dan manusia, terutama bagi penderita asma, anak-anak, dan lansia.
Namun, sejauh ini belum ada keluhan dari warga terdampak erupsi Gunung Ruang terkait SO2.
"Efek terhadap penduduk di sekitar Gunung Ruang nampaknya belum ada ya, karena hingga saat ini belum ada keluhan dari warga di sana yang berhubungan dengan paparan gas SO2," imbuhnya.
Dilansir Kompas.com, Sofyan mengimbau agar masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ruang untuk mengenakan masker.
"Kalau di area terdampak erupsi tersebut tercium bau menyengat seperti bau belerang, sebaiknya menggunakan masker pelindung," ucapnya.
Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Eddy Hermawan mengungkapkan, erupsi Gunung Ruang tidak menimbulkan anomali cuaca yang besar.
"Hanya yang terjadi saat ini lebih didominasi karena pengaruh IOD yang mulai negatif dan adanya siklon tropis di barat laut Pulau Sumatra," kata Eddy, dikutip dari Antara.
Erupsi Gunung Ruang tidak menimbulkan hujan asam.
Lantas, bagaimana pantauan SO2 di Pulau Jawa?
Batas bahaya SO2 ditentukan oleh konsentrasinya di udara. SO2 dalam konsentrasi di atas 2 ppm tergolong berbahaya.
"SO2 dalam konsentrasi di atas 2 ppm sebetulnya berbau tajam dan dapat menyebabkan iritasi hidung dan saluran tenggorokan, saluran pernapasan serta dapat mengiritasi mata dan selaput lendir mata," ujar Sofyan.
Situs BMKG baru menyediakan data monitoring SO2 di wilayah DKI Jakarta, dari sembilan lokasi. Sementara di Sumatera Barat dan Kalimantan dipantau masing-masing satu lokasi, yakni Kototabang dan Siantan.
Pada Maret 2024, kadar SO2 tertinggi terjadi di Monas dengan konsentrasi 0,007 ppm.
Adapun angka ini masih berada di bawah Nilai Baku Mutu, yakni 0,14 ppm.
Setiap erupsi gunung api pasti akan mengeluarkan gas-gas vulkanik, termasuk SO2, dalam konsentrasi yang bervariasi, tergantung kondisi magma di bawah permukaan dan intensitas erupsinya.
Penyelidik Bumi Madya Badan Geologi Sofyan Primulyana menjelaskan, biasanya SO2 dari erupsi suatu gunung api akan diencerkan oleh udara atmosfer.
Sebagian terabsorbsi oleh abu, sebagian lagi bercampur dengan uap air di atmosfer membentuk droplet atau tetes air yang bersifat asam.
"Sebagian lagi kalau menembus lapisan yang lebih jauh lagi menurut para ahli klimatologi yang saya baca dapat menimbulkan efek rumah kaca," jelas Sofyan, dikutip dari Kompas.com, Minggu (21/4/2024).
Gas ini juga mengurangi jarak pandang karena mampu menyerap cahaya dan menimbulkan kabut.
Berdasarkan data dari citra satelit TROPOMI, berikut konsentrasi SO2 di sekitar Gunung Ruang:
Konsentrasi SO2 tertinggi terjadi pada 18 April 2024 setelah erupsi terus menerus pada malam sebelumnya.
SO2 dapat berdampak buruk pada tanaman dan manusia, terutama bagi penderita asma, anak-anak, dan lansia.
Namun, sejauh ini belum ada keluhan dari warga terdampak erupsi Gunung Ruang terkait SO2.
"Efek terhadap penduduk di sekitar Gunung Ruang nampaknya belum ada ya, karena hingga saat ini belum ada keluhan dari warga di sana yang berhubungan dengan paparan gas SO2," imbuhnya.
Dilansir Kompas.com, Sofyan mengimbau agar masyarakat yang berada di sekitar Gunung Ruang untuk mengenakan masker.
"Kalau di area terdampak erupsi tersebut tercium bau menyengat seperti bau belerang, sebaiknya menggunakan masker pelindung," ucapnya.
Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Eddy Hermawan mengungkapkan, erupsi Gunung Ruang tidak menimbulkan anomali cuaca yang besar.
"Hanya yang terjadi saat ini lebih didominasi karena pengaruh IOD yang mulai negatif dan adanya siklon tropis di barat laut Pulau Sumatra," kata Eddy, dikutip dari Antara.
Erupsi Gunung Ruang tidak menimbulkan hujan asam.
Lantas, bagaimana pantauan SO2 di Pulau Jawa?
Batas bahaya SO2 ditentukan oleh konsentrasinya di udara. SO2 dalam konsentrasi di atas 2 ppm tergolong berbahaya.
"SO2 dalam konsentrasi di atas 2 ppm sebetulnya berbau tajam dan dapat menyebabkan iritasi hidung dan saluran tenggorokan, saluran pernapasan serta dapat mengiritasi mata dan selaput lendir mata," ujar Sofyan.
Situs BMKG baru menyediakan data monitoring SO2 di wilayah DKI Jakarta, dari sembilan lokasi. Sementara di Sumatera Barat dan Kalimantan dipantau masing-masing satu lokasi, yakni Kototabang dan Siantan.
Pada Maret 2024, kadar SO2 tertinggi terjadi di Monas dengan konsentrasi 0,007 ppm.
Adapun angka ini masih berada di bawah Nilai Baku Mutu, yakni 0,14 ppm.
Kesimpulan
Tidak ada imbauan dari BMKG untuk memakai masker atau mengurangi aktivitas di luar rumah akibat konsentrasi SO2 di Pulau Jawa.
Erupsi Gunung Ruang yang mulai terjadi pada 16 April 2024 malam meningkatkan konsentrasi SO2, dari kolom asap yang memanjang lebih dari 1.000 km.
Warga di sekitar Gunung Ruang diimbau memakai masker. Namun sejauh ini, belum ada laporan atau keluhan dari warga terdampak erupsi Gunung Ruang terkait SO2.
Erupsi Gunung Ruang yang mulai terjadi pada 16 April 2024 malam meningkatkan konsentrasi SO2, dari kolom asap yang memanjang lebih dari 1.000 km.
Warga di sekitar Gunung Ruang diimbau memakai masker. Namun sejauh ini, belum ada laporan atau keluhan dari warga terdampak erupsi Gunung Ruang terkait SO2.
Rujukan
- https://www.facebook.com/100008228080749/videos/974663304273327/
- https://www.facebook.com/nantdza.cutecherry/videos/977181784025631/
- https://www.facebook.com/100026756781451/videos/1097827841332797/
- https://www.windy.com/-Menu/menu?tcso2,-5.980,110.131,6
- https://regional.kompas.com/read/2024/04/21/210421878/viral-video-penyebaran-gas-so2-dampak-erupsi-gunung-ruang-di-media-sosial
- https://www.kompas.com/tren/read/2024/04/19/200000665/gunung-ruang-semburkan-gas-so2-apa-dampaknya-bagi-manusia-tanaman-dan-hewan?page=all
- https://www.antaranews.com/berita/4071189/peneliti-brin-ungkap-penyebab-emisi-gas-gunung-ruang-menyebar
- https://www.bmkg.go.id/kualitas-udara/informasi-so2.bmkg
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-19362) [KLARIFIKASI] Narasi Keliru soal Normalisasi Hubungan Indonesia dan Israel
Sumber:Tanggal publish: 25/04/2024
Berita
KOMPAS.com - Sebuah unggahan mengeklaim, Indonesia setuju untuk menormalisasi hubungan diplomatik dengan Israel.
Langkah itu merupakan syarat menjadi anggota Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau OECD.
Namun, narasi tersebut telah dibantah oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
Narasi soal Indonesia setuju untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Israel sebagai syarat menjadi anggota OECD dibagikan oleh akun Instagram ini.
Akun tersebut membagikan gambar surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo terkait kabar normalisasi hubungan antara Indonesia dan Israel.
Unggahan itu diberikan keterangan demikian:
Baru saja H+1 lebaran, di tengah suasana berbahagia Idulfitri, kita disuguhi kabar menohok dari Israel mengenai Indonesia yang dikabarkan akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel sebagai syarat masuk OECD.
Kami segenap rakyat Indonesia memohon klarifikasi mengenai kebenaran berita ini, Pak @jokowi dan Ibu @retno_marsudi. Semoga Bapak dan Ibu senantiasa diberikan kesehatan.????
Langkah itu merupakan syarat menjadi anggota Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau OECD.
Namun, narasi tersebut telah dibantah oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).
Narasi soal Indonesia setuju untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Israel sebagai syarat menjadi anggota OECD dibagikan oleh akun Instagram ini.
Akun tersebut membagikan gambar surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo terkait kabar normalisasi hubungan antara Indonesia dan Israel.
Unggahan itu diberikan keterangan demikian:
Baru saja H+1 lebaran, di tengah suasana berbahagia Idulfitri, kita disuguhi kabar menohok dari Israel mengenai Indonesia yang dikabarkan akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel sebagai syarat masuk OECD.
Kami segenap rakyat Indonesia memohon klarifikasi mengenai kebenaran berita ini, Pak @jokowi dan Ibu @retno_marsudi. Semoga Bapak dan Ibu senantiasa diberikan kesehatan.????
Hasil Cek Fakta
Seperti diberitakan Kompas.com, Kemenlu membantah bahwa Indonesia akan menormalisasi hubungan dengan Israel demi keanggotaan OECD.
Juru bicara Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal, menjelaskan, tidak ada rencana membuka hubungan diplomatik dengan Israel.
Ia mengatakan, posisi Indonesia tetap mendukung kemerdekaan Palestina.
"Terlebih di tengah situasi kekejaman Israel di Gaza saat ini, posisi Indonesia tidak berubah dan tetap kokoh mendukung kemerdekaan Palestina dalam kerangka two-state solution," ujar Iqbal, dalam pernyataan tertulis, Jumat (12/4/2024).
Terkait OECD, ia menjelaskan, proses keanggotaan Indonesia dipastikan memakan waktu cukup panjang. Sebab, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan.
"Waktu yang diperlukan setiap negara untuk menyelesaikan proses keanggotaan penuh di OECD berbeda-beda," kata Iqbal.
"Semua tergantung kesiapan negara tersebut. Beberapa negara memerlukan waktu tiga tahun, beberapa lagi memerlukan lebih dari lima tahun," tutur dia.
Sebelumnya, informasi soal normalisasi hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel dilaporkan oleh beberapa media Israel, salah satunya situs berita Ynet.
Laporan tersebut mengatakan, sebagai imbalan atas terjalinnya hubungan dengan Israel, Yerusalem akan berhenti menghalangi Indonesia untuk bergabung dengan OECD.
Juru bicara Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal, menjelaskan, tidak ada rencana membuka hubungan diplomatik dengan Israel.
Ia mengatakan, posisi Indonesia tetap mendukung kemerdekaan Palestina.
"Terlebih di tengah situasi kekejaman Israel di Gaza saat ini, posisi Indonesia tidak berubah dan tetap kokoh mendukung kemerdekaan Palestina dalam kerangka two-state solution," ujar Iqbal, dalam pernyataan tertulis, Jumat (12/4/2024).
Terkait OECD, ia menjelaskan, proses keanggotaan Indonesia dipastikan memakan waktu cukup panjang. Sebab, ada banyak hal yang perlu dipersiapkan.
"Waktu yang diperlukan setiap negara untuk menyelesaikan proses keanggotaan penuh di OECD berbeda-beda," kata Iqbal.
"Semua tergantung kesiapan negara tersebut. Beberapa negara memerlukan waktu tiga tahun, beberapa lagi memerlukan lebih dari lima tahun," tutur dia.
Sebelumnya, informasi soal normalisasi hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel dilaporkan oleh beberapa media Israel, salah satunya situs berita Ynet.
Laporan tersebut mengatakan, sebagai imbalan atas terjalinnya hubungan dengan Israel, Yerusalem akan berhenti menghalangi Indonesia untuk bergabung dengan OECD.
Kesimpulan
Kemenlu telah membantah narasi soal Indonesia akan menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.
Juru bicara Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal, menjelaskan, tidak ada rencana membuka hubungan diplomatik dengan Israel.
Ia menegaskan, posisi Indonesia tetap mendukung kemerdekaan Palestina.
Juru bicara Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal, menjelaskan, tidak ada rencana membuka hubungan diplomatik dengan Israel.
Ia menegaskan, posisi Indonesia tetap mendukung kemerdekaan Palestina.
Rujukan
- https://www.instagram.com/p/C5nfyRWx8_B/?igsh=MTVhaDNocWFhYzM2Yg%3D%3D
- https://nasional.kompas.com/read/2024/04/12/10352201/kemenlu-bantah-indonesia-normalisasi-hubungan-dengan-israel-demi-oecd
- https://www.kompas.com/global/read/2024/04/12/093348770/media-israel-klaim-indonesia-setuju-menormalisasi-hubungan-diplomatik
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 3746/8004





