• (GFD-2024-19634) [Cek Fakta] Tol Semarang-Demak Dijual ke Tiongkok Seharga Rp400 Miliar, Ini Faktanya

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/05/2024

    Berita

    Jakarta: Sebuah akun X @alisyarief mengunggah sebuah cuitan yang berisi video yang berisi informasi mengenai tol Semarang-Demak akan dijual ke Tiongkok dengan harga Rp400 miliar.  

    ""Bangun tol ngutang ke Cina 5,9 T setelah selesai dijual ke Cina 400 M," tulis si pengunggah.  

    Dalam video tersebut, si pengunggah juga menampilkan dua artikel yang menjadi referensi. Artikel tersebut berjudul 'Tol Semarang-Demak Bakal Dijual Rp400 Miliar ke China' yang dirilis portal Okezone.

    Sedangkan satu artikel lainnya berjudul 'Habiskan Anggaran Rp5,9 Triliun, Jalan Tol Semarang-Demak Miliki Multi Fungsi' berasal dari portal Suara Banyuurip.

    Nech Model menjual jalan tol Itu begini pic.twitter.com/UMByZvZYPS

    — Ali Syarief - ???????? (@alisyarief) April 27, 2024

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran tim cek fakta Medcom.id, tangkapan layar artikel yang dimuat dalam unggahan tersebut ternyata memuat informasi yang berbeda. Dalam artikel ditayangkan Okezone, berjudul; 'Tol Semarang-Demak Bakal Dijual Rp400 Miliar ke China' menjelaskan informasi tentang PT PP (Persero) Tbk berencana melepas kepemilikan saham di ruas Tol Semarang-Demak. PTPP membidik investor dalam dan luar negeri dalam aksi divestasi saham ruas Tol Semarang-Demak.  

    Sementara itu, di artikel lainnya yang berjudul 'Habiskan Anggaran Rp5,9 Triliun, Jalan Tol Semarang-Demak Miliki Multi Fungsi' menjelaskan informasi tentang Presiden Jokowi meresmikan Jalan Tol Semarang – Demak Seksi II ruas Sayung-Demak pada Sabtu, 25 Februari 2023.  

    Jalan tol sepanjang sepanjang 16,01 kilometer yang dibangun dengan biaya Rp5,9 triliun itu disebut multi fungsi karena selain mempercepat transportasi logistik, juga sekaligus sebagai tanggul laut yang dapat mencegah banjir rob.

    Kesimpulan

    Klaim bahwa jalan tol Semarang-Demak bakal dijual ke Tiongkok adalah salah dan masuk kategori hoaks karena memuat informasi keliru.  

    Konten ini masuk dalam kategori misleading content (konten menyesatkan). Misleading content dibuat secara sengaja dengan maksud menggiring opini sesuai kehendak pembuat informasi.  

    Misleading content dibentuk dengan menampilkan informasi untuk mengarahkan opini pembaca ataupun viewers agar sesuai dengan keinginan pembuat konten.  

    Rujukan

  • (GFD-2024-19681) [Cek Fakta] Tol Semarang-Demak Dijual ke Tiongkok Seharga Rp400 Miliar, Ini Faktanya

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/05/2024

    Berita

    Jakarta: Sebuah akun X @alisyarief mengunggah sebuah cuitan yang berisi video yang berisi informasi mengenai tol Semarang-Demak akan dijual ke Tiongkok dengan harga Rp400 miliar.  

    ""Bangun tol ngutang ke Cina 5,9 T setelah selesai dijual ke Cina 400 M," tulis si pengunggah.  

    Dalam video tersebut, si pengunggah juga menampilkan dua artikel yang menjadi referensi. Artikel tersebut berjudul 'Tol Semarang-Demak Bakal Dijual Rp400 Miliar ke China' yang dirilis portal Okezone.

    Sedangkan satu artikel lainnya berjudul 'Habiskan Anggaran Rp5,9 Triliun, Jalan Tol Semarang-Demak Miliki Multi Fungsi' berasal dari portal Suara Banyuurip.

    Nech Model menjual jalan tol Itu begini pic.twitter.com/UMByZvZYPS

    — Ali Syarief - ???????? (@alisyarief) April 27, 2024

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran tim cek fakta Medcom.id, tangkapan layar artikel yang dimuat dalam unggahan tersebut ternyata memuat informasi yang berbeda. Dalam artikel ditayangkan Okezone, berjudul; 'Tol Semarang-Demak Bakal Dijual Rp400 Miliar ke China' menjelaskan informasi tentang PT PP (Persero) Tbk berencana melepas kepemilikan saham di ruas Tol Semarang-Demak. PTPP membidik investor dalam dan luar negeri dalam aksi divestasi saham ruas Tol Semarang-Demak.  

    Sementara itu, di artikel lainnya yang berjudul 'Habiskan Anggaran Rp5,9 Triliun, Jalan Tol Semarang-Demak Miliki Multi Fungsi' menjelaskan informasi tentang Presiden Jokowi meresmikan Jalan Tol Semarang – Demak Seksi II ruas Sayung-Demak pada Sabtu, 25 Februari 2023.  

    Jalan tol sepanjang sepanjang 16,01 kilometer yang dibangun dengan biaya Rp5,9 triliun itu disebut multi fungsi karena selain mempercepat transportasi logistik, juga sekaligus sebagai tanggul laut yang dapat mencegah banjir rob.

    Kesimpulan

    Klaim bahwa jalan tol Semarang-Demak bakal dijual ke Tiongkok adalah salah dan masuk kategori hoaks karena memuat informasi keliru.  

    Konten ini masuk dalam kategori misleading content (konten menyesatkan). Misleading content dibuat secara sengaja dengan maksud menggiring opini sesuai kehendak pembuat informasi.  

    Misleading content dibentuk dengan menampilkan informasi untuk mengarahkan opini pembaca ataupun viewers agar sesuai dengan keinginan pembuat konten.  

    Rujukan

  • (GFD-2024-19456) [SALAH]: Mendidihkan air dengan panci tertutup mengakibatkan klorin pemicu kanker

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 30/04/2024

    Berita

    MENGUKUS. Mengukus makanan harus dilakukan, ketika air sudah mendidih. Informasi dari Rumah Sakit Xuanwu Beijing, Profesor Qi. Jika Anda hendak mengukus makanan, pastikan untuk memasukkan makanan beberapah saat setelah airnya mendidih. Didihkan air tanpa menutup panci terlebih dahulu. Setelah air mendidih letakkan makanan yang akan dikukus kedalam panci, baru kemudian tutuplah panci Anda. Tidak heran banyak orang yang menderita kanker. Mengapa..! Salah satu faktornya adalah ketika mereka mengukus makanan menggunakan panci, mereka tidak menunggu airnya mendidih dulu. Jika Anda menggunakan air dari kran, perlu diketahui air kran mengandung Klorin. Air mengandung Klorin tersebut saat dipanaskan, apabila pancinya tertutup maka Klorin akan tetap berada didalam panci dan menyelimuti makanan yang dikukus. Jadi pastikan untuk menggunakan air matang untuk mengukus atau Anda dapat menghilangkan Klorin dengan mendidihkan air terlebih dahulu beberapah saat. Klorin mengandung Tri Hallow Metan (THM) menyebabkan kanker. Hal ini benar2 penting..! Bahkan jika hanya mengukus roti pun juga sama. Didihkan airnya dengan membuka tutup panci supaya Klorinnya menguap dan hilang. Sederhana bukan…! Hal yang sederhana tapi jika diabaikan bisa berakibat fatal. Jangan egois, sebarkan pada para saudara dan sahabat sehingga banyak orang yang mengetahuinya. Lebih baik mencegah daripada mengobati.

    SEMOGA BERMANFAAT DAN SEMUA SEHAT WALAFIAT. AAMIIN YA RABBAL ALAMIIN

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah postingan di media sosial dengan narasi bahwa klorin dapat menyebabkan kanker.

    Namun setelah dilakukan penelusuran terkait postingan tersebut, klaim tersebut tidak benar.

    Faktanya, menurut laporan dari Detik.com, sebuah narasi yang serupa telah beredar pada tahun 2019, yang menyatakan bahwa cara mengukus dengan menutup panci bisa menyebabkan klorin terperangkap dan mencemari makanan. Namun, Dr. Agus Haryono, MSc, dari LIPI (sekarang BRIN), menegaskan bahwa narasi tersebut keliru. Menurutnya, air keran dari PDAM telah memenuhi standar kesehatan dan keamanan untuk dikonsumsi, termasuk dalam hal kandungan klorin atau total senyawa klorida yang tidak melebihi batas maksimum yang diizinkan. Oleh karena itu, tidak diperlukan menunggu air mendidih sebelum merebus atau mengukus makanan. Sebelumnya, pada tahun 2017, Agus juga telah membantah klaim serupa saat menjabat sebagai Plt Kepala LIPI, seperti yang dilaporkan oleh Jawa Pos.

    Klorin digunakan dalam air ledeng untuk menjernihkannya dan sebagai disinfektan untuk membunuh bakteri seperti E. Coli atau Giardia yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Ketika klorin bereaksi dengan air, akan menghasilkan zat kimia yang disebut Trihalomethanes (THM). Scowcroft menjelaskan bahwa kekhawatiran tentang kemungkinan THM masuk ke dalam tubuh dan berdampak pada kesehatan adalah wajar. Namun, hingga saat ini belum ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa THM membahayakan manusia secara signifikan. Bahkan jika memiliki dampak, efeknya masih dianggap minimal.

    Sementara itu, dua per tiga kasus kanker kandung kemih disebabkan oleh penggunaan tembakau, sementara konsumsi pewarna makanan dalam jangka waktu lama juga dikaitkan dengan kemungkinan terjadinya penyakit tersebut.

    Dengan demikian klaim tersebut tidak benar dengan kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Klaim tersebut tidak benar karena belum ada bukti yang meyakinkan tentang potensi bahaya penggunaan klorin dalam air keran bagi kesehatan manusia. Disinfeksi air ledeng dengan klorin dianggap sebagai langkah penting untuk mengurangi risiko penyakit dalam masyarakat.

    Rujukan

  • (GFD-2024-19457) [SALAH] Detik-Detik Bambang Widjojanto Di Ancam Keluar Sidang Oleh Hakim MK

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 30/04/2024

    Berita

    "Detik-Detik Bambang Widjojanto Di Ancam Keluar Sidang Oleh Hakim MK
    nah loe akhirnya p.hakim merasakan gmn gregetnya berdebat sm anak abah yg mau benar & menang sdr..sabar ya pak, ini baru 2 hari sdgkn kami berbulan2 berdebat sm "

    Hasil Cek Fakta

    Akun TikTok Imaima1984laros mengunggah video suasana sidang sengketa hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) yang diklaim terjadi tahun 2024. Pada video itu tampak hakim Arief Hidayat mengancam Bambang Widjojanto keluar dari ruang persidangan.

    Faktanya, video yang ditampilkan akun TikTok imaima1984laros tersebut adalah video lama yang terjadi tahun 2019. Suasana panas terjadi pada saat proses sidang mendengarkan keterangan saksi. Hakim MK, Arief Hidayat sempat menegur ketua tim hukum Prabowo-Sandiaga, Bambang Widjojanto (BW), karena karena terus-menerus menginterupsi hakim saat bertanya kepada saksi yang dihadirkan di Sidang MK, Rabu (19/6/2019).

    Dengan demikian, video TikTok yang mengklaim hakim MK mengusir Bambang Widjojanto keluar dari ruang persidangan pada sidang 2024 adalah salah. Unggahan tersebut termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Video tersebut bukan sidang sengketa hasil Pilpres tahun 2024, namun sidang sengketa hasil Pilpres tahun 2019.

    Rujukan