*hai sobat BNI..*
*Bank BNI mengadakan Program BNI Rewards Point’ BERHADIAH*
*Khusus Nasabah (Bank-BNI) yang sudah Mempunyai (Mobile banking atau Sms banking Bni) ayo buruan daftar agar kamu berkesempatan menjadi pemenang Gebyar-Undian-Rewards-Poin (Bank-BNI)*
*2 Paket Umbroh*
*Mobil*
*Motor*
*Emas Murni*
*Lemari Es*
*Smartphone*
*TV*
*Sepeda gunung*
*Rice cooker*
*Info lebih lanjut tentang pendaftaran (Gebyar-Undian) silakan klik menu (Daftar Sekarang) yang telah kami sediah kan*
*Untuk pendaftaran gratis…*
(GFD-2024-19786) [SALAH] Program BNI Rewards Point 2024
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 14/05/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Ditemukan sebuah unggahan Facebook yang menginfokan adanya undian gebyar BNI disertai dengan pencantuman link sebagai media untuk mendaftarkan diri untuk ikut undian.
Namun setelah di cek link tersebut maka kita akan diarahkan menuju website gebyarundian[dot]co, yang mana website ini bukan merupakan milik BNI (bni.co.id). Website tersebut tentu sangat patut diwaspadai sebagai sarana penipuan online.
Jika kita pergi ke akun resmi BNI yang sudah terverifikasi centang biru, di profil Facebook BNI tidak ada pengumuman mengenai adanya Gebyar BNI 2024.
Berdasarkan dari temuan tersebut maka dapat disimpulkan jika unggahan yang mengatasnamakan Bank BNI tersebut merupakan salah satu modus untuk melakukan penipuan online.
Namun setelah di cek link tersebut maka kita akan diarahkan menuju website gebyarundian[dot]co, yang mana website ini bukan merupakan milik BNI (bni.co.id). Website tersebut tentu sangat patut diwaspadai sebagai sarana penipuan online.
Jika kita pergi ke akun resmi BNI yang sudah terverifikasi centang biru, di profil Facebook BNI tidak ada pengumuman mengenai adanya Gebyar BNI 2024.
Berdasarkan dari temuan tersebut maka dapat disimpulkan jika unggahan yang mengatasnamakan Bank BNI tersebut merupakan salah satu modus untuk melakukan penipuan online.
Kesimpulan
Link yang tertera pada unggahan Facebook tersebut bukan merupakan website resmi milik Bank BNI, website resmi Bank BNI adalah bni.co.id. Dalam Facebook resmi BNI juga tidak mengumumkan adanya program undian seperti itu.
Rujukan
(GFD-2024-19787) [SALAH] Kasus Demam Berdarah di Indonesia Meningkat karena Efek Vaksin Covid-19 atau Wolbachia
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 14/05/2024
Berita
DBD meningkat bahkan ada yang sampai meninggal, efek vaksin covid atau nyamuk wolbachia yang gagal?
Hasil Cek Fakta
Artikel disadur dari Tempo.
Pada 3 Mei 2024 lalu beredar unggahan di media sosial Facebook yang berisi klaim bahwa peningkatan kasus demam berdarah di Indonesia karena efek dari vaksin Covid-19 dan diterapkannya metode Wolbachia.
Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari Tempo.com, Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Erni Juwita Nelwan, mengatakan faktor lingkungan berperan penting dalam lonjakan kasus DBD karena nyamuk Aedes aegypti biasanya bertelur saat musim panas. Telur-telur tersebut dapat bertahan hingga delapan bulan dan akan menetas saat tergenang air. Maka, musim panas berkepanjangan karena El Niño membuat stok telur Aedes aegypti meningkat dan saat hujan jumlah nyamuk yang lahir jauh lebih banyak dari biasanya.
Dilansir dari laman Universitas Gadjah Mada (UGM), penerapan metode Wolbachia untuk memberantas DBD telah dilakukan di sejumlah lokasi permukiman warga di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak tahun 2011. Hasil dari proyek tersebut mengatakan bahwa penerapan metode Wolbachia memiliki tingkat risiko yang rendah terhadap manusia. Bakteri Wolbachia juga tidak menular ke manusia, maupun menyebabkan sakit. Wolbachia justru bisa mengurangi transmisi infeksi virus dengue ke tubuh manusia. Nyamuk ber wolbachia efektif bisa menurunkan sampai 77% infeksi dengue dan mencegah hospitalisasi hingga 83%.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim mengenai kasus DBD di Indonesia meningkat karena efek vaksin dan penggunaan metode Wolbachia adalah salah. Faktanya Wolbachia mampu mengurangi infeksi virus dengue ketubuh manusia. Nyamuk ber wolbachia mampu menurunkan infeksi dengue sampai dengan 77% dan mencegah hospitalisasi hingga 83%.
Pada 3 Mei 2024 lalu beredar unggahan di media sosial Facebook yang berisi klaim bahwa peningkatan kasus demam berdarah di Indonesia karena efek dari vaksin Covid-19 dan diterapkannya metode Wolbachia.
Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari Tempo.com, Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Erni Juwita Nelwan, mengatakan faktor lingkungan berperan penting dalam lonjakan kasus DBD karena nyamuk Aedes aegypti biasanya bertelur saat musim panas. Telur-telur tersebut dapat bertahan hingga delapan bulan dan akan menetas saat tergenang air. Maka, musim panas berkepanjangan karena El Niño membuat stok telur Aedes aegypti meningkat dan saat hujan jumlah nyamuk yang lahir jauh lebih banyak dari biasanya.
Dilansir dari laman Universitas Gadjah Mada (UGM), penerapan metode Wolbachia untuk memberantas DBD telah dilakukan di sejumlah lokasi permukiman warga di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak tahun 2011. Hasil dari proyek tersebut mengatakan bahwa penerapan metode Wolbachia memiliki tingkat risiko yang rendah terhadap manusia. Bakteri Wolbachia juga tidak menular ke manusia, maupun menyebabkan sakit. Wolbachia justru bisa mengurangi transmisi infeksi virus dengue ke tubuh manusia. Nyamuk ber wolbachia efektif bisa menurunkan sampai 77% infeksi dengue dan mencegah hospitalisasi hingga 83%.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim mengenai kasus DBD di Indonesia meningkat karena efek vaksin dan penggunaan metode Wolbachia adalah salah. Faktanya Wolbachia mampu mengurangi infeksi virus dengue ketubuh manusia. Nyamuk ber wolbachia mampu menurunkan infeksi dengue sampai dengan 77% dan mencegah hospitalisasi hingga 83%.
Kesimpulan
Klaim mengenai kasus DBD di Indonesia meningkat karena efek vaksin dan penggunaan metode Wolbachia adalah salah. Faktanya Wolbachia mampu mengurangi infeksi virus dengue ketubuh manusia. Nyamuk ber wolbachia mampu menurunkan infeksi dengue sampai dengan 77% dan mencegah hospitalisasi hingga 83%.
Rujukan
(GFD-2024-19788) [SALAH] Tsunami Japan 2024
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 14/05/2024
Berita
Tsunami Japan 2024
The Tsunami that Hit Japan was Terrifying
SUBBAHANALLAH
The Tsunami that Hit Japan was Terrifying
SUBBAHANALLAH
Hasil Cek Fakta
Beredar video di Facebook pada 4 April 2024 mengenai klaim bencana tsunami di Jepang pada tahun 2024.
Untuk mencari tahu kebenaran dari klaim tersebut, dilakukan pencarian di Google Lens. Hasilnya ditemukan beberapa video identik. Video pertama diunggah oleh channel Youtube CNN yang berjudul “Watch a massive tsunami engulf entire towns in Japan (2011)”. Video tersebut menampilkan peristiwa tsunami yang terjadi di wilayah Prefektur Miyagi Jepang, pada 11 Maret 2011.
Kemudian untuk klip yang kedua berasal dari video Youtube ABC News yang berjudul “Whirlpool forms after Japan earthquake” yang diunggah pada 12 Maret 2011. Video tersebut memperlihatkan pusaran air saat terjadinya tsunami di Jepang pada 2011.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim mengenai terjadinya bencana tsunami di Jepang pada tahun 2024 adalah salah. Faktanya tsunami yang melanda Jepang terjadi pada 11 Maret 2011.
Untuk mencari tahu kebenaran dari klaim tersebut, dilakukan pencarian di Google Lens. Hasilnya ditemukan beberapa video identik. Video pertama diunggah oleh channel Youtube CNN yang berjudul “Watch a massive tsunami engulf entire towns in Japan (2011)”. Video tersebut menampilkan peristiwa tsunami yang terjadi di wilayah Prefektur Miyagi Jepang, pada 11 Maret 2011.
Kemudian untuk klip yang kedua berasal dari video Youtube ABC News yang berjudul “Whirlpool forms after Japan earthquake” yang diunggah pada 12 Maret 2011. Video tersebut memperlihatkan pusaran air saat terjadinya tsunami di Jepang pada 2011.
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim mengenai terjadinya bencana tsunami di Jepang pada tahun 2024 adalah salah. Faktanya tsunami yang melanda Jepang terjadi pada 11 Maret 2011.
Kesimpulan
Klaim mengenai terjadinya bencana tsunami di Jepang pada tahun 2024 adalah salah. Faktanya tsunami yang melanda Jepang terjadi pada 11 Maret 2011.
Rujukan
(GFD-2024-19794) [SALAH] 852 TKA China Didatangkan Untuk Menjadi Operator Kereta Cepat
Sumber: twitter.comTanggal publish: 14/05/2024
Berita
Beredar sebuah postingan oleh akun Twitter @H4T14K4LN4L42 yang menunjukan tangkapan layar artikel terkait 852 TKA asal China akan didatangkan untuk menjadi operator kereta cepat.
NARASI:
Renungan militan 02 …
Cerdasnya presiden
@jokowi@prabowo
Untuk bangun Kereta Cepat
Utang dari China… !
Konsultan dari China…!
Operator dari China… !
Pemborong dari China… !
852 Tenaga kerja dari Cina.!
Indonesia & Rakyat kebagian apa..?
Apa yg dibanggakan…???
NARASI:
Renungan militan 02 …
Cerdasnya presiden
@jokowi@prabowo
Untuk bangun Kereta Cepat
Utang dari China… !
Konsultan dari China…!
Operator dari China… !
Pemborong dari China… !
852 Tenaga kerja dari Cina.!
Indonesia & Rakyat kebagian apa..?
Apa yg dibanggakan…???
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, didatangkannya 825 orang tenaga kerja asing (TKA) dari Cina untuk dijadikan operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) memang benar, namun hanya untuk mendampingi sebanyak 1096 tenaga kerja Indonesia (TKI) untuk mengoperasikan KCJB selama setahun.
Dilansir dari cnnindonesia.com, Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan ratusan TKA itu merupakan hasil kerja sama dengan Konsorsium PT KAI dan China Railway dalam mengoperasikan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) selama setahun.
Sementara, PT KCIC (Kereta Cepat Indonesia-China) menyiapkan 1.096 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan mendampingi pekerja asal China sehingga terjadi peralihan kemampuan dalam mengoperasikan dan melakukan perawatan sarana KCJB. Banyaknya pekerja Cina yang didatangkan tersebut disebabkan adanya perubahan strategi percepatan transfer keahlian dan pengetahuan yang sudah diprogramkan.
Mulanya, 1.096 pekerja Indonesia akan dikirim ke Cina mulai 2021, sehingga KCIC dapat mengoperasikan kereta cepat secara mandiri. Namun, rencana itu batal lantaran pandemi covid-19 dan Tiongkok menutup pintu masuk bagi warga asing. Rencana pun berubah dengan memindahkan pelatihan terkait High Speed Railway ke Madiun pada 2022.
Dengan demikian, 825 orang tenaga kerja asing (TKA) dari Cina untuk dijadikan operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung kurang tepat, sehingga masuk dalam kategori konteks yang salah.
Dilansir dari cnnindonesia.com, Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan ratusan TKA itu merupakan hasil kerja sama dengan Konsorsium PT KAI dan China Railway dalam mengoperasikan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) selama setahun.
Sementara, PT KCIC (Kereta Cepat Indonesia-China) menyiapkan 1.096 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan mendampingi pekerja asal China sehingga terjadi peralihan kemampuan dalam mengoperasikan dan melakukan perawatan sarana KCJB. Banyaknya pekerja Cina yang didatangkan tersebut disebabkan adanya perubahan strategi percepatan transfer keahlian dan pengetahuan yang sudah diprogramkan.
Mulanya, 1.096 pekerja Indonesia akan dikirim ke Cina mulai 2021, sehingga KCIC dapat mengoperasikan kereta cepat secara mandiri. Namun, rencana itu batal lantaran pandemi covid-19 dan Tiongkok menutup pintu masuk bagi warga asing. Rencana pun berubah dengan memindahkan pelatihan terkait High Speed Railway ke Madiun pada 2022.
Dengan demikian, 825 orang tenaga kerja asing (TKA) dari Cina untuk dijadikan operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung kurang tepat, sehingga masuk dalam kategori konteks yang salah.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan.
Didatangkannya 825 orang tenaga kerja asing (TKA) dari Cina untuk mendampingi sebanyak 1096 tenaga kerja Indonesia (TKI) untuk mengoperasikan KCJB selama setahun.
Didatangkannya 825 orang tenaga kerja asing (TKA) dari Cina untuk mendampingi sebanyak 1096 tenaga kerja Indonesia (TKI) untuk mengoperasikan KCJB selama setahun.
Rujukan
Halaman: 3625/7990






