Jakarta (ANTARA/JACX) – Kasus viral di media sosial TikToker asal Medan Aleh mendapat perlakuan kurang menyenangkan saat membawa pasien dengan gangguan jiwa berobat ke Rumah Sakit Sri Ratu Medan.
Bidan di Rumah Sakit Sri Ratu Medan malah menjawab ketus dan langsung mempertanyakan siapa yang akan membayar biaya berobat, meski pasien belum diobati.
Buntut dari kasus tersebut, beredar video di TikTok yang menarasikan bahwa Rumah Sakit Sri Ratu Medan ditutup.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“RS SRI RATU MEDAN RESMI DITUTUP SAMPAI SEMUANYA SUDAH REDA SITUASI KEMBALI MENJADI SEMULA KITA MULAI DARI 0 LAGI, UNTUK SEMUA NYA, KAMI STAF” KARYAWAN RS MINTA MAAF ATAS KEJADIAN WAKTU ITU KAMI JUGA SUDAH MEMECAT BIDAN MELVI”
Namun, benarkah RS Sri Ratu Medan tutup buntut kasus bidan viral?
(GFD-2024-20110) Hoaks! RS Sri Ratu Medan tutup pascaviral
Sumber:Tanggal publish: 26/05/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Dilansir dari akun Instagram resmi RS Sri Ratu, video yang menarasikan rumah sakit ditutup merupakan keliru. Hingga saat ini, Rumah Sakit Umum Sri Ratu Medan tetap melayani pasien.
Selain itu, diketahui bidan Melvi juga telah dipecat karena melanggar etika komunikasi, standar pelayanan yang dapat mencoreng reputasi institusi dan menimbulkan dampak negatif terhadap citra dan reputasi rumah sakit.
Klaim: Buntut viral perawat, RS Sri Ratu Medan tutup
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Selain itu, diketahui bidan Melvi juga telah dipecat karena melanggar etika komunikasi, standar pelayanan yang dapat mencoreng reputasi institusi dan menimbulkan dampak negatif terhadap citra dan reputasi rumah sakit.
Klaim: Buntut viral perawat, RS Sri Ratu Medan tutup
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-21426) PENIPUAN, Undian Nasabah Livin Mandiri
Sumber:Tanggal publish: 26/05/2024
Berita
SEBUAH akun di media sosial Facebook mengunggah informasi tentang undian khusus nasabah livin mandiri dengan narasi sebagai berikut :
Khusus Untuk Nasabah Livin Mandiri Yang Sudah Terdaftar Di Livin byMandiri Mobile Banking/Internet Banking,
Program Grend Prize livin Mandiri
Berhadiah Hadir Lagi,
Ayo Buruan Daftar Menangkan Hadiah Nya Utama nya
2: Unit Mobil XPander
5 : Unit Mobile Innova
2 : Unit Mobile Toyota Fortuner
10: Unit Gunung
6:Unit Sepada motor Honda Vario
6: paket umroh gratis
10 : Unit TV Led
15 : Unit Leptop
15: Unit Lemari es
20 : Unit Specker Prolytron
20 : Unit Ac Prolytron
Masih Banyak Keuntungan Lainnya… Info Lebih Lanjut Tentang Pendaftaran ( Grand Prize Undian Livin By Mandiri ) Silakan Klik Menu (Daftar) Yang Telah Kami Sediahkan.
Unggahan tersebut diupload pada Minggu (26/05/2024) pukul 06.00 WIB.
Khusus Untuk Nasabah Livin Mandiri Yang Sudah Terdaftar Di Livin byMandiri Mobile Banking/Internet Banking,
Program Grend Prize livin Mandiri
Berhadiah Hadir Lagi,
Ayo Buruan Daftar Menangkan Hadiah Nya Utama nya
2: Unit Mobil XPander
5 : Unit Mobile Innova
2 : Unit Mobile Toyota Fortuner
10: Unit Gunung
6:Unit Sepada motor Honda Vario
6: paket umroh gratis
10 : Unit TV Led
15 : Unit Leptop
15: Unit Lemari es
20 : Unit Specker Prolytron
20 : Unit Ac Prolytron
Masih Banyak Keuntungan Lainnya… Info Lebih Lanjut Tentang Pendaftaran ( Grand Prize Undian Livin By Mandiri ) Silakan Klik Menu (Daftar) Yang Telah Kami Sediahkan.
Unggahan tersebut diupload pada Minggu (26/05/2024) pukul 06.00 WIB.
Hasil Cek Fakta
Redaksi Bincang Perempuan melakukan penelusuran terkait kebenaran. Ketika pengguna mengklik daftar yang muncul dalam poster undian tersebut, maka pengguna akan diarahkan ke website kosong yang hanya berisi satu tampilan poster. Sehingga bisa dipastikan akun website tersebut palsu. Website resmi Bank Mandiri adalah https://bankmandiri.co.id/ dimana pada halaman utamanya terdapat kanal-kanal informasi yang bisa diklik pengguna.
Selain itu redaksi juga melakukan penelusuran akun facebook Bank Mandiri, diketahui akun pengunggah dengan nama Program Gebyar Hadiah Undian Livin by Mandiri 2024 bukanlah akun resmi dari Bank Mandiri. Akun resmi facebook Bank Mandiri sudah becentang biru dengan jumlah pengikut mencapai 391 ribu.
Selain itu Bank Mandiri melalui unggahannya 10 Mei 2024, Bank Mandiri menginformasikan untuk tidak mudah tergoda dengan informasi apapun yang berkaitan dengan Bank Mandiri.
Sahabat, jangan mudah tergoda oleh pihak yang mengaku-ngaku sebagai Bank Mandiri ya.
Banyak pihak tidak bertanggung jawab yang menyebarkan informasi palsu hingga penipuan berkedok undian berhadiah. Jika Sahabat mendapatkan pesan mencurigakan seperti ini, segera hubungi Mandiri Call 14000 atau MITA Whatsapp.
Selain itu redaksi juga melakukan penelusuran akun facebook Bank Mandiri, diketahui akun pengunggah dengan nama Program Gebyar Hadiah Undian Livin by Mandiri 2024 bukanlah akun resmi dari Bank Mandiri. Akun resmi facebook Bank Mandiri sudah becentang biru dengan jumlah pengikut mencapai 391 ribu.
Selain itu Bank Mandiri melalui unggahannya 10 Mei 2024, Bank Mandiri menginformasikan untuk tidak mudah tergoda dengan informasi apapun yang berkaitan dengan Bank Mandiri.
Sahabat, jangan mudah tergoda oleh pihak yang mengaku-ngaku sebagai Bank Mandiri ya.
Banyak pihak tidak bertanggung jawab yang menyebarkan informasi palsu hingga penipuan berkedok undian berhadiah. Jika Sahabat mendapatkan pesan mencurigakan seperti ini, segera hubungi Mandiri Call 14000 atau MITA Whatsapp.
Kesimpulan
Informasi terkait undian Khusus Untuk Nasabah Livin Mandiri Yang Sudah Terdaftar Di Livin byMandiri Mobile Banking/Internet Banking, dalam Program Grend Prize livin Mandiri adalah tidak benar.
(GFD-2024-20071) [SALAH] Tsunami di Sukabumi pada 22 Mei 2024
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 25/05/2024
Berita
BENCANA HARI INI~TAK TERDUGA SEPERTI INI..PANTAI SELATAN SUKABUMI TSUNAMI RATUSAN MAYAT MENGAMBANG
Hasil Cek Fakta
Muncul sebuah unggahan di Youtube pada 22 Mei 2024 mengenai klaim yang mengatakan jika telah tsunami di Sukabumi.
Namun, setelah disimak dan dilakukan pencarian di Google ternyata isi video tersebut hanya berisi tentang peringatan BMKG mengenai potensi gelombang tinggi. Narator hanya membacakan ulang sebuah artikel berjudul “BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 – 4 Meter di Perairan Selatan Sukabumi” yang diterbitkan oleh Sukabumi Update.
Mengutip dari Sukabumi Update, BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memintas warga di sejumlah perairan di Indonesia waspada dengan potensi gelombang tinggi. Peringatan dini dikeluarkan untuk sejumlah perairan pada 22 – 23 Mei 2024, termasuk Sukabumi. Oleh karena itu, masyarakat yang beraktivitas di pesisir dan pelaut, untuk selalu memantau perkembangan cuaca dari sumber resmi seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai adanya Tsunami di Sukabumi.
Namun, setelah disimak dan dilakukan pencarian di Google ternyata isi video tersebut hanya berisi tentang peringatan BMKG mengenai potensi gelombang tinggi. Narator hanya membacakan ulang sebuah artikel berjudul “BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 2,5 – 4 Meter di Perairan Selatan Sukabumi” yang diterbitkan oleh Sukabumi Update.
Mengutip dari Sukabumi Update, BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memintas warga di sejumlah perairan di Indonesia waspada dengan potensi gelombang tinggi. Peringatan dini dikeluarkan untuk sejumlah perairan pada 22 – 23 Mei 2024, termasuk Sukabumi. Oleh karena itu, masyarakat yang beraktivitas di pesisir dan pelaut, untuk selalu memantau perkembangan cuaca dari sumber resmi seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai adanya Tsunami di Sukabumi.
Kesimpulan
Faktanya isi video tersebut jelas berbeda dengan apa yang diklaim pada judul video mengenai adanya Tsunami di Sukabumi.
Rujukan
(GFD-2024-20072) [SALAH] Video Turbulensi Pesawat Singapore Airlines
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 25/05/2024
Berita
DETIK-DETIK PESAWAT SINGAPORE AIRLINES TURBULENSI HEBAT
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah unggahan di Facebook dengan klaim detik-detik pesawat Singapore Airlines mengalami turbulensi.
Namun, setelah dilakukan pencarian gambar,video tersebut identik dengan video yang diunggah pada kanal youtube ABC7 pada 18 Juni 2019. Video tersebut merupakan video turbulensi ALK Airlines yang terbang dari Pristina, Kosovo ke Basel, Swiss pada 16 Juni 2019.
Melansir dari artikel ABC News, peristiwa tersebut mengakibatkan 10 orang mengalami luka-luka. ALK Airlines mengonfirmasi, pramugari dalam video tidak sempat duduk saat turbulensi kencang akan terjadi. Maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) mengharuskan pramugari duduk jika ada turbulensi, tetapi pramugari dalam video berusaha mengumpulkan semua minuman dan gelas dari penumpang.
Berdasarkan hasil penelusuran tersebut maka dapat disimpulkan jika video dengan klaim detik-detik pesawat Singapore Airlines mengalami turbulensi adalah tidak benar. Faktanya, video tersebut merupakan peristiwa turbulensi yang dialami pesawat ALK Airlines pada 15 Juni 2019.
Namun, setelah dilakukan pencarian gambar,video tersebut identik dengan video yang diunggah pada kanal youtube ABC7 pada 18 Juni 2019. Video tersebut merupakan video turbulensi ALK Airlines yang terbang dari Pristina, Kosovo ke Basel, Swiss pada 16 Juni 2019.
Melansir dari artikel ABC News, peristiwa tersebut mengakibatkan 10 orang mengalami luka-luka. ALK Airlines mengonfirmasi, pramugari dalam video tidak sempat duduk saat turbulensi kencang akan terjadi. Maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS) mengharuskan pramugari duduk jika ada turbulensi, tetapi pramugari dalam video berusaha mengumpulkan semua minuman dan gelas dari penumpang.
Berdasarkan hasil penelusuran tersebut maka dapat disimpulkan jika video dengan klaim detik-detik pesawat Singapore Airlines mengalami turbulensi adalah tidak benar. Faktanya, video tersebut merupakan peristiwa turbulensi yang dialami pesawat ALK Airlines pada 15 Juni 2019.
Kesimpulan
Faktanya video tersebut merupakan peristiwa turbulensi yang dialami pesawat ALK Airlines pada 15 Juni 2019.
Rujukan
Halaman: 3547/7981





