• (GFD-2024-20383) [KLARIFIKASI] Video Kucing Selamat dari Kebakaran di Jeddah, Tidak Terkait Serangan Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/06/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video yang diklaim menunjukkan seekor kucing di Palestina selamat dari serangan Israel.

    Kucing itu ditemukan bersembunyi di sebuah lemari, sementara, rumah dan perabot lain di sekitarnya hangus terbakar.

    Video tersebut beredar di tengah konflik Israel-Palestina yang masih berlangsung sejak Oktober 2023.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu dibagikan dengan konteks keliru.

    Video yang diklaim menunjukkan seekor kucing di Palestina selamat dari serangan Israel dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini. Berikut narasi yang dibagikan:

    Alhamdullilah, kucing selamat dari serangan zionis.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video itu dengan teknik reverse image search menggunakan Google Lens.

    Video serupa ditemukan di unggahan akun X (Twitter) ini pada 15 Mei 2023. Akun X itu membagikan ulang video tersebut dari akun TikTok @alkhloud01.

    Setelah ditelusuri, akun TikTok @alkhloud01 mengunggah video itu pada 13 Mei 2023 dan menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di Jeddah, Arab Saudi.

    Dalam video lain, akun @alkhloud01 menjelaskan bahwa rumahnya mengalami kebakaran. Semua barang ludes terbakar, tetapi secara mengejutkan kucing mereka selamat.

    Kesimpulan

    Video seekor kucing selamat dari kebakaran yang melanda sebuah rumah di Jeddah, Arab Saudi, dibagikan dengan konteks keliru.

    Video asli diunggah di TikTok pada 15 Mei 2023 dan tidak ada kaitannya dengan serangan Israel ke Palestina.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20384) [KLARIFIKASI] Pengibaran Bendera Palestina di PBB pada 2015, Bukan 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/06/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar unggahan yang mengeklaim, bendera Palestina berkibar di Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pada Rabu 30 Januari 2024.

    Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut keliru. 

    Narasi soal bendera Palestina berkibar di Gedung PBB, pada Rabu 30 Januari 2024, dibagikan oleh akun Facebook ini.

    Akun tersebut membagikan tangkapan layar pemberitaan di Net TV dan terdapat keterangan "Bendera Palestina Berkibar di Markas PBB".

    Kemudian, akun tersebut menuliskan keterangan demikian:

    Bendera Palestina Berkibar di-Gedung P B B Rabu,30Januari 2024 dihadiri sekjen PBB bpk Bun Ki Mun dan Presiden Palestina bpk Mahmud Abbas.Mari kita dukung Kemerdekaan Palestina dg Menundukkn Kepala,In syaa Allah.

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut bendera Palestina berkibar di gedung PBB pada 2024

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tangkapan layar tersebut identik dengan video di kanal YouTube NET TV ini, yang diunggah pada 1 Oktober 2015.

    Dalam pemberitaan itu disebutkan, untuk pertama kalinya bendera Palestina berkibar di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, pada 30 September 2015.

    Dikutip dari laman resmi PBB, pengibaran bendera dilakukan setelah Presiden Palestina Mahmoud Abbas berpidato dalam Majelis Umum PBB.

    Abbas meminta dukungan dari Majelis Umum untuk mewujudkan negara Palestina yang merdeka.

    Ia juga berterima kasih kepada negara-negara yang telah memberikan suara dan dukungan agar bendera Palestina sebagai negara pemantau non-anggota dikibarkan di markas PBB.

    Pengibaran bendera Palestina di markas PBB juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PBB saat itu, Ban Ki Moon.

    Kesimpulan

    Untuk pertama kalinya bendera Palestina berkibar di Markas PBB, New York, Amerika Serikat, pada 30 September 2015, bukan 30 Januari 2024.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20389) [HOAKS] Restoran Burger Cepat Saji Akan Tutup Permanen

    Sumber:
    Tanggal publish: 05/06/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Tersiar kabar restoran burger cepat saji Burger King bakal tutup permanen.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut tidak benar atau hoaks.

    Informasi soal Burger King akan tutup permanen disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.

    Pengguna Facebook menyebarkan foto papan nama Burger King disertai teks berikut:

    Fast Food Giant Says It’s Closing Its Doors For Good.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan pernyataan atau siaran pers, serta unggahan di media sosial mengenai penutupan seluruh restoran Burger King.

    Perusahaan induknya, Restaurant Brands International (RBI), juga tidak menerbitkan informasi apa pun soal penutupan seluruh jaringan restoran.

    Selain itu, tidak ada laporan dari media independen dan terkemuka bahwa Burger King akan gulung tikar.

    Kendati demikian, beberapa lokasi waralaba Burger King memang telah ditutup.

    Dikutip dari Restaurant Dive, 2 Mei 2023, CEO RBI Joshua Kobza mengatakan, sebanyak 400 lokasi Burger King di Amerika Serikat terancam ditutup pada akhir tahun.

    Dilansir Today, alasan penutupan karena pendapatan perusahaan kuartal pertama dan pewaralaba mengalami kebangkrutan.

    Namun, tahun ini RBI mengumumkan rencana untuk memperbarui sejumlah restorannya di AS.

    Dikutip dari situs RBI, mereka telah mengakuisisi lebih dari 1.000 restoran Burger King dari Carrols Restaurant Group.

    RBI mengatakan, Burger King berencana menambah target jumlah pengunjung AS, sehingga akan membuka kesempatan bagi sekitar 100 sampai 200 pewaralaba selama lima tahun ke depan.

    Berdasarkan catatan HasData per April 2024, Burger King masih membuka 6.601 restoran.

    Kesimpulan

    Narasi mengenai restoran Burger King tutup permanen merupakan informasi dengan konteks keliru.

    Ratusan restoran Burger King memang telah ditutup pada 2022 karena pewaralaba bangkrut. Namun, perusahaan makanan cepat saji itu masih memiliki lebih dari 6.000 restoran.

    Burger King berencana menambah 100 sampai 200 waralaba dalam lima tahun ke depan.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20342) [SALAH] Gambar Artikel berjudul “Menag minta masyarakat ikhlaskan Dana Haji dipakai Pemerintah untuk IKN”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 04/06/2024

    Berita

    “Menag minta masyarakat ikhlaskan Dana Haji dipakai Pemerintah untuk IKN”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Emi Farida Zakaria memposting sebuah tangkapan layar artikel berjudul “Menag minta masyarakat ikhlaskan Dana Haji dipakai Pemerintah untuk IKN”. Postingan yang diunggah pada 29 Mei pukul 19.13 disertai caption “Dana haji, mau kalian pake… Dana di jiwasraya yg macet ,kalian pake. Dana di Bumiputra ,kalian pake. Dan sekarangg…, kalian mau pake potongan Tapera???? Urusin sanaaa duit2 yg dikorupsiii!!! Kok malakain terus rakyat mu..???”. Pada 3 Juni 2024 sudah mendapatkan 9 komentar dan 79 dibagikan.

    Setelah ditelusuri di Google dengan menggunakan kata kunci judul artikel tangkapan layar ditemukan beberapa artikel yang membahas klaim tersebut. Melansir dari turnbackhoax.id hoax tersebut merupakan hoax yang berulang dan disebarkan juga melalui platform X. Artikel yang asli merupakan artikel milik Pikiran Rakyat dengan judul asli “Menag Yaqut Cholil Qoumas Diminta Turun dari Jabatannya, Buntut Ucapan Selamat Lebaran”. Jika dibandingkan terdapat kesamaan pada keterangan di bawah judul yang bertuliskan Tim PRMN 02 dan keterangan waktu unggah artikel yaitu 2022 pukul 07.40 WIB. Kemudian gambar yang disertakan pada artikel sama dengan gambar pada tangkapan layar. Perbedaan terletak pada judul artikel.

    Dengan demikian gambar tangkapan layar artikel berjudul “Menag minta masyarakat ikhlaskan Dana Haji dipakai Pemerintah untuk IKN” telah diedit pada bagian judul. Artikel yang asli milik Pikiran Rakyat dengan judul asli “Menag Yaqut Cholil Qoumas Diminta Turun dari Jabatannya, Buntut Ucapan Selamat Lebaran”, sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Gambar tangkapan layar artikel berjudul “Menag minta masyarakat ikhlaskan Dana Haji dipakai Pemerintah untuk IKN” telah diedit pada bagian judul. Artikel yang asli milik Pikiran Rakyat dengan judul asli “Menag Yaqut Cholil Qoumas Diminta Turun dari Jabatannya, Buntut Ucapan Selamat Lebaran”.

    Rujukan