• (GFD-2024-21214) [SALAH] Foto “Pemain Kriket Membentuk Lafadz Allah SWT”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 02/07/2024

    Berita

    “Kenapa gambar ini tidak mendapatkan ribuan penggemar seperti ronaldo dan messi”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, adanya foto yang menampilkan beberapa pemain kriket yang membentuk lafadz Allah SWT merupakan konten parodi.

    Faktanya, foto tersebut merupakan merupakan hasil buatan Artificial Intelligence (AI).

    Penelusuran terhadap foto ini menggunakan dua tools pendeteksi gambar hasil kecerdasan buatan yaitu: Hive Moderation dan Is It Ai. Hasilnya didapati sekitar 72,83% hingga 99,5% foto tersebut kemungkinan besar dibuat oleh AI.
    Modus penggunaan foto buatan AI ini adalah modus untuk meningkatkan jumlah like dan share, yang kemudian digunakan untuk promosi produk atau lainnya.

    Kesimpulan

    Foto tersebut merupakan hasil buatan Artificial Intelligence (AI).

    Rujukan

  • (GFD-2024-21215) [EDUKASI] “Mengungkap Gambar Hasil Rekayasa AI: Tips dan Tools”

    Sumber:
    Tanggal publish: 02/07/2024

    Hasil Cek Fakta

    Perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), membawa banyak manfaat. Namun, sayangnya, teknologi ini juga dapat disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab. Salah satu modus yang marak terjadi di media sosial adalah memposting gambar hasil rekayasa AI untuk mendapatkan perhatian dan keuntungan.

    Contohnya, pada tanggal 28 Juni 2024, akun Facebook Anjani Mustafa mengunggah sebuah foto yang menampilkan beberapa orang yang terlihat sedang memancing di pantai, membentuk lafadz “ALLAH”. Foto ini kemudian viral dan mendapatkan banyak like dan share. Namun, setelah ditelusuri, akun tersebut ternyata mengganti foto tersebut dengan foto produk jualannya. Hal ini menunjukkan bahwa foto sebelumnya adalah hasil rekayasa AI yang digunakan untuk menarik perhatian publik.

    Bagaimana kita bisa lebih waspada dan mengenali gambar hasil rekayasa AI? Berikut beberapa tips:

    1. Periksa detail gambar
    Perhatikan detail gambar dengan seksama. Gambar hasil rekayasa AI biasanya memiliki detail yang tidak konsisten atau tidak realistis, seperti bagian tubuh yang blur, tekstur yang aneh, atau bayangan yang tidak sesuai.

    2. Gunakan akal sehat
    Pikirkan apakah gambar tersebut masuk akal. Jika gambar tersebut terlihat terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, ada kemungkinan gambar tersebut adalah hasil rekayasa AI.

    3. Gunakan situs pendeteksi gambar AI
    Beberapa situs web dapat membantu mendeteksi gambar hasil rekayasa AI:

    – Pertama, kita bisa menggunakan Hive Moderation (https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection) yang mengembangkan tools untuk mendeteksi konten buatan AI. Ada versi demo yang dapat diakses secara daring. Caranya mudah, yakni dengan memasukkan gambar lalu Hive Moderation akan menampilkan hasil probabilitas apakah gambar itu asli atau dibuat dengan AI.

    – Lalu, kita juga bisa menggunakan situs Content at Scale (https://contentatscale.ai/ai-image-detector/) yang dapat mendeteksi gambar atau URL gambar untuk melihat probabilitas antara AI atau asli buatan manusia. Tools gratis ini mampu mengevaluasi gambar piksels, kehalusan, dan pola gambar AI lainnya untuk mendeteksi keasliannya.

    – Situs lainnya yang dapat digunakan untuk mendeteksi gambar rekayasa, yakni Is It AI (https://isitai.com/ai-image-detector/). Tools ini juga dapat membantu mengetahui kemungkinan suatu gambar dibuat oleh manusia atau algoritma AI. Akan muncul persentase “AI” dan “Human” ketika gambar dimasukkan pada kolom pendeteksi gambar. Jika persentase AI lebih besar, kemungkinan gambar tersebut bukan buatan manusia.

    Namun, penting dicatat bahwa hasil pendeteksian gambar tidak selamanya akurat, mengingat AI juga semakin pintar. Kendati demikian, keberadaan tools di atas dapat membantu memberi gambaran dalam bentuk persentase dan probabilitas gambar yang dibuat dengan komputer.

    Dengan meningkatkan kewaspadaan dan memanfaatkan teknologi yang tersedia, kita dapat terhindar dari penipuan yang menggunakan gambar hasil rekayasa AI.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20904) Cek Fakta: Hoaks Video Aiman Witjaksono Promosikan Situs Judi

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/07/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video jurnalis Aiman Witjaksono mempromosikan situs judi. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 24 Juni 2024.
    Dalam postingannya terdapat video Aiman sedang mewawancara seseorang dengan narasi seolah-olah mempromosikan situs judi tertentu.
    Berikut narasi seseorang yang diwawancara Aiman dalam postingan video tersebut:
    "Banyak yang menang besar di situs FxxM. Di situs FxxM ini orang sering banget dapat maxwin. Jadi kalo ada member baru yang daftar cuma modal puluhan ribu doang tuh bisa menang gede banget di situs FxxM.
    "Kadang ada yang menang 5 juta, bahkan modal 50rb bisa menang 10 juta. Nah yang mengatur itu bandar dari FxxM. Jadi di situs F200M ini gak perlu takut kalah. Di situs ini tingkat kemenangannya sudah diatur menjadi 99%. Jadi mudah banget dapat maxwin di situs ini.
    Saya berani jamin yang baru daftar di FxxM ini pasti dapat maxwin."
    Akun itu menambahkan narasi "Wawancara terbaik tahun ini"
    Lalu benarkah postingan video jurnalis Aiman Witjaksono mempromosikan situs judi?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan video yang identik dengan postingan. Video itu diunggah akun Sindonews di Youtube dengan judul "Aiman Witjaksono Gali Informasi dari Mister X, Perekrut Ribuan Penjudi Online" yang tayang pada 22 September 2023.
    Dalam video asli terdapat narasi yang berbeda dengan yang ada di postingan. Video asli berdurasi 7 menit 37 detik dengan narasi sebagai berikut:
    "Untuk di judi online ini saya sudah sekitar satu tahun lah. Kalau admin itu tugasnya hanya mengajak player atau pemain untuk deposit di situs kita, begitu.
    Minimal deposit itu 50 ribu karena situs itu berbeda-beda, ada yang 10 ribu bisa. Paling besar deposit itu pemain yang saya ajak untuk deposit itu deposit sekitar 1 juta dan semuanya pasti rugi.
    Tak ada yang menjamin untuk kemenangannya karena kalau dia baru satu kali deposit pasti kalah."
    Simak video lengkapnya dalam link berikut ini...

    Kesimpulan


    Postingan video jurnalis Aiman Witjaksono mempromosikan situs judi adalah tidak benar. Faktanya narasi dalam video itu telah disunting.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20905) Cek Fakta: Hoaks Foto Anies Baswedan Memegang Buku "Rumus Agar Awet Bodoh"

    Sumber:
    Tanggal publish: 01/07/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan foto Anies Baswedan sedang memegang buku "Rumus Agar Awet Tolol". Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 25 Juni 2024.
    Dalam postingannya terdapat foto Anies Baswedan di depan rak dengan memegang buku berjudul "Rumus Agar Awet Tolol".
    Akun itu menambahkan narasi "Hhhhahaaaa"
    Lalu benarkah postingan foto Anies Baswedan sedang memegang buku "Rumus Agar Awet Tolol"?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan foto yang identik dengan postingan. Foto itu diunggah akun Anies Baswedan, @aniesbaswedan yang sudah bercentang biru atau terverifikasi di Instagram pada 13 Oktober 2023.
    Namun dalam foto asli buku yang dipegang Anies Baswedan berjudul "Be The Change, A Toolkit For The Activist In You". Postingan foto itu juga disertai narasi:
    "Sesekali pamer foto2 berdua boleh ya? Mumpung ketemu tempat romantis favorit kami berdua.
    Selamat berakhir pekan bersama orang-orang tersayang…."

    Kesimpulan


    Postingan foto Anies Baswedan sedang memegang buku "Rumus Agar Awet Tolol" adalah tidak benar. Faktanya foto tersebut telah disunting.

    Rujukan