(GFD-2024-20929) Cek Fakta: Tidak Benar Pendaftaran Gebyar Undian Berhadiah dari BRI
Sumber:Tanggal publish: 02/07/2024
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pendaftaran gebyar undian berhadiah dari BRI, informasi tersebut diunggah pada 29 Juni 2024.
Informasi pendaftaran gebyar undian berhadiah dari BRI tersebut berupa tulisan sebagai berikut:
*๐๐๐๐๐๐ผ๐ ๐ฝ๐ผ๐๐ ๐ฝ๐๐ 2024* ๐๐๐ช๐จ๐ช๐จ ๐๐๐ก๐ช๐ง๐ช๐ ๐๐๐จ๐๐๐๐ ๐ฝ๐ผ๐๐ ๐ฝ๐๐ ๐๐๐ฃ๐ ๐๐ช๐๐๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ช๐ฃ๐๐ ๐๐ฃ *๐ฝ๐๐๐ข๐ค ๐๐๐ฝ๐๐๐ ๐ฝ๐ผ๐๐๐๐๐*๐๐๐ฟ๐๐ผ๐ ๐ฝ๐ผ๐๐ ๐ฝ๐๐ (๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ผ๐๐๐ผ๐๐๐)๐ฝ๐๐ง๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ง๐ ๐ฝ๐๐๐ข๐ค ๐๐ค๐๐๐ก๐#๐๐๐๐๐ง ๐ก๐๐๐, ๐ผ๐ฎ๐ค ๐๐ช๐ง๐ช๐๐ฃ ๐ฟ๐๐๐ฉ๐๐ง ๐๐๐๐ง ๐ข๐๐ข๐๐ฃ๐๐ฃ๐๐ ๐๐ฃ ๐๐ง๐๐ฃ๐ ๐๐ง๐๐ฏ๐ ๐๐๐ฅ๐๐ง๐ฉ๐ : *๐๐ง๐๐ฃ๐ ๐๐ง๐๐ฏ๐ ๐๐ค๐๐๐ก*
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐ผ๐ก๐ฅ๐๐๐ง๐
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐พ๐-๐ ๐๐ช๐ง๐๐ค
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐๐-๐ ๐พ๐๐
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐๐ฅ๐๐ฃ๐๐๐ง
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐๐ค๐ง๐ฉ๐ช๐ฃ๐๐ง
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐ฝ๐-๐
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐ข๐ค๐๐๐ก ๐ฝ๐ง๐๐ค
-10 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ค๐๐๐ก ๐ฝ๐๐.
- 20 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ค๐ฉ๐ค๐ง ๐๐๐ค๐ฅ๐ฎ
- 15 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ค๐ฉ๐ค๐ง ๐๐ข๐๐ญ
- 30 ๐๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ ๐๐๐ 50 ๐๐ฃ.
- 33 ๐ช๐ฃ๐๐ฉ ๐๐ข๐๐ง๐ฉ๐ฅ๐๐ค๐ฃ๐ ๐ฅ๐ง๐ค๐ข๐๐ญ14
- 100๐๐ข๐๐จ ๐๐๐ฉ๐๐ฃ๐๐๐ฃ & ๐๐ค๐๐๐ข ๐ข๐ช๐ก๐๐.
- 20 ๐๐๐ ๐๐ฉ ๐๐๐จ๐๐ฉ๐ ๐จ๐๐ฃ๐๐๐๐ฅ๐ค๐ง๐
- 20 ๐๐๐ ๐๐ฉ ๐๐ข๐ง๐ค๐ ๐๐ง๐๐ฉ๐๐จ
๐๐๐จ๐๐ ๐๐๐ฃ๐ฎ๐๐ ๐ ๐๐ช๐ฃ๐ฉ๐ช๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ก๐๐๐ฃ๐ฃ๐ฎ๐... ๐๐ฃ๐๐ค ๐ก๐๐๐๐ ๐ก๐๐ฃ๐๐ช๐ฉ ๐ฉ๐๐ฃ๐ฉ๐๐ฃ๐ ๐ฅ๐๐ฃ๐๐๐๐ฉ๐๐ง๐๐ฃ (๐๐๐ฝ๐๐ผ๐ ๐๐๐ฟ๐๐ผ๐ ๐ฝ๐๐๐๐ผ๐ฟ๐๐ผ๐ ๐ฝ๐ผ๐๐ ๐ฝ๐๐) ๐จ๐๐ก๐๐ ๐๐ฃ ๐ ๐ก๐๐ ๐ข๐๐ฃ๐ช (๐ฟ๐๐๐ฉ๐๐ง) ๐๐๐ฃ๐ ๐ ๐๐ข๐ ๐ฉ๐๐ก๐๐ ๐จ๐๐๐๐๐๐ ๐๐ฃ..
*Daftar Sekarang Juga (GRATIS)*"
Klaim pendaftaran gebyar undian berhadiah dari BRI mengarahkan penerimanya untuk mendaftar lewat tautan sebagai berikut.
"https://kup0n-undlan-festival.lnfo-nxldcom.my.id/BANK-BRI/daten.html?fbclid=IwZXh0bgNhZW0CMTEAAR2RoKAurnCH91z6taxutqy5bMK4wxDtTAKFb5vaaL7Z_MLdEyTcMwDnxtU_aem_OjH6ZeFkIMjme-t1SctSzQ"
Jika diklik tautan tersebut mengarah pada halaman situs yang meminta data pribadi sebagai syarat untuk mendaftar undian.
Benarkah Klaim pendaftaran gebyar undian berhadiah dari BRI? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim pendaftaran gebyar undian berhadiah dari BRI, penelusuran mengarah pada tulisan berjudul "Waspada Modus Social Engineering" yang dimuat situs resmi BRI bri.co.id, tulisan tersebut memuat infografis yang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai social engineering yaitu sebuah teknik memperoleh informasi rahasia dengan cara menipu atau memanipulasi korban.
BRI pun mengingatkan agar kita selalu waspada terhadap setiap email, WhatsAp, telepon, alamat web atau tautan dan akun yang mentasnamakan BRI.
Selain itu juga menjaga kerahasiaan data seperti PIN, password, OTP, CVV/CVC dan M-token agar tidak diberitahukan pada pihak manapun termasuk pertugas BRI.
Artikel berjudul "Cek Fakta: Waspada Hoaks Link Pendaftaran BI Fast Catut Nama Bank BRI" yang dimuat situs Liputan6.com menyebutkan, BRI hanya menggunakan saluran resmi website dan sosial media resmi yang sudah centang biru atau terverifikasi sebagai media komunikasi.
Website resmi BRI beralamat di www.bri.co.id, akun Instagram @bankbri_id, akun Facebook: Bank BRI serta Twitter: @bankbri_id, @kontakbri, dan @promo_bri.
Kesimpulan
Hasil penelusuranย Cek Fakta Liputan6.com, klaim pendaftaran gebyar undian berhadiah dari BRI tidak benar.
BRI pun mengingatkan agar kita selalu waspada terhadap setiap email, WhatsAp, telepon, alamat web atau tautan dan akun yang mentasnamakan BRI.ย BRI hanya menggunakan saluran resmi website dan sosial media resmi yang sudah centang biru atau terverifikasi sebagai media komunikasi.
Rujukan
(GFD-2024-20933) Cek fakta, video Presiden Jokowi ancam akan memecat anggota kepolisian polsek Cirebon akibat kasus vina
Sumber:Tanggal publish: 02/07/2024
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) โ Sebuah unggahan video di TikTok menarasikan Presiden Joko Widodoย mengancam serta akan memecat anggota Kepolisian Polsek Cirebon jika tidak bisa menyelesaikan kasus Vina.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
โpresiden Jokowi tegaskan bila kasus vina tidak terpecahkan,, akan memecat polri Cirebonโ
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
โpresiden Jokowi tegaskan bila kasus vina tidak terpecahkan,, akan memecat polri Cirebonโ
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, video Jokowi tersebut serupa dengan unggahan YouTube Sekretariat Negara yang berjudul โLIVE: Pernyataan Presiden RI tentang Pembukaan Kembali Ekspor Minyak Goreng, 19 Mei 2022โ. Dalam tayangan langsung tersebut, Presiden Jokowi memutuskan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali padaย Senin, 23 Mei 2022. Meskipun ekspor dibuka, pemerintah akan tetap mengawasi dan memantau dengan ketat untuk memastikan pasokan tetap terpenuhi dengan harga terjangkau.
Terkait dugaan adanya pelanggaran dan penyelewengan dalam distribusi dan produksi minyak goreng, Jokowiย juga telah memerintahkan aparat hukumย untuk terus melakukan penyelidikan dan memproses hukum para pelakunya.
Hingga saat ini, polisi telah menetapkan sembilan orang yang ditetapkan menjadi tersangka atas kasus Vina Cirebon yakni Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Hadi Saputra, Eko Ramadhani, Sudirman, Rivaldi Aditya Wardana, Saka Tatal, dan Pegi Setiawan.
Klaim:ย Video Presiden Jokowi ancam akan memecat anggota kepolisian polsek Cirebon akibat kasus vina
Rating:ย Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright ยฉ ANTARA 2024
Terkait dugaan adanya pelanggaran dan penyelewengan dalam distribusi dan produksi minyak goreng, Jokowiย juga telah memerintahkan aparat hukumย untuk terus melakukan penyelidikan dan memproses hukum para pelakunya.
Hingga saat ini, polisi telah menetapkan sembilan orang yang ditetapkan menjadi tersangka atas kasus Vina Cirebon yakni Jaya, Supriyanto, Eka Sandi, Hadi Saputra, Eko Ramadhani, Sudirman, Rivaldi Aditya Wardana, Saka Tatal, dan Pegi Setiawan.
Klaim:ย Video Presiden Jokowi ancam akan memecat anggota kepolisian polsek Cirebon akibat kasus vina
Rating:ย Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright ยฉ ANTARA 2024
Rujukan
(GFD-2024-20934) Salah, Klaim Presiden AS Biden Meninggal di Guantanamo pada 2018
Sumber:Tanggal publish: 02/07/2024
Berita
tirto.id - Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) yang bakal dihelat November 2024 nanti akan mempertemukan Presiden AS, Joe Biden, dan Presiden AS ke-45 Donald Trump. Pertarungan kandidat ini merupakan kali kedua setelah Trump kalah dari Biden dalam Pilpres AS, empat tahun silam.
Debat perdana Biden vs Trump pun telah berlangsung di studio CNN, Atlanta, pada Kamis lalu (27/6/2024) atau Jumat (28/6/2024) Waktu Indonesia Barat (WIB). Acara itu dimoderatori oleh presenter CNN, Jake Tapper dan Dana Bash, dan membahas soal ekonomi serta kebijakan imigrasi.
Di tengah euforia pencoblosan capres AS ini, beberapa kabar miring mencuat di media sosial. Biden justru dikabarkan telah meninggal dunia di Guantanamo, Kuba, pada 2018. Guantanamo yang dimaksud adalah kamp penahanan Teluk Guantanamo atau Gitmo, tempat AS menahan militan muslim dan terduga teroris.
Salah satu akun X bernama โCarliFruechโ menyebarkan narasi kematian Biden disertai video berdurasi 2 menit 3 detik. Narator dalam video tampak membuka situs web Ancestry.com (layanan untuk mencari silsilah keluarga) dan menunjukkan informasi kematian Joseph Robinette Biden Jr. dengan tanggal lahir yang sama dengan Presiden Biden.
โIni adalah bukti bahwa memang ada aktor yang memainkan peran di panggung dunia sekarang,โ kata narator di bagian akhir video.
Klip itu telah diputar sekira 952 ribu kali sejak disebarkan pada Rabu (12/6/2024) hingga Selasa (2/7/2024). Sementara unggahannya telah mendapat 3.600 likes, 1.800 retweet, dan 354 komentar. Sebanyak 2.100 pengguna X lainnya juga diketahui menyimpan postingan itu dalam bookmark.
Klaim serupa turut disebarkan oleh akun X lain, seperti ini dan ini.
Lantas, benarkah informasi yang beredar?
Debat perdana Biden vs Trump pun telah berlangsung di studio CNN, Atlanta, pada Kamis lalu (27/6/2024) atau Jumat (28/6/2024) Waktu Indonesia Barat (WIB). Acara itu dimoderatori oleh presenter CNN, Jake Tapper dan Dana Bash, dan membahas soal ekonomi serta kebijakan imigrasi.
Di tengah euforia pencoblosan capres AS ini, beberapa kabar miring mencuat di media sosial. Biden justru dikabarkan telah meninggal dunia di Guantanamo, Kuba, pada 2018. Guantanamo yang dimaksud adalah kamp penahanan Teluk Guantanamo atau Gitmo, tempat AS menahan militan muslim dan terduga teroris.
Salah satu akun X bernama โCarliFruechโ menyebarkan narasi kematian Biden disertai video berdurasi 2 menit 3 detik. Narator dalam video tampak membuka situs web Ancestry.com (layanan untuk mencari silsilah keluarga) dan menunjukkan informasi kematian Joseph Robinette Biden Jr. dengan tanggal lahir yang sama dengan Presiden Biden.
โIni adalah bukti bahwa memang ada aktor yang memainkan peran di panggung dunia sekarang,โ kata narator di bagian akhir video.
Klip itu telah diputar sekira 952 ribu kali sejak disebarkan pada Rabu (12/6/2024) hingga Selasa (2/7/2024). Sementara unggahannya telah mendapat 3.600 likes, 1.800 retweet, dan 354 komentar. Sebanyak 2.100 pengguna X lainnya juga diketahui menyimpan postingan itu dalam bookmark.
Klaim serupa turut disebarkan oleh akun X lain, seperti ini dan ini.
Lantas, benarkah informasi yang beredar?
Hasil Cek Fakta
Lewat penelusuran Google, Tim Riset Tirto tak menjumpai sumber kredibel yang mengonfirmasi klaim ini. Seperti telah disebutkan di atas, Biden menghadiri debat capres perdana untuk pemilu 2024 pada penghujung Juni lalu. Kejadian ini juga didokumentasikan di akun Instagram resminya.
Sampai Selasa (2/7/2024), akun Biden juga terlihat aktif mengunggah dokumentasi dirinya. Pada waktu yang sama saat narasi Biden meninggal di Guantanamo pada 2018 beredar di X, Getty Image menerbitkan sejumlah foto Biden menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Italia.
Tirto juga menemukan narasi ini telah dibantah oleh lembaga pemeriksa fakta berbasis di AS, USA Today.
Klaim Biden meninggal berasal dari catatan yang diunggah ke FindAGrave.com, sebuah situs yang terkait dengan Ancestry.com. Unggahan ini berisi tanggal dan tempat lahir Biden, yakni 20 November 1942, tetapi mengklaim bahwa Biden dieksekusi karena pengkhianatan.
Situs Ancestry.com memang benar memuat informasi tersebut. Kepada USA Today, Juru bicara Ancestry.com, Katherine Wylie, mengatakan, meskipun perjanjian pengiriman konten di situs Ancestry.com menyatakan bahwa pengguna tidak boleh mengunggah informasi palsu dengan sengaja, hal ini dapat terjadi.
Namun demikian, Wylie bilang kalau entri menyesatkan itu telah dihapus dari kedua situs. Dalam versi Ancestry.com telah dihapus pada bulan Juni, sedangkan versi FindAGrave.com telah dihapus pada bulan Maret.
โDi luar syarat dan ketentuan situs kami, kami tidak punya otoritas atas apa yang seseorang pilih untuk publikasikan di silsilah keluarga mereka sendiri,โ tulisnya melalui email, mengutip USA Today, Kamis (20/6/2024).
Informasi di situs Ancestry.com juga mengklaim Biden dimakamkan di Pemakaman Nasional Arlington Angkatan Darat AS, di Arlington, Virginia, akan tetapi penelusuran di Army Cemeteries Explorer tidak menunjukkan entri untuk Biden.
Dilansir Snopes, Kepala Media pemakaman tersebut, Rebecca Wardwell, mengatakan melalui email bahwa ia โmengonfirmasi bahwa Presiden Joe Biden tidak dimakamkan di Pemakaman Nasional Arlingtonโ.
Sampai Selasa (2/7/2024), akun Biden juga terlihat aktif mengunggah dokumentasi dirinya. Pada waktu yang sama saat narasi Biden meninggal di Guantanamo pada 2018 beredar di X, Getty Image menerbitkan sejumlah foto Biden menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Italia.
Tirto juga menemukan narasi ini telah dibantah oleh lembaga pemeriksa fakta berbasis di AS, USA Today.
Klaim Biden meninggal berasal dari catatan yang diunggah ke FindAGrave.com, sebuah situs yang terkait dengan Ancestry.com. Unggahan ini berisi tanggal dan tempat lahir Biden, yakni 20 November 1942, tetapi mengklaim bahwa Biden dieksekusi karena pengkhianatan.
Situs Ancestry.com memang benar memuat informasi tersebut. Kepada USA Today, Juru bicara Ancestry.com, Katherine Wylie, mengatakan, meskipun perjanjian pengiriman konten di situs Ancestry.com menyatakan bahwa pengguna tidak boleh mengunggah informasi palsu dengan sengaja, hal ini dapat terjadi.
Namun demikian, Wylie bilang kalau entri menyesatkan itu telah dihapus dari kedua situs. Dalam versi Ancestry.com telah dihapus pada bulan Juni, sedangkan versi FindAGrave.com telah dihapus pada bulan Maret.
โDi luar syarat dan ketentuan situs kami, kami tidak punya otoritas atas apa yang seseorang pilih untuk publikasikan di silsilah keluarga mereka sendiri,โ tulisnya melalui email, mengutip USA Today, Kamis (20/6/2024).
Informasi di situs Ancestry.com juga mengklaim Biden dimakamkan di Pemakaman Nasional Arlington Angkatan Darat AS, di Arlington, Virginia, akan tetapi penelusuran di Army Cemeteries Explorer tidak menunjukkan entri untuk Biden.
Dilansir Snopes, Kepala Media pemakaman tersebut, Rebecca Wardwell, mengatakan melalui email bahwa ia โmengonfirmasi bahwa Presiden Joe Biden tidak dimakamkan di Pemakaman Nasional Arlingtonโ.
Kesimpulan
Hasil penelusuran fakta yang telah dilakukan menunjukkan bahwa narasi Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, meninggal di Guantanamo, Kuba, pada 2018 bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Informasi itu berasal dari situs Ancestry.com, namun informasi menyesatkan ini telah dihapus.
Biden telah menghadiri debat capres perdana untuk pemilu AS 2024 pada penghujung Juni lalu, hal itu juga didokumentasikan di akun Instagram resminya. Sampai Selasa (2/7/2024), akun Biden juga terlihat aktif mengunggah dokumentasi dirinya.
Informasi itu berasal dari situs Ancestry.com, namun informasi menyesatkan ini telah dihapus.
Biden telah menghadiri debat capres perdana untuk pemilu AS 2024 pada penghujung Juni lalu, hal itu juga didokumentasikan di akun Instagram resminya. Sampai Selasa (2/7/2024), akun Biden juga terlihat aktif mengunggah dokumentasi dirinya.
Rujukan
- https://tirto.id/kapan-debat-perdana-capres-as-biden-vs-trump-bisa-streaming-gZYq
- https://www.britannica.com/topic/Guantanamo-Bay-detention-camp
- https://x.com/CarliFrueh/status/1800607597663531164
- https://twitter.com/Ryansikorski10/status/1801057857246248960
- https://x.com/QFs_Global/status/1801257571082469539
- https://www.instagram.com/p/C8vdkEKt8kN/?hl=en
- https://www.gettyimages.co.uk/detail/news-photo/justin-trudeau-prime-minister-of-canada-giorgia-meloni-news-photo/2157440270?adppopup=true
- https://www.usatoday.com/story/news/factcheck/2024/06/20/biden-death-notice-ancestry-com-fact-check/74144955007/
- https://ancexplorer.army.mil/publicwmv/index.html#/search-all/results/1/CgVCaWRlbhIGSm9zZXBoGgFS/
- https://www.snopes.com/fact-check/biden-dead-ancestry/?utm_medium=Social&utm_source=Twitter#Echobox=1718308267-1
(GFD-2024-20935) Tidak Benar, Klaim Cara Cegah Pemblokiran Akun Facebook
Sumber:Tanggal publish: 02/07/2024
Berita
tirto.id - Belakangan beberapa akun Facebook menyebarkan informasi soal peringatan pemblokiran. Akun dengan nama โVerifikasi Pembelokiranโ umpamanya, menggunggah mekanisme untuk memulihkan akun Facebook dan mencegah penonaktifan dengan meminta pengguna masuk ke situs tertentu.
Dalam situs itu diklaim bahwa pengguna mesti memasukkan data-data dengan benar, jika tidak, maka akun Facebook akan dinonaktifkan tanpa pemberitahuan lagi. Peringatan ini diklaim berasal dari "Tim Keamanan Facebook".
โSeseorang telah melaporkan akun Facebook Anda. Karena Facebook Anda telah melanggar standar komunitas Facebook. Jika Anda merasa tuduhan/laporan tersebut tidak benar, silakan konfirmasi data Facebook Anda untuk melakukan pemulihan akun Facebook Anda, dan untuk mencegah penonaktifan,โ begitu bunyi unggahan tersebut.
Meski selama 12 hari beredar di Facebook (20 Juni โ 2 Juli 2024), unggahan ini tak memperoleh impresi, tapi narasi serupa direproduksi sejumlah akun Facebook lain, di antaranya akun โSEGERA BATALKANโ dan โPembatalan Pemblokiiranโ.
Akun โSEGERA BATALKANโ bahkan menyebut pengguna Facebook yang bersangkutan hanya memiliki waktu 24 jam untuk meninjau kembali, karena dianggap telah melakukan penghinaan, pelecehan, dan pencemaran nama baik.
Lantas, bagaimana faktanya?
Dalam situs itu diklaim bahwa pengguna mesti memasukkan data-data dengan benar, jika tidak, maka akun Facebook akan dinonaktifkan tanpa pemberitahuan lagi. Peringatan ini diklaim berasal dari "Tim Keamanan Facebook".
โSeseorang telah melaporkan akun Facebook Anda. Karena Facebook Anda telah melanggar standar komunitas Facebook. Jika Anda merasa tuduhan/laporan tersebut tidak benar, silakan konfirmasi data Facebook Anda untuk melakukan pemulihan akun Facebook Anda, dan untuk mencegah penonaktifan,โ begitu bunyi unggahan tersebut.
Meski selama 12 hari beredar di Facebook (20 Juni โ 2 Juli 2024), unggahan ini tak memperoleh impresi, tapi narasi serupa direproduksi sejumlah akun Facebook lain, di antaranya akun โSEGERA BATALKANโ dan โPembatalan Pemblokiiranโ.
Akun โSEGERA BATALKANโ bahkan menyebut pengguna Facebook yang bersangkutan hanya memiliki waktu 24 jam untuk meninjau kembali, karena dianggap telah melakukan penghinaan, pelecehan, dan pencemaran nama baik.
Lantas, bagaimana faktanya?
Hasil Cek Fakta
Setelah menelusuri informasi akunnya, Tirto menemukan bahwa akun yang yang menyebarkan informasi pemulihan merupakan akun pribadi dan bukan akun resmi dari Facebook. Pemilik akun dengan nama โVerifikasi Pembelokiranโ mengklaim identitas sebagai laki-laki, dengan jumlah pengikut sebanyak 82 orang.
Akun tersebut tampak menyebarkan unggahan identik yang mengatasnamakan Facebook sejak Januari 2024. Tautan yang dibagikan bisa berpotensi phishing (pencurian data yang mengarah ke penipuan dengan memanfaatkan email/tautan palsu).
Facebook sendiri telah menyediakan pusat bantuan sebagai panduan mengatasi beberagai masalah terkait akun Facebook, termasuk deaktivasi akun atau mengapus akun secara permanen.
Adapun jenis konten yang dianggap melanggar standar komunitas Facebook di antaranya konten yang diproduksi dan didistribusikan oleh akun palsu, konten dengan kata-kata yang memuat kebencian, konten yang dapat menghasut atau memfasilitasi kekerasan serius, penindasan dan pelecehan, spam, serta gambar yang mengandung unsur kekerasan.
Selain itu, unggahan yang menunjukkan ketelanjangan orang dewasa dan aktivitas seksual dan klaim palsu tentang COVID-19, yang kemungkinan besar berkontribusi langsung terhadap risiko cedera fisik, juga dianggap melanggar standar komunitas Facebook.
โJika suatu saat konten ini dipastikan melanggar Standar Komunitas, konten tersebut akan dihapus dari Facebook,โ tulis laman resmi bantuan Facebook.
Akun yang tidak mengikuti standar komunitas atau ketentuan layanan Facebook juga dapat ditangguhkan. Tautan ini menjelaskan langkah-langkah yang bisa dilakukan jika pengguna Facebook yakin akunnya dinonaktifkan karena kekeliruan.
Apabila akun Facebook ditangguhkan, pengguna umumnya akan diberitahu melalui email. Facebook juga akan memberi tahu apakah pengguna bisa mengajukan banding atas penangguhan tersebut jika mereka yakin Facebook melakukan kesalahan. Setelah masuk, pengguna bisa mengikuti petunjuk di layar untuk mengajukan banding.
Namun demikian, dalam beberapa kasus, Facebook mungkin tidak memberikan notifikasi peringatan sebelum menonaktifkan akun pengguna. Facebook juga menyatakan pihaknya tidak bisa memulihkan akun yang dinonaktifkan lantaran pelanggaran berat.
Akun tersebut tampak menyebarkan unggahan identik yang mengatasnamakan Facebook sejak Januari 2024. Tautan yang dibagikan bisa berpotensi phishing (pencurian data yang mengarah ke penipuan dengan memanfaatkan email/tautan palsu).
Facebook sendiri telah menyediakan pusat bantuan sebagai panduan mengatasi beberagai masalah terkait akun Facebook, termasuk deaktivasi akun atau mengapus akun secara permanen.
Adapun jenis konten yang dianggap melanggar standar komunitas Facebook di antaranya konten yang diproduksi dan didistribusikan oleh akun palsu, konten dengan kata-kata yang memuat kebencian, konten yang dapat menghasut atau memfasilitasi kekerasan serius, penindasan dan pelecehan, spam, serta gambar yang mengandung unsur kekerasan.
Selain itu, unggahan yang menunjukkan ketelanjangan orang dewasa dan aktivitas seksual dan klaim palsu tentang COVID-19, yang kemungkinan besar berkontribusi langsung terhadap risiko cedera fisik, juga dianggap melanggar standar komunitas Facebook.
โJika suatu saat konten ini dipastikan melanggar Standar Komunitas, konten tersebut akan dihapus dari Facebook,โ tulis laman resmi bantuan Facebook.
Akun yang tidak mengikuti standar komunitas atau ketentuan layanan Facebook juga dapat ditangguhkan. Tautan ini menjelaskan langkah-langkah yang bisa dilakukan jika pengguna Facebook yakin akunnya dinonaktifkan karena kekeliruan.
Apabila akun Facebook ditangguhkan, pengguna umumnya akan diberitahu melalui email. Facebook juga akan memberi tahu apakah pengguna bisa mengajukan banding atas penangguhan tersebut jika mereka yakin Facebook melakukan kesalahan. Setelah masuk, pengguna bisa mengikuti petunjuk di layar untuk mengajukan banding.
Namun demikian, dalam beberapa kasus, Facebook mungkin tidak memberikan notifikasi peringatan sebelum menonaktifkan akun pengguna. Facebook juga menyatakan pihaknya tidak bisa memulihkan akun yang dinonaktifkan lantaran pelanggaran berat.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran fakta yang sudah dilakukan, informasi yang beredar di Facebook terkait pemulihan akun demi mencegah penonaktifan dan pemblokiran bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Tirto menemukan bahwa akun yang yang menyebarkan informasi pemulihan merupakan akun pribadi dan bukan akun resmi dari Facebook. Tautan yang dibagikan bisa berpotensi phishing (pencurian data yang mengarah ke penipuan dengan memanfaatkan email/tautan palsu).
Tirto menemukan bahwa akun yang yang menyebarkan informasi pemulihan merupakan akun pribadi dan bukan akun resmi dari Facebook. Tautan yang dibagikan bisa berpotensi phishing (pencurian data yang mengarah ke penipuan dengan memanfaatkan email/tautan palsu).
Rujukan
- https://www.facebook.com/alfian.alfata.9/posts/pfbid02gbXEoLJ1NFrMSiK6LbLaZrx1C6oM6SvSQbYjmGKchkeaGjqngmZDAvX49ibyMuskl
- https://www.facebook.com/ni.w.febriyanti.50/posts/pfbid02Ypbc7dkUghWQXFks6WCLoFDRdVds9veYdubxuFb7ag1ZwZRdToR8mAWHkKjhbaJVl
- https://www.facebook.com/novita.yanti.14224/posts/pfbid02y3NDhKGQTpDVT4tuAf4kWtMMErEvNqziyvCPARvSbK3fnW9pUCKi7MZAxQMekzPAl
- https://www.facebook.com/help/212666185422169/?helpref=search&query=how%20to%20open%20account%20blocked&search_session_id=1b23278e98317203ba4deb156c324e5e&sr=6&_rdc=1&_rdr
- https://www.facebook.com/business/help/201148151829614?id=208060977200861
- https://www.facebook.com/help/185747581553788
Halaman: 3317/7954
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881039/original/049742000_1719903844-bri_undian_berhadiah.jpg)




