• (GFD-2024-20955) [KLARIFIKASI] Video Mubalig Berdakwah dari Dalam Kubur

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/07/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video yang mengeklaim seorang kiai ditemukan masih hidup saat makamnya dibongkar. 

    Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut keliru.

    Narasi mengenai seorang kiai masih hidup saat makamnya dibongkar dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Akun tersebut membagikan video sejumlah orang sedang menggali liang kubur. Video tersebut diberikan keterangan demikian:

    Bongkar makam kiai ternyata masih hidup.

    BONGK4 MAKAM KIYAI DAN TERNYATA MASIH HIDUP APA TERJADI SEBENARNYA LIHAT BIAR TIDAK SALAH PAHAM.

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut seorang kiai masih hidup ketika makamnya dibongkar

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut identik dengan unggahan di kanal YouTube ini.

    Dalam keterangan disebutkan, seorang penceramah bernama Gus Faruq menyampaikan dakwah dari dalam kubur.

    Kemudian Tim Cek Fakta menelusuri identitas Gus Faruq. Hasilnya, ditemukan artikel di laman NU Online ini.

    Dalam artikel disebutkan, Gus Faruq atau KH Masykur M Alfaruq merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Tulang Bawang, Lampung.

    Ia dikenal karena dakwahnya yang unik. Dalam menyampaikan dakwah, Gus Faruq dikubur  seperti orang meninggal. 

    Gus Faruq memulai dakwah dengan sedikit tausiyah, kemudian ia dibungkus dengan kain kafan dan dimasukkan ke liang kubur.

    Dari dalam kubur, ia menyampaikan ceramah menggunakan pengeras suara selama satu jam lebih. 

    Materi yang disampaikan, antara lain tentang kematian dan muhasabah untuk mendekatkan diri kepada Allah.

    Setelah selesai berdakwah, Gus Faruq dikeluarkan dari liang kubur oleh sejumlah orang.

    Kesimpulan

    Klaim mengenai seorang kiai masih hidup saat makamnya dibongkar merupakan narasi yang keliru.

    Video tersebut memperlihatkan Gus Faruq, pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Tulang Bawang, Lampung.

    Ia dikenal karena dakwahnya yang unik, yakni dengan dikubur dalam liang lahat.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20956) [KLARIFIKASI] Foto Pria Bergaya Hitler Tak Terkait Euro 2024 di Jerman

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/07/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar foto yang menarasikan seorang suporter sepak bola berpenampilan seperti diktator Jerman, Adolf Hitler, saat Piala Eropa atau Euro 2024.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu keliru.

    Narasi mengenai seorang penggemar sepak bola berdandan ala Hitler saat Euro 2024 di Jerman dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini, pada 18 Juni 2024.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Yeah this is wild from this fan in Germany last night (Penampilan seorang penggemar di Jerman tadi malam benar-benar liar).

    Hasil Cek Fakta

    Foto pria berpenampilan seperti Hitler itu dibagikan di tengah berlangsungnya kompetisi Euro 2024 di Jerman selama 14 Juni hingga 14 Juli 2024. 

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri foto pria berpenampilan Hitler itu dengan teknik reverse image search menggunakan Google Lens.

    Hasilnya, foto serupa ditemukan di artikel Daily Star, 3 November 2022. Foto itu diambil saat perayaan Halloween di Madison, negara bagian Wisconsin, Amerika Serikat.

    Pria dalam foto adalah penyandang disabilitas learning disorder yang bekerja di Madison Children's Museum. Ia diyakini berdandan ala Hitler untuk mengejek sang diktator.

    Namun, tindakan tersebut dinilai kurang pantas dan menyinggung komunitas Yahudi sehingga pria tersebut diberhentikan dari pekerjaannya.

    Kesimpulan

    Narasi mengenai seorang penggemar sepak bola berpenampilan seperti Hitler saat Euro 2024 di Jerman tidak benar.

    Foto seorang pria berdandan ala Hitler dibagikan dengan konteks keliru. Foto tersebut diambil saat Halloween pada 2022 di Madison, Wisconsin, AS. 

    Pria dalam foto merupakan penyandang disabilitas learning disorder yang bekerja di Madison Children's Museum. Ia diyakini berdandan ala Hitler untuk mengejek sang diktator.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20958) [HOAKS] Marselino Nyatakan Tidak Ikut Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/07/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Tim nasional (Timnas) Indonesia berhasil lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

    Di tengah keberhasilan itu, beredar narasi yang mengeklaim salah satu pemain timnas Marselino Ferdinan menyatakan tidak akan ikut bermain.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.

    Informasi mengenai pernyataan Marselino Ferdinan menyatakan tidak akan ikut bermain saat putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia disebarkan oleh akun TikTok ini, ini, ini, dan ini.

    Pengguna TikTok menyertakan dua foto Marselino saat konferensi pers.

    Berikut teks yang tertera pada takarirnya:

    Kemungkinan di round 3 kualifikasi Piala dunia saya tidak akan bermain.Ada satu pemain naturalisasi yang akan menggantikan saya.

    Hasil Cek Fakta

    Foto yang beredar diambil dari tangkapan layar pernyataan Marselino Ferdinan saat konferensi pers usai pertandingan Indonesia melawan Yordania pada Piala Asia U-23, pada 21 April 2024.

    Klip videonya dapat dilihat di akun YouTube ini.

    "Of course, I'm very happy. We make new history for us and this is the first time also in the under 23 and that's very good also for the Indonesian football in the future. I hope we can make new history again," kata Marselino.

    Pernyataan gelandang Timnas Indonesia itu juga diwartakan oleh Kompas.com. Tidak ada pernyataan Marselino mengenai kualifikasi Piala Dunia.

    Indonesia lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Filipina dengan skor 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa (11/6/2024).

    Dikutip dari Kompas.id, Indonesia (Grup F), Kuwait (Grup A), Korea Utara (Grup B), China (Grup C), dan Kirgistan (Grup D) merupakan lima tim yang melengkapi 18 kontestan di putaran ketiga.

    Pada putaran ketiga, 18 tim akan dibagi dalam tiga grup yang berisi enam tim. Undian grup putaran ketiga akan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 27 Juni 2024.

    Pembagian pot undian di putaran ketiga didasari ranking FIFA terakhir. Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC akan merujuk ranking terbaru FIFA yang dirilis pada 20 Juni.

    Setelah undian grup pada 27 Juni, AFC mulai menggelar pertandingan putaran ketiga pada kalender internasional selanjutnya, September 2024.

    Dua gim pertama diselenggarakan pada 5 September dan 10 September. Selanjutnya, dua pertandingan akan tersaji pada empat agenda laga internasional berikutnya, yaitu Oktober 2024, November 2024, Maret 2025, dan Juni 2025. 

    Kesimpulan

    Narasi bahwa Marselino Ferdinan menyatakan tidak akan ikut bermain dalam putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia adalah hoaks.

    Tidak ada pernyataan Marselino mengenai kualifikasi Piala Dunia 2026 saat konferensi pers seusai laga melawan Yordania pada Piala Asia U-23, Minggu 21 April 2024.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20959) [HOAKS] Pemerintah Bagikan Bansos melalui Situs Judi

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/07/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video yang mengeklaim, pemerintah akan memberikan bantuan sosial (bansos) melalui situs judi.

    Namun, setelah ditelusuri, video tersebut merupakan hasil manipulasi.

    Video dengan narasi soal pemerintah memberikan bansos melalui situs judi dibagikan oleh akun Facebook ini.

    Akun tersebut membagikan video Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy sedang diwawancara.

    Dalam video, Muhadjir mengatakan, warga yang menjadi korban judi online bisa mengambil bansos melalui sebuah situs.

    Kemudian terdapat klip yang menampilkan seorang pria mengaku telah menerima bansos tersebut. 

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut pemerintah membagikan bansos melalui situs judi

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri klip yang menampilkan Muhadjir Effendy. Hasilnya, klip itu identik dengan unggahan di kanal YouTube Kompas TV ini.

    Dalam video, Muhadjir mengusulkan agar korban judi online menjadi penerima bansos. Menurut dia, banyak korban judi yang menjadi miskin.

    Kendati begitu, Muhajir tidak mengatakan bahwa pemerintah akan membagikan bansos melalui situs judi.

    Setelah diperiksa menggunakan Hive Moderation, suara Muhadjir terkait pembagian bansos melalui situs judi terdeteksi dihasilkan dengan kecerdasan buatan atau AI. Probabilitasnya mencapai 99,9 persen.

     

    Kemudian Tim Cek Fakta Kompas.com, menelusuri klip lain yang menampilkan seorang pria mengaku telah menerima bansos dari situs judi.

    Klip tersebut identik dengan video di kanal YouTube Kompas TV ini.

    Dalam video aslinya, pria tersebut bukan penerima bansos judi online, melainkan orangtua editor Metro TV yang ditemukan tewas di pinggir Tol JORR Pesanggrahan arah Pondok Pinang, Jakarta, pada 2020. 

    Setelah dicek menggunakan Hive Moderation, probabilitas suara pria tersebut dihasilkan oleh kecerdasan buatan mencapai 99,9 persen.

    Kesimpulan

    Narasi bahwa pemerintah akan memberikan bansos melalui situs judi adalah hoaks. Video yang beredar di media sosial merupakan hasil manipulasi.

    Dalam video aslinya, Menko PMK Muhadjir Effendy mengusulkan agar korban judi online menjadi penerima bansos. Ia tidak mengatakan soal pembagian bansos melalui situs judi.

    Rujukan