• (GFD-2024-21384) [HOAKS] Warna Tutup Botol Air dalam Kemasan Menandakan Jenis Airnya

    Sumber:
    Tanggal publish: 25/07/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar narasi dalam unggahan media sosial yang mengeklaim warna tutup botol air dalam kemasan menandakan jenis air.

    Berdasarkan penelusuran dan konfirmasi yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu hoaks.

    Informasi warna tutup botol air minum dalam kemasan menandakan jenis air disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    "Beda warna tutup, beda arti air kemasan loh! Kalau kamu suka minum air kemasan yang mana?" tulis salah satu akun pada Selasa (23/7/2024).

    Dalam video, seorang pria mengeklaim bahwa warna biru menandakan air kemasan berasal dair sumber air bawah tanah yang melalui proses penyulingan.

    Watna tutup botol hijau menandakan air kemasan bersumber dari air tanah yang mengandung mineral tinggi.

    Kemudian merah atau oranye menandakan air memiliki rasa tertentu atau branding tanpa alasan spesifik.

    Hasil Cek Fakta

    Humas Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Eka Rosmalasari menjelaskan, warna tutup botol tidak menandakan jenis air.

    "Tidak ada kaitan warna tutup botol dengan kandungan airnya," kata Eka saat dihubungi Kompas.com pada Jumat (25/7/2024).

    Warna pada tutup botol pada air minum dalam kemasan ditentukan sendiri oleh produsen.

    BPOM tidak menetapkan penggunaan warna tutup botol berbeda terhadap air minum dalam kemasan berdasarkan kandungannya.

    "Itu tergantung desain dari produsennya," ujar Eka.

    Tim Cek Fakta Kompas.com penah mengulas narasi keliru mengenai warna tutup botol, tetapi yang beredar di Amerika Serikat (AS).

    Warna tutup botol dari air minum dalam kemasan yang beredar di AS juga tidak menandakan jenis airnya.

    Kesimpulan

    Narasi warna tutup botol air minum dalam kemasan menandakan jenis air merupakan hoaks.

    BPOM tidak menetapkan warna tutup botol berdasarkan kandungannya. Warna tersebut ditentukan oleh produsen.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21492) [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 25/07/2024

    Berita

    Ditemukan gunung emas baru di Papua senilai 221 Triliun
    Mungkin belum banyak yang tahu kalua Indonesia mempunyai ‘Harta Karun’
    Berupa gunung emas di tanah papua Bernama blok wabu
    Blok wabu ini layak disebut harta karun karena memiliki sumber daya emas yang tidak main-main besarnya yakni 8,1 juta ons. Bila dikalikan dengan Harga emas sekitar US$ 1.900 per Troy Ons.
    Maka potensi nilai sumber daya emas di blok ini mencapai sekitar US$ 15.4 Miliar atau sekitar Rp2217 Triliun (asumsi kurs Rp14.400 per US$)

    Bagi siapa pun perusahaan yang akan menambang blok wabu akan menghadapi tantangan berat, ini karena akses ke lokasi tersebut saat ini belum tersedia sama sekali. Potensi sumber daya emas di sana mencapai 8,1 juta troy ons,.

    SUMBER ARSIP: https://archive.md/6shHQ

    Hasil Cek Fakta

    Akun Tiktok dengan nama @/leon747282 mengunggah sebuah video yang diklaim merupakan penampakan temuan gunung emas baru di Blok Wabu, Papua. Dalam video yang diunggah, terlihat sebuah gunung yang puncaknya berwarna emas dihimpit dua gunung lain.


    Penelusuran fakta dilakukan menggunakan alat Google Lens untuk mendapatkan fakta mengenai gunung yang puncaknya berwarna seperti emas yang ada pada video.


    Pertama-tama, kami mengambil tangkapan layar dari konten video yang diunggah, tepat pada bagian penampakan gunung berwarna emas. Setelah itu, kami mengunggahnya di platform Google Lens. Dari penelusuran ini, kami mendapatkan beberapa klu yang bisa dipakai untuk mendeteksi letak asli gunung berwarna emas itu.


    Kami membuka salah satu sumber yang ditampilkan dalam pencarian itu, yakni pada berita di India TV News berjudul “Aaj Ka Viral: Peak of Mount Kailash Turns Golden” yang terbit pada 8 Juni 2018.


    Dari temuan tersebut, kami dapat mengidentifikasi bahwa penampakan gunung pada video bukanlah gunung emas Blok Wabu, melainkan gunung Kailash.


    Gunung Kailash merupakan salah satu gunung yang terletak di jajaran pegunungan Himalaya dengan ketinggian mencapai 22.000 kaki atau sekitar 6,7 Km dari dataran tinggi Tibet.

    Dilansir dari artikel Kompas, disebutkan bahwa gunung Kailash dipercaya sebagai situs yang suci karena menjadi tempat kediaman Dewa Cakrasamvara yang menjadi pralambang kebahagiaan tanpa batas dalam keyakinan umat Buddha di Tibet. Situs ini juga disakralkan oleh umat agama lain seperti Hindu dan Jainism. Sehingga, tracking ke puncak gunung Kailash merupakan tindakan ilegal karena dianggap melanggar kesucian situs tersebut.

    Puncak gunung Kailash diselimuti oleh salju, sehingga ketika mendapatkan pantulan sinar matahari dan ditangkap oleh lensa kamera, menjadikan warna salju dalam potret berkilau keemasan, sebagaimana hasil tangkapan fotografi Luo Hong yang kami lihat pada artikel di laman web Indiatimes berjudul “Photography to Protect The Environment” yang terbit pada 6 Agustus 2023 lalu.

    Sedangkan gunung emas di Blok Wabu, Papua sebagaimana disebutkan oleh akun Tiktok @/leon747282 merupakan sebuah istilah untuk menyebut kawasan pertambangan PT Freeport Indonesia yang telah dikembalikan kepada pemerintah Indonesia pada 2015 lalu. Kawasan tersebut dinamakan ‘gunung emas’ karena dianggap memiliki potensi tambang emas yang bernilai sangat besar.

    Dengan demikian, klaim yang beredar mengenai penemuan gunung emas dengan unggahan video gunung dengan puncak berwarna emas yang diklaim berlokasi di Blok Wabu, Papua, tidak benar.

    Kesimpulan

    Faktanya foto yang ditampilkan bukan merupakan penampakan ‘gunung emas’ Blok Wabu di Papua, melainkan sebuah gunung di Tibet bernama Mount Kailash yang puncaknya diselimuti salju dan menjadikan seolah puncak gunung ini berwarna keemasan karena adanya pantulan dari sinar matahari.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21299) [SALAH] Gambar Jokowi Saat Wisuda

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 24/07/2024

    Berita

    “JANGAN RIBUT SOAL IJAZAH LAGI YA

    Tuh ….. foto wisuda sdh ketemu”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Ir Malayu memposting ulang sebuah video yang diunggah Akun Fathur Rochman pada 20 Juli 2024. Video tersebut menampilkan wajah Jokowi yang mengenakan toga, terlihat 2 orang laki-laki dan perempuan yang ada di samping Jokowi.

    Setelah ditelusuri menggunakan Google Image ditemukan gambar yang identik pada gambar artikel kilat.com “Pamer Foto Wisuda UGM Anies Baswedan, Dokter Tifa Tanyakan Punya Jokowi dan Gibran Rakabuming: Mana? Kok Saya Belum Pernah Lihat?” di unggah pada Selasa, 12 Desember 2023 pukul 08.40 WIB. Berdasarkan keterangan gambar, gambar tersebut merupakan gambar Anies saat wisuda bukan Jokowi.

    Dengan demikian gambar yang menampilan wisuda Jokowi merupakan hal yang tidak benar. Gambar tersebut sudah melalui proses editing di bagian wajah Jokowi. Gambar yang asli merupakan Anies saat wisuda, sehingga masuk dalam kategori Satier.

    Kesimpulan

    Faktanya, gambar tersebut sudah melalui proses editing di bagian wajah Jokowi. Gambar yang asli merupakan Anies saat wisuda.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21300) Cek Fakta: Klarifikasi Pembangunan IKN Dihentikan Seluruhnya Mulai 10 Agustus 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/07/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan yang mengklaim pembangunan IKN dihentikan seluruhnya mulai 10 Agustus 2024. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 10 Juli 2024.
    Berikut isi postingannya:
    "Mulai 10 Agustus 2024 seluruh kegiatan pembangunan di IKN dihentikan"
    Lalu benarkah postingan yang mengklaim pembangunan IKN dihentikan seluruhnya mulai 10 Agustus 2024?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel dari Antara.com berjudul "Menteri PUPR: 10 Agustus 2024 Pembangunan IKN Berhenti Sementara" yang tayang 9 Juli 2024.
    Di sana terdapat penjelasan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono. Ia menyebut penghentian pembangunan IKN pada 10 Agustus 2024 hanya sementara.
    "Tanggal 10 Agustus semua Paskibraka sudah bergerak ke sana. Makanya tanggal 10 Agustus, saya hentikan semua pekerjaan, yang membutuhkan mobilitas di luar patching plan segera berhenti, karena saya bersihkan dulu kawasannya," kata Basuki dilansir Antara.
    "Penghentian sementara ini untuk memastikan kawasan yang digunakan sebagai tempat upacara sudah bersih dari debu dan kotoran. Namun untuk pekerjaan pemasangan interior akan tetap berlanjut," katanya menambahkan.

    Kesimpulan


    Postingan yang mengklaim pembangunan IKN dihentikan seluruhnya mulai 10 Agustus 2024 adalah tidak benar. Pembangunan IKN dihentikan hanya sementara untuk persiapan upacara 17 Agustus 2024.

    Rujukan