KOMPAS.com - Pembukaan Olimpiade Paris 2024 menuai kontroversi karena diklaim terinspirasi lukisan Leonardo Da Vinci yang menyiratkan kisah dalam Kristen, "Perjamuan Terakhir".
Beredar video yang diklaim sebagai aksi protes umat Kristen atas pembukaan Olimpiade Paris 2024.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video disebarkan dengan narasi keliru.
Video umat Kristen protes atas pembukaan Olimpiade Paris 2024 disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Senin (29/7/2024):
Christians in Paris take to the streets in protest to the 33rd Olympics opening ceremony.
(GFD-2024-21580) [HOAKS] Video Massa Memprotes Pembukaan Olimpiade Paris 2024
Sumber:Tanggal publish: 31/07/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video, kemudian menggunakan Google Lens untuk melihat jejak digital video.
Hasil pencarian mengarahkan ke video di akun Facebook ini dan ini yang diunggah pada 15 Agustus 2022.
Keterangan foto menyebutkan, massa dalam video merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria.
Video serupa diunggah oleh akun X resmi Sanctuaire Notre-Dame de Lourdes.
Situs web yang berasosiasi dengan Sanctuaire Notre-Dame de Lourdes mengulas peringatan kematian Santa Maria pada 15 Agustus 2022.
Umat Katolik menyanyikan Ave Maria di Tempat Suci Bunda Maria dari Lourdes, Perancis.
Video tersebut tidak ada kaitannya dengan Olimpiade Paris 2024.
Sebagai informasi, dalam pesta pembukaan Olimpiade Paris 2024, ada penampilan komunitas waria yang memainkan parodi kisah mitologi Yunani, "Perjamuan Dionisos".
Terdapat sosok biru dalam parodi itu merupakan Dionisos, Dewa Anggur sekaligus Dewa Olimpiade Yunani Kuno.
Penampilan tersebut menuai respons dari sejumlah komunitas Kristen dan Katolik karena dinilai.
Misalnya, Konferensi Uskup Gereja Katolik Perancis, Komuni Anglikan di Mesir, dan Uskup Agung Charles Scicluna di Malta.
Dilansir Harian Kompas, Juru Bicara Olimpiade Paris 2024 Anne Descamps telah meminta maaf kepada publik yang tersinggung dengan konsep tersebut.
"Melihat hasil jajak pendapat yang kami bagikan, kami yakin tujuan merayakan toleransi ini tercapai. Jika orang-orang tersinggung, tentu saja, kami sangat, sangat menyesal dan minta maaf," kata Descamps pada Minggu (28/7/2024).
Hasil pencarian mengarahkan ke video di akun Facebook ini dan ini yang diunggah pada 15 Agustus 2022.
Keterangan foto menyebutkan, massa dalam video merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria.
Video serupa diunggah oleh akun X resmi Sanctuaire Notre-Dame de Lourdes.
Situs web yang berasosiasi dengan Sanctuaire Notre-Dame de Lourdes mengulas peringatan kematian Santa Maria pada 15 Agustus 2022.
Umat Katolik menyanyikan Ave Maria di Tempat Suci Bunda Maria dari Lourdes, Perancis.
Video tersebut tidak ada kaitannya dengan Olimpiade Paris 2024.
Sebagai informasi, dalam pesta pembukaan Olimpiade Paris 2024, ada penampilan komunitas waria yang memainkan parodi kisah mitologi Yunani, "Perjamuan Dionisos".
Terdapat sosok biru dalam parodi itu merupakan Dionisos, Dewa Anggur sekaligus Dewa Olimpiade Yunani Kuno.
Penampilan tersebut menuai respons dari sejumlah komunitas Kristen dan Katolik karena dinilai.
Misalnya, Konferensi Uskup Gereja Katolik Perancis, Komuni Anglikan di Mesir, dan Uskup Agung Charles Scicluna di Malta.
Dilansir Harian Kompas, Juru Bicara Olimpiade Paris 2024 Anne Descamps telah meminta maaf kepada publik yang tersinggung dengan konsep tersebut.
"Melihat hasil jajak pendapat yang kami bagikan, kami yakin tujuan merayakan toleransi ini tercapai. Jika orang-orang tersinggung, tentu saja, kami sangat, sangat menyesal dan minta maaf," kata Descamps pada Minggu (28/7/2024).
Kesimpulan
Video umat Katolik memperingati Hari Raya Santa Perawan Maria di Perancis pada 2022 disebarkan dengan konteks keliru.
Video itu tidak ada kaitannya dengan protes pembukaan Olimpiade Paris 2024.
Dalam pesta pembukaan Olimpiade Paris 2024, ada penampilan komunitas waria yang memainkan parodi kisah mitologi Yunani, Perjamuan Dionisos.
Video itu tidak ada kaitannya dengan protes pembukaan Olimpiade Paris 2024.
Dalam pesta pembukaan Olimpiade Paris 2024, ada penampilan komunitas waria yang memainkan parodi kisah mitologi Yunani, Perjamuan Dionisos.
Rujukan
- https://www.facebook.com/61560523524979/videos/871872961655872
- https://www.facebook.com/RoxannSilverleafRider/videos/1184793099307412/
- https://www.facebook.com/100081053880895/videos/1434322017224417/
- https://www.facebook.com/humayun.kamran.7/videos/1720947258713978/
- https://www.facebook.com/shalomworldnews/videos/796870441670616
- https://www.facebook.com/catholicdaily/videos/1489797034799426
- https://x.com/lourdes_france/status/1558938399288991745
- https://t.co/vqIynCtCdh
- https://twitter.com/lourdes_france/status/1558938399288991745?ref_src=twsrc%5Etfw
- https://www.lourdes-france.com/en/15th-august-the-feast-of-the-assumption-of-the-virgin-and-the-150th-anniversary-of-the-french-national-pilgrimage/
- https://www.kompas.id/baca/internasional/2024/07/29/paris-minta-maaf-untuk-lakon-yang-mirip-perjamuan-terakhir
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-21581) [HOAKS] Minum Kopi Berkhasiat Meluruhkan Kista
Sumber:Tanggal publish: 31/07/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar narasi dalam unggahan media sosial yang mengeklaim minum kopi tiga kali dalam seminggu berkhasiat membersihkan rahim dan meluruhkan kista.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, unggahan itu menyampaikan informasi keliru atau hoaks.
Narasi yang mengeklaim minum kopi berkhasiat membersihkan rahim dan meluruhkan kista dibagikan oleh akun TikTok ini pada 25 Juli 2024.
Berikut narasi yang dibagikan:
Awalnya telat haid 3 bulan, ternyata kista. Bersih-bersih rahim yuk beb. Minimal minum kopi seminggu 3 kali.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, unggahan itu menyampaikan informasi keliru atau hoaks.
Narasi yang mengeklaim minum kopi berkhasiat membersihkan rahim dan meluruhkan kista dibagikan oleh akun TikTok ini pada 25 Juli 2024.
Berikut narasi yang dibagikan:
Awalnya telat haid 3 bulan, ternyata kista. Bersih-bersih rahim yuk beb. Minimal minum kopi seminggu 3 kali.
Hasil Cek Fakta
Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari RSIA Anugerah Semarang, Indra Adi Susanto membantah narasi yang mengeklaim minum kopi berkhasiat meluruhkan kista.
Indra menjelaskan, minum kopi justru dapat memperburuk kondisi kista rahim.
Sebab, kafein dalam kopi bisa memicu peradangan, yang dapat memicu kista ovarium baru dan memperparah kista yang sudah ada.
Menurut Indra, pengidap kista sebaiknya tidak mengonsumsi kopi atau asupan kafein lebih dari 200 miligram per hari.
Sebuah penelitian pada 2012 menemukan, perempuan Asia yang mengonsumsi kafein setidaknya 200 miligram per hari, atau setara dua cangkir kopi, memiliki kadar estrogen lebih tinggi dibandingkan perempuan yang mengonsumsi kafein lebih sedikit.
Indra menjelaskan, kadar estrogen tinggi dapat merangsang pertumbuhan kista. Sehingga orang yang didiagnosis dengan kista ovarium sebaiknya menghindari kafein.
"Jadi, apabila seseorang didiagnosis dengan kista ovarium, sebaiknya mereka menghindari kafein karena merangsang produksi estrogen yang dapat merangsang pertumbuhan kista," jelas Indra, seperti diberitakan Kompas.com, Selasa (30/7/2024).
Indra menjelaskan, minum kopi justru dapat memperburuk kondisi kista rahim.
Sebab, kafein dalam kopi bisa memicu peradangan, yang dapat memicu kista ovarium baru dan memperparah kista yang sudah ada.
Menurut Indra, pengidap kista sebaiknya tidak mengonsumsi kopi atau asupan kafein lebih dari 200 miligram per hari.
Sebuah penelitian pada 2012 menemukan, perempuan Asia yang mengonsumsi kafein setidaknya 200 miligram per hari, atau setara dua cangkir kopi, memiliki kadar estrogen lebih tinggi dibandingkan perempuan yang mengonsumsi kafein lebih sedikit.
Indra menjelaskan, kadar estrogen tinggi dapat merangsang pertumbuhan kista. Sehingga orang yang didiagnosis dengan kista ovarium sebaiknya menghindari kafein.
"Jadi, apabila seseorang didiagnosis dengan kista ovarium, sebaiknya mereka menghindari kafein karena merangsang produksi estrogen yang dapat merangsang pertumbuhan kista," jelas Indra, seperti diberitakan Kompas.com, Selasa (30/7/2024).
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim minum kopi berkhasiat membersihkan rahim dan meluruhkan kista adalah hoaks.
Minum kopi atau asupan berkafein lainnya justru dapat memperburuk kondisi kista rahim.
Minum kopi atau asupan berkafein lainnya justru dapat memperburuk kondisi kista rahim.
Rujukan
(GFD-2024-21582) [HOAKS] Poster Mencatut Amnesty International Ajak Boikot Olimpiade Paris 2024
Sumber:Tanggal publish: 31/07/2024
Berita
KOMPAS.com - Organisasi yang bergerak di bidang hak asasi manusia (HAM), Amnesty International disebut mengecam partisipasi Israel di Olimpiade Paris 2024.
Poster-poster mengatasnamakan Amnesty International beredar di media sosial. Salah satunya menunjukkan atlet air rifle Israel mengarahkan senapan kepada anak-anak.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, poster tersebut tidak dikeluarkan oleh Amnesty International.
Poster kecaman terhadap partisipasi Israel di Olimpiade Israel 2024 mengatasnamakan Amnesty International dibagikan oleh akun Facebook ini (arsip), ini, dan ini, pada Senin (29/7/2024).
Berikut narasi yang dibagikan:
Boikot Olimpiade Paris. Poster oleh @amnestyuk
Poster yang dibagikan mencantumkan logo Amnesty International dan tagar #BoycottGenocide serta #OlympicsAgainstGenocide
Poster-poster mengatasnamakan Amnesty International beredar di media sosial. Salah satunya menunjukkan atlet air rifle Israel mengarahkan senapan kepada anak-anak.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, poster tersebut tidak dikeluarkan oleh Amnesty International.
Poster kecaman terhadap partisipasi Israel di Olimpiade Israel 2024 mengatasnamakan Amnesty International dibagikan oleh akun Facebook ini (arsip), ini, dan ini, pada Senin (29/7/2024).
Berikut narasi yang dibagikan:
Boikot Olimpiade Paris. Poster oleh @amnestyuk
Poster yang dibagikan mencantumkan logo Amnesty International dan tagar #BoycottGenocide serta #OlympicsAgainstGenocide
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri penyebaran poster mengatasnamakan Amnesty International berisi kecaman terhadap partisipasi Israel di Olimpiade Paris 2024.
Hasilnya, ditemukan artikel bantahan dari sejumlah media pemeriksa fakta, seperti Full Fact dan Australian Associated Press (AAP) FactCheck.
Dilansir AAP FactCheck, poster-poster tersebut berasal dari unggahan akun X (Twitter) kantor berita Iran, @IrnaEnglish, pada 27 Juli 2024.
Namun, Amnesty International Australia mengatakan, mereka tidak memproduksi poster-poster tersebut, dan tidak menyerukan agar Israel diboikot dari Olimpiade Paris 2024.
Juru bicara Amnesty International Australia mengatakan, mereka baru menyadari keberadaan poster-poster tersebut setelah mendapat pertanyaan dari media.
Ia menyebutkan, Amnesty International mengampanyekan gencatan senjata permanen di Gaza, Palestina, dan pengembalian semua sandera.
Amnesty International juga menyerukan embargo senjata yang segera dan menyeluruh terhadap Israel, Hamas dan kelompok-kelompok bersenjata Palestina lainnya, serta diakhirinya pendudukan Israel yang melanggar hukum atas wilayah Palestina.
"Kami tidak mengampanyekan pemboikotan terhadap Olimpiade," kata juru bicara tersebut.
Sementara itu, Amnesty International mengatakan kepada Full Fact bahwa mereka telah menghubungi platform media sosial, termasuk X, untuk melaporkan poster palsu tersebut.
"Kami telah menghubungi pihak-pihak terkait, termasuk X, untuk melaporkan bahwa unggahan tersebut palsu," demikian pernyataan Amnesty International.
Hasilnya, ditemukan artikel bantahan dari sejumlah media pemeriksa fakta, seperti Full Fact dan Australian Associated Press (AAP) FactCheck.
Dilansir AAP FactCheck, poster-poster tersebut berasal dari unggahan akun X (Twitter) kantor berita Iran, @IrnaEnglish, pada 27 Juli 2024.
Namun, Amnesty International Australia mengatakan, mereka tidak memproduksi poster-poster tersebut, dan tidak menyerukan agar Israel diboikot dari Olimpiade Paris 2024.
Juru bicara Amnesty International Australia mengatakan, mereka baru menyadari keberadaan poster-poster tersebut setelah mendapat pertanyaan dari media.
Ia menyebutkan, Amnesty International mengampanyekan gencatan senjata permanen di Gaza, Palestina, dan pengembalian semua sandera.
Amnesty International juga menyerukan embargo senjata yang segera dan menyeluruh terhadap Israel, Hamas dan kelompok-kelompok bersenjata Palestina lainnya, serta diakhirinya pendudukan Israel yang melanggar hukum atas wilayah Palestina.
"Kami tidak mengampanyekan pemboikotan terhadap Olimpiade," kata juru bicara tersebut.
Sementara itu, Amnesty International mengatakan kepada Full Fact bahwa mereka telah menghubungi platform media sosial, termasuk X, untuk melaporkan poster palsu tersebut.
"Kami telah menghubungi pihak-pihak terkait, termasuk X, untuk melaporkan bahwa unggahan tersebut palsu," demikian pernyataan Amnesty International.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, poster kecaman terhadap partisipasi Israel di Olimpiade Israel 2024 mencatut Amnesty International adalah hoaks.
Amnesty International tidak pernah membuat atau menyebarkan poster semacam itu.
Amnesty International tidak pernah membuat atau menyebarkan poster semacam itu.
Rujukan
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=122183814452068772&set=pb.61552063175695.-2207520000
- https://ghostarchive.org/archive/2me29
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=122183814884068772&set=pb.61552063175695.-2207520000
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=122183813864068772&set=a.122173555484068772
- https://www.aap.com.au/factcheck/iran-media-pushes-fake-amnesty-posters-protesting-israel-at-olympics/
- https://fullfact.org/online/amnesty-international-poster-israel-olympics/
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-21587) [KLARIFIKASI] Video Pencopotan Bendera Israel di Roma pada 2023 Dinarasikan Keliru
Sumber:Tanggal publish: 31/07/2024
Berita
KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi seorang pendukung Palestina mencopot bendera Israel dari acara Olimpiade Paris 2024.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu perlu diluruskan karena informasinya keliru.
Video dengan narasi seorang pendukung Palestina mencopot bendera Israel dari acara Olimpiade Paris 2024 dibagikan oleh akun Facebook ini (arsip) pada 27 Juli 2024.
Berikut narasi yang dibagikan:
Selamat datang di #Paris2024 #OlympicGames #FreePalestine
Dalam video itu, tampak seseorang mencopot bendera Israel yang dikibarkan di tengah bendera-bendera dari negara lain.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu perlu diluruskan karena informasinya keliru.
Video dengan narasi seorang pendukung Palestina mencopot bendera Israel dari acara Olimpiade Paris 2024 dibagikan oleh akun Facebook ini (arsip) pada 27 Juli 2024.
Berikut narasi yang dibagikan:
Selamat datang di #Paris2024 #OlympicGames #FreePalestine
Dalam video itu, tampak seseorang mencopot bendera Israel yang dikibarkan di tengah bendera-bendera dari negara lain.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video tersebut dengan teknik reverse image search menggunakan Google Lens.
Hasilnya, video serupa diunggah di kanal YouTube United Front International pada 31 Oktober 2023. Setelah dicermati, tampak watermark milik Al Jazeera pada salah satu frame.
Penelusuran lebih lanjut menemukan video tersebut diunggah oleh akun X (Twitter) Al Jazeera English @AJEnglish pada 29 Oktober 2023 dengan takarir (caption) sebagai berikut:
Rekaman video menunjukkan seorang pengunjuk rasa yang mendukung Palestina menurunkan bendera Israel dari markas besar Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) di Roma, Italia
Hasilnya, video serupa diunggah di kanal YouTube United Front International pada 31 Oktober 2023. Setelah dicermati, tampak watermark milik Al Jazeera pada salah satu frame.
Penelusuran lebih lanjut menemukan video tersebut diunggah oleh akun X (Twitter) Al Jazeera English @AJEnglish pada 29 Oktober 2023 dengan takarir (caption) sebagai berikut:
Rekaman video menunjukkan seorang pengunjuk rasa yang mendukung Palestina menurunkan bendera Israel dari markas besar Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) di Roma, Italia
Kesimpulan
Video dengan narasi seorang pendukung Palestina mencopot bendera Israel dari acara Olimpiade Paris 2024 perlu diluruskan.
Video itu dibagikan dengan konteks keliru. Video itu menunjukkan seorang pendukung Palestina mencopot bendera Israel dari markas FAO di Roma, Italia, pada 29 Oktober 2023.
Video itu dibagikan dengan konteks keliru. Video itu menunjukkan seorang pendukung Palestina mencopot bendera Israel dari markas FAO di Roma, Italia, pada 29 Oktober 2023.
Rujukan
- https://www.facebook.com/pascal.larbi/videos/457770337150725
- https://ghostarchive.org/archive/0KrA1
- https://www.youtube.com/watch?v=PFQl34pEAfY
- https://x.com/AJEnglish/status/1718578801334992971
- https://t.co/C80eT4meOz
- https://twitter.com/AJEnglish/status/1718578801334992971?ref_src=twsrc%5Etfw
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 3153/7945






