• (GFD-2024-21807) [KLARIFIKASI] Tidak Benar Atlet Loncat Indah Inggris Abaikan Atlet China Peraih Emas

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/08/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar narasi soal atlet loncat indah putri Inggris mengabaikan atlet China peraih medali emas dalam Olimpiade Paris 2024.

    Pada nomor menara synchronized putri 10 meter, Inggris mendapatkan medali perunggu, sementara, medali perak diperoleh atlet Korea Utara.

    Narasi itu disertai video atlet Inggris berjalan melewati atlet China dan memeluk atlet Korea Utara saat penyerahan medali.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu perlu diluruskan.

    Narasi soal atlet loncat indah putri Inggris mengabaikan atlet China dalam Olimpiade Paris 2024 dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Atlet loncat indah putri Inggris mendapatkan medali perunggu, mengabaikan pemenang medali emas dari China dan mengucapkan selamat kepada para atlet Korea Utara tanpa mengakui atlet China, contoh rasisme sesungguhnya.

    Hasil Cek Fakta

    Dilansir Reuters, atlet loncat indah China Quan Hongchan dan Chen Yuxi meraih medali emas di nomor menara synchronized putri 10 meter dalam Olimpiade Paris 2024.

    Kemudian, peraih medali perak adalah Jo Jin Mi dan Kim Mi Rae dari Korea Utara. Sementara, atlet Inggris Andrea Spendolini Sirieix dan Lois Toulson memperoleh perunggu.

    Video yang dibagikan seolah menunjukkan atlet Inggris tidak dapat menerima kekalahan dari China dan dengan sengaja mengabaikan mereka seusai lomba.

    Rekaman perlombaan tersebut dapat disaksikan di platform Vidio.com. Namun, momen pelukan antara atlet Inggris dan Korea Utara tidak terekam kamera.

    Meski demikian, para juara tampak berswafoto di podium. Tidak ada bukti atlet Inggris sengaja mengabaikan atlet China saat pengumuman juara.

    Merujuk pada interaksi mereka pada masa lalu, atlet China dan Inggris, khususnya Quan dan Spendolini, terlihat cukup akrab dan sportif selama berkompetisi.

    Akun Facebook resmi China Xinhua Sports pada 25 Maret 2024 membagikan foto saat Quan digendong Spendolini.

    Quan tampak memamerkan medali emas, sedangkan Spendolini menunjukkan medali perak. Keduanya tersenyum ke arah kamera.

    Keterangan foto menyebutkan, momen itu terjadi dalam Kejuaraan Dunia Loncat Indah yang digelar di Berlin, Jerman.

    Kesimpulan

    Narasi soal atlet loncat indah putri Inggris mengabaikan atlet China peraih medali emas dalam Olimpiade Paris 2024 tidak benar.

    Tidak ada bukti atlet Inggris sengaja mengabaikan atlet China saat pengumuman juara cabang loncat indah nomor menara synchronized putri.

    Merujuk pada interaksi mereka pada masa lalu, atlet China dan Inggris, khususnya Quan dan Spendolini, tampak cukup akrab dan sportif selama berkompetisi.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21808) [KLARIFIKASI] Tzuyu TWICE Bukan Atlet Panahan Olimpiade Paris 2024

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/08/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar konten yang mengeklaim, anggota grup vokal Korea Selatan TWICE, Tzuyu, menjadi atlet panahan dalam Olimpiade Paris 2024.

    Namun, setelah ditelusuri, klaim tersebut keliru.

    Narasi mengenai Tzuyu TWICE menjadi atlet panahan pada Olimpiade Paris 2024 dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Salah satu akun membagikan video Tzuyu sedang memanah yang diberi tagar seolah-olah konten itu diambil saat Olimpiade Paris 2024.

    my gold mendalistaura????#choutzuyu #tzuyu #tzuyutwice #twice #archery #Olympics #2024 #paris #najeongmosajimidachaetzu #twiceasnice #twice #twiceexceptional #TWICE #TwicePH #TWICE_5TH_WORLD_TOUR #twiceedit #Tzuyu #tzuyutwice

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri, video Tzuyu sedang memanah sudah muncul sejak 2018, salah satunya diunggah di kanal YouTube TV-People.

    Saat itu, Tzuyu mengikuti acara Idol Star Athletics Championships (ISAC) disiarkan setiap Tahun Baru Imlek atau Chuseok.

    Dikutip dari Kpop.fandom.com, ISAC merupakan kompetesi multi-olahraga yang menampilkan penyanyi dan grup K-Pop.

    Tzuyu yang merupakan warga negara Taiwan, tidak pernah mewakili negaranya pada cabang panahan Olimpiade.

    Dikutip dari laman Olympics.com, Taiwan atau China Taipei mengirimkan tiga atlet perempuan pada cabang panahan pada Olimpiade Paris 2024.

    Mereka adalah CHIU Yi-Ching, LEI Chien-Ying, dan LI Tsai-Chi.

    Kesimpulan

    Tzuyu TWICE tidak berpartisipasi sebagai atlet panahan dalam Olimpiade Paris 2024.

    Konten yang beredar menampilkan Tzuyu saat mengikuti acara Idol Star Athletics Championships (ISAC), kompetisi olahraga yang diikuti para bintang K-pop.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21825) [SALAH] Gambar Artikel berjudul “Netanyahu sebut: Indonesia Negara Miskin, Gila Agama suka ikut Campur Urusan Agama Lain”

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 10/08/2024

    Berita

    Setanyahu sebut Indonesia negara miskin Yg paling NKRI seharusnya marah dengar ini
    Makanya jangan banyak korupasi tambang dll biar Indonesia sejahtera

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah akun Twitter/X dengan nama akun “Boediantar4” pada tanggal 5 Agustus 2024 yang mengunggah gambar tangkapan layar dengan narasi Netanyahu sebut: Indonesia negara miskin, gila agama suka ikut campur Urusan agama lain.

    Setelah ditelusuri di Google dengan menggunakan kata kunci judul artikel tangkapan layar tidak ditemukan. Tetapi ditemukan artikel dengan gambar identik di webside Cnbcindonesia.com dengan judul asli “Misi Rahasia Netanyahu ke AS, Minta Restu Perang di Negara Ini”.

    Jika dibandingkan terdapat kesaaama gambar yang digunakan dalam artikel tersebut. Perbedaan terletak pada judul artikel dengan tangkapan layar artikel postingan di Twitter, tanda garis bawah bergelombang pada gambar tangkapan layar itu adalah indikator halaman web sedang diedit.

    Dengan demikian klaim tentang artikel milik Cnbcindonesia.com dengan judul Netanyahu sebut: Indonesia negara miskin, gila agama suka ikut campur Urusan agama lain adalah keliru dan masuk kategori konten yang dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Yudho Ardi

    Gambar tangkapan layar artikel berjudul “Netanyahu sebut: Indonesia Negara Miskin, Gila Agama suka ikut Campur Urusan Agama Lain” telah diedit pada bagian judul. Artikel yang asli milik Cnbcindonesia.com dengan judul asli “Misi Rahasia Netanyahu ke AS, Minta Restu Perang di Negara Ini”.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21826) [SALAH] Terapi Minuman Rempah Bisa Menggantikan Cuci Darah untuk Penderita Gagal Ginjal

    Sumber: TIKTOK.COM
    Tanggal publish: 10/08/2024

    Berita

    Terapi Minuman Rempah Bisa Menggantikan Cuci Darah untuk Penderita Gagal Ginjal

    Hasil Cek Fakta

    Artikel saduran dari Tempo.co.
    Sebuah akun Tiktok dengan nama pengguna “serangkairasa.id” mengunggah video dengan narasi terapi menggunakan minuman rempah bisa menggantikan cuci darah untuk penderita gagal ginjal.

    Setelah melakukan penelusuran, melansir dari Tempo.co faktanya pengobatan pada pasien dengan penurunan fungsi ginjal tahap akhir alias gagal ginjal kronis, membutuhkan cuci darah yang tidak bisa digantikan ramuan rempah atau pengobatan alternatif.

    Dokter konsultan ginjal dan hipertensi Aida Lydia menjelaskan ada tiga pilihan dalam pengobatan gagal ginjal, yakni Hemodialisis alias cuci darah yang bisa dilakukan di fasilitas kesehatan, Peritoneal Dialysis menggunakan cairan khusus yang bisa dikerjakan secara mandiri, dan ketiga transplantasi ginjal.

    Berdasarkan penjelasan di atas klaim tentang terapi menggunakan minuman rempah bisa menggantikan cuci darah untuk penderita gagal ginjal adalah salah dan masuk katefgori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil pemeriksa fakta Yudho Ardi

    Informasi yang menyesatkan, faktanya pengobatan pada pasien dengan penurunan fungsi ginjal tahap akhir alias gagal ginjal kronis, membutuhkan cuci darah yang tidak bisa digantikan ramuan rempah atau pengobatan alternatif.

    Rujukan