• (GFD-2024-22421) Iuran BPJS Kesehatan Diklaim Naik hingga Rp400.000, Cek Faktanya

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/08/2024

    Berita

    Iuran BPJS Kesehatan Diklaim Naik hingga Rp400.000, Cek Faktanya

    Benarkah iuaran BPJS Kesehatan naik Rp400.000? Simak penelusurannya:

    Beredar sebuah unggahan di media sosial yang mengeklaim iuran BPJS Kesehatan menjadi Rp400.000 per bulan. Akun tersebut membagikan foto yang diklaim sebagai bukti transfer iuran BPJS Kesehatan Rp 400.000. Foto diberi keterangan:

    “Astaga naga perbulannya bayar BPJS Rp 104.000 tp sekarang bayar 400rb.... Mampussssssss tinggal dikonoha”

    Benarkah iuaran BPJS Kesehatan naik Rp400.000? Simak penelusurannya:

    Hasil Cek Fakta

    Melansir dari Antara, terdapat beberapa jenis peserta BPJS, pertama yakni Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), yang merupakan program jaminan kesehatan bagi fakir miskin dan orang tidak mampu yang iurannya dibayar oleh Pemerintah Pusat melalui APBN. Besaran iuran PBI JK ialah sebesar Rp42.000,00/orang/bulan.

    Kedua, iuran bagi Peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) yang bekerja pada lembaga pemerintahan terdiri dari Pegawai Negeri Sipil, anggota TNI, anggota Polri, pejabat negara, dan pegawai pemerintah nonpegawai negeri sebesar 5 persen dari gaji atau upah per bulan dengan ketentuan 4 persen dibayar oleh pemberi kerja dan 1 persen dibayar oleh peserta.

    Iuran bagi Peserta (PPU) yang bekerja di BUMN, BUMD dan Swasta sebesar 5 persen dari gaji atau upah per bulan dengan ketentuan 4 persen dibayar oleh pemberi kerja dan 1 persen dibayar oleh peserta. Iuran untuk keluarga tambahan Peserta PPU yang terdiri dari anak ke 4 ayah, ibu dan mertua, besaran iuran sebesar sebesar 1 persen dari dari gaji atau upah per orang per bulan, dibayar oleh pekerja penerima upah.

    Iuran bagi kerabat lain dari pekerja penerima upah (seperti saudara kandung/ipar, asisten rumah tangga), Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) Penyelenggara Negara, dibayarkan oleh peserta yang bersangkutan atau pihak lain atas nama peserta, dengan besaran iuran:

    a. Kelas I: Rp150.000/orang/bulan

    b. Kelas II: Rp100.000/orang/bulan

    c. Kelas III: Rp42.000/orang/bulan.

    Sementara itu, dikutip dari kompas.com, Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menjelaskan, informasi yang menyebut iuran BPJS naik menjadi Rp 400.000 adalah hoaks.

    "Hal tersebut kabar tidak benar atau hoaks," ujar Rizzky

    Menurut dia, sampai saat ini nominal iuran bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masih mengacu pada Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan.

    Kesimpulan

    Iuran BPJS Kesehatan naik Rp400.000 perbulan adalah tidak benar. Faktanya nominal iuran peserta JKN masih mengacu pada Perpres Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, dan belum mengalami kenaikan.

    Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21965) [SALAH] Indonesia Berduka!! Baru saja Banjir Mirip Tsunami Porak Poranda Satu Kota, IKN 18 Agustus 2024

    Sumber: youtube.com
    Tanggal publish: 20/08/2024

    Berita

    INDONESIA BERDUKA!! BARU SAJA BANJIR MIRIP TSUNAMI PORAK PORANDA SATU KOTA, IKN 18 AGUSTUS 2024

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah unggahan video di channel YouTube pada tanggal 17 Agustus 2024 menyatakan klaim pada judul bahwa telah terjadi banjir mirip tsunami yang menyebabkan porak poranda satu kota di IKN pada 18 Agustus 2024.

    Setelah dilakukan penelusuran, banjir tersebut terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur. Menurut Kompas TV, banjir tersebut merendam dua kecamatan yakni Kecamatan Samarinda Utara dan Kecamantan Sungai Pinang dengan ketinggian 90 cm. Banjir yang terjadi sejak hari Jumat, 16 Agustus 2024 yang diakibatkan curah hujan yang tinggi serta meluapnya air dari Bendungan Benanga. Dari data yang di himpun, saat ini warga terdampak banjir mencapai 535 kepala keluarga atau sebanyak 2.524 jiwa. Pada sumber terkait tidak dijelaskan bahwa banjir tersebut meluas hingga IKN bahkan menyebabkan porak poranda satu kota.

    Dari temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan telah terjadi banjir mirip tsunami yang menyebabkan porak poranda satu kota di IKN pada 18 Agustus 2024 adalah tidak benar.

    Kesimpulan

    Klaim yang menyatakan bahwa telah terjadi banjir yang mirip tsunami di IKN pada 18 Agustus 2024 adalah pernyataan yang tidak benar. Faktanya video tersebut merupakan cuplikan video banjir yang terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur.

    Rujukan

  • (GFD-2024-21966) [PENIPUAN] Lowongan Kerja PT Kalimantan Prima Persada (KPP)

    Sumber: instagram.com
    Tanggal publish: 20/08/2024

    Berita

    Lowongan Kerja PT Kalimantan Prima Persada (KPP)
    Posisi
    1. Mine Plan Engineer
    2. Plant Engineer
    3. Production Group Leader
    4. Data Analyst
    5. Chief Surveyor
    6. Operator Instructor
    7. Plant Group Leader
    8. Planner
    9. Supply Management Group Leader
    Persyaratan
    – Lulusan S1/D3 dengan IPK minimal 3.00
    – Usia maksimal 25 tahun (D3) dan 26 tahun (S1)
    – Bersedia di tempatkan di seluruh jobsite KPP
    Informasi Pendaftaran: bit[dot]ly/career-kppmining

    Hasil Cek Fakta

    Pada 4 Agustus 2024 telah beredar unggahan di Instagram oleh akun @career.kppmining yang memberikan informasi lowongan pekerjaan di PT Kalimantan Prima Persada. Unggahan tersebut menyertakan sebuah link yang mengarah pada google form.

    Setelah dilakukan penelusuran, akun resmi dari PT Kalimantan Prima Persada menegaskan bahwa perusahaan tersebut hanya memiliki satu akun instagram resmi yakni @kppmining. Kemudian pada akun resmi perusahaan tersebut juga mengunggah tangkapan layar yang menandai akun Instagram terkait yakni @career.kppmining adalah akun palsu atau hoax yang mengatasnamakan PT Kalimantan Prima Persada.

    Pihaknya menjelaskan informasi mengenai lowongan kerja hanya melalui media sosial dan website resmi dari PT Kalimantan Prima Persada. “WASPADA PENIPUAN MENGATASNAMAKAN PT KALIMANTAN PRIMA PERSADA. Jika ada surat panggilan kerja yang mengatasnamakan PT Kalimantan Prima Persada dan meminta untuk mengirimkan sejumlah uang, bisa dipastikan hoax atau palsu.”

    Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa unggahan mengenai lowongan kerja dan link pendaftaran lowongan kerja di PT Kalimantan Prima Persada tersebut tidak benar sehingga perlu diwaspadai sebagai modus penipuan online.

    Kesimpulan

    Faktanya melalui akun Instagram resmi PT Kalimantan Prima Persada menegaskan bahwa perusahaan tersebut hanya memiliki satu akun yakni
    @kppmining, selain itu adalah akun palsu

    Rujukan

  • (GFD-2024-21967) [PENIPUAN] Undian Berhadiah Menyambut HUT RI dari Bank Mandiri

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 20/08/2024

    Berita

    Promosi Program Undian Berhadiah Bank MANDIRI..!! Dalam Rangka Memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Negara Republik Indonesia Bank MANDIRI Mengadakan Program Festival Point Berhadiah..
    Yuk ikuti program Undian FESTIVAL BERHADIAH Bank MANDIRI.khusus yang sudah Terdaftar Di Mobile Banking Bank Mandiri (LIVIN BY MANDIRI). Pendaftaran secara Gratis..!!
    Sobat bisa memenangkan HADIAH GRAND PRIZE dan hadiah lain nya. Buruan daftar sekarang dengan cara Klik DAFTAR di bawah ini

    Hasil Cek Fakta

    Beredar unggahan soal undian berhadiah mengatasnamakan Bank Mandiri dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia. Unggahan tersebut juga menyertakan sebuah link yang diklaim untuk mendaftarkan diri.

    Namun setelah di cek link tersebut ternyata tidak mengarah ke situs resmi milik Bank Mandiri. Jika kita cari website Bank Mandiri di Google maka kita akan dapat langsung menemukan website resmi milik Bank Mandiri https://bankmandiri.co.id/.

    Di website resmi tersebut juga tidak ditemukan informasi mengenai undian bagi para pengguna layanan Livin’ Mandiri. Lalu di akun Facebook asli milik Bank Mandiri yang sudah diverifikasi juga tidak ditemukan informasi apapun mengenai gebyar undian tersebut.

    Berdasarkan dari temuan tersebut maka dapat disimpulkan jika unggahan yang mengatasnamakan Bank Mandiri tersebut merupakan salah satu modus untuk melakukan penipuan online.

    Kesimpulan

    Akun Facebook yang asli milik Bank Mandiri adalah yang sudah diverifikasi, pada akun asli Bank Mandiri tersebut juga tidak mengunggah informasi mengenai adanya gebyar undian apapun.

    Rujukan