• (GFD-2024-22645) Cek fakta, video Luhut marah ke Najwa karena mendukung demo penolakan revisi UU Pilkada

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/09/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di TikTok menarasikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan yang sedang melakukan wawancara dengan presenter Najwa Shihab.

    Dalam video wawancara tersebut, Luhut memarahi Najwa karena mendukung demonstrasi penolakan revisi Undang-Undang Pilkada 2024 yang dilakukan oleh mahasiswa.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Respect pak luhut. Plis lah mba jgn buat kegaduhan lagi di negeri ini. Bijaklah dlm membuat keputusan. Bukan karna kepentingan politik anda seolah2 keputusan anda sudah benar. Tapi pikir dampaknya juga. Ini bukan demi kepentingan salah satu pihak. Tapi pikir keselamatan orang juga. Duh padahal pinter, tapi provokator”

    Namun, benarkah video Luhut marah ke Najwa Shihab karena dukung demo penolakan revisi UU Pilkada 2024?

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, video tersebut serupa dengan unggahan Narasi TV berjudul “Luhut: Banyak Orang Kumpul-Kumpul karena Birahi Kekuasaan (Part 2) | Mata Najwa”  yang diunggah September 2020 saat pandemi COVID-19.

    Dalam video tersebut, Luhut mengklaim banyak pemimpin intelektual asal mudah bicara tanpa data lengkap. Soal kritik kepada pemerintah dalam mengatasi COVID-19, Luhut mengakui memang ada kekurangan. Luhut juga menegaskan banyak orang kumpul karena birahi kekuasaan.

    Dengan demikian, video wawancara Luhut yang disebut memarahi Najwa Shihab karena mendukung demo pengesahan UU Pilkada 2024 merupakan keliru.

    Klaim: Video Luhut marah ke Najwa Shihab karena dukung demo penolakan UU Pilkada 2024

    Rating: Disinformasi

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan

  • (GFD-2024-27626) CEK FAKTA: Hoaks PM Singapura Sebut Indonesia Tidak Akan Maju karena Gila Agama

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/09/2024

    Berita

    CEK FAKTA: Hoaks PM Singapura Sebut Indonesia Tidak Akan Maju karena Gila Agama

    Beredar tangkapan layar yang mengeklaim PM Singapura menyebut Indonesia sebagai negara yang tidak akan maju karena gila agama

    Beredar unggahan di media sosial berisi artikel PM Singapura mengatakan Indonesia sebagai negara yang tidak akan maju karena gila agama.

    Dalam unggahannya terdapat artikel CNBC Indonesia berjudul "PM Singapura Sebut: Negara Gila Agama, Negara Yang Tidak Akan Maju ContohNya Indonesia"

    Hasil Cek Fakta

    Setelah dilakukan penelusuran, ditemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah CNBCindonesia.com pada 19 Agustus 2024 pukul 06.40 WIB.

    Namun dalam postingan asli mempunyai judul "Siaga Ekonomi ASEAN, PM Singapura Beri Peringatan."

    Artikel tersebut berisi tentang Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong tiba-tiba memberi peringatan. Ini terkait meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China.Ia mengatakan hal itu akan berdampak ke ekonomi negeri tersebut. Termasuk, ke kawasan secara lebih luas.

    Tidak ada pembahasan terkait PM Singapura sebut Indonesia sebagai negara yang tidak akan maju karena gila agama.

    Kesimpulan

    PM Singapura mengomentari Indonesia sebagai negara yang tidak akan maju karena gila agama adalah hoaks. Faktanya judul dalam artikel itu telah diedit.

    Jangan mudah percaya dan periksa setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22639) [SALAH] Gambar HMI Jakarta Raya tolak kedatangan Paus Fransiskus

    Sumber: x.com
    Tanggal publish: 15/09/2024

    Berita

    “HIMPUNAN
    MAHASISWA
    ISLAM Cabang Jakarta Raya
    TOLAK KEDATANGAN
    PAUS FRANSISKUS DI INDONESIA”

    Hasil Cek Fakta

    Akun X @Tita83079013 memposting sebuah gambar yang mencatut logo himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta Raya. Dalam gambar tersebut terdapat narasi bahwa HMI cabang Jakarta Raya menolak kedatangan Paus Fransiskus di Indonesia. Terdapat juga keterangan penanggung jawab Ali Loilatul yang menjabat sebagai ketua umum dan korlap Muh. Ubaidillah daga sebagai Kabid PTKP.

    Setelah pemeriksa fakta Mafindo mengkonfirmasi ke HMI Jakarta Raya melalui WhatsApp Syihab Souwakil selaku Kabid Infokom HMI Jakarta Raya mengatakan bahwa layar tersebut hoax.
    “Izin menginfokan kalau flayer tersebut hoax.” saat dikonfirmasi pada 4 September 2024.

    Keterangan yang sama diungkapkan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Bagas Kurniawan bahwa poster yang mengatasnamakan HMI berisi ajakan berdemontrasi atas kunjungan Paus Fransiskus merupakan hoaks. Sebaliknya, PB HMI menegaskan justri menyambut baik kedatangan Paus Fransiskus.

    Sebagai informasi, Paus Fransiskus merupakan Pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia sekaligus kepala negara Vatikan. Pemilik nama asli Jorge Mario Bergoglio adalah Paus gereja Katolik ke 266.

    Dengan demikian gambar HMI Jakarta Raya tolak kedatangan Paus Fransiskus merupakan informasi hoaks, hal tersebut dijelaskan oleh Syihab Souwakil selaku Kabid Infokom HMI Jakarta Raya sehingga hal tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Gambar HMI Jakarta Raya tolak kedatangan Paus Fransiskus merupakan informasi hoaks, hal tersebut dijelaskan oleh Syihab Souwakil selaku Kabid Infokom HMI Jakarta Raya.

    Rujukan

  • (GFD-2024-22640) [SALAH] Gibran yang disertai narasi “dek…kamu di mana?” dalam artikel Kompas.com

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 15/09/2024

    Berita

    “dek…kamu di mana?”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Jusuf Sudrajat memposting sebuah tanggapan layar artikel milik kompas.com berjudul “KPK Akui Tak Tahu Keberadaan Kaesang Usai Isu Gratifikasi Jet Pribadi”. Gambar dalam artikel tersebut menampilkan gambar Gibran yang seolah-olah sedang mencari sesuatu, dalam gambar tersebut juga diberi narasi “dek…kamu di mana?”. Postingan yang disertai caption “Kaya nya ngumpet di tempat harus masiku :face_with_hand_over_mouth::face_with_hand_over_mouth:” diunggah pada dua September 2024 pukul 22.19.

    Setelah ditelusuri dalam website Kompas.com menggunakan index dan memasukkan tanggal di publish-nya artikel tersebut hasilnya ditemukan artikel yang asli. Jika dibandingkan judul antara postingan Facebook dan artikel asli memiliki kesamaan, begitu pula tanggal public dan waktu publish yaitu 31 Agustus 2024 pukul 13.30 WIB. Namun jika diperhatikan lebih detail, gambar artikel yang asli menampilkan gambar Kaesang Pangarep dan Erina Gudono ketika berkunjung di Ngarsopuro kota Solo, Jawa Tengah bukan gambar Gibran yang disertai narasi “dek…kamu di mana?”. Gambar Gibran yang ada dalam postingan Facebook diambil saat debat cawapres pada pemilu 2024.

    Dengan demikian gambar Gibran yang disertai narasi “dek…kamu di mana?” dalam artikel Kompas.com merupakan hasil manipulasi. Gambar dalam artikel yang asli adalah gambar Kaesang dan Erina Gudono saat berkunjung di Ngarsopuro kota Solo, sehingga tersebut masuk dalam kategori kontennya parodi.

    Kesimpulan

    Gambar Gibran yang disertai narasi “dek…kamu di mana?” dalam artikel Kompas.com dengan judul “KPK Akui Tak Tahu Keberadaan Kaesang Usai Isu Gratifikasi Jet Pribadi” merupakan hasil manipulasi. Faktanya, gambar dalam artikel yang asli adalah gambar Kaesang dan Erina Gudono saat berkunjung di Ngarsopuro kota Solo.

    Rujukan