• (GFD-2026-32800) CEK FAKTA: Hoaks Kandungan Thimerosal dalam Vaksin Campak Menyebabkan Autisme Anak

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/03/2026

    Berita

    Beredar sebuah pesan berantai di aplikasi WhatsApp dan media sosial yang mengklaim bahwa vaksin dapat menyebabkan autisme pada anak. Narasi tersebut menyebutkan bahwa kandungan thimerosal (etil merkuri) dalam vaksin menjadi penyebab munculnya Autisme Spectrum Disorder (ASD).

    Pesan itu juga memuat cerita seorang orangtua yang mengaku anaknya didiagnosis autisme setelah menerima vaksin pada masa bayi, seperti vaksin Hepatitis B dan HiB. Dalam pesan tersebut juga disebutkan bahwa zat pengawet thimerosal dalam vaksin diduga memicu lonjakan kasus autisme sejak awal 1990-an.

    Narasi tersebut bahkan merujuk buku Children with Starving Brains karya Jaquelyn McCandless sebagai rujukan, sekaligus mengimbau para orangtua untuk berhati-hati memberikan vaksin kepada anak.

    Pesan serupa juga kerap dikaitkan dengan vaksin MMR (measles, mumps, rubella) atau vaksin campak, yang disebut-sebut dapat memicu autisme pada anak.

    Informasi tersebut telah beredar selama bertahun-tahun dan kembali viral melalui berbagai platform media sosial.

    https://web.facebook.com/kurie.alim.14/posts/167017367838860

    Lantas, benarkah vaksin, termasuk vaksin campak atau MMR, dapat menyebabkan autisme?


    Hasil Cek Fakta

    Penelusuran Fakta

    Tim Cek Fakta menelusuri klaim tersebut melalui penjelasan resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

    Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit saat itu, Anung Sugihantono, menegaskan bahwa informasi mengenai vaksin penyebab autisme merupakan hoaks yang telah beredar sejak lama.

    Menurut Kementerian Kesehatan, thimerosal merupakan bahan pengawet yang digunakan dalam sejumlah produk farmasi untuk mencegah kontaminasi mikroorganisme dan menjaga stabilitas vaksin. Berbagai penelitian ilmiah sejak 2002 menunjukkan tidak ada hubungan antara thimerosal dalam vaksin dengan autisme.

    “Ito berita hoaks sejak tahun 2015 yang lalu,” kata Anung saat dikonfirmasi oleh  Kompas.com .

    Kajian keamanan vaksin juga dilakukan oleh Indonesian Technical Advisory Group on Immunization bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia. Hasil kajian tersebut menegaskan bahwa manfaat vaksinasi jauh lebih besar dibandingkan potensi risiko dari penggunaan thimerosal dalam jumlah kecil.

    Sumber: [HOAKS] Kandungan Thimerosal dalam Vaksin Sebabkan Autisme | Kompas

    Penjelasan serupa juga disampaikan oleh dokter umum Gracia Fensynthia yang dikutip dari platform kesehatan Alodokter.

    Menurut dr. Gracia, kekhawatiran vaksin menyebabkan autisme berawal dari sebuah penelitian pada 1998 di Inggris yang mengaitkan vaksin MMR dengan autisme. Namun penelitian tersebut kemudian terbukti keliru dan telah ditarik dari publikasi ilmiah.

    Sejak saat itu, berbagai penelitian berskala besar dilakukan untuk menguji klaim tersebut. Salah satunya adalah penelitian pada 2019 yang melibatkan hampir 660.000 anak selama 11 tahun, yang menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara vaksin dengan autisme.

    Sumber: Vaksinasi Menyebabkan Autisme, Ini Faktanya | Alodokter

    Penjelasan lebih lanjut juga disampaikan oleh Dominicus Husada, Kepala Divisi Penyakit Infeksi dan Tropis Anak Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

    Menurut dr. Dominicus, klaim yang mengaitkan vaksin MMR dengan autisme berasal dari penelitian tahun 1998 yang dipublikasikan di jurnal medis The Lancet dan dipimpin oleh Andrew Wakefield.

    Penelitian tersebut mengklaim adanya hubungan antara vaksin MMR dan autisme. Namun setelah delapan tahun, penelitian itu terbukti memiliki banyak kelemahan metodologis, termasuk jumlah sampel yang sangat kecil serta adanya manipulasi data.

    Akhirnya jurnal The Lancet menarik kembali publikasi tersebut. Andrew Wakefield juga dicabut izin praktik kedokterannya.

    “Ada sembilan penelitian ilmiah berskala besar yang telah membuktikan bahwa klaim ini tidak benar dan tidak berdasar secara ilmiah,” tegas dr. Dominicus.

    Ia juga menambahkan bahwa meskipun penelitian tersebut sudah dibatalkan dan terbukti tidak valid, dampak misinformasi itu masih terasa hingga sekarang karena sebagian masyarakat masih mempercayainya.

    “Hoaks ini sudah terbantahkan secara ilmiah. Orangtua seharusnya tidak perlu ragu memvaksin anaknya,” ujarnya.

    Para ahli juga menjelaskan bahwa vaksin memang dapat menimbulkan reaksi ringan, seperti demam, nyeri, atau bengkak di area suntikan. Namun efek tersebut bersifat sementara dan jauh lebih kecil dibandingkan manfaat vaksin dalam mencegah penyakit serius seperti pneumonia, campak, dan meningitis.

    Kesimpulan

    Kesimpulan

    Klaim bahwa vaksin, termasuk vaksin campak atau MMR, menyebabkan autisme adalah tidak benar.

    Penelitian yang pernah mengaitkan vaksin dengan autisme pada 1998 telah dinyatakan keliru dan ditarik dari jurnal ilmiah. Sejumlah penelitian berskala besar yang dilakukan setelahnya juga tidak menemukan hubungan antara vaksin dengan autisme.

    Dengan demikian, informasi yang menyebut vaksin menyebabkan autisme tergolong hoaks atau informasi menyesatkan.

    Rujukan

  • (GFD-2026-32801) [SALAH] Foto "Israel Rata dengan Tanah Akibat Rudal Iran"

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 11/03/2026

    Berita

    Akun X “DeHoutman_iQ” pada Rabu (4/3/2026) mengunggah foto [arsip] dengan narasi:

    “Akibat ribuan rudal serangan balasan Iran. Israel rata dengan tanah, satu satunya bangunan yang masih terlihat hanya gedung Mossad. Daya ledak rudal kiamat al - jahanam Iran memang sangat mengerikan”

    Per Rabu (11/3/2026) video itu dilihat 31 ribu, disukai 264, dibagikan ulang 43 kali dan menuai 170 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan gambar tersebut ke Google Lens. Hasilnya ditemukan gambar serupa pada situs resmi lembaga Australian War memorial dengan judul foto “HIROSHIMA, JAPAN. 1946-02-28. THE FIRST ATOM BOMB WAS DROPPED ON HIROSHIMA ON 1945-08-06”.

    Konteks asli foto merupakan dampak sesudah Amerika Serikat menjatuhkan dua bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang, selama Perang Dunia II Bom atom pertama dijatuhkan di Hiroshima pada 6 Agustus 1945. Bukan foto Israel Rata dengan Tanah Akibat Rudal Iran seperti yang pada klaim yang disebut.

    Kesimpulan

    Faktanya, konteks asli foto tersebut adalah dampak ketika Bom atom pertama dijatuhkan di Hiroshima pada 6 Agustus 1945 oleh Amerika Serikat. Unggahan video berisi narasi “Israel rata dengan tanah akibat rudal Iran” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-32802) Cek Fakta: Hoaks Link Pendaftaran Program Bantuan Sapi Tahun Anggaran 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/03/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran program pemerintah berupa bantuan sapi tahun anggaran 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 10 Maret 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "PROGRAM PEMERINTAH TAHUN ANGGARAN 2026
    Daftarkan diri anda sebagai penerima bantuan berupa
    • Sapi
    • Pakan ternak
    • Imunisasi dan pelatihan beternak
    • Modal usaha
    Info pendaftaran penerima klik link di bawah ini👇👇👇
    https://daftarsekarngjuga.ciiliin.com/
    PROSES PENDAFTARAN TIDAK DI PUNGUT BIAYA"
    Unggahan disertai menu dan link daftar. Saat diklik, mengarah pada halaman situs tertentu yang meminta sejumlah identitas pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran program pemerintah berupa bantuan sapi tahun anggaran 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran program pemerintah berupa bantuan sapi tahun anggaran 2026. Penelusuran mengarah pada postingan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) melalui akun Instagram resminya @ditjen_pkh.
    Dalam postingannya, Kementan meminta masyarakat untuk waspada terhadap penipuan berkedok bantuan ternak. Sebab, marak akun palsu yang mengatasnamakan Kementerian Pertanian dan menawarkan bantuan ternak atau bibit ayam.
    "Hati-hati ya! Jangan mudah percaya pada akun mencurigakan atau tautan pendaftaran yang tidak resmi," tulis Ditjen PKH Kementan yang dikutip pada Rabu 10 Maret 2026.
    Masyarakat diminta jangan pernah memberikan data pribadi seperti KTP, nomor rekening, atau identitas penting lainnya kepada pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
    Kementan juga mengingatkan bahwa informasi hanya berasal dari akun resmi Kementerian Pertanian dan situs www.pertanian.go.id.
    "Jangan isi formulir atau tautan pendaftaran dari sumber yang tidak terverifikasi." 
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran program pemerintah berupa bantuan sapi tahun anggaran 2026 merupakan hoaks.
  • (GFD-2026-32803) Tidak Benar Harga BBM Naik pada 9 Maret 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 11/03/2026

    Berita

    tirto.id - Belakangan ini beredar unggahan di media sosial, yang mengklaim bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) resmi naik pada 9 Maret 2026. Klaim tersebut diunggah di akun Instagram bernama “kampussaham.idn” (arsip).

    ADVERTISEMENT

    Dalam unggahannya, pengunggah menyebut perubahan harga BBM berlaku baik terhadap Pertamina maupun BBM swasta seperti Shell, British Petroleum (BP), dan Vivo.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Unggahan tersebut membandingkan harga lama BBM dengan harga terbaru. Misalnya, Pertamax Turbo dari Rp12.700 menjadi Rp13.100.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Hingga artikel ini ditulis pada Selasa (10/03/2026), unggahan tersebut sudah memperoleh 5.000 lebih tanda suka, 132 komentar, dan dibagikan lebih dari 3.000 kali.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Klaim serupa juga ditemukan pada akun Instagram bernama “ruangforexofficial” (arsip). Ia mengklaim bahwa kenaikan harga terjadi dikarenakan pergerakan harga minyak dunia serta nilai tukar rupiah.

    Lantas, bagaimana kebenarannya?

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:Minyak Dunia Naik, Purbaya Buka Opsi Naikkan Harga BBM Subsidi

    Periksa Fakta Harga BBM Berubah. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk menelusuri kebenaran fakta, tim riset Tirto mencoba menghubungi pihak Pertamina untuk memverifikasi klaim.

    Berdasarkan keterangan tertulis yang Tirto terima melalui pesan WhatsApp, Pertamina menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan kalau harga BBM non subsidi akan berubah serentak pada 9 Maret 2026 adalah hoaks.

    “Penyesuaian harga BBM Non Subsidi Pertamina mengacu pada Kepmen ESDM No. 62.K 12/MEM/2020 dan Permen ESDM No. 11 Tahun 2022, di mana evaluasi dan penyesuaian harga dilakukan secara berkala dan umumnya berlaku tanggal 1 pada awal bulan,” tulis Muhammad Baron, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero)

    Pertamina mengimbau kepada masyarakat agar memantau penyesuaian harga resmi BBM di situs resmi Pertamina, yakni https://www.pertamina.com /pengumuman.

    “Pertamina akan selalu menyampaikan informasi resmi melalui kanal komunikasi resmi agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

    Melansir Antara, pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak akan naik menjelang Idul Fitri 1446 H, meskipun harga minyak dunia terus berfluktuasi akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

    Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia mengatakan keputusan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden.

    "Sebagaimana juga sudah disampaikan oleh Menteri ESDM atas arahan Presiden, bahwa harga BBM subsidi dipastikan tidak akan naik. Dengan demikian masyarakat bisa menjalankan Ramadhan dengan tenang dan menyambut Lebaran tanpa kekhawatiran," kata Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia di Jakarta, Senin (9/3/2026), sebagaimana dikutip dari Antara.

    Ia menambahkan, keputusan itu diambil meski harga minyak dunia saat ini meningkat cukup signifikan dibandingkan asumsi harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) dalam APBN yang berada di kisaran 70 dolar AS per barel.

    Baca juga:Harga BBM Maret 2026 di Pertamina, BP-AKR, Shell, dan Vivo

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa harga BBM akan naik serentak pada 9 Maret 2026 adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Pihak Pertamina menegaskan bahwa informasi tersebut hoaks, dan meminta masyarakat untuk memantau penyesuaian harga di situs resmi mereka.

    Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia juga menyebut, harga BBM subsidi tidak akan naik menjelang Idul Fitri 1446 H, meskipun harga minyak dunia terus berfluktuasi akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan