• (GFD-2024-23720) Salah Konteks, Video Lama Luhut Marahi Najwa

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/10/2024

    Berita

    tirto.id - Nama Najwa Shihab ramai menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial. Banyak netizen yang menyerang jurnalis ini, setelah ia menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) "nebeng" pesawat TNI AU ketika pulang ke Solo, usai pelantikan Presiden Prabowo Subianto.

    Dari beberapa serangan di media sosial tersebut, terdapat beberapa unggahan yang mencurigakan kebenarannya. Salah satunya narasi yang menyebut Najwa mendapat omelan dari Luhut Binsar Pandjaitan, karena dianggap memprovokasi publik.

    "Tukang ngaduk2, tukang kompor šŸ˜‚ apa kontribusimu buat kemajuan bangsa?" begitu bunyi unggahan akun @kimfornkri di TikTok, pada Selasa (29/10/2024) (arsip).

    Dalam video tersebut terlihat Najwa mendapat teguran dari Luhut. Di dalam video juga ada keterangan "nana darurat kemanusiaan".

    Video di TikTok mengumpulkan penonton hampir 35 ribu orang, 800 tanda suka, dan 93 komentar, hingga 30 Oktober 2024.

    Video serupa juga disebarkan oleh akun "Ifa Sukses" (arsip) di Facebook, dengan tambahan latar berupa poster burung Garuda biru "Peringatan Darurat", sebuah gambar yang sempat ramai jelang Pilkada, Agustus 2024 lalu. Peringatan darurat berhubungan dengan protes masyarakat terkait revisi Undang-Undang Pilkada.

    Lantas, bagaimana faktanya? Benarkah video kemarahan Luhut kepada Najwa terkait dengan kejadian baru-baru ini?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) terhadap salah satu cuplikan gambar dari video yang menunjukkan Luhut memarahi Najwa. Salah satu hasil pencarian teratas mengarahkan ke artikel berikut dari Suara.com. Artikel tersebut berjudul "Saat Najwa Shihab Ditegur Luhut: Ngapain Kamu Provokasi Gambar Begini?" dan tayang pada 29 September 2020.

    Dalam artikel tersebut disebut, Najwa mendapat teguran dari Luhut, yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi. Najwa mengkritik pelaksanaan Pilkada tahun 2020 di tengah kondisi pandemi.

    Dia sempat menunjukkan beberapa foto dan video pelanggaran protokol kesehatan. Dalam sesi tersebut, Luhut sempat memotong tayangan gambar pelanggaran protokol kesehatan saat Pilkada. Dia beranggapan gambar-gambar tersebut bersifat provokasi.

    Kami kemudian mencoba menuju ke video asli dari tayangan program "Mata Najwa" tersebut. Kami menemukan video berjudul "Luhut: Banyak Orang Kumpul-Kumpul karena Birahi Kekuasaan (Part 2) | Mata Najwa" berikut.

    Di sekitar menit 9:30, terlihat Luhut mengatakan kepada Najwa, "Coba direnungkan, saya sudah katakan tadi Najwa. Kau sebagai warga negara, renungkan setiap tindakanmu dalam situasi krisis macam ini. Jangan kamu sok paling pahlawan sendiri, sok paling bersih. Jangan! Keadaan ini bicara soal nyawa manusia, bicara soal kemanusiaan. Kau katanya beragama, ini salah satu tanggung jawab moralmu kepada rakyat Indonesia, yang membuat kau makan, membuat kita makan," ujar Luhut dalam video tersebut.

    Potongan kata-kata tersebut sama seperti potongan klip yang tersebar di media sosial belakangan ini. Video tersebut diambil pada tahun 2020, dengan konteks para calon pemimpin daerah perlu menahan hasratnya untuk berkumpul di masa pandemi.

    Komentar Luhut tersebut tidak ada kaitannya dengan kritik netizen kepada Najwa baru-baru ini, melainkan teguran Luhut terhadap Najwa terkait dengan Pilkada 2020.

    Sebagai tambahan, video Luhut ini juga tidak ada hubungannya dengan aksi peringatan darurat Agustus 2024 lalu. Dengan demikian, penggunaan gambar burung Garuda dengan latar biru yang masih ditemukan di media sosial juga tidak relevan dengan konteks teguran Luhut kepada Najwa.

    Kesimpulan

    Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan video ceramah Luhut kepada Najwa yang tersebar di media sosial pada Oktober 2024 bersifat missing context (menyesatkan tanpa tambahan konteks tertentu).

    Unggahan media sosial soal terkait teguran Luhut kepada Najwa diambil dari cuplikan video program Mata Najwa pada tahun 2020 lalu. Video tersebut berkaitan dengan imbauan Luhut kepada para calon pemimpin daerah, yang disebutnya perlu menahan hasrat untuk berkumpul di masa pandemi.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23722) [SALAH] TribunNews Beritakan "MUI Minta Masyarakat Waspada Sebab Agen Zionis Berkeliaran di Indonesia Menyamar Jadi Habib"

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 31/10/2024

    Berita

    Akun TikTok ā€œkasena.senaā€ pada Selasa (27/8/2024) mengunggah video [arsip] berdurasi 18 detik. Isinya menampilkan tangkapan layar berita tribunnews.com berjudul:
    "MUI Minta Masyarakat Waspada Sebab Agen Zionis Berkeliaran di Indonesia Menyamar Jadi Habib".
    Hingga Rabu (30/10/2024) unggahan menuai sekitar 40-an tanda suka dan belasan komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim dengan memasukkan judul artikel ke Google. Hasilnya, ditemukan tulisan dari tribunnews.com dengan nama penulis dan editor yang sama.

    Kesamaan lainnya terlihat dari gambar dan keterangan yang menyertainya. Namun, ada perbedaan di bagian judul. Tulisan asli tribunnews.com berjudul ā€œMUI Minta Masyarakat Waspada Sebab Agen Zionis Berkeliaran di Indonesia", tidak ada "menyamar jadi habib" seperti unggahan akun TikTok ā€œkasena.senaā€.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tangkapan layar berita tribunnews.com ā€œMUI Minta Masyarakat Waspada Sebab Agen Zionis Berkeliaran di Indonesia Menyamar Jadi Habib" merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).

    Rujukan

  • (GFD-2024-23723) [SALAH] Video Demo Tolak Kedatangan Jokowi Pulang Kampung ke Solo

    Sumber: x.com
    Tanggal publish: 31/10/2024

    Berita

    Akun X ā€œalfatihā€ pada Kamis (24/10/2024) mengunggah video [arsip] berdurasi 2 menit 20 detik yang menampilkan dokumentasi CNN Indonesia tentang demo tuntutan mahasiswa untuk mengadili Jokowi di Solo, Jawa Tengah. Terlihat massa berbaju nuansa hitam membawa sejumlah spanduk.

    Unggahan disertai narasi:

    "*Solo Demo Sore Kemaren Monolak kedatangan Jokowi pulang kampung ke Solo
    JOKOWI RIWAYATMU.KINI,LIHAT SAJA ORANG KAMPUNGNYA SAJA DI SOLO MINTA JOKOWI DIADILI*"

    Hingga Rabu (30/10/2024), unggahan sudah ditonton lebih dari 185 ribu kali, disukai 5.600-an akun, dan dibagikan ulang sekitar 1.800 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim dengan memasukkan kata kunci "CNN Indonesia demo mahasiswa tuntut adili Jokowi" ke pencarian YouTube. Hasilnya, ditemukan video milik CNN Indonesia berjudul sama yang tayang Agustus 2024.

    Dokumentasi itu memperlihatkan sejumlah mahasiswa yang menamakan diri "Indonesia Melawan" sedang menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Solo dengan tuntutan agar Joko Widodo—yang kala itu masih menjadi presiden—segera diadili.

    Kesimpulan

    Video dengan narasi ā€œdemo menolak kedatangan Jokowi pulang kampung ke Soloā€ merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2024-23724) Cek Fakta: Link Tukar Poin Transaksi BRImo Festival untuk Dapatkan Rp 25 Juta Ini Tidak Benar

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/10/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link tukar poin transaksi BRImo Festival untuk dapatkan Rp 25 juta, diunggah salah satu akun Facebook, pada 29 Oktober 2024.
    Klaim link pendaftaran tukar poin transaksi BRImo Festival untuk dapatkan Rp 25 juta berupa tulisan sebagai berikut.
    "*Khusus Nasabah Bank BRI yang sudah menggunakan BRImo*
    Ayo Tukarkan Poin Transaksi BRImo Festival kamu dapatkan uang tunai Rp.25 juta bagi setiap pendaftar dan ambil Kupon Undiannya agar kamu berkesempatan mendapatkan apresiasi dari BRI, selama periode Program,
    Hadiah Undian :
    . 5 Unit BMW 520i M Sport
    . 20 Unit Hyundai Creta Alpha
    . 50 Unit Vespa Primavera
    . 75 Unit iPhone 16 Pro Max
    . 1.000 Tabungan Emas @Rp5 Juta
    masih banyak berbagai hadiah menarik & mewah lainnya.Ayo buruan daftar dan ambil kupon undiannya sekarang juga (GRATIS)"
    Dalam unggahan tersebut disertai link yang diklaim sebagai pendaftaran, berikut linknya.
    "https://indpti-ions.click/?fbclid=IwY2xjawGP16FleHRuA2FlbQIxMQABHRPykZotquPbQOl6eaXFyWM1OIQ7-LzimaVCt7Eic4ngGLAx0Jv2w90jyg_aem_n87UhkA2lVVOEcuOuWjAmQ"
    Benarkah klaim link tukar poin transaksi BRImo Festival untuk dapatkan Rp 25 juta? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
    Ā 

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuriĀ klaim link tukar poin transaksi BRImo Festival untuk dapatkan Rp 25 juta,Ā penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Waspada Penipuan Online Mencatut BRI di Media Sosial, Simak Cara Lindungi Diri Anda" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 1 September 2024.
    Dalam artikel Liputan6.com,Ā Direktur BRI, Andrijanto,Ā mengingatkan agar nasabah tetap waspada dan tidak memberikan informasi pribadi atau data perbankan kepada pihak yang tidak jelas atau tidak resmi.
    "Hindari memberikan data pribadi seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, username dan password internet banking, OTP, dan informasi sensitif lainnya melalui tautan atau situs yang tidak terverifikasi," tegasnya.
    Belakangan ada pihak yang memanfaatkan nama besar PTĀ Bank Rakyat IndonesiaĀ Tbk. (BRI) untuk menjerat korban, dengan berbagai modus yang sulit dibedakan dari komunikasi resmi.
    Modus yang sering digunakan adalah melalui pesan-pesan yang mengklaim berasal dariĀ BRI, baik melalui email, SMS, maupun media sosial seperti Facebook, X, dan Instagram. Salah satu taktik favorit mereka adalah menawarkan undian berhadiah menggiurkan, mulai dari uang tunai hingga mobil mewah.
    Contohnya, bulan lalu, muncul penipuan online yang mengatasnamakan BRImo FSTVL di media sosial. Mereka mengiming-iming hadiah fantastis, namun ternyata itu semua hanyalah jebakan. Link yang mereka bagikan, bukanlah situs resmi BRI.
    Ingat, situs resmi BRI hanya dapat diakses melalui https://bri.co.id/. JikaĀ mengecek akun media sosial resmi BRI, khususnya di Instagram @bankbri_id, kamu tidak akan menemukan informasi mengenai BRImo FSTVL.
    Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya dan selalu memverifikasi keabsahan informasi dari sumber yang terpercaya atau saluran komunikasi resmi BRI.
    Saluran resmi BRI meliputi Instagram: @bankbri_id, Facebook: Bank BRI, X: @BankBRI_id, @promo_BRI, dan @kontakBRI, serta TikTok: bankbri_id. Nasabah juga dapat menghubungi Sabrina di nomor 0812 1214 017, melalui email di call@bri.co.id, atau kontak BRI di 1500017, serta mengunjungi www.bri.co.id. #BRI #Sabrina #TanyaSabrinaAja.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuranĀ Cek Fakta Liputan6.com, klaim link tukar poin transaksi BRImo Festival untuk dapatkan Rp 25 juta tidak benar.
    Belakangan ada pihak yang memanfaatkan nama besar PTĀ Bank Rakyat IndonesiaĀ Tbk. (BRI) untuk menjerat korban penipuan, dengan berbagai modus yang sulit dibedakan dari komunikasi resmi.
    Modus yang sering digunakan adalah melalui pesan-pesan yang mengklaim berasal dariĀ BRI, baik melalui email, SMS, maupun media sosial seperti Facebook, X, dan Instagram. Salah satu taktik favorit mereka adalah menawarkan undian berhadiah menggiurkan, mulai dari uang tunai hingga mobil mewah.
    Ā