Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di X menampilkan jembatan kaca warna-warni yang menghubungkan dua tebing dan dinarasikan terdapat di kawasan Gunung Bromo.
Berikut narasi pada unggahan tersebut:
“Jembatan kaca bromo yang baru dibuka, udah kesana?”
Namun, benarkah video jembatan kaca itu berada di kawasan Gunung Bromo?
(GFD-2024-23857) Cek fakta, video jembatan kaca warna-warni di Bromo
Sumber:Tanggal publish: 07/11/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran, unggahan tersebut serupa dengan unggahan video di Instagram ini dua pekan lalu, dengan deskripsi Jembatan Ruyi di Zhejiang Shenxianju, China. Jembatan itu memiliki panjang 100 meter dan berada di atas tebing setinggi 40 lantai.
Dilansir dari Dailymail, jembatan itu dirancang seorang ahli struktur baja yang juga terlibat dalam pembangunan Stadion Sarang Burung Beijing, He Yunchang. Jembatan itu memiliki panjang 328 kaki atau 100 meter dan membentang di lembah Shenxianju di Provinsi Zhejiang, China. Video lain dari Jembatan Ruyi dapat di lihat pada laman Dailymail ini.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Dilansir dari Dailymail, jembatan itu dirancang seorang ahli struktur baja yang juga terlibat dalam pembangunan Stadion Sarang Burung Beijing, He Yunchang. Jembatan itu memiliki panjang 328 kaki atau 100 meter dan membentang di lembah Shenxianju di Provinsi Zhejiang, China. Video lain dari Jembatan Ruyi dapat di lihat pada laman Dailymail ini.
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2024
Rujukan
- https://www.instagram.com/jasvant_singh_2.0/reel/DBXqY8sy-Bd/
- https://www.instagram.com/jasvant_singh_2.0/reel/DBXqY8sy-Bd/
- https://www.dailymail.co.uk/travel/escape/article-9414045/Chinas-bendy-glass-bridge-thats-extraordinary-didnt-believe-real.html
- https://videos.dailymail.co.uk/video/mol/2021/03/29/4984080037716475743/640x360_MP4_4984080037716475743.mp4
(GFD-2024-23893) [KLARIFIKASI] Foto Salah Konteks, Prabowo Tidak Beri Dukungan ke Airin di Pilkada Banten
Sumber:Tanggal publish: 07/11/2024
Berita
KOMPAS.com- Di media sosial beredar foto Presiden Prabowo Subianto mengacungkan jari telunjuknya, dan dikaitkan dengan Pilkada Banten 2024.
Fotonya dinarasikan sebagai dukungan Prabowo terhadap pasangan nomor urut 1 Airin Rachmi-Ade Sumardi.
Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut keliru dan informasinya perlu diluruskan.
Foto yang diklaim menunjukkan Prabowo memberikan dukungan kepada Airin Rachmi-Ade Sumardi dibagikan akun TikTok ini.
Akun tersebut membagikan kolase dua foto yang menampilkan Prabowo mengajungkan satu jari dan sejumlah orang mendeklarasikan dukungan kepada Airin Rachmi.
Unggahan itu diberi narasi:
Tuh Presiden Prabowo pilih Airin Ade coblos 01.
Akun TikTok Tangkapan layar TikTok, foto yang diklaim menampilkan Prabowo memberikan kepada Airin-Ade di Pilkada Banten
Fotonya dinarasikan sebagai dukungan Prabowo terhadap pasangan nomor urut 1 Airin Rachmi-Ade Sumardi.
Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut keliru dan informasinya perlu diluruskan.
Foto yang diklaim menunjukkan Prabowo memberikan dukungan kepada Airin Rachmi-Ade Sumardi dibagikan akun TikTok ini.
Akun tersebut membagikan kolase dua foto yang menampilkan Prabowo mengajungkan satu jari dan sejumlah orang mendeklarasikan dukungan kepada Airin Rachmi.
Unggahan itu diberi narasi:
Tuh Presiden Prabowo pilih Airin Ade coblos 01.
Akun TikTok Tangkapan layar TikTok, foto yang diklaim menampilkan Prabowo memberikan kepada Airin-Ade di Pilkada Banten
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, gambar yang menampilkan Prabowo mengacungkan jari telunjuknya identik dengan yang ada di laman Antara ini.
Dalam keterangannya, foto itu adalah momen ketika Prabowo selesai menghadiri dialog Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pada 2014.
Saat itu Prabowo merupakan calon presiden (capres) nomor urut 1 berpasangan dengan Hatta Rajasa.
Sehingga, dapat dipastikan foto itu tidak terkait dengan narasi Prabowo mendukung pasangan Airin Rachmi-Ade Sumardi.
Prabowo merupakan ketua umum Partai Gerindra. Di Pilkada Banten 2024, Partai Gerindra mengusung pasangan nomor urut 2 Andra Soni-Achmad Dimyati Natakusumah.
Klaim dukungan dengan menggunakan foto yang memperlihatkan seorang tokoh mengacungkan jari merupakan modus yang sering digunakan.
Sebagian orang menganggap konten itu satire dan guyon politik, namun informasinya tetap perlu diluruskan.
Dalam keterangannya, foto itu adalah momen ketika Prabowo selesai menghadiri dialog Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pada 2014.
Saat itu Prabowo merupakan calon presiden (capres) nomor urut 1 berpasangan dengan Hatta Rajasa.
Sehingga, dapat dipastikan foto itu tidak terkait dengan narasi Prabowo mendukung pasangan Airin Rachmi-Ade Sumardi.
Prabowo merupakan ketua umum Partai Gerindra. Di Pilkada Banten 2024, Partai Gerindra mengusung pasangan nomor urut 2 Andra Soni-Achmad Dimyati Natakusumah.
Klaim dukungan dengan menggunakan foto yang memperlihatkan seorang tokoh mengacungkan jari merupakan modus yang sering digunakan.
Sebagian orang menganggap konten itu satire dan guyon politik, namun informasinya tetap perlu diluruskan.
Kesimpulan
Foto yang diklaim menunjukkan Prabowo memberikan dukungan kepada Airin Rachmi-Ade Sumardi di PIlkada Banten keliru.
Faktanya foto itu diambil saat Pemilihan presiden (Pilpres) 2014. Saat itu pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa merupakan capres-cawapres nomor urut 1.
Faktanya foto itu diambil saat Pemilihan presiden (Pilpres) 2014. Saat itu pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa merupakan capres-cawapres nomor urut 1.
Rujukan
(GFD-2024-23894) [HOAKS] Video Kemunculan Burung Garuda pada 2024
Sumber:Tanggal publish: 07/11/2024
Berita
KOMPAS.com- Beredar video dalam unggahan media sosial yang diklaim memperlihatkan seekor burung garuda di sebuah pegunungan.
Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut tidak benar atau hoaks.
Video yang diklaim menampikan penampakan burung garuda muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Dalam video yang beredar pada Oktober dan November 2024 itu, tampak beberapa orang sedang menyaksikan sebuah burung dengan ukuran besar sedang mengepakkan sayapnya.
Video diberi keterangan:
BURUNG GARUDA YG MENJADI LAMBANG NEGARA INDONESIA TERNYATA BUKAN MITOS
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang diklaim memperlihatkan burung garuda
Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut tidak benar atau hoaks.
Video yang diklaim menampikan penampakan burung garuda muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Dalam video yang beredar pada Oktober dan November 2024 itu, tampak beberapa orang sedang menyaksikan sebuah burung dengan ukuran besar sedang mengepakkan sayapnya.
Video diberi keterangan:
BURUNG GARUDA YG MENJADI LAMBANG NEGARA INDONESIA TERNYATA BUKAN MITOS
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang diklaim memperlihatkan burung garuda
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video tersebut dan menelusurinya menggunakan Yandex.
Hasilnya video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube Denise vieira pinto pada tahun 2014 dengan judul "Liberation Condor".
Dalam keterangannya, video itu adalah momen pelepasan burung kondor Andes bernama Sayani yang ditemukan tidak bisa terbang di wilayah Catamarca, Argentina pada tahun 2012.
Sebelum dilepas, burung itu sempat dirawat di Kebun Binatang Buenos Aires sebagai bagian dari upaya konservasi burung kondur Andes.
Berdasarkan pemeriksaan, Sayani mengalami dehidrasi dan kekurangan berat badan, kemungkinan disebabkan karena keracunan.
Setelah pulih, Sayani kemudian dilepaskan di lereng pegunungan Portezuelo, Sierra de Ancasti, Argentina.
Sehingga, dapat dipastikan burung yang ada dalam video bukan garuda, melainkan burung kondor Andes.
Dikutip dari laman Museum Nasional Indonesia, nama garuda berasal dari kata Sanskerta.
Garuda digambarkan sebagai kendaraan (wahana) Dewa Wisnu yang dipercaya merupakan Sang Pemelihara Alam Semesta dalam agama Hindu.
Garuda seringkali dilukiskan memiliki kepala, sayap, ekor dan moncong burung elang serta tubuh, tangan dan kaki seorang manusia. Garuda juga digunakan sebagai lambang kerajaan Airlangga pada abad ke-11 Masehi.
Adapun konten ini merupakan hoaks berulang yang sudah muncul sejak 2022. Kompas.com pernah membongkarnya, misalnya di tulisan ini dan ini.
Hasilnya video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube Denise vieira pinto pada tahun 2014 dengan judul "Liberation Condor".
Dalam keterangannya, video itu adalah momen pelepasan burung kondor Andes bernama Sayani yang ditemukan tidak bisa terbang di wilayah Catamarca, Argentina pada tahun 2012.
Sebelum dilepas, burung itu sempat dirawat di Kebun Binatang Buenos Aires sebagai bagian dari upaya konservasi burung kondur Andes.
Berdasarkan pemeriksaan, Sayani mengalami dehidrasi dan kekurangan berat badan, kemungkinan disebabkan karena keracunan.
Setelah pulih, Sayani kemudian dilepaskan di lereng pegunungan Portezuelo, Sierra de Ancasti, Argentina.
Sehingga, dapat dipastikan burung yang ada dalam video bukan garuda, melainkan burung kondor Andes.
Dikutip dari laman Museum Nasional Indonesia, nama garuda berasal dari kata Sanskerta.
Garuda digambarkan sebagai kendaraan (wahana) Dewa Wisnu yang dipercaya merupakan Sang Pemelihara Alam Semesta dalam agama Hindu.
Garuda seringkali dilukiskan memiliki kepala, sayap, ekor dan moncong burung elang serta tubuh, tangan dan kaki seorang manusia. Garuda juga digunakan sebagai lambang kerajaan Airlangga pada abad ke-11 Masehi.
Adapun konten ini merupakan hoaks berulang yang sudah muncul sejak 2022. Kompas.com pernah membongkarnya, misalnya di tulisan ini dan ini.
Kesimpulan
Video yang diklaim menampilkan penampakan burung garuda tidak benar atau hoaks. Informasi dalam video itu keliru.
Faktanya, hewan yang ada dalam video adalah burung kondor Andes yang dilepaskan di lereng pegunungan Portezuelo, Sierra de Ancasti, Argentina. Hoaks ini sudah muncul sejak 2022.
Faktanya, hewan yang ada dalam video adalah burung kondor Andes yang dilepaskan di lereng pegunungan Portezuelo, Sierra de Ancasti, Argentina. Hoaks ini sudah muncul sejak 2022.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/791593322880502
- https://www.facebook.com/reel/8505409966174217
- https://www.facebook.com/reel/932480725411358
- https://www.youtube.com/watch?v=smp26FuPHo8
- https://www.museumnasional.or.id/4378/
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2022/05/25/133042582/hoaks-video-penampakan-burung-garuda
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2022/08/20/164008482/hoaks-burung-garuda-muncul-di-hutan-gunung-penanggungan-jawa-timur
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2024-23818) [SALAH] Imbauan Ada Pancaran Radiasi Cahaya Kosmik Berbahaya
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 06/11/2024
Berita
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) pada November 2024 menemukan pesan berantai [arsip] di WhatsApp berupa imbauan untuk mematikan barang elektronik. Masyarakat juga diminta menjauh dari barang-barang tersebut.
pancaran cahaya comic
Matikan hp pada jam 00:00
Ada berita nnti mlm akan ada radiasi tinggi jadi himbauan matikan ponsel dll
pancaran cahaya comic
Matikan hp pada jam 00:00
Ada berita nnti mlm akan ada radiasi tinggi jadi himbauan matikan ponsel dll
Hasil Cek Fakta
TurnBackHoax mencari tahu dengan menuliskan kata kunci di Google “Sinar Kosmik”. Hasilnya, diketahui info adanya pancaran radiasi sinar kosmik berbahaya ini merupakan hoaks yang sudah muncul sejak 2017.
Tribunnews sudah mengulasnya lewat artikel “Beredar Pesan Bahaya Radiasi Cahaya Cosmic Pukul 00.30 Dini Hari, Begini Penjelasan LAPAN”. Hubungan Masyarakat LAPAN dalam konfirmasinya kepada Tribunnews kala itu menegaskan info yang beredar merupakan hoaks.
Dilansir dari artikel The University of Chicago, sinar kosmik merupakan partikel dari luar angkasa yang bergerak melintasi alam semesta, serta dapat dihasilkan oleh matahari, bintang-bintang lain yang meledak, dan bahkan lubang hitam.
Sinar kosmik bergerak sangat cepat, hampir secepat kecepatan cahaya, tetapi ketika menghantam bumi, umumnya sinar kosmik terhalang oleh atmosfer dan tidak berbahaya bagi manusia.
Sebelumnya, informasi dari pesan berantai ini sudah diulas TurnBackHoax lewat artikel “[SALAH] Himbauan Mematikan Gadget pada 00.30 Hingga 3.30 karena Pancaran Radiasi Cahaya Kosmik”, tayang Rabu (13/03/2024).
Tribunnews sudah mengulasnya lewat artikel “Beredar Pesan Bahaya Radiasi Cahaya Cosmic Pukul 00.30 Dini Hari, Begini Penjelasan LAPAN”. Hubungan Masyarakat LAPAN dalam konfirmasinya kepada Tribunnews kala itu menegaskan info yang beredar merupakan hoaks.
Dilansir dari artikel The University of Chicago, sinar kosmik merupakan partikel dari luar angkasa yang bergerak melintasi alam semesta, serta dapat dihasilkan oleh matahari, bintang-bintang lain yang meledak, dan bahkan lubang hitam.
Sinar kosmik bergerak sangat cepat, hampir secepat kecepatan cahaya, tetapi ketika menghantam bumi, umumnya sinar kosmik terhalang oleh atmosfer dan tidak berbahaya bagi manusia.
Sebelumnya, informasi dari pesan berantai ini sudah diulas TurnBackHoax lewat artikel “[SALAH] Himbauan Mematikan Gadget pada 00.30 Hingga 3.30 karena Pancaran Radiasi Cahaya Kosmik”, tayang Rabu (13/03/2024).
Kesimpulan
Pesan berantai berisi info tentang “ada pancaran radiasi cahaya kosmik berbahaya” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).
Rujukan
- http[turnbackhoax.id] [SALAH] Himbauan Mematikan Gadget pada 00.30 Hingga 3.30 karena Pancaran Radiasi Cahaya Kosmik [Tribunnews] Beredar Pesan Bahaya Radiasi Cahaya Cosmic Pukul 00.30 Dini Hari, Begini Penjelasan LAPAN [news.uchicago.edu] What are cosmic rays
- https://belitung.tribunnews.com/2018/07/27/beredar-pesan-bahaya-radiasi-cahaya-cosmic-pukul-0030-dini-hari-begini-penjelasan-lapan
- https://news.uchicago.edu/explainer/what-are-cosmic-rays
- https://turnbackhoax.id/wp-content/uploads/2024/11/WhatsApp-Image-2024-11-01-at-12.26.41.jpeg (arsip tangkapan layar WhatsApp)
Halaman: 2539/7906

