• (GFD-2024-24049) [HOAKS] Video Tank Lebanon Menyerang Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/11/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video menampilkan barisan tank yang diklaim sebagai pasukan Lebanon yang siap menyerang Israel.

    Video tersebut juga menampilkan kerumunan orang di pinggir jalan yang menyaksikan barisan tank di jalan aspal.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut disebarkan dengan narasi keliru.

    Video tank Lebanon menyerang Israel disebarkan oleh akun Facebook ini pada 8 November 2024. Arsipnya dapat dilihat di sini.

    Berikut narasi yang ditulis:

    Tank Lebanon Maju untuk Kemungkinan Menyerang Israel !!!

    akun Facebook Tangkapan layar konten dengan konteks keliru di sebuah akun Facebook, 8 November 2024, mengenai serangan tank Lebanon ke Israel.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang beredar bukan berlokasi di Lebanon, melainkan Aljazair.

    Video serupa dengan sudut pandang berbeda ditemukan di akun Instagram ini dan ini.

    Tampak bendera Aljazair berkibar di sepanjang jalan dan dikibarkan oleh seseorang dalam video.

    Momen dalam video merupakan parade yang diselenggarakan oleh Tentara Rakyat Nasional atau ANP, menandai peringatan 70 tahun dimulainya Perang Pembebasan Nasional Aljazair.

    Parade yang diadakan pada 1 November 2024 itu, diresmikan oleh Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune di dekat Djamaa El Djazair di Algiers.

    Video lengkap parade militer tersebut dapat dilihat di kanal YouTube Elwatania TV.

    Parade militer dalam rangka memperingati Perang Pembebasan Nasional Aljazair, tidak ada kaitannya dengan serangan Lebanon ke Israel.

    Kesimpulan

    Video parade militer dalam rangka memperingati Perang Pembebasan Nasional Aljazair disebarkan dengan keliru.

    Parade yang diadakan pada 1 November 2024 tersebut tidak terkait dengan serangan tank Lebanon ke Israel.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24061) [HOAKS] Wasit David Coote Pimpin Laga Kontroversial Man City Vs Everton pada 2022

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/11/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Wasit sepak bola David Coote baru saja diskors oleh The Professional Game Match Officials Limited (PGMO), badan yang bertanggung jawab terhadap perwasitan di Liga Inggris.

    Hukuman itu dijatuhkan kepada Coote karena ia melontarakan perkataan yang menghina klub Liverpool dan mantan pelatih Liverpool, Juergen Klopp.

    Kemudian, di media sosial beredar unggahan yang menyebut David Coote merupakan wasit yang bertanggung jawab terkait laga kontroversial antara Everton melawan Manchester City di Stadion Goodison Park pada 2022.

    Menurut unggahan, Coote adalah sosok yang membuat Liverpool dan Juergen Klopp gagal meraih gelar juara. Sebab, wasit VAR membatalkan penalti untuk Everton yang kemudian kalah dalam laga itu.

    Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut tidak benar atau hoaks.

    Narasi yang mengeklaim David Coote merupakan wasit yang bertanggung jawab dalam laga  Everton melawan Manchester City pada tahun 2022 muncul di media sosial.

    Salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini, ini dan ini.

    Akun tersebut membagikan gambar ketika gelandang Manchester City, Rodri melakukan handball di kotak penalti. 

    Gambar tersebut diberi keterangan:

    David Coote was the referee in charge of VAR when Rodri’s handball wasn’t given at Goodison Park which cost Jurgen Klopp and Liverpool the title…

    David Coote adalah wasit yang bertanggung jawab atas VAR saat handball Rodri tidak diberikan di Goodison Park yang membuat Jurgen Klopp dan Liverpool kehilangan gelar juara

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook, narasi yang menyebut David Coote merupakan wasit yang bertanggung jawab dalam laga Everton melawan Manchester City pada tahun 2022

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarakan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, David Coote tidak bertugas dalam laga Everton melawan Manchester City pada tahuh 2022 yang di berlangsung di Stadion Goodison Park.

    Dikutip dari laman resmi Premierleague.com, wasit utama dalam pertandingan itu adalah Paul Tierney. Kemudian, wasit Video Assistant Referee (VAR) adalah Chris Kavanagh.

    Sehingga, dapat dipastikan informasi yang beredar adalah hoaks. 

    Seperti diberitakan Kompas.com sebelumnya, dalam laga itu terdapat keputusan kontroversial dengan tidak memberikan penalti kepada Everton ketika bola mengenai tangan gelandang Manchester City, Rodri pada menit 86. 

    Wasit Paul Tierney sempat melihat layar VAR di pinggir lapangan. Setelah hampir dua menit berdiskusi dengan petugas VAR, Paul Tierney menganggap Rodri tidak melakukan handball.

    Pihak Premier League kemudian menjelaskan bahwa wasit VAR tidak menemukan bukti yang kuat bahwa bola mengenai setengah bagian bawah lengan Rodri. 

    Pertandingan akhirnya dimenangkan oleh Manchester City dengan skor 0-1. 

    Pada akhir musim 2021/2022 Manchester City menjadi juara Liga Inggris dengan poin 93, hanya berselisih satu poin dengan Liverpool yang mengoleksi 92 poin. 

    Kesimpulan

    Narasi yang mengeklaim David Coote merupakan wasit yang bertanggung jawab dalam laga kontroversial antara Everton melawan Manchester City pada 2022 tidak benar atau hoaks. 

    Wasit utama dalam pertandingan itu adalah Paul Tierney, kemudian wasit VAR yang bertugas adalah Chris Kavanagh. David Coote tidak bertugas dalam pertandingan di kandang Everton itu.

    Dalam laga itu Paul Tierney dan Chris Kavanagh menganggap Rodri tidak melakukan handball dan tidak memberikan penalti kepada Everton. 

    Rujukan

  • (GFD-2024-24062) [HOAKS] Video Anies Baswedan Mempromosikan Game Online

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/11/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video menarasikan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan menjadi gamer usai kalah dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

    Dalam video itu, Anies bahkan mempromosikan sebuah game online. Namun, setelah ditelusuri, video tersebut merupakan hasil manipulasi. 

    Sebagai konteks, pada Pilpres 2024 Anies maju sebagai calon presiden (capres) berpasangan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

    Pasangan Anies-Muhaimin kalah dari pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabumingka. 

    Video yang menampilkan Anies Baswedan menyatakan akan menjadi gamer muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Instagram ini.

    Akun tersebut membagikan video Anies sedang berpidato.

    Dalam pidatonya, selain menyatakan akan menjadi gamer ia juga mempromosikan sebuah game online. Video diberi keterangan:

    Anies Baswedan

    "Kapok nyalon mau jadi gamer saja"

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video dan menelusurinya menggunakan Google Lens.

    Hasilnya, video tersebut identik dengan unggahan di kanal YouTube Medcom ini.

    Video itu adalah momen ketika Anies berpidato dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Partai Nasdem.

    Dalam video aslinya, Anies mengatakan bahwa Partai Nasdem telah memilih "jalan mendaki" di Pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Partai Nasdem merupakan partai yang pertama kali mengusung Anies sebagai capres di Pilpres 2024.

    Tim Cek Fakta Kompas.com juga mengecek suara Anies memutuskan menjadi gamer menggunakan Hive Moderation.

    Tools tersebut dapat mendeteksi sebuah suara dihasilkan oleh artificial intelligence (AI) atau bukan. Setelah dicek, hasilnya suara Anies memiliki probabilitas 98.9 persen dihasilkan oleh AI.

    Kesimpulan

    Video menampilkan Anies memutuskan menjadi gamer merupakan hasil manipulasi.

    Dalam video aslinya Anies mengatakan bahwa Partai Nasdem telah memilih "jalan mendaki" di Pilpres 2024. Ia tidak menyatakan akan menjadi gamer. 

    Setelah dicek menggunakan Hive Moderation, suara Anies dalam video yang beredarterdeteksi dihasilkan oleh AI dengan probabilitas mencapai 98.9 persen.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24018) [SALAH] Polisi Temukan Mobil Mewah yang Disembunyikan Tom Lembong

    Sumber: Youtube.com
    Tanggal publish: 17/11/2024

    Berita

    Sabtu (2/11/2024) kanal YouTube “Informasi Selebritis” mengunggah video [arsip] yang berisi klaim polisi menemukan mobil mewah yang disembunyikan Tom Lembong. Unggahan tersebut menggunakan foto Tom Lembong yang sedang diborgol polisi di depan dua mobil mewah.

    Berikut narasi yang menyertai unggahan:

    “Atas Perintah Presiden Prabowo Polisi Berhasil Menemukan Mobil mewah yg Disembunyian oleh Tom Lmbong”

    Hingga Sabtu (16/11/2024), unggahan telah ditonton hampir 800 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk menelusuri kebenaran klaim, Tim Pemeriksa Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran di Google dengan memasukkan kata kunci “Polisi menyita mobil Tom Lembong”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel terkait hal tersebut.

    TurnBackHoax justru menemukan berita detik.com (4/11/2024) berisi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2020 yang menyatakan harta kekayaan Tom Lembong hanya sebesar Rp101,4 miliar. Data diperkuat oleh kuasa hukum Tom Lembong, Zaid Mushafi yang mengatakan kliennya tidak mempunyai aset tanah dan bangunan serta alat transportasi.

    Selanjutnya, jika ditelaah secara saksama, video berdurasi 2 menit 52 detik tersebut hanya membahas kejanggalan penangkapan dan total kekayaan Tom Lembong yang disampaikan kreator konten TikTok Yogi Ramons melalui akun TikToknya (yogiramons) Jumat (1/11/2024).

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Polisi menemukan mobil mewah yang disembunyikan Tom Lembong” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan