KOMPAS.com - Di media sosial beredar video dengan narasi mengeklaim virus zombi mulai menyebar di China pada 2025.
Narasi itu muncul pada periode Desember 2024 hingga awal Januari 2025. Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.
Video soal virus zombi mulai menyebar di China muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.
Video memperlihatkan beberapa orang di dalam kereta panik saat melihat pria bernampilan seperti zombi. Pria tersebut tampak mengejar para penumpang.
Video diberi keterangan demikian:
Virus zombie sudah mulai menyebar di China 2025
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang menyebut virus zombi telah menyebar di China pada 2025
(GFD-2025-25001) [HOAKS] Video Virus Zombi Mulai Menyebar di China pada 2025
Sumber:Tanggal publish: 09/01/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com, sampai saat ini tidak ditemukan informasi kredibel soal penyebaran virus zombi di China.
Penelusuran lebih lanjut, Tim Kompas.com menemukan video tersebut identik dengan unggahan di kanal YouTube @horrormaniax pada 26 Agustus 2022.
Dalam keterangannya, video itu menampilkan wahana "Train to Apocalypse" di stasiun LRT Jakarta. Wahana itu disebut mirip film Train to Busan, film Korea Selatan yang dirilis pada 2016 dan mengisahkan serangan zombi.
Seperti yang sudah diberitakan Kompas.com, pada 2022 masyarakat bisa mencoba pengalaman seolah dikejar zombi di wahana Train to Apocalypse di stasiun LRT Jakarta.
Train to Apocalypse digelar dari 5 Agustus hingga 11 September 2022. Wahana kereta zombi ini melewati lima stasiun, yaitu Stasiun Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulo Mas, Equestrian, dan berakhir di Velodrome.
Pengunjung wahana diatur beregu dengan maksimal beranggotakan 10 orang.
Dari pintu masuk, terdapat petugas berpakaian loreng kehijauan seperti tentara yang akan memberikan pengarahan kepada setiap kelompok yang akan memulai perjalanan.
Untuk mencapai zona terakhir, pengunjung membutuhkan waktu sekitar 20 menit lebih. Perjalanan berakhir bila rombongan sudah berhasil mencapai zona aman zombi.
Penelusuran lebih lanjut, Tim Kompas.com menemukan video tersebut identik dengan unggahan di kanal YouTube @horrormaniax pada 26 Agustus 2022.
Dalam keterangannya, video itu menampilkan wahana "Train to Apocalypse" di stasiun LRT Jakarta. Wahana itu disebut mirip film Train to Busan, film Korea Selatan yang dirilis pada 2016 dan mengisahkan serangan zombi.
Seperti yang sudah diberitakan Kompas.com, pada 2022 masyarakat bisa mencoba pengalaman seolah dikejar zombi di wahana Train to Apocalypse di stasiun LRT Jakarta.
Train to Apocalypse digelar dari 5 Agustus hingga 11 September 2022. Wahana kereta zombi ini melewati lima stasiun, yaitu Stasiun Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulo Mas, Equestrian, dan berakhir di Velodrome.
Pengunjung wahana diatur beregu dengan maksimal beranggotakan 10 orang.
Dari pintu masuk, terdapat petugas berpakaian loreng kehijauan seperti tentara yang akan memberikan pengarahan kepada setiap kelompok yang akan memulai perjalanan.
Untuk mencapai zona terakhir, pengunjung membutuhkan waktu sekitar 20 menit lebih. Perjalanan berakhir bila rombongan sudah berhasil mencapai zona aman zombi.
Kesimpulan
Video yang diklaim menampilkan virus zombi mulai menyebar di China tidak benar atau hoaks.
Faktanya, video itu adalah wahana "Train to Apocalypse" di stasiun LRT Jakarta pada 2022. Wahana itu menawarkan sensasi seperti dikejar zombi layaknya di film Train to Busan (2016) yang dibintangi Gong Yoo.
Faktanya, video itu adalah wahana "Train to Apocalypse" di stasiun LRT Jakarta pada 2022. Wahana itu menawarkan sensasi seperti dikejar zombi layaknya di film Train to Busan (2016) yang dibintangi Gong Yoo.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/940266891528459
- https://www.facebook.com/reel/1129147839212543
- https://www.facebook.com/reel/2378816712473206
- https://www.youtube.com/shorts/moH0vNOBKMo
- https://travel.kompas.com/read/2022/08/13/063300427/sensasi-train-to-apocalypse-jakarta-kabur-dari-zombie-di-stasiun-lrt
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-25002) [HOAKS] Bansos Tunai Rp 3,5 Juta untuk Peserta BPJS Kesehatan
Sumber:Tanggal publish: 09/01/2025
Berita
KOMPAS.com - Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan disebut akan mendapatkan bantuan sosial tunai Rp 3,5 juta.
Informasi tersebut dibagikan di media sosial Facebook, dan disertai tautan yang diklaim untuk mencairkan bansos tunai.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut adalah hoaks.
Informasi dan tautan pencairan bansos tunai Rp 3,5 juta untuk peserta BPJS Kesehatan dibagikan oleh akun Facebook ini pada Rabu (8/1/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Bantuan Sosial Tunai pemilik BPJS dan KIS Kesehatan Senilai Rp 3.550.000 Bisa langsung di Cairkan. Buruan Daftar dan Dapatkan Segera
Untuk daftar silahkan klik daftarbpjs[dot]ck-1d[dot]com/info
Screenshot Hoaks, bansos tunai Rp 3,5 juta untuk peserta BPJS Kesehatan
Informasi tersebut dibagikan di media sosial Facebook, dan disertai tautan yang diklaim untuk mencairkan bansos tunai.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut adalah hoaks.
Informasi dan tautan pencairan bansos tunai Rp 3,5 juta untuk peserta BPJS Kesehatan dibagikan oleh akun Facebook ini pada Rabu (8/1/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Bantuan Sosial Tunai pemilik BPJS dan KIS Kesehatan Senilai Rp 3.550.000 Bisa langsung di Cairkan. Buruan Daftar dan Dapatkan Segera
Untuk daftar silahkan klik daftarbpjs[dot]ck-1d[dot]com/info
Screenshot Hoaks, bansos tunai Rp 3,5 juta untuk peserta BPJS Kesehatan
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menghubungi BPJS Kesehatan untuk mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut.
Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan, informasi bansos tunai Rp 3,5 juta untuk peserta BPJS Kesehatan adalah hoaks dan modus penipuan.
"Ini hoaks dan penipuan. Tidak ada bantuan dan program seperti hal tersebut," kata Rizzky saat dihubungi Kompas.com, Kamis (9/1/2025).
Rizzky meminta masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan mengatasnamakan BPJS Kesehatan yang beredar di media sosial.
Ia mengatakan, masyarakat dapat menghubungi saluran komunikasi resmi apabila memiliki pertanyaan dan keluhan terkait BPJS Kesehatan.
Berikut saluran komunikasi resmi BPJS Kesehatan:
Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan, informasi bansos tunai Rp 3,5 juta untuk peserta BPJS Kesehatan adalah hoaks dan modus penipuan.
"Ini hoaks dan penipuan. Tidak ada bantuan dan program seperti hal tersebut," kata Rizzky saat dihubungi Kompas.com, Kamis (9/1/2025).
Rizzky meminta masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan mengatasnamakan BPJS Kesehatan yang beredar di media sosial.
Ia mengatakan, masyarakat dapat menghubungi saluran komunikasi resmi apabila memiliki pertanyaan dan keluhan terkait BPJS Kesehatan.
Berikut saluran komunikasi resmi BPJS Kesehatan:
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, Informasi dan tautan pencairan bansos tunai Rp 3,5 juta untuk peserta BPJS Kesehatan adalah hoaks.
Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan, informasi tersebut merupakan hoaks dan modus penipuan.
Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan, informasi tersebut merupakan hoaks dan modus penipuan.
Rujukan
(GFD-2025-24918) [SALAH] Kejagung Menyita Aset Kaesang, Nilainya Ratusan Miliar
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 08/01/2025
Berita
Akun Facebook “Mukidi Ngibul” pada Jumat (27/12/2024) mengunggah video [arsip] disertai narasi:
“KEJAGUNG KEMBALI SITA ASET KAESANG RATUSAN MILIYAR
Hingga Rabu (8/1/2025), unggahan tersebut menuai belasan komentar dan dibagikan ulang 13 kali.
“KEJAGUNG KEMBALI SITA ASET KAESANG RATUSAN MILIYAR
Hingga Rabu (8/1/2025), unggahan tersebut menuai belasan komentar dan dibagikan ulang 13 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video tersebut menggunakan InVID. Hasilnya:
Video yang diklaim sebagai dokumentasi “barang bukti dari Kaesang” merupakan potongan konten kanal YouTube KOMPASTV “Penampakan Barang Bukti Segepok Uang & Tas Mewah Kasus Dugaan Korupsi Timah Harvey Moeis-Helena Lim” yang tayang Senin (22/7/2024).
Video yang diklaim sebagai momen “penyitaan aset Kaesang” merupakan potongan pernyataan KPK tentang gratifikasi jet pribadi yang digunakan Kaesang. Tayang di kanal YouTube KOMPASTV.
Video yang diklaim sebagai dokumentasi “barang bukti dari Kaesang” merupakan potongan konten kanal YouTube KOMPASTV “Penampakan Barang Bukti Segepok Uang & Tas Mewah Kasus Dugaan Korupsi Timah Harvey Moeis-Helena Lim” yang tayang Senin (22/7/2024).
Video yang diklaim sebagai momen “penyitaan aset Kaesang” merupakan potongan pernyataan KPK tentang gratifikasi jet pribadi yang digunakan Kaesang. Tayang di kanal YouTube KOMPASTV.
Kesimpulan
Unggahan berisi narasi “Kejagung menyita aset Kaesang, nilainya ratusan miliar” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Rujukan
- http[YouTube] KOMPASTV_Penampakan Barang Bukti Segepok Uang & Tas Mewah Kasus Dugaan Korupsi Timah Harvey Moeis-Helena Lim [YouTube] KOMPASTV_KPK Ungkap Tarif Jet Pribadi Kaesang Rp 90 Juta Per Orang
- https://youtu.be/RFKEkzkBXnk?si=g_F_-cPgdPY5Ze1t
- https://www.youtube.com/watch?v=UBCz15ovAtE
- https://archive.ph/N92fe (arsip unggahan akun Facebook “Mukidi Ngibul”)
- https://www.facebook.com/share/v/uQoPfrUKoVc44FC6/ (tautan unggahan akun Facebook “Mukidi Ngibul”)
(GFD-2025-24919) [SALAH] Jokowi Jadi Ketua Umum PKS
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 08/01/2025
Berita
Akun Facebook “Adi Darman” pada Minggu (29/12/2024) mengunggah foto [arsip] berisi narasi:
“JOKOWI JADI KETUM PKS DIDUKUNG SEMUA PARTAI”
Hingga Rabu (8/1/2025), unggahan tersebut sudah menuai lebih dari 34 komentar.
“JOKOWI JADI KETUM PKS DIDUKUNG SEMUA PARTAI”
Hingga Rabu (8/1/2025), unggahan tersebut sudah menuai lebih dari 34 komentar.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim dengan memasukkan kata kunci “Jokowi Ketum PKS” ke mesin pencari Google. Hasilnya, tidak ada informasi resmi yang menyebutkan Jokowi menjadi Ketua Umum PKS.
TurnBackHoax kemudian mengakses akun Instagram PKS “pk_sejahtera”. Diketahui, Ahmad Syaikhu masih menjabat sebagai Ketua Umum PKS periode 2020—2025.
TurnBackHoax kemudian mengakses akun Instagram PKS “pk_sejahtera”. Diketahui, Ahmad Syaikhu masih menjabat sebagai Ketua Umum PKS periode 2020—2025.
Kesimpulan
Unggahan berisi narasi “Jokowi jadi Ketua Umum PKS” merupakan satire.
Rujukan
- http[kompaspedia.kompas.id] Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu [Instagram] Akun Instagram PKS “pk_sejahtera”
- https://kompaspedia.kompas.id/baca/profil/tokoh/presiden-partai-keadilan-sejahtera-pks-ahmad-syaikhu
- https://www.instagram.com/pk_sejahtera/
- https://archive.ph/y5NKr (tautan arsip unggahan akun Facebook “Adi Darman”)
- https://www.facebook.com/share/YXi6sLvA7HaJQfA7/ (tautan unggahan akun Facebook “Adi Darman”)
Halaman: 2488/8125