• (GFD-2025-25831) [HOAKS] Video Ronaldo Berkegiatan di Kupang, Menginap di Labuan Bajo

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/02/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video yang diklaim memperlihatkan momen saat bintang sepak bola Cristiano Ronaldo melakukan kegiatan di Kupang pada Februari 2025.

    Unggahan video itu juga mengeklaim Ronaldo menginap di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) usai berkegiatan di Kupang.

    Namun, setelah ditelusuri video tersebut tidak benar atau hoaks.

    Video yang mengeklaim Ronaldo melakukan kegiatan di Kupang dan menginap di Labuan Bajo muncul di media sosial, misalnya yang dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Akun tersebut membagikan video memperlihatkan pesawat dengan tulisan "CR7" dan logo siu yang merupakan selebrasi khas Ronaldo. Terlihat Ronaldo yang sedang berjalan dikawal oleh beberapa orang.

    Berikut keterangan yang disampaikan:

    Kegiatan di Kupang, Bermalam di Labuanbajo Flores

    Hasil Cek Fakta

    Setelah ditelusuri video tersebut merupakan gabungan dua klip berbeda. 

    Klip di awal video yang menampilkan pesawat dengan tulisan CR7 identik dengan unggahan akun X Manchester Airport.

    Video itu menampilkan momen ketika pesawat tersebut berada Bandara Manchester, Inggris pada 14 Februari 2025.

    Sementara klip yang menampilkan Ronaldo sedang berjalan dengan dikawal beberapa orang identik dengan unggahan di kanal YouTube ini. Video diambil saat Ronaldo berkunjung ke Singapura pada Juni 2023. 

    Sehingga, dapat dipastikan bahwa video yang beredar bukan kegiatan Ronaldo di Kupang maupun Labuan Bajo. 

    Sebelumnya, kabar Ronaldo akan berkunjung ke Kupang sempat ramai diperbincangkan.

    Kabar itu pertama kali disampaikan ke publik oleh Sekretaris Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) NTT Abdul Muis pada Minggu (16/2/2025).

    Abdul Muis mengatakan, sumber informasi itu berasal dari Ketua Yayasan Graha Kasih Indonesia, Susi Katipana.

    Menurut Susi, Ronaldo datang ke Kupang untuk melakukan kegiatan sosial bersama Yayasan Graha Kasih Indonesia pada Selasa (18/2/2025). 

    Namun, hingga kini Ronaldo tidak kunjung datang, kabar itu pun semakih tidak jelas. 

    Simak penjelasannya dalam tautan ini: Duduk Perkara atas Kabar Ronaldo ke Kupang yang Semakin Tidak Jelas...

    Kesimpulan

    Video yang diklaim menampilkan momen Ronaldo melakukan kegiatan di Kupang dan menginap di Labuan Bajo tidak benar atau hoaks.

    Video merupakan gabungan dua klip berbeda. Klip di awal video, merupakan momen ketika pesawat bertuliskan CR7 berada di Bandara Manchester, Inggris pada 14 Februari 2025. 

    Sementara klip kedua yang menampilkan Ronaldo sedang berjalan dengan pengawalan merupakan momen ketika ia berkunjung ke Singapura pada 2023. 

    Rujukan

  • (GFD-2025-25834) [HOAKS] Video Mobil Terbakar Bergerak karena Dikemudikan Arwah

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/02/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar video sebuah mobil terbakar bergerak menuruni sebuah jalan raya. Tampak orang-orang berlarian menghindair mobil tersebut.

    Sementara itu, narasi video mengeklaim bahwa mobil tersebut dikemudikan oleh arwah pengemudinya yang telah tewas terbakar.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Video mobil terbakar yang disebut bergerak karena dikemudikan arwah pengemudinya yang telah tewas dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini pada Februari 2025.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Serem !! Mobil ini tiba-tiba jalan ketika pengemudinya t3w4s terbakar

    Video itu juga dibubuhi teks sebagai berikut:

    Jasadnya sudah jadi abu, kini giliran rohnya yang nyetir mau pulang ke rumah...aneh tapi nyata

    Screenshot Hoaks, mobil terbakar dikemudikan arwah

    Hasil Cek Fakta

    Video serupa pernah beredar pada Oktober 2024 dan telah dibantah Tim Cek Fakta Kompas.com.

    Mobil terbakar itu bukan dikemudikan oleh arwah pengemudinya.

    Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, ditemukan bahwa peristiwa dalam video tersebut terjadi di India. Peristiwa itu diberitakan Times of India pada 13 Oktober 2024.

    Pengendara mobil yang terbakar itu bernama Jitendra Jangid. Ia mengendarai mobil tersebut menuju Sudarshanpura Pulia pada 12 Oktober 2024.

    Jitendra tidak tewas dalam peristiwa tersebut.

    Menurut keterangan polisi, mobil itu sedang menuruni jalan layang Ajmer ketika Jitendra melihat asap keluar dari AC mobil dan membuatnya panik.

    Jitendra pun menelepon saudaranya, yang menyarankan untuk memeriksa bagian bawah kap mobil. Setelah keluar dan membuka kap mobil, Jitendra mendapati mesinnya terbakar.

    Namun, api menyebar dengan cepat, merusak rem tangan mobil, dan menyebabkan kendaraan itu meluncur menuruni lereng jalan layang.

    Mobil itu menabrak sepeda yang diparkir sebelum berhenti setelah menabrak pembatas jalan. Tidak ada yang terluka akibat insiden tersebut.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video mobil terbakar yang disebut bergerak karena dikemudikan arwah pengemudinya yang telah tewas adalah hoaks.

    Video itu dibagikan dengan konteks keliru. Peristiwa itu terjadi di India dan mobil itu bukan dikemudikan arwah, tetapi melaju karena rem tangan yang menahannya terbakar.

    Rujukan

  • (GFD-2025-25843) [HOAKS] Bansos Rp 1,25 Juta atas Nama BPJS Kesehatan

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/02/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan disebut menyalurkan bantuan sosial senilai Rp 1,25 juta.

    Informasi itu beredar di media sosial Facebook dan disertai tautan yang disebut untuk mencairkan bantuan denagan mendaftarkan akun Telegram.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut hoaks.

    Informasi BPJS Kesehatan menyalurkan bantuan Rp 1,25 juta dengan mendaftarkan akun Telegram dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini antara 19-24 Februari 2025.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    PENERIMAAN BANTUAN SOSIAL BPJSKabar baik! Anda berhak menerima bantuan sosial BPJS senilai Rp 1.250.000. Pastikan data Anda sudah terverifikasi agar dana dapat segera cair

    Screenshot Hoaks, bansos Rp 1,25 juta atas nama BPJS Kesehatan

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menghubungi BPJS Kesehatan untuk mengonfirmasi kebenaran informasi bantuan Rp 1,25 juta tersebut.

    Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan, informasi bantuan Rp 1,25 juta yang dapat dicairkan dengan akun Telegram tersebut adalah hoaks dan modus penipuan.

    "Tidak ada bantuan dan program seperti hal tersebut. Masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan mengatasnamakan BPJS Kesehatan," kata Rizzky kepada Kompas.com, Senin (24/2/2025).

    Rizzky mengatakan masyarakat dapat menghubungi saluran komunikasi resmi apabila memiliki pertanyaan atau keluhan terkait BPJS Kesehatan.

    Berikut saluran komunikasi resmi BPJS Kesehatan:

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi BPJS Kesehatan menyalurkan bantuan Rp 1,25 juta dengan mendaftarkan akun Telegram adalah hoaks.

    Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah mengatakan, informasi bantuan Rp 1,25 juta yang dapat dicairkan dengan akun Telegram tersebut adalah hoaks dan modus penipuan.

    Rujukan

  • (GFD-2025-25844) [HOAKS] Paus Fransiskus Meninggal pada 24 Februari 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/02/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan dengan narasi yang mengeklaim Paus Fransiskus telah meninggal dunia pada Senin (24/2/2025) pagi.

    Setelah ditelusuri, narasi tersebut tidak benar.

    Kondisi Paus Fransiskus masih kritis sejak dirawat di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia pada Jumat (14/2/2025).

    Ia harus menjalani perawatan karena penyakit pneumonia dan infeksi paru-paru kompleks.

    Narasi yang mengeklaim Paus Fransiskus meninggal dunia muncul di media sosial pada Senin (24/2/2025), salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini.

    Salah satu akun menuliskan keterangan:

    RIP 

    Turut berduka cita Paus Fransiskus baru saja meninggal dunia karna bronkitis.

    Setelah ditelusuri, tidak ditemukan informasi valid pemimpin tertinggi umat Katolik itu telah meninggal pada Senin (24/2/2025) pagi.

    Dikutip dari Vatikan News, Kantor Pers Takhta Suci menjelaskan bahwa kondisi terakhir Paus Fransiskus pada Minggu (23/2/2025) malam masih kritis.

    Namun, ia tidak lagi mengalami gangguan pernapasan lebih lanjut, meski masih menerima aliran oksigen tambahan melalui kanula hidung.

    Paus Fransicus juga menerima  dua unit sel darah merah yang membuat kadar hemoglobinnya meningkat.

    Kondisi trombositopenia tetap stabil. Namun, beberapa tes darah menunjukkan adanya gagal ginjal ringan yang saat ini masih terkendali. 

    Pada Minggu (23/2/2025), Paus Fransiskus telah mengikuti misa pagi dari Rumah Sakit Gemelli, Roma bersama beberapa orang yang merawatnya. 

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Narasi yang mengeklaim Paus Fransiskus telah meninggal Senin (24/2/2025) pagi tidak benar atau hoaks.

    Sampai saat ini tidak ditemukan informasi valid terkait hal itu. Berdasarkan laporan terakhir pada Minggu (23/2/2025) malam kondisi Paus Fransiskus masih kritis. Ia dirawat Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia.

    Rujukan