• (GFD-2025-26042) Cek Fakta: Hoaks Video Ajakan Pindah Kepesertaan BPJS Kesehatan Mandiri ke BPJS Gratis

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/03/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video ajakan untuk memindahkan kepesertaan BPJS kesehatan mandiri ke BPJS gratis. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 4 Maret 2025.
    Dalam video tersebut terdapat video Direktur BPJS Kesehatan ALi Ghufron Mukti dengan narasi sebagai berikut:
    "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh salam kesehatan. Di tahun 2025 ini ayo segera daftar BPJS Kesehatan dan segera beralih dari BPJS Mandiri ke BPJS Gratis. Daftar di sini tanpa ada biaya dan tanpa bayar tunggakan. Ayo segera daftar dari sekarang."
    Akun itu disertai narasi:
    "Saatnya daftar & segera beralih dari BPJS Mandiri ke BPJS Gratis.Daftar disini tidak dipungut biaya dan tanpa bayar tunggakan. Berikut cara daftar BPJS dari pemerintah
    Klik Daftar di bawah ini"
    Postingan tersebut juga disertai link yang mengarah pada website tertentu.
    Lalu benarkah postingan video ajakan untuk memindahkan kepesertaan BPJS kesehatan mandiri ke BPJS gratis?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengunjungi akun Instagram BPJS Kesehatan, @bpjskesehatan_ri yang sudah bercentang biru atau terverifikasi.
    Di sana terdapat bantahan terkait ajakan untuk memindahkan kepesertaan BPJS Mandiri ke BPJS gratis.
    "Sehubungan dengan adanya video di jejaring sosial Tiktok mengenai kewajiban pindah segmen kepesertaan dari BPJS Kesehatan Mandiri menjadi BPJS Kesehatan Gratis, maka:
    1. Bahwa tidak ada kebijakan yang mengatakan jika BPJS Kesehatan gratis tahun 2024 untuk peserta mandiri (PBPU) harus dialihkan ke BPJS Kesehatan yang bersifat gratis (PBI).
    2. Hati-hati atas berbagai macam penipuan mengatasnamakan BPJS Kesehatan, informasi resmi hanya ada di website resmi dan media sosial resmi BPJS Kesehatan," bunyi unggahan pada 4 November 2024.
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Perkembangan zaman memberikan kita kemudahan luntuk memperoleh informasi, hal ini juga harus diikuti dengan peningkatan literasi dalam menanggapi informasi tersebut, khususnya informasi atau konten dunia maya. Pastikan informasi yang kita peroleh adalah kridibel dan dapat dipertanggungjawabkan.
    Jangan mudah terpancing dan tertipu oleh isu atau informasi yang belum tentu kebenarannya."
    Di sisi lain postingan video Direktur BPJS Kesehatan merupakan modifikasi AI. Beberapa tanda-tanda video itu buatan AI adalah gerakan wajah yang tidak alami, ketidaksesuaian pencahayaan dan bayangan, ketidaksesuaian gerakan bibir dengan suara serta frekuensi kedipan mata yang tidak wajar.
    Selain itu postingan juga disertai website yang bukan mengarah ke website resmi BPJS Kesehatan. Dalam website tersebut masyarakat diminta mengisi data pribadi dan juga nomor Telegram.
    Ini merupakan indikasi scam atau pencurian data serta bisa menghubungkan kita ke pinjaman online ilegal.

    Kesimpulan


    Postingan video ajakan untuk memindahkan kepesertaan BPJS kesehatan mandiri ke BPJS gratis adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2025-26045) [SALAH] Tesla Pamerkan Robot Optimus Pengganti Buruh Pabrik

    Sumber: instagram.com
    Tanggal publish: 10/03/2025

    Berita

    Akun Instagram “mas_iki_mv” pada Minggu (02/02/2025) mengunggah video [arsip] disertai narasi:

    “Tesla pamerkan robot Optimus nya untuk gantikan karyawan pabrik mendatang”

    Per Senin (10/03/2025), konten tersebut sudah disukai lebih dari 10.400 kali dan dibagikan ulang 1.421 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan gambar tangkapan layar dari konten tersebut ke mesin pencarian GoogleLens.

    Penelusuran mengarah ke cuitan Elon Musk di akun X pribadinya, “elonmusk” pada Januari 2024. Narasi dalam cuitan adalah “Optimus folds a shirt”, disertai video yang memperlihatkan robot sedang melipat baju. Elon Musk memberikan komentar dalam cuitan itu, berikut narasinya setelah diterjemahkan ke bahasa Indonesia:

    “Catatan penting: Optimus belum dapat melakukan ini secara mandiri, tetapi pasti akan mampu melakukannya sepenuhnya secara otonom di lingkungan apa pun (tidak akan memerlukan meja tetap dengan kotak yang hanya berisi satu baju).”

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “Robot optimus tesla” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, ditemukan artikel kompas.com “Elon Musk Rilis Robot Optimus Asisten Rumah Tangga, Berapa Harganya?”.

    Dilansir dari artikel yang tayang Oktober 2024, Robot Optimus dirancang untuk membantu tugas manusia, seperti membawa paket, menyiram tanaman, hingga menyajikan minuman.

    Musk menegaskan, robot ini pada dasarnya dapat melakukan berbagai hal, seperti:

    mengasuh anak-anak,
    berbelanja, hingga
    mengajak hewan peliharaan berjalan-jalan.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Tesla pamerkan robot optimus pengganti buruh pabrik” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Laurensius Raka)

    Rujukan

  • (GFD-2025-26046) [SALAH] Video “Guru Jelaskan Gravitasi Adalah Hoaks”

    Sumber: instagram.com
    Tanggal publish: 10/03/2025

    Berita

    Akun Instagram “wahyucokrobuono” pada Kamis (13/02/2025) mengunggah video [arsip]. Isinya memperlihatkan seorang guru yang diklaim sedang menyampaikan “gravitasi adalah hoaks”.

    Unggahan disertai narasi:

    “Di dalam video ketiga ini, yang membahas tentang konsep gravitasi yang dianggap ‘palsu’ alias tidak nyata, seorang guru di luar negeri berusaha meyakinkan para muridnya bahwa gravitasi bumi sebenarnya tidak ada. Untuk mendukung klaim ini, mereka menggunakan sebuah eksperimen yang tampak tak lazim. Dalam eksperimen ini, seorang murid ditunjukkan bisa berdiri di sebuah tembok tinggi hanya dengan satu tangan yang memegang salah satu kaki mereka. Menurut sang guru, bumi tidak memiliki medan magnet, sedangkan tembok memiliki medan magnet, yang seharusnya menjelaskan fenomena tersebut. Hal yang menarik adalah posisi tangan guru tersebut memegang murid tersebut tidak berada pada titik keseimbangan, melainkan hanya di salah satu kakinya. Topik semacam ini, yang melibatkan penjelasan fisika lanjutan tentang gravitasi, biasanya dijelaskan di bangku kuliahan, terutama di fakultas fisika di Indonesia, tetapi di luar negeri, konsep-konsep menantang dan kontroversial ini sudah mulai diajarkan di tingkat yang lebih rendah.”

    Per Senin (10/03/2025), konten tersebut telah mendapat 77 suka dan 21 kali dibagikan ulang.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) pertama-tama memasukkan tangkapan layar unggahan ke mesin pencarian Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke video serupa di akun Instagram spacecameocommunity.

    Dari konten yang diunggah Oktober 2024 itu, diketahui kalau konteks asli video adalah momen ketika seorang guru sedang melakukan eksperimen untuk menjelaskan konsep gaya gesek.

    Narasi pada video diubah dengan mengganti penjelasan guru dari konsep gaya gesek menjadi gaya gravitasi. Selain itu, tulisan watermark dari akun spacecameocommunity ditimpa atau ditutupi agar tidak terlihat dalam video

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “guru jelaskan gravitasi adalah hoaks” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Laurensius Raka)

    Rujukan

  • (GFD-2025-26047) Cek Fakta: Brankas Penyimpanan Uang Korupsi Pertamina

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/03/2025

    Berita

    Suara.com - Beredar di media sosial sebuah video dengan narasi tentang keberadaan brankas tempat penyimpanan uang hasil korupsi pertamina.

    Video tersebut diunggah oleh akun TikTok “BGsanu” pada Sabtu (1/3/2025) dengan narasi sebagai berikut:

    “Baru kali ini merasakan korban lansung dari tindakan korupsi”

    Terpantau pada hari Senin (10/3/2025), unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 90 ribu kali dan mendapat 1.100 tanda suka.

    Lantas benarkah narasi yang disampaikan?

    Hasil Cek Fakta

    Tim cek fakta Suara.com lantas mengecek kebenaran narasi dalam video itu dengan memanfaatkan Google Lens. Hasil pencarian paling atas mengarah ke tangkapan layar yang serupa dengan unggahan video akun TikTok “BGsanu”, yakni dari akun Instagram “fesbukbanten”.

    Dalam unggahan yang dibagikan pada November 2024 itu terlihat takarir berisi artikel pemeriksaan fakta tentang klaim “penggeledahan ruangan staf khusus eks Menkominfo Budi Arie”.

    Klaim dengan video serupa juga pernah dikupas oleh TurnBackHoax melalui artikel “[SALAH] Video Tumpukan Uang di Ruang Staf Khusus Eks Menkominfo Budi Arie” pada November 2024.

    Konteks asli video merupakan momen pengusutan tindak pidana atas kasus Duta Palma Group pada Oktober 2024.