• (GFD-2025-25169) [SALAH] Gambar Sampul Artikel Kompas.com “Jokowi Bertemu Sekjen Gerindra Bahas Lamaran Menjadi Anggota Partai”

    Sumber: X.com
    Tanggal publish: 18/01/2025

    Berita

    Akun X “kang___L” pada Senin (16/12/2024) mengunggah gambar sampul artikel Kompas.com [arsip] dengan narasi “Jokowi Bertemu Sekjen Gerindra Bahas Lamaran Menjadi Anggota Partai.”

    Berikut narasi lengkapnya :

    “ Jokowi : SAYA MAU MAU MASUK GRINDRA, SYARATNYA APA SAJA PAK. Sekjen Gerindra : SYARATNYA 1. PUNYA SKCK 2 TIDAK SUKA BERBOHONG 3 IDZASAHNYA ASLI

    Bertemu dengan Sekjen Gerindra, Jokowi Bahas Lamaran Menjadi Anggota Partai”

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Jokowi Bertemu Sekjen Gerindra Bahas Lamaran Menjadi Anggota Partai” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax kemudian menelusuri sampul foto lewat Instagram Kompascom. Diketahui, pada Selasa (10/12/2024) Kompas mengunggah foto yang menunjukan pertemuan Jokowi dengan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani.

    Pada unggahan tersebut, Kompascom menuliskan narasi “Bertemu dengan Sekjen Gerindra, Jokowi Bahas soal Ekonomi dan Politik”.

    Pembuat konten yang disebarkan oleh akun X “kang___L” memanipulasi sampul tersebut dengan mengubah kalimat “soal Ekonomi dan Politik” dengan “Lamaran Menjadi Anggota Partai”.

    Kesimpulan

    Unggahan dengan narasi “Jokowi Bertemu Sekjen Gerindra Bahas Lamaran Menjadi Anggota Partai” merupakan satire.

    Rujukan

  • (GFD-2025-25135) Cek Fakta: Prabowo Pecat Kapolri Listyo Sigit

    Sumber:
    Tanggal publish: 17/01/2025

    Berita

    Suara.com - Beredar di media sosial sebuah video yang memuat narasi tentang Presiden Prabowo Subianto memecat kapolri Jenderal Listyo Sigit.

    Video tersebut diunggah di Kanal YouTube “Lingkarnews” pada Senin (6/1/2025), dan berikut narasinya:

    TERBONGKAR KONG-KONG KALIKONGNYA! PRABOWO LANGSUNG PECAT KAPOLRI LISTYO! SUDAH TERLALU BANYAK OKNUM! BUKAN LINDUNGI MASYARAKAT MALAH

    Terpantau pada Rabu (15/1/2025) video tersebut telah ditonton sebanyak 25 ribu kali dan mendapatkan 640 likes.

    Lantas benarkah narsi tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Hasil penelusran fakta Suara.com mencoba memahami konteks video tersebut dengan menonton video berdurasi 2 menit 54 detik tersebut secara keseluruhan. Setelah diamati dengan teliti, video tersebut memuat penjelasan yang disampaikan seorang narator, yang isinya mengenai beberapa permasalahan internal Polri.

    Selain itu, narator juga menyampaikan pendapat dari sejumlah warga yang meminta Presiden Prabowo untuk melakukan tindakan tegas pada institusi kepolisian.

    Meski demikian, hingga video berakhir tak ditemukan penjelasan maupun bukti-bukti bahwa Presiden Prabowo Subianto mencopot Jenderal Listyo Sigit sebagai kapolri.

    Ketika dicek di laman resmi polri.go.id pada Kamis (16/1/2025), terdapat informasi bahwa Listyo Sigit masih menjabat sebagai Kapolri.

    Terkait komponen lain dalam konten tersebut, gambar thumbnail yang diperlihatkan ternyata merupakan hasil manipulasi. Konteks asli dari gambar tersebut adalah peristiwa pelantikan Listyo Sigit oleh Presiden Jokowi pada tahun 2021 silam.

    Gambar dengan konteks yang sebenarnya juga dijumpai di artikel yang ditulis oleh Antara.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penjelasan di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa unggahan dengan narasi “Prabowo memecat Listyo Sigit” adalah konten yang dimanipulasi atau manipulated content.
  • (GFD-2025-25140) [SALAH] Dokumentasi “Pesawat Jazirah Aviation Club Jatuh di Laut”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 17/01/2025

    Berita

    Akun Facebook “Muraqib Hakim ID” pada Senin (30/12/2024) membagikan foto [arsip] pesawat mendarat di lautan. Unggahan disertai narasi:
    "Lagi kecelakaan pesawat ringan Jazirah Aviation Club jatuh di laut/di lepas pantai Ras Al Khaimah di Negara Uni Emirat Arab-Timur Tengah pada hari Minggu 29 Desember 2024. . Kecelakaan tersebut mengakibatkan dua penumpangnya, yaitu pilot dan kopilot yang diketahui berasal dari India dan Pakistan meninggal dunia. ✍🏻 Tiada lain tiada bukan bahwa persiapan menuju keselamatan HANYALAH dengan kembali kepada jalan kebenaran ‼️ ☝Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang maha tinggi lagi maha agung dan hanya Allah yang lebih mengetahui kebenaran yang sesungguhnya 💯✔◾"

    Hingga Jumat (17/1/2025) unggahan tersebut telah disukai 50-an pengguna.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri foto tersebut dengan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke unggahan X yang memuat gambar serupa, tetapi terdapat tanda air (watermark) bertuliskan ‘GROK’.

    Grok merupakan asisten AI dari platform X, menandakan gambar tersebut hasil rekayasa AI.

    Dikutip dari pemberitaan detik.com yang tayang Senin (30/12/2024), pesawat ringan yang dioperasikan Jazirah Aviation Club jatuh ke laut, menewaskan dua orang berkewarganegaraan India dan Pakistan.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi narasi “dokumentasi pesawat Jazirah Aviation Club jatuh di laut” merupakan konten palsu (fabricated content).

    (Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)

    Rujukan

  • (GFD-2025-25141) [SALAH] Megawati Mundur dari Kursi Ketua Umum PDIP

    Sumber: YouTube.com, Facebook.com
    Tanggal publish: 17/01/2025

    Berita

    Kanal YouTube “KajianOnline” [arsip] pada Sabtu (11/1/2025) membagikan video dengan judul dan sampul (thumbnai)l berisi narasi:
    Megawati RESMI MUNDUR Sebagai KETUM PDIP! Usai Ribuan Kader dan Petinggi Desak Megawati Mundur! Megawati dikudeta akibat ulah Hasto. PDIP butuh pemimpin yg benar2 berpihak pada wong cilik

    Video tersebut juga dibagikan akun Facebook “Bongis Simanjuntak” [arsip] pada Minggu (12/1/2025).

    Hingga Jumat (17/1/2025), unggahan kanal YouTube “KajianOnline” telah disukai oleh hampir 600 pengguna dan ditayangkan sebanyak 42.000-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri Instagram resmi PDIP “pdiperjuangan”. Diketahui, dalam sejumlah unggahan terakhir, salah satunya pada Senin (13/1/2025), Megawati masih disebut sebagai Ketua Umum PDIP. Di laman resmi partai, yakni pdiperjuangan.id, masih tertulis Megawati sebagai ketua umum.

    Video YouTube “KajianOnline” hanya mengulas pernyataan Effendi Simbolon yang meminta Megawati mundur dari jabatannya sebagai ketua setelah Hasto ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR eks kader PDIP Harun Masiku.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi narasi ”Megawati mundur dari kursi Ketua Umum PDIP” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)

    Rujukan