KOMPAS.com - Sebuah foto yang diklaim menggambarkan masjid di California, Amerika Serikat lolos dari kebakaran beredar di media sosial pada Januari 2025.
Konten ini beredar setelah terjadi kebakaran besar di California pada 7 Januari 2025. Selain menimbulkan korban jiwa, kebakaran juga menghanguskan sejumlah bangunan.
Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar dan perlu diluruskan, karena foto asli ditempatkan dalam konteks yang keliru.
Foto soal masjid di California yang diklaim selamat dari kebakaran muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini dan ini.
Akun tersebut membagikan foto bangunan berwarna putih dengan atap merah yang lolos dari kebakaran. Foto itu diberi keterangan:
This is the power of Almighty Allah.Allah Almighty saved the mosque!
May Allah destroy every building, every street, every city, everything in California of USA????????, but Allah has kept this mosque as it was.
Ini adalah kuasa Allah Yang Maha Kuasa.Allah Ta'ala menyelamatkan masjid!
Mungkin Allah menghancurkan setiap bangunan, setiap jalan, setiap kota, semua yang ada di California USA????????, tetapi Allah telah menjaga masjid ini tetap seperti semula.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook, foto masjid di California yang lolos dari kebakaran
(GFD-2025-25207) [KLARIFIKASI] Narasi Masjid di California Lolos Kebakaran, Foto Salah Konteks
Sumber:Tanggal publish: 20/01/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri, bangunan tersebut identik dengan unggahan di laman BBC pada 22 Agustus 2023.
Dalam keterangannya, bangunan itu bukanlah masjid di California. Namun, bangunan itu adalah rumah kayu berusia 100 tahun di Front Street, Kota Lahaina, Pulau Maui, Amerika Serikat.
Rumah milik seorang warga bernama Millikin itu menjadi satunya-satunya tempat tinggal yang selamat dari kebakaran Maui pada Agustus 2023.
Millikin dan istrinya mengatakan tidak terlalu tahu pasti penyebab rumah mereka selamat dari kebakaran.
Sebelum dibeli, dulunya rumah itu merupakan gedung pembukuan untuk karyawan perkebunan gula.
Saat dibeli Millikin, rumah dalam keadaan rusak sehingga dilakukan sejumlah renovasi.
Kemungkinan renovasi rumah itu yang membuat bangunan tidak terbakar. Sebab, mereka mengganti bagian atap dengan bahan logam yang kuat.
Rumah itu juga dikelilingi oleh sejumlah batu dari sungai. Selain itu, Millikin menyingkirkan dedaunan di sekitar rumah.
Namun, tujuan renovasi rumah dilakukan bukan bertujuan supaya aman dari kebakaran.
Dalam keterangannya, bangunan itu bukanlah masjid di California. Namun, bangunan itu adalah rumah kayu berusia 100 tahun di Front Street, Kota Lahaina, Pulau Maui, Amerika Serikat.
Rumah milik seorang warga bernama Millikin itu menjadi satunya-satunya tempat tinggal yang selamat dari kebakaran Maui pada Agustus 2023.
Millikin dan istrinya mengatakan tidak terlalu tahu pasti penyebab rumah mereka selamat dari kebakaran.
Sebelum dibeli, dulunya rumah itu merupakan gedung pembukuan untuk karyawan perkebunan gula.
Saat dibeli Millikin, rumah dalam keadaan rusak sehingga dilakukan sejumlah renovasi.
Kemungkinan renovasi rumah itu yang membuat bangunan tidak terbakar. Sebab, mereka mengganti bagian atap dengan bahan logam yang kuat.
Rumah itu juga dikelilingi oleh sejumlah batu dari sungai. Selain itu, Millikin menyingkirkan dedaunan di sekitar rumah.
Namun, tujuan renovasi rumah dilakukan bukan bertujuan supaya aman dari kebakaran.
Kesimpulan
Foto yang diklaim memperlihatkan masjid di California selamat dari kebakaran tidak benar.
Faktanya, bangunan itu adalah rumah warga di Front Street, Kota Lahaina, Pulau Maui, Amerika Serikat yang lolos dari kebakaran pada 2023. Foto tidak terkait kebakaran besar di California pada awal 2025.
Faktanya, bangunan itu adalah rumah warga di Front Street, Kota Lahaina, Pulau Maui, Amerika Serikat yang lolos dari kebakaran pada 2023. Foto tidak terkait kebakaran besar di California pada awal 2025.
Rujukan
(GFD-2025-25208) [KLARIFIKASI] Tidak Ada Lagi Lowongan, Rekrutmen Petugas Haji 2025 Sudah Ditutup
Sumber:Tanggal publish: 20/01/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah poster menginformasikan adanya lowongan sebagai petugas haji 2025, dan disebarkan sejumlah akun Facebook.
Poster tersebut disebarkan pada Januari 2025.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, ada yang perlu diluruskan dari informasi dalam poster.
Poster lowongan kerja sebagai petugas haji disebarkan oleh akun Facebook dengan nama Open Recruitment Petugas Haji 2025 dan LOWONGAN PEKERJAAN PENDAMPING HAJI DAN UMRAH 2025.
Ada pula akun dengan nama info loker petugas haji, Pendaftaran Rekrutmen Haji 2025, dan loker petugas haji.
Berikut narasi dalam poster:
LOWONGAN KERJA PETUGAS HAJI 2025
Syarat umum:
Agama islam WNILaki-laki/perempuan tak hamil
Sehat jasmani dan rohaniMemiliki rekam jejak yang baik
Akun-akun Facebook menawarkan lowongan kerja sebagai petugas haji bukanlah akun Facebook resmi di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).
Akun Facebook resmi Kemenag memiliki centang biru tanda telah terverifikasi.
Sementara informasi dan pendaftaran petugas haji dilakukan melalui situs web www.kemenag.go.id.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag Ahmad Fauzin memastikan informasi lowongan kerja sebagai petugas haji yang disebarkan akun-akun Facebook tersebut merupakan hoaks.
"Itu jelas hoaks. Waspada, cek infonya di web dan medsos Kemenag," kata Fauzin pada Minggu (19/1/2025), dikutip dari situs web Kemenag.
Proses seleksi petugas haji 2025 atau 1446 H, baik di daerah maupun pusat, sudah dilaksanakan pada November-Desember 2024.
Kini, para peserta sedang menunggu pengumuman hasil seleksi oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tingkat pusat.
"Seleksi petugas haji 2025 sudah selesai. Tinggal pengumuman hasilnya. Waspada dengan hoaks dan modus pencurian data," ucap Fauzin.
Poster tersebut disebarkan pada Januari 2025.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, ada yang perlu diluruskan dari informasi dalam poster.
Poster lowongan kerja sebagai petugas haji disebarkan oleh akun Facebook dengan nama Open Recruitment Petugas Haji 2025 dan LOWONGAN PEKERJAAN PENDAMPING HAJI DAN UMRAH 2025.
Ada pula akun dengan nama info loker petugas haji, Pendaftaran Rekrutmen Haji 2025, dan loker petugas haji.
Berikut narasi dalam poster:
LOWONGAN KERJA PETUGAS HAJI 2025
Syarat umum:
Agama islam WNILaki-laki/perempuan tak hamil
Sehat jasmani dan rohaniMemiliki rekam jejak yang baik
Akun-akun Facebook menawarkan lowongan kerja sebagai petugas haji bukanlah akun Facebook resmi di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).
Akun Facebook resmi Kemenag memiliki centang biru tanda telah terverifikasi.
Sementara informasi dan pendaftaran petugas haji dilakukan melalui situs web www.kemenag.go.id.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag Ahmad Fauzin memastikan informasi lowongan kerja sebagai petugas haji yang disebarkan akun-akun Facebook tersebut merupakan hoaks.
"Itu jelas hoaks. Waspada, cek infonya di web dan medsos Kemenag," kata Fauzin pada Minggu (19/1/2025), dikutip dari situs web Kemenag.
Proses seleksi petugas haji 2025 atau 1446 H, baik di daerah maupun pusat, sudah dilaksanakan pada November-Desember 2024.
Kini, para peserta sedang menunggu pengumuman hasil seleksi oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tingkat pusat.
"Seleksi petugas haji 2025 sudah selesai. Tinggal pengumuman hasilnya. Waspada dengan hoaks dan modus pencurian data," ucap Fauzin.
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Poster lowongan kerja sebagai petugas haji 2025 yang disebarkan sejumlah akun Facebook merupakan hoaks.
Akun-akun tersebut bukan akun resmi di bawah Kemenag. Kemenag memastikan informasi pada poster tidak benar.
Pendaftaran petugas haji 2025 dilakukan sejak tahun lalu dan telah ditutup. Proses seleksinya kini menunggu pengumuman dan seleksi oleh PPIH Arab Saudi tingkat pusat.
Akun-akun tersebut bukan akun resmi di bawah Kemenag. Kemenag memastikan informasi pada poster tidak benar.
Pendaftaran petugas haji 2025 dilakukan sejak tahun lalu dan telah ditutup. Proses seleksinya kini menunggu pengumuman dan seleksi oleh PPIH Arab Saudi tingkat pusat.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=27955289350783061&id=61566567505535&substory_index=27955289350783061
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0MaHo1mETixaD4Vd577EW4J6HZVVwk8SVSQm733mbAcVpB5fdPHU7sGjfMXj2sJ9hl&id=61572385825125
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02q5CDTY843MaLmQbaYrJjuok6HFhye9SMpdVveDVSMTBcr88ahLwzqYTYDBTfaudCl&id=61571904279899
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02Fg8jDakPi4wQNnMygQgjpwfdKywfV9QKqxWZvdb549ThnzMxes44VGUtdubDCr4Cl&id=61571431783876
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02vak3YYUcT1uJaB5RAHZg5EjcTjj5hfsqDDPtyLRfqjpceRWotxsKzxdQPboKSfMHl&id=61571854795909
- https://www.facebook.com/KementerianAgamaRI
- https://haji.kemenag.go.id/petugas/#/home
- https://kemenag.go.id/pers-rilis/marak-hoaks-loker-petugas-haji-biro-hkp-waspada-cek-infonya-di-web-dan-medsos-kemenag-FJX5Z
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-25213) [HOAKS] Ultras Garuda Demonstrasi, Minta Shin Tae-yong Kembali Latih Timnas
Sumber:Tanggal publish: 20/01/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video beredar di media sosial dengan narasi yang mengeklaim ribuan anggota kelompok suporter Ultras Garuda melakukan demonstrasi untuk meminta Shin Tae-yong kembali melatih tim nasional Indonesia.
Namun, narasi tersebut tidak benar atau hoaks dan informasinya perlu diluruskan.
Kontrak Shin Tae-yong sebagai pelatih diberhentikan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 6 Januari 2025. Posisinya digantikan oleh Patrick Kluivert.
Video yang mengeklaim Ultras Garuda melakukan demonstrasi agar Shin Tae-yong kembali melatih timnas Indonesia dibagikan akun Instagram ini.
Dalam video tampak sejumlah suporter menyerukan chant atau nyanyian untuk timnas Indonesia dari luar stadion.
Video diberi keterangan:
membara garuda
Ribuan Anggota Ultra Garuda Berdemo Menuntut Agar STY Kembali Melatih Timnas
Namun, narasi tersebut tidak benar atau hoaks dan informasinya perlu diluruskan.
Kontrak Shin Tae-yong sebagai pelatih diberhentikan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada 6 Januari 2025. Posisinya digantikan oleh Patrick Kluivert.
Video yang mengeklaim Ultras Garuda melakukan demonstrasi agar Shin Tae-yong kembali melatih timnas Indonesia dibagikan akun Instagram ini.
Dalam video tampak sejumlah suporter menyerukan chant atau nyanyian untuk timnas Indonesia dari luar stadion.
Video diberi keterangan:
membara garuda
Ribuan Anggota Ultra Garuda Berdemo Menuntut Agar STY Kembali Melatih Timnas
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video tersebut dan menelusurinya menggunakan Google Lens.
Hasilnya, video itu mirip dengan unggahan akun TikTok @ultrasgarudaa1945
Kemiripan itu bisa dilihat pada spanduk yang dibentang para suporter bertuliskan "90+6=99?".
Spanduk itu merupakan bentuk sindiran atas kepemimpinan wasit dalam laga Bahrain vs Indonesia. Bahrain menyamakan kedudukan pada menit ke-99 sehingga pertandingan berakhir 2-2, padahal wasit sudah menentukan perpanjangan waktu hanya 6 menit.
Adapun video itu diunggah jauh sebelum Shin Tae-yong dipecat sebagai pelatih timnas Indonesia pada 6 Januari 2025.
Dalam keterangannya dijelaskan, video itu diambil Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada November 2024.
Adapun pada 15 November 2024 Indonesia menjalani partai kandang melawan Jepang di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sejumlah suporter memadati Stadion Gelora Bung Karno, termasuk kelompok suporter Ultras Garuda.
Diberitakan Kompas.com, para anggota Ultras Garuda membentangkan spanduk raksasa di dalam stadion bertuliskan hasil pertandingan Indonesia melawan Jepang pada 1968. Di tahun itu Indonesia menang dengan skor 7-0.
Hasilnya, video itu mirip dengan unggahan akun TikTok @ultrasgarudaa1945
Kemiripan itu bisa dilihat pada spanduk yang dibentang para suporter bertuliskan "90+6=99?".
Spanduk itu merupakan bentuk sindiran atas kepemimpinan wasit dalam laga Bahrain vs Indonesia. Bahrain menyamakan kedudukan pada menit ke-99 sehingga pertandingan berakhir 2-2, padahal wasit sudah menentukan perpanjangan waktu hanya 6 menit.
Adapun video itu diunggah jauh sebelum Shin Tae-yong dipecat sebagai pelatih timnas Indonesia pada 6 Januari 2025.
Dalam keterangannya dijelaskan, video itu diambil Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada November 2024.
Adapun pada 15 November 2024 Indonesia menjalani partai kandang melawan Jepang di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Sejumlah suporter memadati Stadion Gelora Bung Karno, termasuk kelompok suporter Ultras Garuda.
Diberitakan Kompas.com, para anggota Ultras Garuda membentangkan spanduk raksasa di dalam stadion bertuliskan hasil pertandingan Indonesia melawan Jepang pada 1968. Di tahun itu Indonesia menang dengan skor 7-0.
Kesimpulan
Video yang mengeklaim Ultras Garuda melakukan demonstrasi yang meminta Shin Tae-yong kembali melatih timnas Indonesia tidak benar atau hoaks.
Faktanya, video itu adalah momen ketika mereka memberikan dukungan kepada timnas Indonesia menjelang laga melawan Jepang pada 15 November 2024.
Faktanya, video itu adalah momen ketika mereka memberikan dukungan kepada timnas Indonesia menjelang laga melawan Jepang pada 15 November 2024.
Rujukan
- https://www.instagram.com/reel/DElGyEnte5R/?utm_source=ig_embed&ig_rid=348f70f4-cfad-423e-95c7-9776f3237208
- https://www.tiktok.com/@ultrasgarudaa1945/video/7438894674485562679?_r=1&_t=ZS-8t8ASwc0qGt
- https://bola.kompas.com/read/2024/11/15/19310348/indonesia-vs-jepang-kehebatan-gundala-dan-memori-kemenangan-timnas-7-0
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-25214) [HOAKS] Tautan untuk Pendaftaran CPNS 2025
Sumber:Tanggal publish: 20/01/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial, beredar tautan atau link yang diklaim untuk mengakses pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) periode 2025.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut palsu. Waspada, jangan sampai terjerat penipuan.
Tautan pendaftaran CPNS periode 2025 dibagikan oleh akun Facebook ini pada Minggu (19/1/2025). Berikut narasi yang dibagikan:
TELAH DI BUKA!!!
Penerimaan dan Pendaftaran CPNS 2025Segera cek informasi lengkap dan cara melamar di pendaftarancpns [dot]dagsz[dot]com
Pendaftaran Ini Tidak Di Pungut Biaya Apapun (GRATIS)
Screenshot Hoaks, tautan pendaftaran CPNS 2025
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut palsu. Waspada, jangan sampai terjerat penipuan.
Tautan pendaftaran CPNS periode 2025 dibagikan oleh akun Facebook ini pada Minggu (19/1/2025). Berikut narasi yang dibagikan:
TELAH DI BUKA!!!
Penerimaan dan Pendaftaran CPNS 2025Segera cek informasi lengkap dan cara melamar di pendaftarancpns [dot]dagsz[dot]com
Pendaftaran Ini Tidak Di Pungut Biaya Apapun (GRATIS)
Screenshot Hoaks, tautan pendaftaran CPNS 2025
Hasil Cek Fakta
Dilansir Kompas.com, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Rini Widyantini mengaku belum bisa memastikan kapan seleksi CPNS 2025 akan dibuka.
Sebab, menurut dia, seleksi CPNS ini belum dibicarakan lebih lanjut dengan Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi saya belum membicarakan ini dengan Bapak Presiden, karena saya baru ditugaskan untuk melakukan penataan terlebih dahulu. Karena kan penataan pengisian orang-orangnya terlebih dahulu, setelah itu harus dihitung kembali," kata Rini pada 7 Januari 2025.
Menurut Rini, pemerintah saat ini masih memetakan ulang jabatan sebelum membuka tes CPNS tahun 2025, utamanya setelah kementerian dipecah menjadi 48.
"Nanti kan kita ada kementerian baru, nanti kan mereka harus melakukan pemetaan jabatan lagi, nah nanti baru kita hitung lagi. Tapi kan formasinya tentunya kan kemarin belum semuanya kan diisi," ujar Rini.
Sementara itu, tautan pendaftaran CPNS 2025 yang beredar di Facebook tidak mengarah ke situs Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) yang digunakan untuk rekrutmen CPNS.
Tautan tersebut mengarah ke sebuah situs yang meminta pengunjung memasukkan informasi pribadi, seperti nama lengkap, alamat, usia, jenis kelamin, dan nomor akun Telegram.
Situs tersebut kemungkinan besar adalah modus phishing atau pencurian data untuk mengambilalih akun Telegram.
Sebab, menurut dia, seleksi CPNS ini belum dibicarakan lebih lanjut dengan Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi saya belum membicarakan ini dengan Bapak Presiden, karena saya baru ditugaskan untuk melakukan penataan terlebih dahulu. Karena kan penataan pengisian orang-orangnya terlebih dahulu, setelah itu harus dihitung kembali," kata Rini pada 7 Januari 2025.
Menurut Rini, pemerintah saat ini masih memetakan ulang jabatan sebelum membuka tes CPNS tahun 2025, utamanya setelah kementerian dipecah menjadi 48.
"Nanti kan kita ada kementerian baru, nanti kan mereka harus melakukan pemetaan jabatan lagi, nah nanti baru kita hitung lagi. Tapi kan formasinya tentunya kan kemarin belum semuanya kan diisi," ujar Rini.
Sementara itu, tautan pendaftaran CPNS 2025 yang beredar di Facebook tidak mengarah ke situs Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) yang digunakan untuk rekrutmen CPNS.
Tautan tersebut mengarah ke sebuah situs yang meminta pengunjung memasukkan informasi pribadi, seperti nama lengkap, alamat, usia, jenis kelamin, dan nomor akun Telegram.
Situs tersebut kemungkinan besar adalah modus phishing atau pencurian data untuk mengambilalih akun Telegram.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan pendaftaran CPNS periode 2025 yang beredar di Facebook adalah hoaks.
Pemerintah belum membuka rekrutmen CPNS 2025 karena masih memetakan ulang jabatan, utamanya setelah kementerian dipecah menjadi 48.
Pemerintah belum membuka rekrutmen CPNS 2025 karena masih memetakan ulang jabatan, utamanya setelah kementerian dipecah menjadi 48.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid09MQcfUtTWuP36tjSyisdTNV6Ln4vKSTAAy2ReFmZn3XGYWwFmooU2aLuaBk16V5bl&id=61572229561955
- https://nasional.kompas.com/read/2025/01/08/08015311/jumlah-kementerian-bertambah-seleksi-cpns-tahun-2025-tunggu-arahan-prabowo
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 2207/7901