Akun Facebook “Gebyar BCA 2025” pada Rabu (26/03/2025) mengunggah narasi [arsip] sebagai berikut:
New Gebyar Program Bank BCA di TAHUN 2025 Berlimpah Berhadiah, Apresiasi dari (BANK CENTRAL ASIA) Khusus untuk seluruh Nasabah Bank BCA.
Hadiah Apresiasi :
Uang Tunai Sebesar Rp.150jt
5 Unit BMW 520i M Sport
. 20 Unit Hyundai Creta Alpha
. 50 Unit Vespa Primavera
. 75 Unit iPhone 16 Pro Max
1.000 Tabungan Emas @Rp5 Juta
Khusus Nasabah Bank BCA
Mobile BCA
Daftar Sekarang (GRATIS)...”
Per Sabtu (19/04/2025), unggahan tersebut sudah disukai 113 kali dan dibagikan ulang 3 kali.
(GFD-2025-26614) [PENIPUAN] Tautan “New Gebyar Program Bank BCA Tahun 2025”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 19/04/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) pertama-tama menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “new gebyar program bank bca 2025” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, ditemukan laman Bank BCA (bca.co.id/id/Campaign/2024/gebyar-hadiah-bca) yang memuat informasi mengenai program New Gebyar Hadiah BCA.
Diketahui, periode terbaru program Gebyar Hadiah BCA berlangsung pada 1 Oktober 2024—31 Januari 2025. Proses klaim hadiah dilakukan dengan memasukkan kode kupon di bagian “Penarikan Hadiah Gebyar Hadiah BCA”, bukan melalui tautan pendaftaran sebagaimana unggahan akun Facebook “Gebyar BCA 2025”.
TurnBackHoax kemudian menelusuri tautan dalam unggahan. Tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi BCA, melainkan ke laman yang meminta data pribadi berupa nama lengkap, nomor handphone, hingga saldo terakhir rekening.
Diketahui, periode terbaru program Gebyar Hadiah BCA berlangsung pada 1 Oktober 2024—31 Januari 2025. Proses klaim hadiah dilakukan dengan memasukkan kode kupon di bagian “Penarikan Hadiah Gebyar Hadiah BCA”, bukan melalui tautan pendaftaran sebagaimana unggahan akun Facebook “Gebyar BCA 2025”.
TurnBackHoax kemudian menelusuri tautan dalam unggahan. Tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi BCA, melainkan ke laman yang meminta data pribadi berupa nama lengkap, nomor handphone, hingga saldo terakhir rekening.
Kesimpulan
Unggahan berisi tautan “new gebyar program bank BCA tahun 2025” itu merupakan konten tiruan (impostor content).
(Ditulis oleh Laurensius Raka)
(Ditulis oleh Laurensius Raka)
Rujukan
(GFD-2025-26615) Cek Fakta: Ini Link Pendaftaran Online BPJS Gratis
Sumber:Tanggal publish: 19/04/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran online BPJS gratis, informasi tersebut diunggah salah satu akin Facebook, pada 14 April 2025.
Unggahan link pendaftaran online BPJS gratis berupa poster digital yang terdapat logo BPJS Kesehatan disertai dengan tulisan sebagai berikut.
"Sekarang lebih mudah beralih dari BPJS Mandiri ke BPJS Gratis dari pemerintah Cukup gunakan gadget anda.
GRATISS.....!!!!!"
Unggahan tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Untuk daftar online BPJS Gratis klik Daftar dibawah
👇👇👇"
Dalam unggahan disertai dengan tautan sebagai berikut.
"https://program-bpjsgratis.cek-data.web.id/?fbclid=IwY2xjawJwcWdleHRuA2FlbQIxMQABHpf-MPtbjN2vEP5WyuINkH6GOK76BbgWfnDuPaJCuBpQahTYOEs4VGp0930Y_aem_53Z_060HxOD6QYLokWchyA"
Jika tautan tersebut diklik, mengarah pada halaman situs dengan tampilan berupa formulir digital yang meminta sejumlah data pribadi seperti nama lengkap seperti di KTP dan nomor telegram aktif.
Benarkah klaim link pendaftaran online BPJS gratis? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran online BPJS Gratis, sebelumnya Cek Fakta Liputan6.com telah menelusuri informasi tentang pendaftaran BPJS Kesehatan gratis.
Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizky Anugrah menyatakan klaim link pendaftaran BPJS Kesehatan gratis tersebut adalah hoaks dan merupakan modus penipuan.
"Berita ini hoaks dan penipuan," tegas Rizky, saat berbincang dengan Liputan6.com, dikutip Sabtu (19/1/2025).
Menurut Rizky, BPJS Kesehatan tidak sedang menjalanakan program pendaftaran peserta gratis seperti pada klaim tersebut.
"Tidak ada bantuan dan program seperti hal tersebut," kata Rizky.
Rizky pun mengimbau masyarakat untuk lebih jeli ketika mendapat informasi terkait dengan BPJS Kesehatan. Pasalnya, ada oknum yang mencatutu BPJS Kesehatan untuk melakukan aksi penipuan.
"Agar masyarakat berhati-hati terhadap penipuan mengatasnamakan BPJS Kesehatan. Apabila terdapat pertanyaan dan keluhan terkait BPJS Kesehatan dapat menghubungi Care Center 165, Mobile JKN dan Pandawa (Pelayanan Melalui WA) 08118165165," tutupnya.
Kesimpulan
Hasil Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran online BPJS Gratis tidak benar.
Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizky Anugrah menyatakan klaim link pendaftaran BPJS Kesehatan gratis tersebut adalah hoaks dan merupakan modus penipuan.
(GFD-2025-26629) [HOAKS] Video Jet Tempur Rusia Tiba di Biak, Papua
Sumber:Tanggal publish: 18/04/2025
Berita
KOMPAS.com - Isu Rusia hendak membangun pangkalan militer di Papua ramai diperbincangkan di jagat maya.
Di media sosial beredar video yang diklaim sebagai jet tempur Rusia yang telah tiba di Biak, Papua.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.
Video jet tempur Rusia tiba di Biak disebarkan oleh akun Facebook ini dan ini.
Sementara akun Facebook ini menyebarkan tangkapan layarnya.
Berikut teks yang tertera pada video yang diunggah Kamis (17/4/2025):
Detik Detik 2 Pesawat Pengebom Rusia meminta izin ke Indonesia untuk menempatkan 2 pesawat Tupolev TU-95 di biak papua
Di media sosial beredar video yang diklaim sebagai jet tempur Rusia yang telah tiba di Biak, Papua.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.
Video jet tempur Rusia tiba di Biak disebarkan oleh akun Facebook ini dan ini.
Sementara akun Facebook ini menyebarkan tangkapan layarnya.
Berikut teks yang tertera pada video yang diunggah Kamis (17/4/2025):
Detik Detik 2 Pesawat Pengebom Rusia meminta izin ke Indonesia untuk menempatkan 2 pesawat Tupolev TU-95 di biak papua
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video, lalu menelusurinya dengan teknik reverse image search.
Hasil pencarian di Google menunjukkan bahwa gambar tersebut berkaitan dengan gambar di situs Dreamstime.com.
Gambar tersebut berkaitan dengan parade militer dalam rangka memperingati Hari Angkatan Laut Rusia di St Petersburg pada 31 Juli 2022.
Gambarnya dapat dilihat di sini dan di sini.
Video formasi pesawat seperti dalam video dapat dilihat di kanal YouTube Rumoaohepta7 menit ke-31 detik ke-40.
Pesawat serupa juga didokumentasikan kanal YouTube CCTV Video News Agency pada detik ke-51.
Kabar kehadiran militer Rusia di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Manuhua, Biak, Papua pertama mencuat usai pemberitaan Antara.
Muncul kabar bahwa pihak Sekretaris Dewan Keamanan Rusia meminta Lanud Manuhua menjadi pangkalan militer mereka, saat mengadakan pertemuan dengan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin pada Februari 2025.
Namun kabar tersebut segera dibantah Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang.
"Terkait pemberitaan tentang usulan penggunaan pangkalan Indonesia oleh Rusia, Kemhan mengklarifikasi bahwa berita tersebut tidak benar," kata Frega pada Selasa (15/4/2025) dinukil dari pewartaan Kompas.com.
Ia menjelaskan, pertemuan antara Menhan dan pihak Rusia Februari lalu dalam kerangka hubungan bilateral dan tidak mencakup pembicaraan strategis soal pangkalan militer.
Tanggapan lain disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Rolliansyah Soemirat.
Indonesia pernah berencana membangun tempat peluncuran satelit di Biak
"Pembicaraan mengenai hal tersebut telah dimulai beberapa tahun yang lalu, namun belum sampai pada keputusan apa pun," ujar Rolliansyah pada Rabu (16/4/2025) dilansir Kompas.com.
Ia menegaskan, Indonesia tidak pernah memberikan izin kepada negara mana pun untuk membangun dan memiliki pangkalan militer di Tanah Air.
Hasil pencarian di Google menunjukkan bahwa gambar tersebut berkaitan dengan gambar di situs Dreamstime.com.
Gambar tersebut berkaitan dengan parade militer dalam rangka memperingati Hari Angkatan Laut Rusia di St Petersburg pada 31 Juli 2022.
Gambarnya dapat dilihat di sini dan di sini.
Video formasi pesawat seperti dalam video dapat dilihat di kanal YouTube Rumoaohepta7 menit ke-31 detik ke-40.
Pesawat serupa juga didokumentasikan kanal YouTube CCTV Video News Agency pada detik ke-51.
Kabar kehadiran militer Rusia di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Manuhua, Biak, Papua pertama mencuat usai pemberitaan Antara.
Muncul kabar bahwa pihak Sekretaris Dewan Keamanan Rusia meminta Lanud Manuhua menjadi pangkalan militer mereka, saat mengadakan pertemuan dengan Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin pada Februari 2025.
Namun kabar tersebut segera dibantah Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan, Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang.
"Terkait pemberitaan tentang usulan penggunaan pangkalan Indonesia oleh Rusia, Kemhan mengklarifikasi bahwa berita tersebut tidak benar," kata Frega pada Selasa (15/4/2025) dinukil dari pewartaan Kompas.com.
Ia menjelaskan, pertemuan antara Menhan dan pihak Rusia Februari lalu dalam kerangka hubungan bilateral dan tidak mencakup pembicaraan strategis soal pangkalan militer.
Tanggapan lain disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Rolliansyah Soemirat.
Indonesia pernah berencana membangun tempat peluncuran satelit di Biak
"Pembicaraan mengenai hal tersebut telah dimulai beberapa tahun yang lalu, namun belum sampai pada keputusan apa pun," ujar Rolliansyah pada Rabu (16/4/2025) dilansir Kompas.com.
Ia menegaskan, Indonesia tidak pernah memberikan izin kepada negara mana pun untuk membangun dan memiliki pangkalan militer di Tanah Air.
Kesimpulan
Narasi jet tempur Rusia tiba di Biak, Papua merupakan hoaks.
Video dan gambar yang beredar berkaitan dengan parade militer Hari Angkatan Laut Rusia pada 31 Juli 2022.
Kemenlu dan Kemenhan memastikan isu pendirian pangkalan militer Rusia di Biak tidak benar.
Video dan gambar yang beredar berkaitan dengan parade militer Hari Angkatan Laut Rusia pada 31 Juli 2022.
Kemenlu dan Kemenhan memastikan isu pendirian pangkalan militer Rusia di Biak tidak benar.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/1371579337214102
- https://www.facebook.com/reel/682367374234077
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=606128555773067&set=a.179373378448589
- https://www.google.com/search?source=lns.web.cntpubb&vsdim=458,519&gsessionid=ecY7Ti2Hst5ooV_ssvuN3w4aCUNoG3WD1CCetpPfK-TQ-0Ol3oZ2iw&lsessionid=se_XSuMNK2Xh5P_sBsV0NKEalojmNnzE6CGdFG38xQm-aL8HJG8ltg&lns_surface=44&biw=458&bih=519&hl=en-US&vsrid=CKCL5eTN8P6VQRAGGAEiJEVEOUQ4RDE2LTI5Q0UtNEIyMi1BMUQ0LTU2QzIyRjExRTQ3Mw&udm=26&q&vsint=CAQqCgoCCAcSAggHIAE6IwoWDQAAAD8VAAAAPx0AAIA_JQAAgD8wARDKAxiHBCUAAIA_&lns_mode=un&qsubts=1744864733385&stq=1&cs=1&lei=2YUAaIu1F-e-vr0P9-DW2Q0
- https://www.dreamstime.com/july-st-petersburg-russia-ilyushin-il-anti-submarine-aircraft-main-naval-parade-honor-russian-navy-day-plane-sky-image277208645
- https://www.dreamstime.com/russia-st-petersburg-july-military-aircraft-helicopters-air-force-fly-city-celebration-day-image252976724
- https://www.youtube.com/watch?v=Z6Yopc9hu80
- https://www.youtube.com/watch?v=XF3-1-cT36k&t=41s
- https://nasional.kompas.com/read/2025/04/16/06183981/isu-rusia-mau-bangun-pangkalan-militer-di-papua-benar-atau-tidak?page=all
- https://nasional.kompas.com/read/2025/04/17/06141031/bukan-pangkalan-militer-kemenlu-sebut-pernah-ada-rencana-pembangunan-tempat
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-26630) [KLARIFIKASI] Salah Konteks, Video Ini Bukan Penjagaan di UGM Saat Demo Ijazah Jokowi
Sumber:Tanggal publish: 18/04/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah unggahan video memperlihatkan sejumlah mobil polisi dan diklaim sedang mengamankan kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Dalam unggahan disebutkan, ratusan polisi berjaga di UGM untuk mengamankan demonstrasi soal keaslian ijazah Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Namun, setelah ditelusuri video tersebut keliru dan perlu diluruskan.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, massa yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) mendatangi Fakultas Kehutanan UGM pada Selasa (15/04/2025). Kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi dari pihak kampus terkait keaslian ijazah Jokowi.
Video yang diklaim menampilkan ratusan polisi berjaga di UGM untuk mengamankan demonstrasi ijazah Jokowi salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini dan ini.
Salah satu akun menulis keterangan demikian:
Padahal Cuma Moment Silahturahmi TPUA, Emak2 Yang Semuanya Masih Warga Negara Indonesia. Kok Pejangaan Udah Kaya Mo Kedatangan Musuh Aja Lebayyy..."Demi Sang Pemilik Ijasah Palsu"
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang diklaim menampilkan polisi berjaga di UGM untuk mengamankan demo soal ijazah Jokowi.
Dalam unggahan disebutkan, ratusan polisi berjaga di UGM untuk mengamankan demonstrasi soal keaslian ijazah Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Namun, setelah ditelusuri video tersebut keliru dan perlu diluruskan.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, massa yang tergabung dalam Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) mendatangi Fakultas Kehutanan UGM pada Selasa (15/04/2025). Kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi dari pihak kampus terkait keaslian ijazah Jokowi.
Video yang diklaim menampilkan ratusan polisi berjaga di UGM untuk mengamankan demonstrasi ijazah Jokowi salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini dan ini.
Salah satu akun menulis keterangan demikian:
Padahal Cuma Moment Silahturahmi TPUA, Emak2 Yang Semuanya Masih Warga Negara Indonesia. Kok Pejangaan Udah Kaya Mo Kedatangan Musuh Aja Lebayyy..."Demi Sang Pemilik Ijasah Palsu"
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang diklaim menampilkan polisi berjaga di UGM untuk mengamankan demo soal ijazah Jokowi.
Hasil Cek Fakta
Saat dicermati, dalam video itu terdapat watermark "JOGJAKAMPUSID". Setelah ditelusuri video itu merupakan unggahan akun Instagram @Jogjakmapus.id pada 27 Maret 2025.
Dalam keterangannya, video itu adalah momen ketika ratusan polisi berjaga di Titik Nol Kilometer Yogyakarta untuk mengamankan demo menolak pengesahan revisi UU TNI.
Seperti diberitakan Kompas.com sebelumnya, massa yang tergabung Aliansi Jogja Memanggil menggelar demonstrasi menolak revisi UU TNI di Titik Nol Kilometer, Yogyakarta pada Kamis (27/3/2025).
Demonstrasi itu juga merupakan bentuk protes terkait adanya intimidasi dan tekanan digital yang berpotensi membungkam aspirasi masyarakat terkait revisi UU TNI.
Dalam keterangannya, video itu adalah momen ketika ratusan polisi berjaga di Titik Nol Kilometer Yogyakarta untuk mengamankan demo menolak pengesahan revisi UU TNI.
Seperti diberitakan Kompas.com sebelumnya, massa yang tergabung Aliansi Jogja Memanggil menggelar demonstrasi menolak revisi UU TNI di Titik Nol Kilometer, Yogyakarta pada Kamis (27/3/2025).
Demonstrasi itu juga merupakan bentuk protes terkait adanya intimidasi dan tekanan digital yang berpotensi membungkam aspirasi masyarakat terkait revisi UU TNI.
Kesimpulan
Video yang diklaim menampilkan ratusan polisi berjaga di UGM saat demo soal ijazah Jokowi tidak benar.
Video aslinya adalah momen ketika ratusan polisi berjaga di Titik Nol Kilometer Yogyakarta untuk mengamankan demonstrasi menolak pengesahan revisi UU TNI pada 27 Maret 2025.
Video aslinya adalah momen ketika ratusan polisi berjaga di Titik Nol Kilometer Yogyakarta untuk mengamankan demonstrasi menolak pengesahan revisi UU TNI pada 27 Maret 2025.
Rujukan
- https://yogyakarta.kompas.com/read/2025/04/15/114312578/massa-demo-ugm-soal-ijazah-jokowi-bawa-spanduk-ugm-jujur-saja
- https://www.facebook.com/reel/648444808053438
- https://www.facebook.com/share/p/169KWNHAGK/
- https://www.facebook.com/watch/?v=2320738238295151&rdid=4pnSyH86wErn0RVj
- https://www.instagram.com/reel/DHsbDyuvg9O/?igsh=MWJwaW9wY2YzOTlweA%3D%3D
- https://regional.kompas.com/read/2025/03/27/175532878/aliansi-jogja-memanggil-kembali-demo-tolak-uu-tni-soroti-maraknya-kekerasan
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 2087/8120


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5192018/original/001717500_1745065131-daftar_online_bpjs.jpg)