• (GFD-2025-26617) [SALAH] Video "Detik-Detik Hiu Serang Kapal Nelayan"

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 20/04/2025

    Berita

    Akun Facebook “Ike Dewi Mayadiani Doh” pada Sabtu (12/4/2025) mengunggah video [arsip] beserta narasi:

    “Detik detik ikan hiu menyerang kapal nelayan 😱😱”

    Per Minggu (20/4/2024), unggahan tersebut telah dilihat hampir 200 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta liputan6.com.
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim sebagai dokumentasi tentang seekor hiu menyerang kapal nelayan. Penelusuran dilakukan dengan mengunggah gambar tangkapan layar dari video tersebut ke situs Google Images.
    Hasilnya, ditemukan video serupa yang diunggah akun Instagram “ai_genarate” pada Sabtu (22/4/2025). Akun Instagram “ai_genarate” merupakan akun yang kerap mengunggah video hasil rekayasa AI.
    Jika diperhatikan, di bagian bawah video akun Instagram “ai_genarate” terdapat tanda air bertuliskan "Wan". Tanda air tersebut merupakan logo dari Wan AI, laman untuk membuat video dengan perangkat AI.
    Penelusuran juga dilakukan dengan mengunggah gambar tangkapan layar dari video tersebut ke laman pendeteksi AI, aidetectcontent.com. Hasilnya, gambar tersebut memiliki probabilitas 67 persen dibuat dengan perangkat AI.

    Kesimpulan

    Unggahan video disertai klaim "detik-detik hiu serang kapal nelayan" merupakan konten menyesatkan (misleading content).
    (Ditulis oleh Vania)

    Rujukan

  • (GFD-2025-26618) [PENIPUAN] Tautan Lowongan Kerja Alfamart

    Sumber: TikTok.com
    Tanggal publish: 20/04/2025

    Berita

    Akun TikTok “lowongan kerja” pada Senin (24/3/2025) mengunggah video [arsip] berisi informasi lowongan kerja karyawan Alfamart.

    Unggahan disertai narasi :

    “Dibutuhkan karyawan Alfamart

    Gaji Rp3,8jt perbulan

    Ijazah tidak diperlukan kan

    Usia minimal 18-40 tahun

    Laki laki dan perempuan”

    Per Minggu (20/04/2025), unggahan tersebut telah dilihat hampir 600 ribu kali, mendapat 5.198 tanda suka, 990 komentar dan telah dibagikan ulang 415 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melihat komentar pada unggahan akun TikTok “lowongan kerja”. Diketahui, pengunggah membalas komentar warganet dengan mengarahkan warganet untuk mendaftar dengan mengecek bio akun pengunggah. Dalam bio tersebut, tersemat tautan pendaftaran https://daftar-sekarang[dot]app-uy[dot]com/2/.

    Setelah TurnBackHoax mengakses tautan itu, tautan mengarahkan calon pelamar untuk login menggunakan Telegram dengan mengisi nama lengkap dan nomor telepon.
    TurnBackHoax kemudian menelusuri laman resmi Alfamart Karir (alfakarir.alfamart.co.id). Diketahui, perusahaan saat ini sedang membuka lowongan pekerjaan untuk 432 posisi di berbagai kantor cabang di Indonesia.
    Dari pengamatan TurnBackHoax, lowongan dari Alfamart selalu menyertakan penempatan kerja, deskripsi pekerjaan, dan persyaratannya, tidak seperti unggahan akun TikTok “lowongan kerja” yang menginfokan beberapa syarat dan gaji saja.
    Untuk melamar lowongan pekerjaan pada Alfamart Karir, calon pelamar perlu membuka laman alfakarir.alfamart.co.id, membuat akun, dan memilih lowongan kerja yang tersedia, tidak seperti unggahan akun TikTok “lowongan kerja” yang meminta pendaftaran dengan telegram.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “lowongan kerja karyawan Alfamart” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).
    (Ditulis oleh Vania)

    Rujukan

  • (GFD-2025-26619) [SALAH] Prabowo Bakal Hapus Jabatan Kepala Desa

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 20/04/2025

    Berita

    Akun Facebook “Belajar Hidup Sehat” pada Minggu (13/4/2025) mengunggah foto [arsip] berisi narasi:

    ”PRABOWO; “Simple Saja, SETUJU KAH Rakyat Jika Kades Dihapus DiNegara INDONESIA, KADES Itu 91 % Tidak Ada Gunanya Di Indonesia , Banyak Oknum2 Kades Yang Jadi Koruptor Dana Desa, Bansos Pkh, Bantuan Beras,….”

    Per Minggu (20/4/2025), unggahan tersebut mendapat 363 tanda suka, 122 komentar, dan telah dibagikan ulang 8 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta kompas.com.
    Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan pernyataan Prabowo seperti dalam unggahan Facebook tersebut. Tidak ada bukti dia akan menghapus jabatan kepala desa.
    Sementara itu, foto Prabowo yang dicantumkan dalam unggahan ditemukan di video TikTok Kumparan, pada Minggu (22/3/2024), tentang program makan bergizi gratis (MBG). Dalam pemberitaan Kumparan, Prabowo kala itu mengatakan bahwa banyak negara ingin mempelajari program MBG, sama sekali tak ada kaitannya dengan jabatan kepala desa.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Prabowo bakal hapus jabatan kepala desa” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
    (Ditulis oleh Vania)

    Rujukan

  • (GFD-2025-26620) Cek Fakta: Klarifikasi Polisi soal Kabar Viral Kurir Jadi Korban Begal di Banyuwangi

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/04/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang seorang kurir paket menjadi korban begal di Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 17 April 2025.
    Akun Facebook tersebut mengunggah video yang diklaim kurir korban begal di Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. Dalam video tampak seorang pria terbaring di teras rumah warga. Pria itu disebut sebagai kurir korban begal.
    "Seorang pengantar atau kurir di Banyuwangi nyaris jadi korban aksi begal saat akan mengantarkan barang ke penerima. Sang kurir dicegat sejumlah orang yang diduga hendak melakukan aksi begal.
    Beruntung kurir bernisial RAD tersebut berhasil lolos dari aksi begal. Akan tetapi ia mengalami luka pada bagian dagu dan kepala diduga dipukul.
    Pasca-lolos dari cengkeraman begal, RAD lantas membagikan insiden tersebut ke media sosial. Video yang diunggah melalui akun TikTok @/ngurirdily pada Senin (14/04/2025) lalu itupun viral," tulis salah satu akun Facebook.
    Benarkah kabar tentang seorang kurir menjadi korban begal di Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur? Berikut penelusurannya.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang seorang kurir paket menjadi korban begal di Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "kurir begal banyuwangi" di kolom pencarian Google Search.
    Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah kabar tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Viral Video Begal Kurir di Glenmore Ternyata Hoax" yang dimuat situs rri.co.id pada 18 April 2025.
    KBRN, Banyuwangi: Jagat media sosial di Banyuwangi sempat dihebohkan dengan video seorang kurir paket berinisial RA (20) yang mengaku menjadi korban pembegalan di area perkebunan Kalitelepak, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore.
    Dalam video yang beredar luas, RA memperlihatkan sejumlah luka yang diklaim akibat sabetan senjata tajam. Namun, setelah dilakukan penyelidikan oleh Polsek Glenmore, terungkap bahwa kejadian tersebut hanyalah rekayasa.
    Kapolsek Glenmore, AKP Budi Hermawan, menjelaskan pihaknya melakukan penyelidikan mendalam setelah video pengakuan RA menyebar luas. Namun, dalam proses pemeriksaan, RA justru memberikan keterangan yang tidak konsisten dan berubah-ubah.
    "Setelah dilakukan interogasi mendalam, saudara RA akhirnya mengakui bahwa cerita pembegalan tersebut hanyalah karangan. Video yang sempat viral itu dibuat untuk candaan dan menakut-nakuti rekan-rekannya sesama kurir," ungkap AKP Budi Hermawan, Kamis (17/4/2025).
    AKP Budi mengungkapkan fakta mengejutkan terkait luka-luka yang diperlihatkan RA dalam video. "Diketahui, luka gores yang terlihat pada tubuh RA berasal dari luka lama yang sengaja dikelupas ulang. Sementara, darah yang nampak dalam video berasal dari tumbuhan berdarah-darahan yang diremas pelapor untuk menambah kesan dramatis," Kata AKp Budi.
    Sebagai tindak lanjut atas perbuatan RA, pihak kepolisian telah mengambil beberapa langkah. Polisi meminta pelapor untuk membuat video klarifikasi, surat pernyataan bermaterai, dan laporan hasil penyelidikan.
    Menyikapi kejadian ini, Kapolsek Glenmore mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya serta menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia juga menegaskan bahwa membuat dan menyebarkan informasi palsu atau hoaks dapat dikenakan sanksi hukum.
    Penelusuran juga mengarah ke video pengakuan dan permintaan maaf RA yang diklaim menjadi korban begal. Video itu diunggah channel YouTube tvOnenewscom pada 17 April 2025.
    Berikut gambar tangkapan layarnya.
    "Dengan ini saya menyatakan bahwa saya telah membuat laporan palsu atau bohong tentang video yang beredar bahwa saya dibegal, itu hanya cerita hoaks. Tujuan saya membuat video itu adalah membuat candaan dan ternyata sampai seramai ini dan membuat resah keluarga semuanya, khususnya untuk warga Purwojoyo yang sangat resah akan adanya cerita saya itu tadi. Saya ingin meminta maaf khususnya kepada masyarakat Purwojoyo dan sekitarnya, umumnya kepada masyarakat Banyuwangi dan untuk pihak kepolisian saya juga meminta maaf," kata RA dalam video tersebut.
     

    Kesimpulan


    Kabar tentang seorang kurir paket menjadi korban begal di Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur telah diklarifikasi pihak Polsek Glenmore. Faktanya, dari hasil penyelidikan, kabar tersebut hanyalah karangan dari RA, pria yang mengaku jadi korban begal. Ia sengaja merekayasa untuk menakut-nakuti rekannya sesama kurir.
     

    Rujukan