• (GFD-2024-20667) Cek Fakta: Tidak Benar dalam Video Ini Pemain Liverpool Virgil Van Dijk Siap Membela Timnas Indonesia

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/06/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Sebuah video yang diklaim pemain klub Liverpool Virgil Van Dijk siap membla Timnas Indonesia beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 20 Juni 2024.
    Video berdurasi 2 menit 38 detik itu terlihat Virgil Van Dijk tengah berbicara dalam sesi wawancara. Berikut narasi dalam video tersebut.
    "Halo Indonesia, nama saya Virgil Van Dijk. Ibu saya berasal dari Indonesia dan dibesarkan disana dan itu merupakan negara yang sangat besar banyak sekali pulau-pulau kecil di sekitarnya dan keluarga saya masih banyak di pulau kecil di Indonesia. Saya belum pernah berkunjung ke rumah keluarga saya disana tetapi saya akan merencanakan untuk melakukan perjalanan kesana," demikian narasi dalam video tersebut.
    Video tersebut kemudian dikaitkan dengan kabar pemain Liverpool, Virgil Van Dijk bersiap membela Timnas Indonesia.
    "Pemain Liverpool,Siap Membela Timnas Garuda💪," tulis salah satu akun Facebook.
    Video yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 139 kali ditonton dan mendapat beberapa respons dari warganet.
    Benarkah dalam video itu pemain Liverpool Virgil Van Dijk siap membela Timnas Indonesia? Berikut penerulusrannya.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri video yang diklaim pemain Liverpool Virgil Van Dijk siap membela Timnas Indonesia. Penelusuran dilakukan dengan mengunggah gambar tangkapan layar dari video tersebut ke situs Yandex.
    Hasilnya terdapat beberapa gambar identik. Misalnya dalam konten video berjudul "Giroud is Van Dijk’s worst nightmare?" yang dimuat kanal YouTube SamCFC pada 25 Desember 2022.
    Berikut gambar tangkapan layarnya.
    Video tersebut merupakan potongan klip dari video wawancara Van Dijk bersama Gary Neville. Video tersebut diunggah kanal YouTube The Overlap dengan judul "Virgil Van Dijk on Klopp & Being The World's Best CB With Gary Neville". Video itu tayang pada 3 November 2022.
    Berikut gambar tangkapan layarnya.
    Dalam video itu, Van Dijk berbagi kisah perjalannya menjadi pemain sepak bola profesional. Selain itu, Van Dijk juga berbicara tentang kepindahannya ke Liverpool, kehidupan di Anfield, dan bagaimana rasanya bekerja dengan pelatih Liverpol ketika itu, Jurgen Klopp.
     

    Kesimpulan


    Video yang diklaim pemain Liverpool Virgil Van Dijk siap membela Timnas Indonesia ternyata tidak benar. Faktanya, video tersebut merupakan potongan klip dari video wawancara yang ditayangkan kanal YouTube Overlap. Dalam video, tidak ada pembicaraan mengenai kesiapan Van Dijk membela Timnas Indonesia.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20666) Cek Fakta: Hoaks Foto Gurita Raksasa Terdampar di Pantai Bali

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/06/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Sebuah foto yang diklaim seekor gurita raksasa terdampar di pantai Bali beredar di media sosial. Foto tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 9 Juni 2024.
    Akun Facebook tersebut mengunggah tiga buah foto yang diklaim gurita raksasa terdampar di sebuah pantai. Ukuran gurita itu tampak besardan berwarna gelap. Sejumlah orang terlihat berada di sekitar gurita.
    Foto itu kemudian dikaitkan dengan kabar seekor gurita raksasa yang terdampar di sebuah pantai di Bali.
    "Laut Memuntakan Gurita 🐙🐙🐙 Raksasa' Di Pesisir Pantai Bali Di Sore Hari ini," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 20 kali dibagikan dan mendapat 9 komentar dari warganet.
    Benarkah dalam foto itu seekor gurita raksasa terdampar di sebuah pantai di Bali? Berikut penelusurannya.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri foto yang diklaim seekor gurita raksasa terdampar di sebuah pantai di Bali. Penelusuran dilakukan dengan mengunggah gambar tersebut ke situs Google Images. Namun, tidak ada gambar identik yang ditemukan.
    Penelusuran kemudian dilakukan dengan mengunggah gambar tersebut ke situs fakeimagesdetector.com. Situs tersebut bisa mengidentifikasi sebuah gambar apakah hasil rekayasa atau asli. Hasilnya gambar tersebut merupakan hasil rekayasa digital dengan menggunakan perangkat kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
    Berikut gambar tangkapan layarnya.
    Penelusuran juga dilakukan dengan memasukkan kata kunci "giant octopus bali" di kolom pencarian Google Search. Hasilnya terdapat beberapa artikel yang menjelaskan mengenai foto gurita raksasa tersebut.
    Satu di antaranya artikel berjudul "This Giant Octopus Was Photographed on the Coast of Indonesia?" yang dimuat situs snopes.com pada 5 Juni 2024.
    Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa foto gurita raksasa yang disebut-sebut terdampar di sebuah pantai di Bali sempat viral pada awal Juni 2024. Sejumlah akun di X dan di Facebook mengunggah foto serupa dengan narasi gurita raksasa terdampar di pantai di Bali.
    Foto tersebut ternyata palsu dan dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI). Snopes.com menemukan foto tersebut juga diunggah oleh akun Instagram @best_of_ai_. Akun tersebut kerap memproduksi konten dengan menggunakan AI.
     

    Kesimpulan


    Foto yang diklaim seekor gurita raksasa terdampar di sebuah pantai di Bali ternyata hoaks. Faktanya, foto tersebut merupakan hasil rekayasa digital menggunakan kecerdasan buatan (AI).

    Rujukan

  • (GFD-2024-20665) [HOAKS] Huruf Y Akan Dihapus dari Alfabet

    Sumber:
    Tanggal publish: 21/06/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Tersiar kabar yang menyatakan bahwa huruf ke-26 dari alfabet Latin atau huruf Y akan dihapus. Kabar ini beredar luas di internet, terutama media sosial.

    Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau hoaks.

    Informasi mengenai huruf Y akan dihapus dari alfabet disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Pengguna Facebook menyertakan tangkapan layar judul artikel berikut:

    Huruf "Y" akan dihapus dari Alfabet

    Pada bagian bawahnya tertera penerbit artikel Detik Edu pada 23 Mei 2022 pukul 10.30 WIB.

    Hasil Cek Fakta

    Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Prof E Aminudin Aziz, membantah adanya penghapusan huruf Y dari alfabet.

    "Setidaknya, kami di Badan Bahasa tidak pernah membahas berita terkait isu yang menyebutkan tentang akan dihilangkannya huruf Y dari alfabet," kata Aminudin pada Senin (3/6/2024) seperti diwartakan oleh Kompas.com.

    Aminudin mengatakan, menghilangkan atau mengganti huruf dalam alfabet bukanlah proses sederhana.

    Apalagi jika huruf-huruf tersebut masih banyak digunakan untuk menyusun kata yang memiliki makna.

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek indeks berita Detik.com dan tidak menemukan artikel yang diunggah Detik Edu pada 23 Mei 2022 pukul 10.30 WIB.

    Kesimpulan

    Narasi mengenai huruf Y akan dihapus dari alfabet adalah hoaks.

    Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud Ristek memastikan tidak ada pembahasan mengenai penghapusan huruf dalam alfabet Latin.

    Rujukan

  • (GFD-2024-20664) [HOAKS] Turis Meksiko Tembak Polisi Saat Ditilang

    Sumber:
    Tanggal publish: 21/06/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar tangkapan layar berita Kompas TV mengenai seorang turis asal Meksiko menembak polisi hingga tewas.

    Narasi yang beredar menyebutkan, turis tersebut kesal lantaran dimintai uang tambahan saat ditilang.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar tersebut tidak benar atau hoaks.

    Informasi mengenai turis asal Meksiko menembak polisi saat ditilang, disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut judul artikel dari tangkapan layar Kompas TV yang beredar:

    Diduga Kesal Dimintai uang Tambahan Saat Ditilang Turis Asal Mexico Menembak Anggota Polisi Hingga Tewas Ditempat Menurut Saksi Di tkp Pelaku Menggunakan Senjata "Desert Eagle"

    "Sumber KOMPAS TV," tulis salah satu akun Facebook, pada Rabu (19/6/2024).

    Hasil Cek Fakta

    Pada tangkapan layar tertera tanggal terbit artikel, yakni 13 Juni 2024 pukul 08.46 WIB.

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek indeks berita di situs web Kompas TV dan tidak menemukan berita semacam itu.

    Sementara, foto yang dipakai pada tangkapan layar pernah dipakai di artikel Viva.co, 28 Februari 2023.

    Artikel itu membahas soal satuan tugas yang dibentuk untuk menangani pelanggaran lalu lintas, termasuk yang dilakukan oleh wisatawan mancanegara.

    Kepada Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan memastikan, informasi soal turis Meksiko menembak polisi adalah hoaks.

    Tangkapan layar yang beredar merupakan suntingan dari logo Kompas TV, gambar polisi menilang wisatawan asing, dan teks yang ditambahkan pada judul.

    "Kami sangat menyesalkan adanya oknum yang tidak bertanggung jawab membuat berita seperti itu dan meresahkan masyarakat dan menyudutkan Polri dalam pemberitaan tersebut," kata Jansen, dikutip dari Antara, Jumat (21/6/2024).

    Tangkapan layar yang beredar sengaja memakai logo Kompas TV untuk menarik perhatian publik. Kepolisian Denpasar dan Polda Bali masih melacak pelaku pembuat hoaks tersebut.

    Kesimpulan

    Narasi mengenai turis asal Meksiko menembak polisi saat ditilang adalah hoaks. Polda Bali memastikan tidak ada insiden penembakan.

    Sementara, tangkapan layar yang beredar merupakan hasil suntingan dengan mencatut logo Kompas TV.

    Rujukan