KOMPAS.com - Salah satu anggota grup lawak Warkop DKI, Indrodjojo Kusumonegoro atau biasa dikenal sebagai Indro Warkop, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (5/6/2025).
Kabar kematian Indro dibagikan oleh sejumlah akun Facebook. Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar itu hoaks.
Kabar kematian Indro Warkop dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Kamis (5/6/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
DetikDetik Artissss Indro Warkop Menghembuskan Nafas Terakhir di Rumah S4kit..
Narasi itu disertai foto Indro terbaring di ranjang rumah sakit.
(GFD-2025-27303) [HOAKS] Indro Warkop Meninggal Dunia pada 5 Juni 2025
Sumber:Tanggal publish: 05/06/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, foto Indra terbaring di ranjang rumah sakit ditemukan di pemberitaan BeritaSatu, 20 Juli 2015.
Artikel itu memberitakan pentolan grup lawak Warkop DKI tersebut jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit saat momen Lebaran 2015.
"Mungkin ini kecapeaan sehabis mengisi acara buka Ramadan kemarin. Faktor usia juga jadi penyebab. Selain itu faktor dehidrasi jadi penyebab penurunan kondisi kesehatan aku," kata Indro saat ditemui di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta pada 20 Juli 2015.
"Pas Lebaran pertama aku coba bertahan, tapi akhirnya tumbang juga pas lebaran kedua dan harus diopname di sini," tuturnya.
Sementara itu, Kompas.com tidak menemukan pemberitaan terkini dari media kredibel manapun tentang meninggalnya Indro pada Kamis (5/6/2025).
Di laman Instagram miliknya, @indrowarkop_asli (terverifikasi), juga tidak ditemukan informasi bahwa komedian tersebut telah berpulang.
Terbaru, Indro menghadiri acara peluncuran poster film Warkop DKI Kartun yang diselenggarakan di Kemang, Jakarta Selatan, pada Senin (2/6/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Indro mengungkapkan bahwa Warkop DKI Kartun adalah cara mewariskan humor khas kelompoknya kepada generasi muda.
"Langkah ini bukan sekadar upaya untuk melestarikan warisan Warkop, melainkan juga untuk memperkenalkan humor khas Dono, Kasino, Indro kepada generasi baru yang akrab dengan dunia kartun," kata Indro, dikutip dari Antara.
Artikel itu memberitakan pentolan grup lawak Warkop DKI tersebut jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit saat momen Lebaran 2015.
"Mungkin ini kecapeaan sehabis mengisi acara buka Ramadan kemarin. Faktor usia juga jadi penyebab. Selain itu faktor dehidrasi jadi penyebab penurunan kondisi kesehatan aku," kata Indro saat ditemui di Rumah Sakit MMC Kuningan, Jakarta pada 20 Juli 2015.
"Pas Lebaran pertama aku coba bertahan, tapi akhirnya tumbang juga pas lebaran kedua dan harus diopname di sini," tuturnya.
Sementara itu, Kompas.com tidak menemukan pemberitaan terkini dari media kredibel manapun tentang meninggalnya Indro pada Kamis (5/6/2025).
Di laman Instagram miliknya, @indrowarkop_asli (terverifikasi), juga tidak ditemukan informasi bahwa komedian tersebut telah berpulang.
Terbaru, Indro menghadiri acara peluncuran poster film Warkop DKI Kartun yang diselenggarakan di Kemang, Jakarta Selatan, pada Senin (2/6/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Indro mengungkapkan bahwa Warkop DKI Kartun adalah cara mewariskan humor khas kelompoknya kepada generasi muda.
"Langkah ini bukan sekadar upaya untuk melestarikan warisan Warkop, melainkan juga untuk memperkenalkan humor khas Dono, Kasino, Indro kepada generasi baru yang akrab dengan dunia kartun," kata Indro, dikutip dari Antara.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kabar kematian Indro Warkop yang dibagikan oleh sejumlah akun Facebook pada Kamis (5/6/2025) adalah hoaks.
Foto yang dibagikan adalah foto lama saat Indro dirawat di rumah sakit pada Juli 2015. Tidak ada bukti bahwa Indro telah meninggal dunia.
Foto yang dibagikan adalah foto lama saat Indro dirawat di rumah sakit pada Juli 2015. Tidak ada bukti bahwa Indro telah meninggal dunia.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02p4JACHHSNGNPRDCSVBvw3YgJALMGw49qyMLDj1Vd1HQysVMhGnvZjbmex6xMnzqvl&id=61554457735254
- https://www.facebook.com/AbangL123/posts/pfbid0r5G8eZWE5cPy6FLcqNDpXe9tRVRXfMV3DuTPfnucJRtimPuza76PNKuUwbajC7Uml
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02DnZdmXMT7KJcgwLhr2URa7Tef8eu8V9aEvZYWvWquWqxEZactZHTs4A9JX4e2ojjl&id=100095189061650
- https://www.beritasatu.com/news/292525/kesehatan-menurun-indro-warkop-dirawat-di-rs
- https://www.instagram.com/indrowarkop_asli/
- https://megapolitan.antaranews.com/berita/401325/indro-warkop-sebut-film-warkop-dki-kartun-tayang-di-bioskop-tanah-air-mulai-26-juni
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27254) [PENIPUAN] Tautan “Pendaftaran Giveaway PLN”
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 04/06/2025
Berita
“GIVEAWAY PLN INDONESIA POWER 2025
Mau hadiah jutaan rupiah yukkkkk ikutan soalnya bakal ada 300 orang pemenang loh
Hadiah
1 uang tunai ratusan juta
2 Gratis token listrik 1 tahun
Hadiah gratis tampa dipungut biaya apapun
Ayo daftarkan diri anda sekarang juga
Klik link di bawah”
Mau hadiah jutaan rupiah yukkkkk ikutan soalnya bakal ada 300 orang pemenang loh
Hadiah
1 uang tunai ratusan juta
2 Gratis token listrik 1 tahun
Hadiah gratis tampa dipungut biaya apapun
Ayo daftarkan diri anda sekarang juga
Klik link di bawah”
Hasil Cek Fakta
Disadur dari artikel Cek Fakta kompas.com
Tim Cek Fakta Kompas.com menghubungi PLN untuk mengonfirmasi kebenaran tautan pendaftaran giveaway tersebut.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jateng-DIY, Prayudha Fasya Perdana mengatakan, giveaway mengatasnamakan PLN yang beredar di Facebook tersebut adalah hoaks.
“PLN tidak pernah menyelenggarakan program giveaway seperti yang dimaksud. Apalagi yang meminta data pribadi, OTP, atau pungutan biaya,” kata Yudha kepada Kompas.com, Jumat (30/5/2025).
Yudha mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan PLN.
Informasi resmi terkait PLN dapat diperoleh melalui kanal resmi seperti Contact Center PLN 123, aplikasi PLN Mobile, situs web www.pln.co.id, serta laman media sosial PLN yang sudah terverifikasi (centang biru).
Tim Cek Fakta Kompas.com menghubungi PLN untuk mengonfirmasi kebenaran tautan pendaftaran giveaway tersebut.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jateng-DIY, Prayudha Fasya Perdana mengatakan, giveaway mengatasnamakan PLN yang beredar di Facebook tersebut adalah hoaks.
“PLN tidak pernah menyelenggarakan program giveaway seperti yang dimaksud. Apalagi yang meminta data pribadi, OTP, atau pungutan biaya,” kata Yudha kepada Kompas.com, Jumat (30/5/2025).
Yudha mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan PLN.
Informasi resmi terkait PLN dapat diperoleh melalui kanal resmi seperti Contact Center PLN 123, aplikasi PLN Mobile, situs web www.pln.co.id, serta laman media sosial PLN yang sudah terverifikasi (centang biru).
Kesimpulan
Unggahan berisi tautan “pendaftaran giveaway PLN” merupakan konten tiruan (impostor content).
Rujukan
- http[kompas.com] [HOAKS] Tautan untuk Dapat Giveaway PLN Berhadiah Uang Tunai
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2025/05/30/185800382/-hoaks-tautan-untuk-dapat-giveaway-pln-berhadiah-uang-tunai
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=122102316680889118&id=61576673540092 (unggahan akun Facebook “info terkini”)
- https://archive.ph/wip/fXAj0 (arsip unggahan akun Facebook “info terkini”)
(GFD-2025-27257) [SALAH] Mahkamah Internasional Tetapkan Israel sebagai Negara Ilegal
Sumber: instagram.comTanggal publish: 04/06/2025
Berita
Akun Instagram “marhall88” pada Jumat (11/4/2025) mengunggah video [arsip] yang memperlihatkan Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al Maliki sedang berbicara dengan sejumlah awak media.
Unggahan disertai narasi:
“Mahkamah Internasional tlah memutuskan bahwa: ISRAEL adlh NEGARA ILEGAL yg sdh harus keluar dari Palestine dan wajib segera diHUKUM DUNIA”.
“#israel Adlh NEGARA ILEGAL yg SIAP DIHUKUM oleh KEPUTUSAN MAHKAMAH INTERNASIONAL”.
Hingga Rabu (4/6/2025) unggahan tersebut telah disukai lebih dari 5 ribu akun.
Unggahan disertai narasi:
“Mahkamah Internasional tlah memutuskan bahwa: ISRAEL adlh NEGARA ILEGAL yg sdh harus keluar dari Palestine dan wajib segera diHUKUM DUNIA”.
“#israel Adlh NEGARA ILEGAL yg SIAP DIHUKUM oleh KEPUTUSAN MAHKAMAH INTERNASIONAL”.
Hingga Rabu (4/6/2025) unggahan tersebut telah disukai lebih dari 5 ribu akun.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menonton video tersebut dari awal hingga akhir. Tidak ada pernyataan Riyad Al Maliki tentang Mahkamah Internasional menyatakan Israel sebagai negara ilegal. Video hanya berisi pembahasan seputar Mahkamah Internasional yang menyatakan pendudukan Israel di Palestina merupakan tindakan ilegal karena melanggar Piagam HAM PBB.
Dalam video tersebut terdapat tanda air “TRT World”. TurnBackHoax kemudian menelusuri akun Instagram “trtworld” dan menemukan video asli, isinya sama dengan unggahan “marhall88”, tetapi tidak terdapat narasi “Mahkamah Internasional tlah memutuskan bahwa: ISRAEL adlh NEGARA ILEGAL yg sdh harus keluar dari Palestine dan wajib segera diHUKUM DUNIA”.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “ICJ declares Israel as illegal state” ke mesin pencari Google. Hasilnya mengarah ke sejumlah artikel yang membantah klaim, yakni:
euronews.com “No, the ICJ hasn’t declared Israel an ‘illegal state’” yang tayang pada Kamis (24/4/2025), dan
reuters.com “Fact Check: UN court’s opinion misrepresented as deeming Israel an illegal nation” yang tayang pada Senin (21/4/2025).
Dalam video tersebut terdapat tanda air “TRT World”. TurnBackHoax kemudian menelusuri akun Instagram “trtworld” dan menemukan video asli, isinya sama dengan unggahan “marhall88”, tetapi tidak terdapat narasi “Mahkamah Internasional tlah memutuskan bahwa: ISRAEL adlh NEGARA ILEGAL yg sdh harus keluar dari Palestine dan wajib segera diHUKUM DUNIA”.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “ICJ declares Israel as illegal state” ke mesin pencari Google. Hasilnya mengarah ke sejumlah artikel yang membantah klaim, yakni:
euronews.com “No, the ICJ hasn’t declared Israel an ‘illegal state’” yang tayang pada Kamis (24/4/2025), dan
reuters.com “Fact Check: UN court’s opinion misrepresented as deeming Israel an illegal nation” yang tayang pada Senin (21/4/2025).
Kesimpulan
Unggahan berisi narasi “Mahkamah Internasional menetapkan Israel sebagai negara Ilegal” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Rujukan
- http[Instagram] Instagram resmi TRT World “trtworld” [euronews.com] No, the ICJ hasn’t declared Israel an ‘illegal state [reuters.com] Fact Check: UN court’s opinion misrepresented as deeming Israel an illegal nation
- https://www.instagram.com/reel/C9nEvTyh5nP
- https://www.euronews.com/my-europe/2025/04/24/no-the-icj-hasnt-declared-israel-an-illegal-state
- https://www.reuters.com/fact-check/un-courts-opinion-misrepresented-deeming-israel-an-illegal-nation-2025-04-21
- https://www.instagram.com/p/DIS6OwNTHMo/ (unggahan akun Instagram “marhall88”)
- https://archive.ph/k096u (arsip unggahan akun Instagram “marhall88”)
(GFD-2025-27258) [SALAH] Video “Donald Trump Mengejek Pakistan”
Sumber: tiktok.comTanggal publish: 04/06/2025
Berita
Akun TikTok “rumah.himalaya” pada Rabu (30/4/2025) mengunggah video [arsip] yang memperlihatkan Donald Trump sedang berpidato.
Unggahan disertai narasi:
“Donald Trump mengolok-olok Pakistan setelah India menutup 4 sumber air yang mengalir ke Pakistan di Kashmir. Akankah hal ini semakin mempercepat perang India-Pakistan?”.
“Donald Trump menunjukkan dukungannya ke India dengan mengolok-olok Pakistan.
#warindiaandpakistan #perangduniake3 #india #pakistan #donaldtrump #trump #standforpakistan”.
Hingga Rabu (4/6/2025) unggahan telah disukai hampir 8 ribu akun dan dibagikan ulang hampir seribu kali.
Unggahan disertai narasi:
“Donald Trump mengolok-olok Pakistan setelah India menutup 4 sumber air yang mengalir ke Pakistan di Kashmir. Akankah hal ini semakin mempercepat perang India-Pakistan?”.
“Donald Trump menunjukkan dukungannya ke India dengan mengolok-olok Pakistan.
#warindiaandpakistan #perangduniake3 #india #pakistan #donaldtrump #trump #standforpakistan”.
Hingga Rabu (4/6/2025) unggahan telah disukai hampir 8 ribu akun dan dibagikan ulang hampir seribu kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengambil tangkapan layar dari video tersebut dan menelusurinya lewat perangkat Google Lens. Diketahui, versi lengkap pidato Trump tersebut telah diunggah sejak 2016, salah satunya oleh kanal YouTube resmi CNN pada Sabtu (27/2/2016) berjudul “Trump mocks Rubio’s SOTU water incident”.
TurnBackHoax kemudian melihat video CNN berdurasi 46 detik tersebut. Terdapat bagian Trump berkata “I need water”, sama seperti video yang diunggah oleh “rumah.himalaya”. Konteks asli dari bagian pidato tersebut adalah Trump mengejek rivalnya, Marco Rubio, perihal Rubio yang membutuhkan air di tengah-tengah pidato kampanye kepresidenannya pada 2016. Tidak ada hubungannya dengan konflik India-Pakistan.
TurnBackHoax kemudian melihat video CNN berdurasi 46 detik tersebut. Terdapat bagian Trump berkata “I need water”, sama seperti video yang diunggah oleh “rumah.himalaya”. Konteks asli dari bagian pidato tersebut adalah Trump mengejek rivalnya, Marco Rubio, perihal Rubio yang membutuhkan air di tengah-tengah pidato kampanye kepresidenannya pada 2016. Tidak ada hubungannya dengan konflik India-Pakistan.
Kesimpulan
Unggahan video berisi narasi “Donald Trump mengolok-olok Pakistan” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Rujukan
Halaman: 1749/7940


