KOMPAS.com - Di media sosial beredar narasi yang mengeklaim Indonesia akan menjadi target serangan Israel selanjutnya, setelah Iran diratakan.
Narasi itu disertai sebuah video, yang menampilkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato.
Dalam sulih teks video, Netanyahu mengatakan bahwa Israel akan menghancurkan beberapa negara di Asia setelah Iran, salah satunya Indonesia.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Narasi yang mengeklaim Indonesia akan menjadi target serangan Israel dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini pada Rabu (18/6/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Setelah iran target selanjutnya Indonesia...!!
Berikut kutipan sulih teks pidato Netanyahu dalam video tersebut:
Kita hancurkan negara Iran terlebih dahulu setelah itu kita hancurkan beberapa negara di Asia. Salah satunya negara Indonesia.
Screenshot Hoaks, PM Israel Benjamin Netanyahu berkata akan hancurkan Indonesia
(GFD-2025-27480) [HOAKS] Video Benjamin Netanyahu Berkata Akan Hancurkan Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 20/06/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri menggunakan Google Lens, ditemukan fakta bahwa video itu merupakan pidato Netanyahu di Kongres AS pada 24 Juli 2024, atau jauh sebelum Israel menyerang Iran.
Video pidato lengkap Netanyahu dapat dilihat di kanal YouTube Fox 5 Washington DC.
Dalam pidato tersebut, Netanyahu berupaya menggaet dukungan AS untuk membantu Israel melawan kelompok perlawanan Palestina, Hamas.
Netanyahu memang beberapa kali menyebut Iran sebagai ancaman terhadap perdamaian dunia dan kawasan Timur Tengah dalam pidatonya.
Akan tetapi, Netanyahu tidak mengatakan akan menyerang Indonesia dalam pidatonya. Bahkan, dia sama sekali tidak menyinggung Indonesia.
Transkrip utuh pidato Netanyahu dapat dibaca di sini.
Video pidato lengkap Netanyahu dapat dilihat di kanal YouTube Fox 5 Washington DC.
Dalam pidato tersebut, Netanyahu berupaya menggaet dukungan AS untuk membantu Israel melawan kelompok perlawanan Palestina, Hamas.
Netanyahu memang beberapa kali menyebut Iran sebagai ancaman terhadap perdamaian dunia dan kawasan Timur Tengah dalam pidatonya.
Akan tetapi, Netanyahu tidak mengatakan akan menyerang Indonesia dalam pidatonya. Bahkan, dia sama sekali tidak menyinggung Indonesia.
Transkrip utuh pidato Netanyahu dapat dibaca di sini.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim Indonesia akan menjadi target serangan Israel selanjutnya adalah hoaks.
Narasi itu mencantumkan video pidato Netanyahu di Kongres AS pada 24 Juli 2024, atau jauh sebelum Israel menyerang Iran.
Netanyahu tidak mengatakan akan menyerang Indonesia dalam pidatonya. Bahkan, dia sama sekali tidak menyinggung Indonesia.
Narasi itu mencantumkan video pidato Netanyahu di Kongres AS pada 24 Juli 2024, atau jauh sebelum Israel menyerang Iran.
Netanyahu tidak mengatakan akan menyerang Indonesia dalam pidatonya. Bahkan, dia sama sekali tidak menyinggung Indonesia.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/439986942542885
- https://www.facebook.com/reel/1669362920597282
- https://www.youtube.com/watch?v=rKkcstwPd9k
- https://www.haaretz.com/israel-news/2024-07-25/ty-article/full-text-netanyahus-2024-address-to-congress/00000190-e6c0-d469-a39d-e6d7117d0000
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27481) BI terbitkan uang Rupiah edisi 80 tahun Kemerdekaan RI, benarkah?
Sumber:Tanggal publish: 20/06/2025
Berita
Jakarta (ANTARA/JACX) – Video uang kertas yang diklaim sebagai pecahan Rupiah edisi HUT ke-80 Republik Indonesia beredar luas di media sosial pada Juni 2025.
Uang kertas dengan dominasi warna abu-abu dan putih itu, di antaranya menampilkan gambar peta, bendera, serta lambang negara Indonesia.
Adapula, potret Presiden pertama RI Soekarno dengan pakaian khasnya, yakni jas safari putih dan peci hitam.
Tulisan '80 tahun Indonesia' dan '80 NKRI' juga dapat ditemukan di uang kertas tersebut.
"Beredar video penampakan uang nominal 80rb edisi 80 Tahun Indonesia Merdeka," demikian narasi yang dibubuhkan salah satu pengunggah video di Instagram pada 19 Juni 2025.
Namun, benarkah gambar uang itu resmi diterbitkan Bank Indonesia?
Uang kertas dengan dominasi warna abu-abu dan putih itu, di antaranya menampilkan gambar peta, bendera, serta lambang negara Indonesia.
Adapula, potret Presiden pertama RI Soekarno dengan pakaian khasnya, yakni jas safari putih dan peci hitam.
Tulisan '80 tahun Indonesia' dan '80 NKRI' juga dapat ditemukan di uang kertas tersebut.
"Beredar video penampakan uang nominal 80rb edisi 80 Tahun Indonesia Merdeka," demikian narasi yang dibubuhkan salah satu pengunggah video di Instagram pada 19 Juni 2025.
Namun, benarkah gambar uang itu resmi diterbitkan Bank Indonesia?
Hasil Cek Fakta
Bank Indonesia (BI), yang merupakan bank sentral dengan kewenangan mencetak pecahan Rupiah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, membantah menerbitkan uang terbaru dengan nominal 80 ribu Rupiah.
"Faktanya, informasi tersebut tidak benar!," demikian penjelasan yang dimuat BI melalui akun X resminya pada Jumat.
BI menegaskan uang Rupiah Peringatan Kemerdekaan (UPK) terakhir yang resmi diterbitkan bank sentral tersebut merupakan pecahan Rp75.000, dalam Peringatan 75 Tahun Kemerdekaan RI di tahun 2020.
Klaim: Uang Rupiah edisi 80 tahun Kemerdekaan RI
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
View this post on Instagram
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
A post shared by Bank Indonesia (@bank_indonesia)
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
"Faktanya, informasi tersebut tidak benar!," demikian penjelasan yang dimuat BI melalui akun X resminya pada Jumat.
BI menegaskan uang Rupiah Peringatan Kemerdekaan (UPK) terakhir yang resmi diterbitkan bank sentral tersebut merupakan pecahan Rp75.000, dalam Peringatan 75 Tahun Kemerdekaan RI di tahun 2020.
Klaim: Uang Rupiah edisi 80 tahun Kemerdekaan RI
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
View this post on Instagram
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
A post shared by Bank Indonesia (@bank_indonesia)
Pewarta: Tim JACX
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
- https://www.instagram.com/reel/DLEvnjPTS50/?igsh=MXVvOGpsOTIxbXVjbg%3D%3D
- https://x.com/bank_indonesia/status/1935878681593102420
- https://www.instagram.com/reel/DLHMc6EMtsw/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading
- https://www.instagram.com/reel/DLHMc6EMtsw/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading
- https://www.instagram.com/reel/DLHMc6EMtsw/?utm_source=ig_embed&utm_campaign=loading
(GFD-2025-27485) [HOAKS] Prabowo Dukung Rismon Sianipar Usut Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Sumber:Tanggal publish: 20/06/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang diklaim menampilkan Presiden Prabowo Subianto mendukung ahli digital forensik, Rismon Sianipar mengungkap dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).
Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video tidak benar atau hoaks.
Video yang mengeklaim Prabowo mendukung Rismon mengungkap dugaan ijazah Jokowi dibagikan di Facebook, misalnya akun ini, ini dan ini.
Dalam video, Prabowo menyebut kebohongan hanya bisa dihadapi dengan membuka diri dan memberikan penjelasan berdasarkan fakta, kenyataan, ilmu serta matematika.
Unggahan diberi keterangan sebagai berikut:
UGM BERTOBATLAH..!!
Pak Jokowi MenyerahlahIjazah Palsumu makin terkuakPrabowo mendukung Rismon H.S
Ungkap Kebohongan Besar
Ijazah Palsu Jokowi..!!!
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim Prabowo mendukung Rismon untuk mengusut dugaan ijazah palsu Jokowi
Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video tidak benar atau hoaks.
Video yang mengeklaim Prabowo mendukung Rismon mengungkap dugaan ijazah Jokowi dibagikan di Facebook, misalnya akun ini, ini dan ini.
Dalam video, Prabowo menyebut kebohongan hanya bisa dihadapi dengan membuka diri dan memberikan penjelasan berdasarkan fakta, kenyataan, ilmu serta matematika.
Unggahan diberi keterangan sebagai berikut:
UGM BERTOBATLAH..!!
Pak Jokowi MenyerahlahIjazah Palsumu makin terkuakPrabowo mendukung Rismon H.S
Ungkap Kebohongan Besar
Ijazah Palsu Jokowi..!!!
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook narasi yang mengeklaim Prabowo mendukung Rismon untuk mengusut dugaan ijazah palsu Jokowi
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video tersebut dan menelusurinya menggunakan Google Lens.
Hasilnya, video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube Metro TV ini pada 8 April 2025. Video asli berjudul "Presiden Prabowo Bicara Propaganda Kebohongan".
Setelah video disimak sampai tuntas tidak ditemukan informasi Prabowo menyinggung ijazah Jokowi.
Dalam video tersebut, Prabowo menyinggung soal ilmu propaganda yang dilakukan suatu negara untuk mendestabilisasi negara lain yang tidak disukai.
Menurut Prabowo, serangan kebohongan tersebut hanya bisa dihadapi dengan membuka diri dan memberikan penjelasan berdasarkan fakta, kenyataan, ilmu dan matematika.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, saat Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden di Jakarta pada 5 Mei 2025 Prabowo mengaku heran karena ada pihak yang mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi.
Prabowo bergurau, tidak menutup kemungkinan di masa depan ada yang mempertanyakan ijazahnya.
"Masalah ijazah dipersoalkan, nanti ijazah saya ditanya-tanya, iya kan?," kata Prabowo.
Hasilnya, video itu identik dengan unggahan di kanal YouTube Metro TV ini pada 8 April 2025. Video asli berjudul "Presiden Prabowo Bicara Propaganda Kebohongan".
Setelah video disimak sampai tuntas tidak ditemukan informasi Prabowo menyinggung ijazah Jokowi.
Dalam video tersebut, Prabowo menyinggung soal ilmu propaganda yang dilakukan suatu negara untuk mendestabilisasi negara lain yang tidak disukai.
Menurut Prabowo, serangan kebohongan tersebut hanya bisa dihadapi dengan membuka diri dan memberikan penjelasan berdasarkan fakta, kenyataan, ilmu dan matematika.
Diberitakan Kompas.com sebelumnya, saat Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden di Jakarta pada 5 Mei 2025 Prabowo mengaku heran karena ada pihak yang mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi.
Prabowo bergurau, tidak menutup kemungkinan di masa depan ada yang mempertanyakan ijazahnya.
"Masalah ijazah dipersoalkan, nanti ijazah saya ditanya-tanya, iya kan?," kata Prabowo.
Kesimpulan
Video Prabowo mendukung Rismon mengusut ijazah Jokowi tidak benar atau hoaks.
Dalam video aslinya Prabowo menyinggung soal lmu propaganda yang dilakukan suatu negara untuk mendestabilisasi negara lain.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi kredibel Prabowo mendukung Rismon mengusut ijazah Jokowi.
Saat Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden di Jakarta pada 5 Mei 2025 Prabowo justru mengaku heran karena ada pihak yang mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi.
Dalam video aslinya Prabowo menyinggung soal lmu propaganda yang dilakukan suatu negara untuk mendestabilisasi negara lain.
Sampai saat ini tidak ditemukan informasi kredibel Prabowo mendukung Rismon mengusut ijazah Jokowi.
Saat Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden di Jakarta pada 5 Mei 2025 Prabowo justru mengaku heran karena ada pihak yang mempersoalkan keaslian ijazah Jokowi.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/v/18TWnnnXT4/
- https://web.facebook.com/share/v/1DqU1afdEJ/?mibextid=NOb6eG
- https://web.facebook.com/share/v/16vF6RWDET/
- https://www.youtube.com/watch?v=lOlbIsDkw7w&ab_channel=METROTV
- https://nasional.kompas.com/read/2025/05/08/14330091/prabowo-merespons-soal-polemik-ijazah-jokowi-dan-bantah-presiden-boneka-?page=all
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27486) [HOAKS] Penyintas Tragedi Air India AI171 Ditangkap karena Palsukan Cerita
Sumber:Tanggal publish: 20/06/2025
Berita
KOMPAS.com - Penyintas kecelakaan pesawat Air India AI171, Vishwash Kumar Ramesh, dikabarkan ditangkap pihak berwenang karena mengarang ceritanya lolos dari maut.
Dalam narasi yang beredar, Ramesh diklaim tidak berada di dalam pesawat dan mengarang cerita bahwa ia selamat dari kecelakaan tersebut.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Narasi penyintas kecelakaan Air India ditangkap karena memalsukan ceritanya lolos dari maut dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, serta akun Instagram ini.
Berikut narasi yang dibagikan:
Kebenaran terungkap: Korban selamat kecelakaan Air India ditangkap karena mengaku sebagai penumpang pesawat
Dalam narasi yang beredar, Ramesh diklaim tidak berada di dalam pesawat dan mengarang cerita bahwa ia selamat dari kecelakaan tersebut.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Narasi penyintas kecelakaan Air India ditangkap karena memalsukan ceritanya lolos dari maut dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, serta akun Instagram ini.
Berikut narasi yang dibagikan:
Kebenaran terungkap: Korban selamat kecelakaan Air India ditangkap karena mengaku sebagai penumpang pesawat
Hasil Cek Fakta
Tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang menyebutkan bahwa Ramesh, satu-satunya penyintas kecelakaan Air India, ditangkap karena memalsukan ceritanya lolos dari maut.
Kabar terkini, Ramesh diberitakan turut serta dalam prosesi pemakaman saudara laki-lakinya, Ajay, yang tewas dalam kecelakaan tersebut.
Diberitakan BBC, Rabu (18/6/2025) Ramesh yang lengan dan wajahnya masih ditutupi perban putih menjadi salah satu pengusung peti jenazah saudaranya ke krematorium di kota Diu.
Ramesh dan saudaranya menumpang pesawat Boeing 787-8 Dreamliner yang menuju London pada 12 Juni 2025. Pesawat itu jatuh beberapa detik setelah lepas landas dari Ahmedabad.
Adapun Ramesh duduk di kursi 11A dalam penerbangan tersebut. Sedangkan saudaranya dilaporkan duduk beberapa kursi jauhnya.
Semua penumpang dan awak lainnya tewas, dan hampir 30 orang juga tewas di darat setelah pesawat itu jatuh dan menabrak asrama dokter.
Namun, Ramesh secara ajaib selamat dan berhasil meloloskan diri dari puing-puing badan pesawat melalui lubang di badan pesawat.
Pemeriksa fakta Newschecker telah memverifikasi narasi yang mengeklaim Ramesh ditangkap dengan menghubungi pihak berwenang setempat.
Komisaris Tambahan Polisi Sektor-2 Kota Ahmedabad, Jaipal Singh Rathore mengklarifikasi bahwa Ramesh tidak ditangkap dalam kasus apa pun.
Kabar terkini, Ramesh diberitakan turut serta dalam prosesi pemakaman saudara laki-lakinya, Ajay, yang tewas dalam kecelakaan tersebut.
Diberitakan BBC, Rabu (18/6/2025) Ramesh yang lengan dan wajahnya masih ditutupi perban putih menjadi salah satu pengusung peti jenazah saudaranya ke krematorium di kota Diu.
Ramesh dan saudaranya menumpang pesawat Boeing 787-8 Dreamliner yang menuju London pada 12 Juni 2025. Pesawat itu jatuh beberapa detik setelah lepas landas dari Ahmedabad.
Adapun Ramesh duduk di kursi 11A dalam penerbangan tersebut. Sedangkan saudaranya dilaporkan duduk beberapa kursi jauhnya.
Semua penumpang dan awak lainnya tewas, dan hampir 30 orang juga tewas di darat setelah pesawat itu jatuh dan menabrak asrama dokter.
Namun, Ramesh secara ajaib selamat dan berhasil meloloskan diri dari puing-puing badan pesawat melalui lubang di badan pesawat.
Pemeriksa fakta Newschecker telah memverifikasi narasi yang mengeklaim Ramesh ditangkap dengan menghubungi pihak berwenang setempat.
Komisaris Tambahan Polisi Sektor-2 Kota Ahmedabad, Jaipal Singh Rathore mengklarifikasi bahwa Ramesh tidak ditangkap dalam kasus apa pun.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi penyintas kecelakaan Air India ditangkap karena memalsukan ceritanya lolos dari maut adalah hoaks.
Kepolisian telah mengonfirmasi Vishwash Kumar Ramesh tidak ditangkap dalam kasus apa pun. Terbaru, ia turut serta memakamkan saudaranya yang tewas dalam kecelakaan tersebut.
Kepolisian telah mengonfirmasi Vishwash Kumar Ramesh tidak ditangkap dalam kasus apa pun. Terbaru, ia turut serta memakamkan saudaranya yang tewas dalam kecelakaan tersebut.
Rujukan
- https://www.facebook.com/watch/?v=1254342716142772
- https://www.facebook.com/watch/?v=1047236714041416
- https://www.facebook.com/reel/1647897435920544
- https://www.instagram.com/reel/DLCL5bYIhEF/
- https://www.bbc.com/news/articles/cvg8591rpjyo
- https://newschecker.in/fact-check/survivor-of-ahmedabad-plane-crash-arrested-no-fake-claim-goes-viral
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 1704/7945
