KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang diklaim menunjukkan sebuah pesawat berisi bantuan kemanusiaan mendarat di sebuah bandara Israel.
Narasi video mengeklaim, pesawat yang membawa bantuan untuk Israel tersebut berasal dari Uni Emirat Arab (UEA).
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut dibagikan dengan konteks keliru.
Video yang diklaim menunjukkan pesawat UEA berisi bantuan kemanusiaan mendarat di bandara Israel dibagikan oleh akun Facebook ini pada Rabu (25/6/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
Isrewellll dapat bantuan kemanusiaan dari negara saudaranya UEA.
Sementara, video yang dicantumkan dibubuhi teks sebagai berikut:
Pesawat yang mengangkut bantuan dari UEA Dubai, mendarat di bandara internasional Isreal.
Screenshot Klarifikasi, video ini bukan perlihatkan pesawat UEA kirim bantuan ke Israel
(GFD-2025-27663) [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Perlihatkan Pesawat UEA Kirim Bantuan ke Israel
Sumber:Tanggal publish: 30/06/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri narasi tersebut di Google Search menggunakan kata kunci "UAE sent aid to Israel".
Hasil pencarian teratas merupakan artikel pemeriksa fakta dari India Today, yang menjelaskan konteks sebenarnya dari video tersebut.
Dilansir India Today, video tersebut merupakan penerbangan komersial pertama maskapai UEA, Etihad Airways, ke Israel dari Abu Dhabi.
Pendaratan perdana pesawat Etihad Airways di Bandara Ben-Gurion Tel Aviv pada 6 April 2021 disambut meriah dengan tembakan meriam air.
Video pendaratan perdana Etihad Airways di Israel juga diunggah oleh kanal YouTube Erem News pada 6 April 2021.
Hasil pencarian teratas merupakan artikel pemeriksa fakta dari India Today, yang menjelaskan konteks sebenarnya dari video tersebut.
Dilansir India Today, video tersebut merupakan penerbangan komersial pertama maskapai UEA, Etihad Airways, ke Israel dari Abu Dhabi.
Pendaratan perdana pesawat Etihad Airways di Bandara Ben-Gurion Tel Aviv pada 6 April 2021 disambut meriah dengan tembakan meriam air.
Video pendaratan perdana Etihad Airways di Israel juga diunggah oleh kanal YouTube Erem News pada 6 April 2021.
Kesimpulan
Video yang diklaim menunjukkan pesawat UEA berisi bantuan kemanusiaan mendarat di bandara Israel perlu diluruskan.
Faktanya, video itu dibagikan dengan konteks keliru. Video itu memperlihatkan pendaratan perdana pesawat Etihad Airways di Bandara Ben-Gurion Tel Aviv pada 6 April 2021.
Faktanya, video itu dibagikan dengan konteks keliru. Video itu memperlihatkan pendaratan perdana pesawat Etihad Airways di Bandara Ben-Gurion Tel Aviv pada 6 April 2021.
Rujukan
(GFD-2025-27664) [HOAKS] Jokowi Masuk Rumah Sakit, Alami Kritis
Sumber:Tanggal publish: 30/06/2025
Berita
KOMPAS.com - Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan dirawat di rumah sakit karena mengalami kritis.
Pengguna media sosial menyertakan video menampilkan kerumunan orang merekam dengan ponsel suasana di depan Toko Obat Sumber Husodo.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.
Video kerumunan yang dikaitkan dengan kondisi Jokowi yang kritis disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (26/6/2025):
Jokowi kritis masuk rumah sakit !!!…
akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Kamis (26/6/2025), yang mengeklaim Jokowi dirawat di rumah sakit karena mengalami kritis.
Pengguna media sosial menyertakan video menampilkan kerumunan orang merekam dengan ponsel suasana di depan Toko Obat Sumber Husodo.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.
Video kerumunan yang dikaitkan dengan kondisi Jokowi yang kritis disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (26/6/2025):
Jokowi kritis masuk rumah sakit !!!…
akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Kamis (26/6/2025), yang mengeklaim Jokowi dirawat di rumah sakit karena mengalami kritis.
Hasil Cek Fakta
Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Fitriansyah memastikan kabar mengenai Jokowi dirawat rumah sakit merupakan hoaks.
"Tidak, beliau sedang tidak dirawat di rumah sakit," kata Syarif pada Sabtu (28/6/2025) sebagaimana diwartakan Kompas.com.
Video yang beredar berkaitan dengan penertiban pengunjung Angkringan Kopi Jos yang terletak dekat Toko Obat Sumber Husodo.
Petugas menerbitkan kerumunan karena melanggar protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 pada 2020.
Sebelumnya, masyarakat menyoroti kondisi kesehatan Jokowi karena wajahnya tampak bengkak.
Jokowi meluruskan bahwa dirinya mengalami alergi kulit setelah melaksanakan kunjungan ke Vatikan.
"Ya, baik. Baik-baik saja," kata Jokowi pada Kamis (26/6/2026) dikutip dari Kompas.com.
"Baik-baik saja tapi masih dalam, sedikit pemulihan," lanjutnya.
"Tidak, beliau sedang tidak dirawat di rumah sakit," kata Syarif pada Sabtu (28/6/2025) sebagaimana diwartakan Kompas.com.
Video yang beredar berkaitan dengan penertiban pengunjung Angkringan Kopi Jos yang terletak dekat Toko Obat Sumber Husodo.
Petugas menerbitkan kerumunan karena melanggar protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 pada 2020.
Sebelumnya, masyarakat menyoroti kondisi kesehatan Jokowi karena wajahnya tampak bengkak.
Jokowi meluruskan bahwa dirinya mengalami alergi kulit setelah melaksanakan kunjungan ke Vatikan.
"Ya, baik. Baik-baik saja," kata Jokowi pada Kamis (26/6/2026) dikutip dari Kompas.com.
"Baik-baik saja tapi masih dalam, sedikit pemulihan," lanjutnya.
Kesimpulan
Narasi Jokowi dirawat di rumah sakit karena mengalami kritis merupakan hoaks.
Ajudan Jokowi menegaskan, Jokowi dalam keadaan sehat.
Jokowi mengalami alergi kulit usai berkunjung ke Vatikan, tetapi secara umum kondisinya baik-baik saja.
Ajudan Jokowi menegaskan, Jokowi dalam keadaan sehat.
Jokowi mengalami alergi kulit usai berkunjung ke Vatikan, tetapi secara umum kondisinya baik-baik saja.
Rujukan
- https://www.facebook.com/burhanuddin.situju.2025/videos/705052078802327/
- https://www.facebook.com/reel/1445803623507555
- https://www.facebook.com/reel/1169087275263802
- https://regional.kompas.com/read/2025/06/26/170330278/jokowi-ungkap-kondisi-alergi-kulitnya-baik-baik-saja-masih-sedikit
- https://regional.kompas.com/read/2025/06/28/152455678/jokowi-dikabarkan-kritis-di-rumah-sakit-ajudan-hoax-itu
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27669) [KLARIFIKASI] Video Ini Simulasi Helikopter Evakuasi Korban, Bukan Kecelakaan di Tol Yogyakarta
Sumber:Tanggal publish: 30/06/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang memperlihatkan dua helikopter terbang rendah di dekat Jalan Tol Yogyakarta-Solo.
Narasi video menyebutkan, terjadi kecelakaan mobil di jalan tol dan helikopter tersebut mengevakuasi korban.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut perlu diluruskan.
Video yang diklaim memperlihatkan helikopter mengevakuasi korban kecelakaan di Jalan Tol Yogyakarta-Solo dibagikan oleh akun Facebook ini pada 20 Juni 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Mobil keluar asap lur tol ngawen pasien ditumpak ke helikopter
Narasi video menyebutkan, terjadi kecelakaan mobil di jalan tol dan helikopter tersebut mengevakuasi korban.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut perlu diluruskan.
Video yang diklaim memperlihatkan helikopter mengevakuasi korban kecelakaan di Jalan Tol Yogyakarta-Solo dibagikan oleh akun Facebook ini pada 20 Juni 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Mobil keluar asap lur tol ngawen pasien ditumpak ke helikopter
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri informasi lebih lengkap terkait video tersebut menggunakan Google Search dengan kata kunci "helikopter tol Ngawen".
Hasilnya, ditemukan penjelasan dari PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) terkait video tersebut yang dimuat di Harian Jogja, pada 20 Juni 2025.
Manajer Humas PT JMJ, Rahmat Jesiman mengatakan, peristiwa dalam video bukan kecelakaan, tetapi bagian dari simulasi penanganan kecelakaan.
"Itu hanya latihan simulasi saja. Simulasi pertolongan menggunakan helikopter saat terjadi kecelakaan di jalan tol," kata Rahmat.
Simulasi tersebut juga diberitakan Kompas.com, pada 23 Juni 2025. Dua helikopter digunakan untuk menjemput korban yang terlibat dalam kecelakaan di jalan tol.
Adapun Tol Jogja-Solo dilengkapi dengan dua landasan helikopter atau helipad yang terletak di Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah.
Hasilnya, ditemukan penjelasan dari PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) terkait video tersebut yang dimuat di Harian Jogja, pada 20 Juni 2025.
Manajer Humas PT JMJ, Rahmat Jesiman mengatakan, peristiwa dalam video bukan kecelakaan, tetapi bagian dari simulasi penanganan kecelakaan.
"Itu hanya latihan simulasi saja. Simulasi pertolongan menggunakan helikopter saat terjadi kecelakaan di jalan tol," kata Rahmat.
Simulasi tersebut juga diberitakan Kompas.com, pada 23 Juni 2025. Dua helikopter digunakan untuk menjemput korban yang terlibat dalam kecelakaan di jalan tol.
Adapun Tol Jogja-Solo dilengkapi dengan dua landasan helikopter atau helipad yang terletak di Banyudono, Boyolali, Jawa Tengah.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang diklaim memperlihatkan helikopter mengevakuasi korban kecelakaan di Jalan Tol Yogyakarta-Solo perlu diluruskan.
Manajer Humas PT JMJ, Rahmat Jesiman mengatakan, peristiwa dalam video bukan kecelakaan, tetapi bagian dari simulasi penanganan kecelakaan.
Manajer Humas PT JMJ, Rahmat Jesiman mengatakan, peristiwa dalam video bukan kecelakaan, tetapi bagian dari simulasi penanganan kecelakaan.
Rujukan
- https://www.facebook.com/watch/?v=1958658781338705&rdid=sOZorDzGlzuLZv02
- https://soloraya.harianjogja.com/read/2025/06/20/648/1217783/helikopter-mendarat-di-jalan-tol-jogja-solo-bukan-kecelakaan-tapi-simulasi
- https://yogyakarta.kompas.com/read/2025/06/23/225521478/evakuasi-korban-kecelakaan-pakai-helikopter-diuji-coba-di-tol-solo-jogja
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-27670) [HOAKS] Tautan untuk Dapat Kupon Undian Berhadiah BNI
Sumber:Tanggal publish: 30/06/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar tautan yang diklaim sebagai akses untuk mendapatkan kupon undian berhadiah. Undian tersebut mengatasnamakan BNI.
Narasi unggahan menyebutkan, pendaftaran undian dibuka sampai 10 Juli 2025 dan menawarkan hadiah mobil, sepeda motor, serta sepeda motor.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut hoaks serta terindikasi phishing atau pencurian data.
Tautan yang diklaim untuk akses pendaftaran undian berhadiah BNI dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini, pada 29-30 Juni 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
rejeki wondr BNI hadir lagi!
Spesial buat kamu nasabah setia BNI! Khusus Nasabah Bank BNI yang sudah mempunyai wondr by bni Mobile Banking Festival Berhadiah Hadir lagi jangan lewatkan kesempatan Anda untuk memenangkan hadiah undian Bank BNI Berhadiah,
Ayo buruan Daftar dan Raih hadiah menarik sebagai apresiasi dari Bank BNI ingat nasabah tidak dipungut biaya apapun tinggal klik,(Daftar Sekarang) Dibawah.
Raih kesempatan memenangkan ribuan hadiah mewah:- 2 Mercedes-Benz E 300- 20 All New Honda HRV- 14 Cherry J6- 170 Honda Beat- 790 Smartphone & hadiah seru lainnya
Hanya butuh satu kupon untuk menangSegera ambil kupon undiannya karena program hanya berlaku hingga 10 Juli 2025.
Screenshot Hoaks, tautan kupon undian berhadiah BNI
Narasi unggahan menyebutkan, pendaftaran undian dibuka sampai 10 Juli 2025 dan menawarkan hadiah mobil, sepeda motor, serta sepeda motor.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan tersebut hoaks serta terindikasi phishing atau pencurian data.
Tautan yang diklaim untuk akses pendaftaran undian berhadiah BNI dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini, pada 29-30 Juni 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
rejeki wondr BNI hadir lagi!
Spesial buat kamu nasabah setia BNI! Khusus Nasabah Bank BNI yang sudah mempunyai wondr by bni Mobile Banking Festival Berhadiah Hadir lagi jangan lewatkan kesempatan Anda untuk memenangkan hadiah undian Bank BNI Berhadiah,
Ayo buruan Daftar dan Raih hadiah menarik sebagai apresiasi dari Bank BNI ingat nasabah tidak dipungut biaya apapun tinggal klik,(Daftar Sekarang) Dibawah.
Raih kesempatan memenangkan ribuan hadiah mewah:- 2 Mercedes-Benz E 300- 20 All New Honda HRV- 14 Cherry J6- 170 Honda Beat- 790 Smartphone & hadiah seru lainnya
Hanya butuh satu kupon untuk menangSegera ambil kupon undiannya karena program hanya berlaku hingga 10 Juli 2025.
Screenshot Hoaks, tautan kupon undian berhadiah BNI
Hasil Cek Fakta
Setelah diperiksa, tautan yang dicantumkan oleh akun Facebook tersebut tidak mengarah ke situs atau aplikasi mobile banking BNI.
Lewat unggahan di situs resmi, 6 Mei 2025, BNI mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan program undian.
Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies menjelaskan, "Rejeki Wondr BNI 2025" merupakan program loyalitas nasabah yang digelar sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026.
Program ini bertujuan untuk mengapresiasi nasabah setia sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi dan tabungan melalui aplikasi perbankan digital milik BNI, wondr.
BNI menyiapkan hadiah dua unit Mercedes-Benz E300, 14 unit Chery J6, 20 unit Honda HR-V, 170 unit Honda Beat, dan ratusan smartphone serta hadiah menarik lainnya.
Pengundian akan dilakukan dua kali, yaitu pada Agustus 2025 dan Februari 2026.
Kupon undian rejeki wondr BNI akan ter-generate secara otomatis setiap kali nasabah melakukan transaksi yang memenuhi syarat, seperti pembukaan rekening, transaksi perbankan, aktivasi aplikasi wondr, dan peningkatan saldo tabungan.
Kupon tersebut dapat langsung dilihat melalui aplikasi Wondr. Dengan demikian, nasabah tidak perlu mengambil kupon melalui tautan tertentu seperti yang beredar di Facebook.
Corina juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipu yang mengaku sebagai admin BNI dan meminta uang untuk klaim hadiah.
"Kami minta masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai admin BNI dan menipu dengan modus undian berhadiah. Itu hanya jebakan agar korban mentransfer sejumlah uang ke pelaku. Jangan mudah percaya," ujar Corina.
Dia menambahkan, BNI tidak pernah mensyaratkan pembayaran atau transfer dana untuk pencairan hadiah. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI.
"Jika ada pihak yang meminta uang dengan alasan klaim hadiah, sudah pasti itu penipuan," tuturnya.
Lewat unggahan di situs resmi, 6 Mei 2025, BNI mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan program undian.
Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Karnalies menjelaskan, "Rejeki Wondr BNI 2025" merupakan program loyalitas nasabah yang digelar sejak April 2025 hingga 31 Januari 2026.
Program ini bertujuan untuk mengapresiasi nasabah setia sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi dan tabungan melalui aplikasi perbankan digital milik BNI, wondr.
BNI menyiapkan hadiah dua unit Mercedes-Benz E300, 14 unit Chery J6, 20 unit Honda HR-V, 170 unit Honda Beat, dan ratusan smartphone serta hadiah menarik lainnya.
Pengundian akan dilakukan dua kali, yaitu pada Agustus 2025 dan Februari 2026.
Kupon undian rejeki wondr BNI akan ter-generate secara otomatis setiap kali nasabah melakukan transaksi yang memenuhi syarat, seperti pembukaan rekening, transaksi perbankan, aktivasi aplikasi wondr, dan peningkatan saldo tabungan.
Kupon tersebut dapat langsung dilihat melalui aplikasi Wondr. Dengan demikian, nasabah tidak perlu mengambil kupon melalui tautan tertentu seperti yang beredar di Facebook.
Corina juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipu yang mengaku sebagai admin BNI dan meminta uang untuk klaim hadiah.
"Kami minta masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang mengaku sebagai admin BNI dan menipu dengan modus undian berhadiah. Itu hanya jebakan agar korban mentransfer sejumlah uang ke pelaku. Jangan mudah percaya," ujar Corina.
Dia menambahkan, BNI tidak pernah mensyaratkan pembayaran atau transfer dana untuk pencairan hadiah. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi BNI.
"Jika ada pihak yang meminta uang dengan alasan klaim hadiah, sudah pasti itu penipuan," tuturnya.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tautan yang diklaim untuk akses pendaftaran undian berhadiah BNI adalah hoaks.
Tautan yang dibagikan oleh akun Facebook tersebut tidak mengarah ke situs resmi. Selain itu, kupon undian rejeki wondr BNI akan ter-generate secara otomatis setiap melakukan transaksi.
Dengan demikian, nasabah tidak perlu mengambil kupon melalui tautan tertentu seperti yang beredar di Facebook.
Tautan yang dibagikan oleh akun Facebook tersebut tidak mengarah ke situs resmi. Selain itu, kupon undian rejeki wondr BNI akan ter-generate secara otomatis setiap melakukan transaksi.
Dengan demikian, nasabah tidak perlu mengambil kupon melalui tautan tertentu seperti yang beredar di Facebook.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid031dWuhsdifsV2YvvS57SCLSPjmx6AzT6sPvkjQJVXdWaj39wkJ9TXexDPiUTFneKPl&id=61577857772795
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0tcbnqxPczs2FqhzmkRhVfSkCk5F2JmPxdjNpFcF6ezoECLAstYcjhdJ2ocCL4BKkl&id=61577847183869
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid03zaS4fdCdsJJaUgvW4gQxc4q2EhsrPThG9y4GaBCzy65TzaeRpi3iSKj7GmtqHdTl&id=61578043254231
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0aYwwbmDd9eQFkVUA7iUXxZ1KoMtZBWL8e2dP47hx9Xbrhea6NPGJkXYU5HXth6uMl&id=61577984547525
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02hNqJoDEV47J2EenLbNaTp8Q7KRJKn89CeaHUHhsbmNFLSubjgsiB2EtDJ4q3Dez8l&id=61577834824737
- https://www.bni.co.id/id-id/beranda/kabar-bni/berita/articleid/24708
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 1663/7945