• (GFD-2025-27724) [HOAKS] Video Anak Perempuan di Jakarta Barat Dimangsa Ular Piton

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan video yang diklaim menunjukkan seorang anak perempuan di Jakarta Barat dimangsa oleh seekor ular piton.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Video yang diklaim menunjukkan seorang anak perempuan di Jakarta Barat dimangsa ular piton dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada 29 Juni 2025.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    #fyp, waspada kawan Ular makan anak gadis remaja di Citralend, Jakarta Barat, orang tua harus waspada dan warga selalu membersikan selokan, apalagi slokan yang tertutup berpotensi tempat ular sembunyi..

    Screenshot Hoaks, video ular piton makan anak perempuan di Jakarta Barat

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa video yang dicantumkan adalah klip lama dan sebelumnya pernah disebarkan untuk membuat narasi hoaks.

    Sebelumnya, video itu disebarkan pada Mei 2024 dengan narasi ular piton memangsa seorang anak kecil. Namun, narasi tersebut tidak benar.

    Berdasarkan pemeriksaan Kompas.com, video tersebut terdiri dari dua klip yang berbeda.

    Klip pertama yang menampilkan proses evakuasi ular di selokan mirip dengan gambar di artikel Brilio, 27 Februari 2018. Lokasi kejadian itu disebut di Malaysia.

    Ular dengan panjang 5 meter tersebut ditangkap dengan keadaan perut membesar. Menurut laporan warga setempat, ular itu baru saja memangsa dua ekor berang-berang.

    Sedangkan klip kedua yang menampilkan sejumlah orang membelah perut ular identik dengan video di YouTube tvOne tertanggal 16 Juni 2018.

    Video tvOne memberitakan warga di Desa Persiapan Lawela, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tengah, membelah perut seekor ular sanca atau piton.

    Ular tersebut menelan seorang perempuan berusia 54 tahun bernama Wa Tiba. Sebelumnya, ia berpamitan pergi ke kebun yang berjarak sekitar 1 kilometer dari rumahnya.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video yang diklaim menunjukkan seorang anak perempuan di Jakarta Barat dimangsa ular piton adalah hoaks.

    Video itu adalah gabungan dari klip penemuan ular piton di Malaysia dan rekaman saat ular piton di Kabupaten Muna, Sulteng, dibelah perutnya setelah memangsa seorang perempuan.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27725) Indonesia jadi tuan rumah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, benarkah?

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/07/2025

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menarasikan bahwa FIFA secara resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

    Unggahan tersebut disertai foto Presiden FIFA Gianni Infantino yang terlihat berjabat tangan dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Resmi! Presiden FIFA Umumkan Indonesia Jadi Tuan Rumah Round 4 – Sejarah Baru Dimulai!”

    Namun, benarkah Indonesia jadi tuan rumah ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, foto dalam unggahan tersebut tidak berkaitan dengan narasi yang disampaikan. Foto tersebut mirip dengan yang diunggah Erick Thohir di akun X miliknya pada 6 Oktober 2022. Dalam unggahan itu, Gianni Infantino menyampaikan duka cita atas tragedi Kanjuruhan, bukan dalam konteks penunjukan tuan rumah kualifikasi.

    Dilansir dari ANTARA, Qatar dan Arab Saudi lah yang resmi ditunjuk sebagai tuan rumah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tersebut.

    Klaim: Indonesia jadi tuan rumah putaran keempat kualifikasi zona Asia

    Rating: Hoaks

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27727) [KLARIFIKASI] Tidak Benar Toyota Sudah Rilis Mobil Bertenaga Air

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Perusahaan otomotif Jepang, Toyota, diklaim telah meluncurkan mobil yang sepenuhnya menggunakan bahan bakar air.

    Narasi itu mengeklaim, mobil tersebut tidak menghasilkan polusi, tidak memerlukan baterai lithium, dan tidak membutuhkan stasiun pengisian daya listrik.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut tidak benar.

    Narasi yang mengeklaim Toyota telah meluncurkan mobil yang sepenuhnya ditenagai air dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini, pada Juni 2025.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    SELAMAT TINGGAL MOBIL LISTRIKTOYOTA MENULIS ULANG MASA DEPAN DENGAN HIDROGEN

    Perusahaan Jepang baru saja meluncurkan mesin bertenaga hidrogen (air), yang dapat MEREVOLUSI industri kendaraan listrik.

    Ini berarti tidak ada emisi polusi, tidak perlu baterai lithium, tidak ada stasiun pengisian daya listrik dan tidak ada masalah dengan berat, daur ulang dan ekstraksi mineral.

    Air dan hidrogen merupakan dua zat yang berbeda. Hidrogen adalah bahan pembentuk air, tapi air itu sendiri adalah zat yang sudah jadi dan punya sifat berbeda dari bahan dasarnya.

    Hidrogen adalah unsur kimia paling sederhana, terdiri dari satu proton dan satu elektron. Sedangkan air terbentuk dari dua atom hidrogen yang berikatan dengan satu atom oksigen.

    Dilansir AAP FactCheck, Toyota mengonfirmasi bahwa mereka belum meluncurkan mobil bertenaga air, tetapi telah mengembangkan kendaraan bertenaga hidrogen.

    Kendaraan itu mengeluarkan uap air sebagai produk sampingannya. Salah satu model mobil itu adalah Mirai, yang diluncurkan pada 2014 dan ditenagai oleh sel bahan bakar hidrogen.

    Mesin Mirai menggabungkan hidrogen yang disimpan dalam tangki bahan bakar dengan udara yang diambil dari luar untuk menghasilkan listrik, yang menggerakkan mobil.

    Pada 2023, Toyota memulai proyek di Australia untuk mengembangkan mesin pembakaran berbahan bakar hidrogen, dengan air yang dipancarkan sebagai produk sampingannya.

    "Mesin tersebut memancarkan air, tetapi tidak bertenaga air," kata juru bicara Toyota.

    Sementara itu, Forbes menduga munculnya narasi keliru soal pengembangan mobil bertenaga air oleh Toyota berasal dari pengumuman perusahaan itu pada 2024.

    Perusahaan tersebut mengajukan paten untuk mesin pembakaran hidrogen berpendingin air. Hal itu tentunya sangat berbeda dengan mobil bertenaga air. 

    Dalam desain Toyota, mesin mobil itu menggunakan hidrogen, bukan air. Inovasi yang diklaim terletak pada sistem pendinginnya.

    Alih-alih mengandalkan radiator tradisional atau pendingin udara, sistem Toyota menyuntikkan air langsung ke dalam silinder.

    Ini membantu mengendalikan suhu pembakaran tinggi yang terkait dengan hidrogen dan memungkinkan penggunaan material mesin yang lebih ringan.

    Namun, kendaraan tersebut tetap memerlukan pengisian ulang hidrogen eksternal. Kendaraan ini tidak memecah air menjadi hidrogen di dalam kendaraan, dan tidak ditenagai oleh air.

    Istilah "mesin air" dalam hal ini mengacu pada sistem pendingin, bukan sumber bahan bakar.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim Toyota telah meluncurkan mobil yang sepenuhnya ditenagai air perlu diluruskan.

    Toyota mengonfirmasi bahwa mereka belum meluncurkan mobil bertenaga air, tetapi telah mengembangkan kendaraan bertenaga hidrogen.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27728) [HOAKS] Poster Lowongan Kerja Pertamina pada Awal Juli 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 03/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan berupa poster lowongan kerja mengatasnamakan Pertamina pada bulan Juli 2025.

    Dalam unggahan disebutkan, Pertamina sedang membutuhkan banyak karyawan pria maupun wanita dengan usia 18 hingga 55 tahun.

    Namun, setelah ditelusuri unggahan tersebut adalah hoaks. Konten itu diindikasi sebagai modus penipuan.

    Poster lowongan kerja mengatasnamakan Pertamina salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, dan ini pada awal Juli 2025.

    Masyarakat yang tertarik melamar kerja diminta menghubungi nomor WhatsApp yang tertera dalam unggahan.

    Hasil Cek Fakta

    Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, poster tersebut bukan berasal dari pihaknya.

    Menurut dia, narasi soal lowongan kerja tersebut adalah hoaks.

    "Itu hoaks. Kepada masyarakat mohon tidak mudah percaya terhadap informasi lowongan pekerjaan yang mengatasnamakan Pertamina," ujar Fadjar kepada Kompas.com pada Kamis (3/7/2025).

    Hal senada juga disampaikan oleh Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari.

    Menurut Heppy, Pertamina selama ini tidak pernah melakukan pendaftaran lowongan kerja melalui nomor WhatsApp seperti dalam unggahan yang beredar.

    "Hoaks. Selama ini tidak pernah membuka lowongan kerja melalui nomor WhatsApp" ujar Heppy.

    Heppy menambahkan, lowongan kerja Pertamina diumumkan melalui lamanwww.pertamina.com serta media sosial mereka yang telah bercentang biru.

    Masyarakat juga bisa menghubungi Pertamina Call Center 135.

    Kesimpulan

    Poster lowongan kerja mengatasnamakan Pertamina pada awal Juli 2025 merupakan informasi tidak benar atau hoaks.

    Adapun poster tersebut bukan berasal dari Pertamina. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu tidak pernah membuka lowongan kerja melalui nomor WhatsApp. 

    Rujukan