• (GFD-2025-27820) [SALAH] PM Israel Sebut Perang Israel dan Iran Hanya Sandiwara

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 10/07/2025

    Berita

    Akun Facebook “Purwanto Anto” pada Senin (23/6/2025) mengunggah video [arsip], isinya memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sedang berpidato.

    Berikut terjemahan yang tertulis dalam konten tersebut:

    “Adapun perang antara Syiah dan Israel hanya sekedar sandiwara. Adapun korban dikedua belah pihak sangat kecil”.
    Saudara-saudara anggota parlemen Israel, sebagaimana kalian tahu Israel bekerjasama dengan intelijen Perancis. Kami tempatkan Khumaini di Iran dan kami jual senjata-senjata canggih demi melindungi Syiah dari Saddam Hussein. Kemudian syiah membunuh Saddam Hussein dan kami menonton. Dan Syiah membunuh presiden Lebanon dan kami menonton. Dan mereka membunuh rakyat Suriah dan kami menonton. Adapun Ikhwanul Muslim pengikut Qatar telah berhasil dalam menghancurkan rezim dan militer negara-negara Arab dan kami menonton. Benar mereka gagal di Mesir, akan tetapi kami mengepung aliran air Mesir, melalui sekutu kami (Ethiopia). Dan kami berusaha mempengaruhi rakyat Mesir dan memprovokasi untuk menghancurkan militernya dan rezim yang berkuasa, dengan perantara ikhwanul muslim (IM) di Turki dan Qatar. Melalui agen-agen kami seperti jou show, zuwaiba (Talk Show) dan Al-Jazeerah (Media), semuanya berada di Turki dan Qatar menyebarkan fitnah terhadap Mesir dan kami hanya menonton. Mereka membunuh pemimpin Libya dan menghancurkan kekuatannya dan kami menontonnya. Adapun perang antara Syiah dan Israel hanya sekedar sandiwara. Adapun korban dikedua belah pihak sangat kecil, dan juga kami suburkan Syiah di Lebanon. Kami pecah Lebanon menjadi dua kelompok yang berlawanan.

    Rudal-rudal Syiah ditujukan pada Israel sangat kecil. Tapi yang ditujukan ke Mekkah, rudal yang canggih-canggih dan hebat (Skurf) dan kami menonton. Justru itu kami serahkan kepada mereka, Lebanon Selatan untuk dihancurkan semuanya, dihancurkan semuanya. Sebagai contoh sederhana, mereka membantai rakyat Suria dan ditelantarkan sebagai pembantu (jongos) kami. Sekarang terdapat gerilyawan Syiah di Lebanon Selatan, setelah mereka membantu umat Islam di Iraq dan telah menghancurkan kota-kota seperti Moushil dan Falajah dan berlangsung sampai sekarang dan kami menonton”.

    Pengunggah juga menyertakan narasi:

    “KAMI (ISRAEL) HANYA MENONTON
    ADAPUN PERANG ISRAEL DAN SYI’AH /IRAN HANYA SEKEDAR SANDIWARA,KERUGIAN SANGAT KECIL”.

    Hingga Kamis (10/7/2025) unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 6 ribu kali dan disukai 16 akun.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengambil tangkapan layar video tersebut dan menelusurinya lewat perangkat Google Lens. Diketahui, video versi lengkap pidato tersebut diunggah tahun 2013, salah satunya oleh kanal YouTube “גדעון משה” pada April 2013 dengan judul “נאום ראש הממשלה בנימין נתניהו בעת כינון ממשלתו השלישית”, bila diterjemahkan ke Bahasa Indonesia adalah “Pidato Perdana Menteri Benjamin Netanyahu saat pembentukan pemerintahan ketiganya”.

    TurnBackHoax lalu memasukkan video dari “גדעון משה” tersebut ke veed.io untuk menerjemahkan pidato Netanyahu dari Bahasa Ibrani ke Bahasa Indonesia. Diketahui, Netanyahu berbicara mengenai keadaan domestik Israel yang pada saat itu tengah mengalami banyak masalah dan menjadi salah satu waktu yang paling menantang selama Netanyahu menjabat sebagai perdana menteri. Ia juga menyebut Iran di pidato tersebut, namun dalam konteks hubungan diplomatis.

    Lebih lanjut, eskalasi Iran dan Israel baru terjadi pada 13 Juni 2025 setelah Israel mengebom beberapa daerah perumahan dan fasilitas nuklir Iran.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Perdana Menteri Israel menyatakan perang Israel dan Iran hanya sandiwara” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-27824) [SALAH] Ratusan Kapal Perang Cina Tiba di Timur Tengah

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 10/07/2025

    Berita

    Akun TikTok “aquasedang23” pada Selasa (1/7/2025) mengunggah video [arsip] dengan narasi:

    “Ratusan Kapal Perang Berbendera China sudah mulai merapat ke Teluk Oman.
    Kekuatan Militer China Meningkat di Timur Tengah
    Armada Laut Cina Merapat Ke Timur Tengah…ada Apa..?”.

    Hingga Kamis (10/7/2025) unggahan tersebut telah disukai hampir 17 ribu akun dan dibagikan ulang lebih dari 700 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar video itu lewat perangkat Google Lens. Hasilnya, terdapat penjelasan “ringkasan AI” yang membeberkan kapal di video tersebut adalah TCG Anadolu (L-400), kapal serbu amfibi AL Turkiye yang merupakan kapal perang Turki terbesar.

    Hasil pencarian juga mengarah ke sejumlah laporan yang membahas kapal itu, yakni:

    Finabel – The European Land Force Commanders Organisation “TCG Anadolu: The Dawn of Drone-Centric Naval Power Projection” yang tayang Maret 2025, dan
    Presidency of the Republic of Turkiye “TCG Anadolu is the first UCAV carrier in the world” yang tayang April 2023.
    Foto kapal dalam kedua sumber itu sama persis dengan potret dalam unggahan video “aquasedang23”.

    TurnBackHoax kemudian memasukkan unggahan “aquasedang23” ke Yandex Video Search. Diketahui, video serupa diunggah tahun 2023 di sejumlah sumber berikut:

    YouTube “Cumhuriyet 100. yıl Mustafa Kemal Atatürk 29 Ekim 1923 & 2023 Türk Askeri Türk Donanması Geçişi”, bila diterjemahkan ke bahasa Indonesia adalah “Republik 100 tahun Mustafa Kemal Atatürk 29 Oktober 1923 & 2023 Militer Turki Angkatan Laut Turki Transisi”.
    TikTok “haberturk” yang merupakan akun resmi Haberturk, organisasi media Turkiye yang mencakup saluran televisi, surat kabar, dan platform berita daring Turkiye. Deskripsi di video ini sama persis seperti yang dijelaskan di kanal YouTube “Barbaros Kızılelma”. Kejadian di video tersebut diambil di Selat Bosporus, Turkiye.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “ratusan kapal perang Cina tiba di Timur Tengah” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-27825) [SALAH] Tubuh Mantan Presiden Israel, Ariel Sharoon Membusuk

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 10/07/2025

    Berita

    Beredar sebuah pesan berantai berisi video di WhatsApp yang menunjukkan kondisi ketika perban di kepada pria tersebut dibuka, tampak banyak belatung yang memenuhi rongga kepala sebagai tanda tubuh pria tersebut mulai membusuk dengan narasi:

    “Ariel Sharon, Perdana Mentri Israel, pemimpin terkejam di dunia yg telah membunuh ribuan rakyat Palestina ,,, mengalami koma 8 tahun dan tubuhnya masih hidup, membusuk, hingga belatung memakan dagingnya ,,, walaupun nyawanya masih dikandung badan ,,, Adzab itu benar-benar nyata🙏🙏🙏. Mudah2an video ini sampai ke orang-orang yang selama ini menyengsarakan rakyat Indonesia 🤲🤲”

    Hasil Cek Fakta

    Sebelumnya, informasi dengan topik serupa pernah beredar dan diklarifikasi oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) dengan judul [SALAH] Tubuh Mantan Presiden Israel, Ariel Sharoon, Membusuk dan Kerumuni Belatung, tayang Sabtu, (30/09/2023).

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) coba melakukan penelusuran informasi terkait penyakit Ariel Sharoon dengan menggunakan Google. Hasilnya, klaim tersebut adalah informasi yang tidak benar. Video pria yang dirawat di rumah sakit itu sebenarnya baru beredar di YouTube sejak tahun 2022. Belum ada keterangan pasti siapakah pria dalam video itu.

    Dilansir dari BBC.com, Ariel Sharon mengalami serangan stroke pada 2005 dan 2006 di tengah puncak kekuasaan politiknya. Sejak serangan itu ia berada dalam keadaan koma, hingga akirnya Ia meninggaal pada 11 Januari 2014 di usia 84 tahun.

    Kesimpulan

    Video “tubuh mantan presiden Israel, Ariel Sharoon membusuk” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-27826) Menyesatkan: Video Terbakarnya Saluran Gas Petronas Malaysia Juli 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/07/2025

    Berita

    SEJUMLAH video di TikTok [arsip] dan Facebook (akun satu, dua, tiga) memuat klaim terbakarnya saluran gas perusahaan energi Petroliam Nasional Berhad (Petronas) Malaysia pada Juli 2025. Peristiwa itu disebut menyebabkan ratusan orang terluka dan meninggal dunia. 

    Video itu memperlihatkan kobaran api di antara gedung-gedung tinggi dan pemukiman warga. “Malaysia Berduka. Ledakan gas Petronas menelan ratusan jiwa terluka hingga meninggal,” demikian narasi dalam video-video yang beredar.



    Namun, benarkah klip-klip dalam konten tersebut memperlihatkan kebakaran saluran gas Petronas di Malaysia?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi konten tersebut dengan melibatkan Deepfakes Analysis Unit (DAU) dari Misinformation Combat Alliance, sebuah aliansi analis deepfake di India. Aliansi ini terdiri dari lintas industri, perusahaan media, dan organisasi pemeriksa fakta.  Hasil verifikasi menunjukkan, peristiwa kebakaran akibat bocornya saluran gas Petronas di Malaysia terjadi pada April 2025. Selain itu, video tersebut memuat  elemen yang dibuat dengan akal imitasi.

    Analis DAU menganalisis visual secara manual pada konten. Mereka menemukan terdapat kejanggalan di mana orang-orang yang tampak dalam video itu tidak panik dengan kemunculan api yang besar tersebut. Selain itu tidak terlihat petugas pemadam kebakaran di area lokasi, termasuk saat peristiwa direkam dari ketinggian.

    “Semua ini memberi saya gambaran bahwa mungkin klip-klip ini memiliki dua komponen. Komponen asli yang terlihat pada mobil-mobil dan orang-orang. Namun komponen api yang kemungkinan besar telah disunting,” kata analis DAU tersebut dalam keterangan tertulisnya kepada Tempo, Rabu, 9 Juli 2025.

    Berdasarkan berita Tempo, bocornya jaringan pipa gas Petronas menyebabkan ledakan besar pada 1 April 2025. Saat itu bersamaan dengan libur Hari Raya Idul Fitri.

    Peristiwa itu menyebabkan sedikitnya 49 rumah rusak dan 112 orang terluka. Dari jumlah korban, 63 di antaranya dilarikan ke rumah sakit karena luka bakar, kesulitan bernapas, dan cedera lainnya. Tidak ada korban meninggal dunia dari insiden tersebut.

    Berikut ini sejumlah fragmen video yang memuat elemen akal imitasi:



    Fragmen video yang menunjukkan api di balik pepohonan pernah beredar di grup Facebook Putra Height Residents pada 1 April 2025. Analis DAU menyatakan, hasil analisis dengan alat deteksi akal imitasi Hive Moderation, menemukan unsur kecerdasan buatan dalam tingkat yang signifikan. 



    Fragmen berikutnya adalah api yang direkam di depan mobil warna biru. Video ini awalnya diunggah akun TikTok zayman.story7 pada 1 April 2025. Analisis dengan alat pendeteksi deepfake, Wasit AI, menunjukkan bahwa klip ini dibuat dengan melibatkan akal imitasi.

    Tempo juga mendapatkan petunjuk dari satu konten di TikTok yang telah memuat keterangan video kebakaran tersebut dibuat dengan kecerdasan buatan.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klaim yang mengatakan narasi dalam konten yang beredar memperlihatkan kebakaran di Malaysia karena kebocoran saluran gas Petronas adalah klaim yang menyesatkan.

    Rujukan