(GFD-2025-28589) Cek Fakta: Klarifikasi Foto Immanuel Ebenezer Berbaring di Tempat Tidur usai Tertangkap Korupsi
Sumber:Tanggal publish: 22/08/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar klaim foto Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel berbaring di tempat tidur setelah tertangkap korupsi di media sosial. Foto tersebut diunggah di salah satu akun media sosial X pada Jumat, 22 Agustus 2025.
Unggahan klaim foto Wamenaker Immanuel Ebenezer berbaring di tempat tidur setelah tertangkap korupsi tersebut menampilkan seorang lelaki terbaring di tempat tidur dan terdapat sejumlah kabel yang ditempel di bagian dada yang terhubung pada alat dan monitor di meja.
Foto tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
Wamenaker Immanuel Ebenezer setelah tertangkap dan terbukti korupsi.
Lalu benarkah klaim foto Wamenaker Immanuel Ebenezer berbaring di tempat tidur setelah tertangkap korupsi? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim foto Wamenaker Immanuel Ebenezer berbaring di tempat tidur setelah tertangkap korupsi. Penelusuran mengarah pada artikel yang tayang di Liputan6.com berjudul 'Jubir Tegaskan Foto Immanuel Ebenezer Pakai Alat Rekam Jantung Bukan di KPK: Kondisi Saat Ini Sehat'.
Dalam artikel ini, Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Budi Prasetyo, menyebut foto itu tidak diambil di Gedung KPK.
Nama Noel terseret dalam kasus dugaan pemerasan perusahaan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Dia ditangkap pada Rabu malam 20 Agustus 2025.
"Foto tersebut kami pastikan bukan di KPK," kata Budi Jumat (22/8/2025), dikutip dari Kanal News Liputan6.com.
Budi memastikan, kondisi Noel saat ini dalam keadaan sehat dan masih menjalani pemeriksaan. "Kondisi yang bersangkutan saat ini dinyatakan sehat," ujar dia.
KPK juga menyatakan Immanuel Ebenezer diperiksa intensif hingga Kamis malam, 21 Agustus 2025.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim foto Wamenaker Immanuel Ebenezer berbaring di tempat tidur setelah tertangkap korupsi telah diklarifikasi.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, menyebut foto itu tidak diambil di Gedung KPK dan Immanuel dalam keadaan sehat.
Rujukan
(GFD-2025-28590) [HOAKS] Program Ayam Petelur Gratis dari Kementerian Pertanian
Sumber:Tanggal publish: 22/08/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar informasi mengenai adanya pembagian ayam petelur gratis mengatasnamakan Kementerian Pertanian.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut hoaks.
Informasi pembagian ayam petelur gratis mengatasnamakan Kementan dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini pada Agustus 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Program ayam gratis dari pemerintah thn 2025. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian memberikan Ayam Gratis kepada masyarakat tidak mampu
Kementerian Pertanian (Kementan) akan menggelar Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang salah satunya dilakukan dengan membagikan Ayam Petelur.
Program bagi-bagi ayam ini diharapkan mampu meningkatkan penghasilan petani prasejahtera.
"Kalau sukses produksi 50 telur per hari, pendapatan telur per hari, pendapatan Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta per bulan.
Masyarakat prasejahtera memiliki pendapatan Rp 1,4 juta. Ditambah Rp 2,5 juta, berarti Rp 3,5 juta per bulan. Silahkan daftarkan melalui link
Screenshot Hoaks, Kementan bagikan ayam petelur gratis
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut hoaks.
Informasi pembagian ayam petelur gratis mengatasnamakan Kementan dibagikan oleh akun Facebook ini dan ini pada Agustus 2025.
Berikut narasi yang dibagikan:
Program ayam gratis dari pemerintah thn 2025. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian memberikan Ayam Gratis kepada masyarakat tidak mampu
Kementerian Pertanian (Kementan) akan menggelar Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang salah satunya dilakukan dengan membagikan Ayam Petelur.
Program bagi-bagi ayam ini diharapkan mampu meningkatkan penghasilan petani prasejahtera.
"Kalau sukses produksi 50 telur per hari, pendapatan telur per hari, pendapatan Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta per bulan.
Masyarakat prasejahtera memiliki pendapatan Rp 1,4 juta. Ditambah Rp 2,5 juta, berarti Rp 3,5 juta per bulan. Silahkan daftarkan melalui link
Screenshot Hoaks, Kementan bagikan ayam petelur gratis
Hasil Cek Fakta
Kementan melalui Direktorat Jenderal Peternakan Dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) telah mengeluarkan imbauan terkait penipuan berkedok bantuan hewan ternak.
Melalui akun Instagram resmi, 24 Juli 2025, membagikan contoh modus penipuan berkedok pembagian bantuan hewan ternak yang beredar di media sosial.
Oleh karena itu, Ditjen PKH mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi.
Adapun, tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan ayam petelur gratis tidak mengarah ke situs resmi Kementan.
Tautan itu mengarah ke situs yang meminta pengunjung memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor akun Telegram.
Awas, jangan masukkan data pribadi apa pun ke situs tersebut. Ini merupakan modus phishing atau memancing calon korban menyerahkan data pribadinya
Melalui akun Instagram resmi, 24 Juli 2025, membagikan contoh modus penipuan berkedok pembagian bantuan hewan ternak yang beredar di media sosial.
Oleh karena itu, Ditjen PKH mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi.
Adapun, tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan ayam petelur gratis tidak mengarah ke situs resmi Kementan.
Tautan itu mengarah ke situs yang meminta pengunjung memasukkan data pribadi seperti nama lengkap dan nomor akun Telegram.
Awas, jangan masukkan data pribadi apa pun ke situs tersebut. Ini merupakan modus phishing atau memancing calon korban menyerahkan data pribadinya
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi pembagian ayam petelur gratis mengatasnamakan Kementan adalah hoaks.
Tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan ayam petelur gratis tidak mengarah ke situs resmi Kementan dan terindikasi phishing.
Tautan yang beredar di Facebook dan diklaim untuk mendapatkan ayam petelur gratis tidak mengarah ke situs resmi Kementan dan terindikasi phishing.
Rujukan
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0379rjd48Sq5ynRJVybQEETSSqLMocmUEFfSbErRdxdQnDP3Ab52Fxeks3bt59aHgZl&id=61574685723415
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0hm2s8LCeCJuNr4CFTe4pVQZNTSTWiXKbiSW1NZsUJf74AnsE72MJPaStTtKknFFsl&id=61574685723415
- https://www.instagram.com/p/DMerFrmRRpf/?utm_source=ig_embed
- https://kitabisa.com/campaign/kompascompendidikan
(GFD-2025-28591) [HOAKS] Video Sekelompok Muslim di Belgia Pukul Seorang Perempuan
Sumber:Tanggal publish: 22/08/2025
Berita
KOMPAS.com - Sebuah video yang beredar di media sosial mengeklaim sekelompok warga muslim di Kota Antwerpen, Belgia melakukakan patroli syariah.
Dalam video, mereka disebut memukul seorang perempuan bercadar karena memakai pakaian yang bagian bahu dan lengannya terbuka.
Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video tersebut tidak benar atau hoaks.
Video sekelompok warga muslim di Kota Antwerpen memukuli perempuan yang memakai pakaian dengan bahu dan lengan terbuka dibagikan melalui Facebook, misalnya oleh akun ini, ini dan ini.
Salah satu akun menulis keterangan sebagai berikut:
Patroli Syariah di Antwerpen.
Di kota Antwerpen, Belgia, seorang perempuan Muslim keluar rumah di tengah cuaca panas dengan bahu dan lengan terbuka. Sekelompok "saudara Muslim" yang lewat mengepung dan memukulinya dengan brutal.
Inilah yang akan segera menjadi kenyataan di seluruh dunia Barat.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang diklaim menampilkan warga muslim di Antwerpen, Belgia memukuli seorang perempuanPenelusuran Kompas.com
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan teknik reverse image search, ditemukan bahwa video identik dengan tangkapan layar di laman HLN ini.
Dalam artikelnya, media berbahasa Belanda itu memuat bantahan dari kepolisian Antwerpen soal pemukulan sekolompok warga muslim terhadap perempuan berpakaian terbuka.
Menurut keterangan dari kepolisian Antwerpen, insiden itu terjadi usai perempuan yang ada di dalam video melakukan pencurian di sebuah toko pada 20 Juli 2025.
Usai melakukan pencurian, perempuan itu sempat dihentikan oleh petugas keamanan di toko. Namun, ia melawan dengan memukul dan mencakar petugas.
Saat berada di jalan, ia dicegat oleh dua orang pegawai toko, namun perempuan itu justru melukai salah satu pegawai dengan gunting.
Perempuan itu sempat berusaha melarikan diri, namun akhirnya berhasil ditangkap oleh warga. Polisi yang datang ke lokasi kemudian menangkap perempuan itu.
Dalam video, mereka disebut memukul seorang perempuan bercadar karena memakai pakaian yang bagian bahu dan lengannya terbuka.
Namun, setelah ditelusuri narasi dalam video tersebut tidak benar atau hoaks.
Video sekelompok warga muslim di Kota Antwerpen memukuli perempuan yang memakai pakaian dengan bahu dan lengan terbuka dibagikan melalui Facebook, misalnya oleh akun ini, ini dan ini.
Salah satu akun menulis keterangan sebagai berikut:
Patroli Syariah di Antwerpen.
Di kota Antwerpen, Belgia, seorang perempuan Muslim keluar rumah di tengah cuaca panas dengan bahu dan lengan terbuka. Sekelompok "saudara Muslim" yang lewat mengepung dan memukulinya dengan brutal.
Inilah yang akan segera menjadi kenyataan di seluruh dunia Barat.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang diklaim menampilkan warga muslim di Antwerpen, Belgia memukuli seorang perempuanPenelusuran Kompas.com
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan teknik reverse image search, ditemukan bahwa video identik dengan tangkapan layar di laman HLN ini.
Dalam artikelnya, media berbahasa Belanda itu memuat bantahan dari kepolisian Antwerpen soal pemukulan sekolompok warga muslim terhadap perempuan berpakaian terbuka.
Menurut keterangan dari kepolisian Antwerpen, insiden itu terjadi usai perempuan yang ada di dalam video melakukan pencurian di sebuah toko pada 20 Juli 2025.
Usai melakukan pencurian, perempuan itu sempat dihentikan oleh petugas keamanan di toko. Namun, ia melawan dengan memukul dan mencakar petugas.
Saat berada di jalan, ia dicegat oleh dua orang pegawai toko, namun perempuan itu justru melukai salah satu pegawai dengan gunting.
Perempuan itu sempat berusaha melarikan diri, namun akhirnya berhasil ditangkap oleh warga. Polisi yang datang ke lokasi kemudian menangkap perempuan itu.
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Video sekelompok warga muslim di Kota Antwerpen memukuli perempuan yang memakai pakaian dengan bahu dan lengan terbuka merupakan informasi tidak benar atau hoaks.
Adapun video aslinya adalah momen ketika perempuan di Antwerpen, Belgia ditangkap oleh warga karena melakukan pencurian di toko.
Adapun video aslinya adalah momen ketika perempuan di Antwerpen, Belgia ditangkap oleh warga karena melakukan pencurian di toko.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/v/18gwueLeQT/
- https://www.facebook.com/share/v/1KNcyVZ42B/
- https://www.facebook.com/share/v/19VSNMEGT8/
- https://www.hln.be/antwerpen/antwerpse-politie-reageert-op-viraal-filmpje-geen-aanval-op-moslima-maar-arrestatie-na-winkeldiefstal~a121a2606/
- https://kitabisa.com/campaign/kompascompendidikan
(GFD-2025-28603) [KLARIFIKASI] Gambar Warga Mesir Melarung Botol Berisi Bantuan ke Gaza Dibuat dengan AI
Sumber:Tanggal publish: 22/08/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial, beredar sebuah gambar menampilkan sekelompok warga Mesir melarung botol-botol plastik berisi bantuan untuk warga Gaza.
Botol-botol plastik itu diisi dengan susu formula, beras, dan tepung bagi warga Gaza yang kelaparan.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, unggahan itu merupakan konten manipulatif menggunakan artificial intelligence.
Gambar warga Mesir melarung botol-botol berisi bantuan untuk Gaza disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut penggalan narasi yang ditulis salah satu akun pada 27 Juli 2025:
Gaza Yang Terus Dinistakan Mesir dan Israel.
Di pantai utara Mesir, ribuan botol plastik berisi susu formula, beras, dan tepung terombang-ambing di ombak. Mereka yang melemparkannya ke laut tahu, ini bukan ritual, bukan doa kosong.
Ini keputusasaan. Gaza hanya beberapa kilometer dari sana, tapi perbatasan Mesir dikunci rapat oleh rezim yang lebih memilih bersekongkol dengan pembantaian daripada membiarkan bantuan lewat.
Sementara itu, di London, orang-orang Mesir yang hidup dalam bayang-bayang pengasingan mengunci pintu kedutaan besar mereka sendiri dengan gembok besar. Sebuah simbol, rezim mereka telah mengkhianati kemanusiaan.
Setiap kunci yang digantung adalah jeritan bisu, bahwa Mesir, negeri yang pernah menjadi suara kemerdekaan Arab, kini menjadi penjaga gerbang pembunuhan dan pembantaian massal di Gaza.
akun Facebook Tangkapan layar konten manipulatif di sebuah akun Facebook, menampilkan gambar warga Mesir melarung botol-botol berisi bantuan untuk Gaza.
Botol-botol plastik itu diisi dengan susu formula, beras, dan tepung bagi warga Gaza yang kelaparan.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, unggahan itu merupakan konten manipulatif menggunakan artificial intelligence.
Gambar warga Mesir melarung botol-botol berisi bantuan untuk Gaza disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Berikut penggalan narasi yang ditulis salah satu akun pada 27 Juli 2025:
Gaza Yang Terus Dinistakan Mesir dan Israel.
Di pantai utara Mesir, ribuan botol plastik berisi susu formula, beras, dan tepung terombang-ambing di ombak. Mereka yang melemparkannya ke laut tahu, ini bukan ritual, bukan doa kosong.
Ini keputusasaan. Gaza hanya beberapa kilometer dari sana, tapi perbatasan Mesir dikunci rapat oleh rezim yang lebih memilih bersekongkol dengan pembantaian daripada membiarkan bantuan lewat.
Sementara itu, di London, orang-orang Mesir yang hidup dalam bayang-bayang pengasingan mengunci pintu kedutaan besar mereka sendiri dengan gembok besar. Sebuah simbol, rezim mereka telah mengkhianati kemanusiaan.
Setiap kunci yang digantung adalah jeritan bisu, bahwa Mesir, negeri yang pernah menjadi suara kemerdekaan Arab, kini menjadi penjaga gerbang pembunuhan dan pembantaian massal di Gaza.
akun Facebook Tangkapan layar konten manipulatif di sebuah akun Facebook, menampilkan gambar warga Mesir melarung botol-botol berisi bantuan untuk Gaza.
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com memastikan campur tangan artificial intelligence (AI) dalam konten yang beredar.
Salah satu tools yang dapat digunakan untuk mengecek konten AI adalah Hive Moderation.
Hasil pengidentifikasiannya menunjukkan, gambar warga Mesir melarung botol berisi bantuan untuk warga Gaza memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan AI.
Meski gambar yang beredar merupakan konten manipulatif, tetapi upaya warga Mesir mengirim bantuan ke Gaza menggunakan botol plastik berdasarkan peristiwa nyata.
Sebagaimana diwartakan AJ Plus dan Middle East Eye, seorang pria Mesir melemparkan botol-botol plastik berisi biji-bijian dan tepung ke laut, dengan harapan bantuan tersebut akan sampai ke Gaza.
Aksi itu dilakukan setelah rumah sakit di daerah kantong Gaza, melaporkan 15 kematian akibat kelaparan dan malnutrisi, termasuk empat anak-anak.
Adapun jumlah korban tewas akibat kelaparan di Gaza mencapai sedikitnya 101 orang, menurut catatan Kementerian Kesehatan Palestina.
Sebagaimana diwartakan Al Jazeera, Israel memblokir bantuan untuk masuk ke Gaza. Pada Maret 2024, Israel menghentikan konvoi bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di utara Gaza utara.
Kemudian, pada September 2025, Israel memblokir 83 persen bantuan dari 15 organisasi bantuan internasional untuk Gaza.
Namun Israel membantah telah memblokir bantuan. Mereka justru menyalahkan PBB atas situasi ini, bahkan menuduh badan bantuannya bekerja sama dengan Hamas.
Salah satu tools yang dapat digunakan untuk mengecek konten AI adalah Hive Moderation.
Hasil pengidentifikasiannya menunjukkan, gambar warga Mesir melarung botol berisi bantuan untuk warga Gaza memiliki probabilitas 99,9 persen dihasilkan AI.
Meski gambar yang beredar merupakan konten manipulatif, tetapi upaya warga Mesir mengirim bantuan ke Gaza menggunakan botol plastik berdasarkan peristiwa nyata.
Sebagaimana diwartakan AJ Plus dan Middle East Eye, seorang pria Mesir melemparkan botol-botol plastik berisi biji-bijian dan tepung ke laut, dengan harapan bantuan tersebut akan sampai ke Gaza.
Aksi itu dilakukan setelah rumah sakit di daerah kantong Gaza, melaporkan 15 kematian akibat kelaparan dan malnutrisi, termasuk empat anak-anak.
Adapun jumlah korban tewas akibat kelaparan di Gaza mencapai sedikitnya 101 orang, menurut catatan Kementerian Kesehatan Palestina.
Sebagaimana diwartakan Al Jazeera, Israel memblokir bantuan untuk masuk ke Gaza. Pada Maret 2024, Israel menghentikan konvoi bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di utara Gaza utara.
Kemudian, pada September 2025, Israel memblokir 83 persen bantuan dari 15 organisasi bantuan internasional untuk Gaza.
Namun Israel membantah telah memblokir bantuan. Mereka justru menyalahkan PBB atas situasi ini, bahkan menuduh badan bantuannya bekerja sama dengan Hamas.
Kesimpulan
Gambar warga Mesir melarung botol-botol berisi bantuan untuk Gaza merupakan konten manipulatif berbasis AI.
Seorang warga Mesir memang melakukan aksi melempar botol berisi biji-bijian dan tepung ke laut, berharap sampai ke warga Gaza yang kelaparan. Namun peristiwa nyata itu disebarkan dengan konten yang tidak sesuai.
Adapun ratusan warga Gaza mati kelaparan karena Israel menghalangi bantuan yang diberikan PBB dan badan bantuan lainnya.
Seorang warga Mesir memang melakukan aksi melempar botol berisi biji-bijian dan tepung ke laut, berharap sampai ke warga Gaza yang kelaparan. Namun peristiwa nyata itu disebarkan dengan konten yang tidak sesuai.
Adapun ratusan warga Gaza mati kelaparan karena Israel menghalangi bantuan yang diberikan PBB dan badan bantuan lainnya.
Rujukan
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=10234642161248371&set=a.1260588227981
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=10237838213438184&set=gm.537792042677153&idorvanity=233747209748306
- https://www.facebook.com/photo/?fbid=122223566864177345&set=a.122115069236177345
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.youtube.com/shorts/zJ43Puk1Ghc
- https://www.youtube.com/shorts/8KNrmQ9HTZ8
- https://www.aljazeera.com/news/2025/7/26/israel-says-its-distributing-aid-in-gaza-so-why-are-people-starving
- https://kitabisa.com/campaign/kompascompendidikan
Halaman: 1624/8135
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5324546/original/021885700_1755852116-WhatsApp_Image_2025-08-22_at_14.31.00.jpeg)