• (GFD-2025-27910) Keliru: Tautan Pendaftaran Bantuan Pendidikan dan Modal Usaha dari Prabowo 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/07/2025

    Berita

    SEBUAH konten yang memuat tautan pendaftaran bantuan dari Presiden Prabowo Subianto 2025, beredar Facebook. Tautan tersebut beralamat ke saluran Telegram: https://t.me/bantuanekonomi21.

    Konten itu disertai video Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Terdengar audio mirip Prabowo yang menjelaskan tentang subsidi untuk masyarakat miskin. Besar bantuan diklaim sebesar Rp20 juta untuk biaya sekolah, Rp35 juta untuk biaya kuliah, modal usaha sebesar Rp85 juta, dan membayar hutang Rp55 juta.



    Benarkah ini tautan pendaftaran bantuan Prabowo untuk biaya kuliah, sekolah, modal usaha, dan bayar hutang?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi konten menggunakan bantuan pencarian gambar terbalik Google Lens dan penelusuran di YouTube. Hasilnya, tautan Telegram https://t.me/bantuanekonomi21, bukan saluran resmi dari pemerintah untuk mendapatkan bantuan. Tautan tersebut rentan berisi penipuan. 

    Selain itu, foto Prabowo Subianto bersama Sri Mulyani tersebut saat keduanya menghadiri G20 Summit di Brazil pada 18-19 November 2024. Foto tersebut tayang dalam salah satu artikel di laman Kementerian Keuangan.  



    Potongan suara Prabowo muncul dari video itu,  berasal dari rekaman saat Prabowo Subianto dilantik sebagai presiden pada 20 Oktober 2024. Dalam pidato perdana sebagai presiden RI, Prabowo menyoroti angka kemiskinan di Indonesia yang masih tinggi, banyak anak yang masih kekurangan gizi serta persoalan angka tenaga kerja. 

    “Semua subsidi, bantuan kepada rakyat kita yang masih dalam keadaan susah, harus kita yakin subsidi-subsidi itu sampai kepada mereka yang membutuhkan,” kata Prabowo dalam pidato tersebut. 

    Pidato Prabowo saat pelantikan, selengkapnya dapat diakses di saluran YouTube Sekretariat Kabinet RI.

    Bantuan Pemerintah 2025

    Tempo pernah memberitakan sejumlah bantuan sosial selama Juni 2025 antara lain BSU, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Bantuan Beras 10 Kilogram, Program Keluarga Harapan (PKH), Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain itu ada Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, Santunan Anak Yatim Piatu, dan Program Indonesia Pintar (PIP).

    Dikutip dari situs Detik.com, program bantuan pendidikan untuk jenjang universitas dari pemerintah antara lain Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah), Program Indonesia Pintar (PIP), Beasiswa Unggulan 2025, Beasiswa LPDP dan Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus).

    Informasi lengkap mengenai bantuan pendidikan dapat diakses melalui website resmi Kementerian Pendidikan yakni: https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/panduan.

    Sedangkan untuk jenjang pendidikan dasar, pemerintah memiliki Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa dari latar belakang ekonomi kurang mampu. 

    Informasi lengkap bantuan PIP bisa dilihat di tautan resmi: https://pip.dikdasmen.go.id/

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, Tim Cek Fakta Tempo menyimpulkan bahwa klaim tautan pendaftaran bantuan Prabowo 2025 untuk biaya kuliah, sekolah, modal usaha dan bayar utang adalah keliru.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27911) Keliru: Erick Thohir Minta Polisi Hentikan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/07/2025

    Berita

    SEBUAH gambar beredar di X [arsip] pada 13 Juli 2025, memuat klaim bahwa media CNBC memberitakan pernyataan Erick Thohir tentang dugaan kasus ijazah palsu Jokowi. 

    Konten yang beredar memperlihatkan tangkapan layar berlogo CNBC dengan artikel berjudul: “Erick Thohir Minta ke Polisi Tidak Usah Lagi Usut Ijazah Palsu Jokowi. Jika Diusut Mau Mati Tragis Kayak Laskar FPI Berapa Tahun yang Lalu”



    Namun, benarkah CNBC memberitakan pernyataan Menteri BUMN tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi konten tersebut dengan membandingkannya pada berita CNBC. Untuk menelusuri pemberitaan CNBC tersebut, Tempo menggunakan kata kunci pada mesin pencari Google dengan petunjuk nama penulis artikel tersebut dan nama media.  

    Faktanya, konten yang beredar tersebut hasil suntingan dari artikel asli CNBC oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. 



    Berita asli yang dimuat CNBC Indonesia berjudul Erick Thohir Akan Berkantor di Danantara Seminggu Sekali. Berita ini dipublikasikan CNBC pada 8 Juli 2025. Saat dua gambar disandingkan, terdapat kesamaan visual di antaranya nama penulis, tanggal penerbitan, dan foto Erick Thohir.

    Berita tersebut sebenarnya berisi tentang rencana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, akan berkantor di Wisma Danantara minimal sekali dalam sepekan. Rencana itu bagian dari posisi Erick sebagai Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).  

    Danantara adalah badan pengelola investasi strategis yang mengonsolidasikan dan mengoptimalkan investasi pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Lembaga ini diluncurkan pada 24 Februari 2025. Hingga Juli 2025, Danantara mencatat sejumlah kemitraan investasi dengan tiga sovereign wealth fund (SWF) negara lain selama semester I 2025. Ada Qatar Investment Authority (QIA), Future Fund Australia, serta China Investment Corporation (CIC).

    Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

    Tudingan ijazah Jokowi palsu kembali mencuat di akhir 2024. Mula-mula ijazah S1 Jokowi dari Universitas Gadjah Mada yang dituding palsu, kemudian ijazah SMA miliknya, sebagaimana dilaporkan Tempo.

    Isu ini masuk ke ranah hukum setelah Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) melapor ke Bareskrim Polri pada Desember 2024. Ijazah SMA yang diduga palsu, dilaporkan oleh Muhammad Taufiq, seorang pengacara, ke Pengadilan Negeri Surakarta. Sidang pertama gugatan itu digelar Kamis, 24 April 2025.

    Jokowi juga melaporkan anggota TPUA ke Polda Metro Jaya karena dugaan fitnah dan pencemaran nama yang berhubungan dugaan tuduhan ijazah palsu. Kasus ini masih bergulir di Kepolisian.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan gambar yang beredar memperlihatkan berita Erick Thohir meminta pengusutan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi dihentikan adalah klaim keliru.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27912) Keliru: Tentara Rusia Dikirim ke Jalur Gaza

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/07/2025

    Berita

    SEBUAH video yang memuat klaim bahwa Rusia mengirimkan tentara ke Gaza, beredar di media sosial TikTok [arsip].

    Konten tersebut memperlihatkan ribuan tentara berpakaian lengkap berkumpul di sebuah lapangan luas di tengah kota. Narator video mengatakan bahwa komandan unit militer Chechen Rusia, akan terbang ke Jalur Gaza untuk memerangi pasukan Israel. Dia berjanji akan turun tangan menembaki semua tentara Israel di Jalur Gaza.  



    Namun, benarkah ini video tersebut adalah tentara Rusia yang diberangkatkan ke Gaza?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi video itu dengan pencarian gambar terbalik menggunakan Yandex, penelusuran video dari YouTube, serta membandingkan dengan pemberitaan media kredibel. Faktanya, Rusia tidak mengirimkan tentaranya ke Jalur Gaza. Pasukan dalam video tersebut merupakan pasukan Chechnya yang akan diberangkatkan ke Ukraina.



    Potongan video ini, pernah diunggah oleh akun YouTube Serambinews pada 8 Maret 2022 berjudul Ucapkan Takbir saat Bantu Pasukan Rusia, Pasukan Chechnya Malah Disebut Keluar dari Agama Islam. Video ini merupakan peristiwa pada 25 Februari 2022 ketika Pemimpin wilayah otonomi khusus Chechnya di Rusia, Ramzan Kadyrov, berpidato di hadapan para prajuritnya.

    Akun YouTube France 24 edisi 26 Februari 2022 menayangkan peristiwa serupa. Ramzan yang juga sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan bahwa para pejuang Chechnya telah dikerahkan di Ukraina. Ia juga mendesak rakyat Ukraina, seperti yang telah dilakukan Putin, untuk menggulingkan pemerintah mereka. Reuters dan Aljazeera juga menulis laporan yang sama.



    Klip ini pernah diunggah akun X @ChinasaNworu pada 20 Mei 2023. Pemilik akun menulis bahwa situasi semakin tak terkendali dalam perang antara Ukraina dan Rusia. Ini adalah tentara Chechnya yang menunggu untuk dipindahkan ke Ukraina.

    Tidak Ada Rencana Rusia Mengirim Militer ke Gaza

    Rusia tidak mengirimkan militernya ke Gaza hingga artikel ini dipublikasikan. Dikutip dari kantor berita Turki, Anadolu Agency, pada 21 Mei 2025, juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova mengatakan, Rusia kecewa dengan keputusan Israel yang mengintensifkan aktivitas militer di Jalur Gaza dan melancarkan operasi darat skala besar.

    Ia menekankan bahwa intensitas serangan roket dan bom telah meningkat tajam, yang mengakibatkan peningkatan korban sipil. Laporan menunjukkan bahwa sekitar 300 orang tewas dalam serangan terhadap fasilitas sosial dan tempat penampungan pengungsi internal di berbagai wilayah enklave Palestina selama tiga hari terakhir. Kami kecewa dengan keputusan otoritas Israel ini, yang mau tidak mau akan menyebabkan hilangnya nyawa tak berdosa dan kerusakan baru," katanya.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klaim video tentara Rusia ke Gaza adalah keliru.

    Rujukan

  • (GFD-2025-27922) [HOAKS] Pendaftaran CPNS Kemenhub Juli-Agustus 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/07/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar unggahan disertai link atau tautan yang diklaim sebagai akses untuk pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS).

    Periode pendaftaran dibuka mulai 7 Juli sampai 28 Agustus 2025.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.

    Link pendaftaran CPNS Kemenhub Juli-Agustus 2025 disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Informasi serupa juga beredar di Instagram, seperti diunggah oleh akun ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Rabu (9/7/2025):

    PERSYARATAN: 1.Laki-Laki & Perempuan 2. Lulusan SMA/SMKA/D3/S1-S3 3.Usia Min 18 Tahun Maks 45 Tahun 4.Sehat Jasmani Rohani & Berkelakuan Baik 5.Penempatan Daerah Masing-Masing Domisili Peserta.

    PENDAFTARAN GRATIS TIDAK ADA BIAYA APAPUN SILAHKAN KLIK WEB DI BIO YANG INGIN MENDAFTAR CPNS 2025

     

    Hasil Cek Fakta

    Sejauh ini, tidak ada pembukaan pendaftaran CPNS Kemenhub periode Juli sampai Agustus 2025.

    Juru Bicara Kemenhub Elba Damhuri memastikan belum ada pendaftaran CPNS di kementerian tersebut.

    Kepada Kompas.com, Elba mengirimkan video dari Instagram resmi Kemenhub mengenai informasi penerimaan CPNS dan PPPK.

    Kemenhub menginformasikan bahwa informasi dan pendaftaran CPNS dan PPPK hanya dilakukan melalui situs web resmi, dengan alamat casn.dephub.go.id.

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek tautan yang disebarkan di media sosial dengan bantuan URL Scan.

    Hasilnya, tidak ada tautan yang mengarah ke situs web resmi pemerintah, khususnya Kemenhub.

    Penelusurannya dapat dicek di sini, di sini, di sini, dan di sini.

    Tautan yang beredar mengarah ke sebuah laman yang meminta pengunjung mengisi domisili dan nomor Telegram aktif.

    Kesimpulan

    Link pendaftaran CPNS Kemenhub periode Juli-Agustus 2025 yang beredar di media sosial merupakan hoaks.

    Kemenhub memastikan belum ada pembukaan pendaftaran CPNS.

    Adapun tautan yang disebarkan tidak mengarah ke situs resmi Kemenhub.

    Rujukan