• (GFD-2025-28630) Tidak Benar Video Warga Surabaya ke Jakarta untuk Demo DPR

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/08/2025

    Berita

    tirto.id - Aksi demonstrasi yang di antaranya menolak besaran tunjangan perumahan bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berlangsung di depan Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (25/8/2025).

    ADVERTISEMENT

    Di tengah sorotan tajam terhadap unjuk rasa tersebut, beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan momen saat sekelompok orang dengan sejumlah kendaraan yang tampak memenuhi ruas jalan raya.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Dalam narasi dan keterangan teks yang menyertai video tersebut, momen tersebut diklaim adalah saat warga Surabaya berbondong-bondong menuju Jakarta untuk mengikuti aksi demonstrasi di DPR pada Senin (25/8/2025).

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Narasi itu disebarkan oleh sejumlah akun di Facebook dan instagram, di antaranya “Ajie Irfan” (arsip), “Mas Agus” (arsip) dan “Roshalonk” (arsip) pada Sabtu (23/8/2025) dan Minggu (24/8/2025). Berikut keterangan takarir yang diunggah oleh salah satu akun itu:

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “WARGA SURABAYA BERANGKAT KE JAKARTA IKUT DEMO BESAR BESARAN TANGGAL 25 AGUSTUS BUBARKAN DPR. SEMANGAT YA KALIAN 💪💪💪”

    Periksa Fakta Tidak Benar Video Warga Surabaya ke Jakarta untuk Demo DPR.

    ADVERTISEMENT

    Sepanjang Minggu (24/8/2025) hingga Selasa (26/8/2025) atau selama dua hari tersebar di Facebook, unggahan ini telah memperoleh 229 tanda suka, 24 komentar dan telah dibagikan sebanyak 22 kali.

    Lantas, bagaimana kebenaran informasi tersebut? Benarkah video tersebut memperlihatkan warga Surabaya yang sedang menuju Jakarta untuk mengikuti demo?

    Hasil Cek Fakta

    Pertama-tama, Tirto menelusuri video tersebut dari awal hingga akhir. Dalam video tersebut memang memperlihatkan sekelompok orang dengan sejumlah kendaraan yang tampak memenuhi ruas jalan raya. Namun, kami tidak menemukan satu pun petunjuk yang dapat membenarkan klaim bahwa video itu menunjukkan warga Surabaya yang sedang dalam perjalanan menuju Jakarta untuk mengikuti aksi demonstrasi.

    Penelusuran kemudian dilanjutkan dengan menggunakan teknik pencarian gambar terbalik (reverse image search). Hasilnya, ditemukan bahwa video yang sama pernah diunggah pada tahun 2024 lalu tepatnya pada tanggal (5/6/2024) oleh akun TikTok bernama “husenmochi21”.

    Dalam unggahannya, akun itu memberikan konteks bahwa momen yang terekam dalam video tersebut merupakan sudut pandang ketika klub Persebaya Surabaya meraih gelar juara, dan para pendukungnya yaitu Bonek dan Bonita merayakan kemenangan tersebut bersama-sama di jalan.

    "Pov: ketika persebaya juara dan bonek bonita merayakan bersama. gak yo menyala suroboyoku lek juara?#persebaya #persebayaday #bonekbonita #persebayafans #fyp #trend #foryoupage #konvoi,” tulis keterangan dalam unggahan tersebut.

    Fakta bahwa video tersebut telah diunggah pada tahun 2024 secara otomatis membantah klaim yang menyebut bahwa momen dalam rekaman itu berkaitan dengan aksi demonstrasi menolak tunjangan rumah DPR yang berlangsung pada Senin (25/8/2025).

    Selain itu, Tirto juga tidak menemukan informasi maupun pemberitaan dari media kredibel yang dapat membenarkan klaim bahwa video tersebut memperlihatkan warga Surabaya yang sedang dalam perjalanan menuju Jakarta untuk mengikuti aksi demonstrasi.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa video yang diklaim memperlihatkan warga Surabaya yang sedang menuju Jakarta untuk mengikuti demonstrasi bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Video serupa pernah diunggah pada tahun 2024 lalu yang secara otomatis membantah klaim yang menyebut bahwa momen dalam rekaman itu berkaitan dengan aksi demonstrasi menolak tunjangan DPR yang berlangsung pada Senin (25/8/2025).

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2025-28631) [SALAH] Uang Baru Pecahan Rp250.000

    Sumber: X
    Tanggal publish: 26/08/2025

    Berita

    Beredar foto [arsip] dari akun X @HoldenKlasik memperlihatkan gambar mata uang Republik Indonesia dengan nominal Rp250.000, disertai narasi sebagai berikut.

    “sejuta 4 lembar aja mbah 😅😅😅”

    Hingga Kamis (21/8/2025), unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 68 ribu kali, mendapat 1,000 suka, dan repost sebanyak 96 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran unggahan tersebut dengan memasukkan kata kunci “uang baru pecahan Rp250.000” pada mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan berita dari media resmi perihal perilisan uang tersebut.

    Namun ditemukan sebuah artikel dari Kompas yang diunggah Kamis (21/8/2025) dengan judul "Ramai Uang Baru 2025 Rp 250.000 di Medsos, Ini Kata Bank Indonesia". Dalam artikel tersebut terdapat pernyataan resmi Bank Indonesia terkait klaim uang baru tersebut. Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI, Hari Widodo, menegaskan bahwa kabar mengenai uang baru pecahan Rp250.000 edisi HUT ke-80 RI adalah hoaks.

    Pada artikel tersebut juga, Bank Indonesia menekankan bahwa jika ada penerbitan uang baru, informasinya akan selalu diumumkan melalui kanal resmi seperti situs web BI, Instagram, X (Twitter), hingga TikTok.

    Website : https://www.bi.go.id
    Twitter : @bank_indonesia
    YouTube : BankIndonesiaChannel
    Facebook : BankIndonesiaOfficial
    TikTok : @bank_indonesia

    Kesimpulan

    Unggahan “uang baru pecahan Rp250.000” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-28632) Benar: FDA Hentikan Impor Udang BMS karena Radioaktif

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/08/2025

    Berita

    SEBUAH narasi beredar di Instagram [arsip] dan Facebook pada 20 Agustus 2025. Isinya menyebut Kantor Administrasi Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA) menghentikan impor udang beku PT Bahari Makmur Sejati (BMS Food). Alasannya, produk itu diduga mengandung zat radioaktif.

    Unggahan tersebut juga menyebut udang beku BMS sebelumnya masuk lewat jaringan ritel Walmart di Amerika. Namun, impor itu disebut terhenti setelah FDA menemukan kandungan radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada produk udang.



    Benarkah FDA menyetop impor udang BMS karena terkontaminasi radioaktif?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo menelusuri klaim itu lewat laman resmi FDA, pemberitaan media kredibel, dan wawancara dengan pakar radiologi. Hasilnya, FDA benar mengumumkan temuan zat radioaktif Cesium-137 pada udang PT Bahari Makmur Sejati. Sementara itu, otoritas Indonesia masih menelusuri sumber kandungan radioaktif tersebut.

    Melalui situs resminya pada 19 Agustus 2025, FDA mengumumkan temuan zat radioaktif pada udang beku PT Bahari Makmur Sejati dan menghentikan sementara impornya. Walmart pun diminta menarik produk serupa hingga masalah tuntas.

    FDA juga mengimbau warga Amerika Serikat tidak mengkonsumsi udang tersebut. Dugaan sementara, produk terkontaminasi Cesium-137 karena disiapkan, dikemas, atau disimpan dalam kondisi tak higienis.

    Temuan itu bermula dari laporan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan Amerika di empat pelabuhan: Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami. FDA lalu melakukan uji ulang pada produk impor dari Indonesia dan kembali menemukan Cs-137.

    Meski kadarnya rendah dan masih dalam batas aman, zat radioaktif itu berpotensi membahayakan kesehatan bila terakumulasi dalam tubuh dalam jangka panjang.

    Di sisi lain, dilansir dari Tempo, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan kini tengah menguji kandungan radioaktif pada produk BMS Food dengan melibatkan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

    Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pemeriksaan itu untuk membuktikan temuan FDA. Jika hasilnya negatif, Indonesia akan memakai data tersebut untuk bernegosiasi agar impor bisa dilanjutkan.

    Shrimp Club Indonesia (SCI) menduga kontaminasi berasal dari pabrik pengolahan PT Bahari di Cikande, Serang, Banten. Menurut SCI, kadar Cs-137 pada produk BMS berada di angka 68 Bq/kg, jauh di bawah batas ketentuan di Amerika Serikat yakni 1.200 Bq/kg. Temuan ini pun hanya terdapat pada produk tertentu, bukan seluruh makanan laut asal Indonesia.

    Asal Usul Kontaminasi

    Dosen Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada Dr.-Ing. Ir. Kusnanto menjelaskan, Cesium-137 merupakan isotop cesium yang mudah menyebar sebagai partikel kecil di udara maupun air. Zat ini biasanya berasal dari ledakan bom nuklir atau reaksi fisi uranium.

    Menurut Kusnanto, untuk memastikan asal kontaminasi perlu survei dengan metode alat dan laboratorium setara FDA. Radiasi, kata dia, bisa masuk saat proses penyiapan pengemasan maupun penyimpanan. “Radiasi hanya bisa dideteksi dengan detektor tidak bisa dengan panca indera” ujarnya kepada Tempo, Sabtu, 23 Agustus 2025.

    Guru Besar Kenukliran ITB Zaki Suud menambahkan, pemerintah perlu menginvestigasi pabrik secara menyeluruh termasuk tambak dan pemasok bahan baku.

    Bahaya Cesium-137

    FDA menjelaskan, Cesium-137 adalah zat radioaktif hasil fisi nuklir dalam operasional pembangkit listrik tenaga nuklir, penggunaan senjata nuklir, atau kecelakaan PLTN. Zat ini juga ditemukan di alam dalam kadar rendah.

    Mengonsumsi Cs-137 dalam kadar rendah tapi terus-menerus melalui makanan dan minuman berisiko menimbulkan gangguan kesehatan. Kerusakan DNA yang bisa berujung kanker adalah salah satu dampak paparan Cs-137.

    Di sisi lain, BPOM menjelaskan, Cs-137 juga dipakai untuk mengawetkan makanan lewat teknik iradiasi. Metode ini disetujui sekitar 50 negara dan diterapkan secara komersial di Amerika, Jepang, dan sejumlah negara Eropa sejak puluhan tahun lalu.

    Iradiasi pangan adalah metode penyinaran terhadap makanan dengan zat radioaktif maupun akselerator untuk mencegah pembusukan dan mematikan patogen.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan, narasi yang menyebut FDA menyetop impor udang beku PT Bahari Makmur Sejati karena mengandung zat radioaktif Cesium-137 adalah klaim benar.

    Meski begitu, temuan zat radioaktif itu bukan berasal dari pembangkit listrik atau senjata nuklir. FDA menduga sumbernya dari proses penyiapan, pengemasan, dan penyimpanan yang tidak higienis.

    Rujukan

  • (GFD-2025-28633) Belum Ada Bukti: Satu Obat Bisa Sembuhkan Kanker dalam 3 Minggu

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/08/2025

    Berita

    SEBUAH video tentang pengobatan kanker dan benjolan tanpa operasi beredar di Facebook [arsip].

    Konten itu mengklaim obat Ang Cang Lie dapat menyembuhkan kanker hanya dalam tiga minggu. Produk ini disebut terbuat dari 100 persen bahan alami yang mampu membunuh sel kanker hingga ke akarnya tanpa efek samping dan ketergantungan.



    Benarkah kanker bisa sembuh dalam tiga minggu hanya dengan meminum obat Ang Cang Lie ini?

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Tempo memverifikasi klaim penyembuhan kanker dengan obat Ang Cang Lie kepada Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, PhD, dosen dan peneliti genetik kanker Universitas Yarsi. Ia menegaskan, kanker tidak selalu bisa sembuh hanya dengan satu jenis obat.

    Klaim penyembuhan harus dibuktikan lewat uji klinis dan hasil medis yang dapat diverifikasi. “Klaim obat yang dapat menyembuhkan harus dapat dibandingkan dengan hasil uji CT-scan,” kata Ahmad kepada Tempo, Jumat, 22 Agustus 2025.

    Menurut Cleveland Clinic, pilihan pengobatan kanker bergantung pada jenis dan stadium kanker, tingkat agresivitas sel, kondisi kesehatan pasien, serta kemungkinan respons terhadap terapi. Penanganan biasanya berupa kombinasi operasi, kemoterapi, radioterapi, terapi hormon, imunoterapi, terapi target, hingga transplantasi sumsum tulang.

    Perawatan bisa ditujukan untuk menyembuhkan, menghentikan penyebaran, atau meredakan gejala. Pada tahap tertentu, dokter dapat merekomendasikan perawatan paliatif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

    Pasien disarankan berkonsultasi dengan dokter spesialis kanker mengenai opsi yang tersedia, termasuk mempertimbangkan pendapat kedua demi menentukan terapi paling tepat.

    Kesimpulan

    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klaim kanker bisa sembuh dalam tiga minggu hanya dengan meminum obat Ang Cang Lie adalah belum ada bukti.

    Rujukan