Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di TikTok menampilkan tangkapan layar dari Reels media sosial yang berisi kolase wajah sejumlah pemimpin dunia.
Dalam gambar tersebut, Prabowo Subianto, Presiden Indonesia Ke-8, ditampilkan di posisi paling atas dan paling menonjol. Di bawahnya terdapat tokoh-tokoh dunia lainnya seperti Vladimir Putin, Xi Jinping, Recep Tayyip Erdoan, dan lain-lain.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“PRABOWO DIPILIH MENJADI KETUA BRICS? AKANKAH INDONESIA MEMIMPIN DUNIA?”
Namun, benarkah Presiden Prabowo terpilih menjadi ketua BRICS?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(GFD-2025-28132) Cek fakta, Presiden Prabowo terpilih menjadi ketua BRICS 2025?
Sumber:Tanggal publish: 28/07/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Penelusuran menunjukkan bahwa Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, menjabat sebagai Ketua BRICS untuk tahun 2025, sebagaimana dikutip dari laman resmi Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Sebagai informasi, BRICS merupakan kelompok kerja sama yang kini beranggotakan 11 negara, yaitu Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Ethiopia, Indonesia, dan Iran.
Kelompok ini berfungsi sebagai forum diplomatik negara-negara Global Selatan, serta mendorong kerja sama dalam berbagai bidang.
Tujuan utama BRICS antara lain memperkuat kolaborasi ekonomi, politik, dan sosial antarnegara anggota, serta meningkatkan pengaruh negara-negara berkembang dalam tata kelola global, sebagaimana dijelaskan dalam situs resminya BRICS.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Presiden Prabowo terpilih menjadi ketua BRICS 2025
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Sebagai informasi, BRICS merupakan kelompok kerja sama yang kini beranggotakan 11 negara, yaitu Brasil, Rusia, India, Tiongkok, Afrika Selatan, Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Ethiopia, Indonesia, dan Iran.
Kelompok ini berfungsi sebagai forum diplomatik negara-negara Global Selatan, serta mendorong kerja sama dalam berbagai bidang.
Tujuan utama BRICS antara lain memperkuat kolaborasi ekonomi, politik, dan sosial antarnegara anggota, serta meningkatkan pengaruh negara-negara berkembang dalam tata kelola global, sebagaimana dijelaskan dalam situs resminya BRICS.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Klaim: Presiden Prabowo terpilih menjadi ketua BRICS 2025
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@juantartor3/photo/7526484899549793541?_d=secCgYIASAHKAESPgo8P0vY7SGV8kplJ%2F5FBSpmz9EP7KMxV9kAdReTdnkNm%2B8w4BO40tX%2FiWTTAG%2FCUoeqkcyj1Ba3CdHh%2FQ02GgA%3D&_r=1&_svg=1&aweme_type=150&checksum=d016a957e0d74ff312ec3e2b11b083f49003562cdc9e512e291bb2d4c64d8257&link_reflow_popup_iteration_sharer=%7B%22click_empty_to_play%22%3A1%2C%22dynamic_cover%22%3A1%2C%22follow_to_play_duration%22%3A-1.0%2C%22profile_clickable%22%3A1%7D&mid=7376053868961598214&pic_cnt=1&preview_pb=0®ion=ID&sec_user_id=MS4wLjABAAAA_fwRCUAo8LUdclXXE_PZxPdw6e41vR5F1fzfk11EOuV18UwG7cC6dUEgTvL9dvAW&share_app_id=1180&share_item_id=7526484899549793541&share_link_id=80545f59-e28b-46fc-8c29-0f1063bbc67b&share_scene=11&sharer_language=id&social_share_type=14&source=h5_t×tamp=1752713183&u_code=e4h3120jk1fc80&ug_btm=b2001&ug_photo_idx=0&ugbiz_name=UNKNOWN&user_id=7160491570973312006&utm_campaign=client_share&utm_medium=android&utm_source=whatsapp
- https://setneg.go.id/baca/index/presiden_prabowo_hadiri_ktt_brics_2025_di_rio_de_janeiro
- https://brics.br/en/about-the-brics
(GFD-2025-28140) [KLARIFIKASI] Konteks Keliru, Video Ini Bukan Serangan Udara Militer Thailand ke Kamboja
Sumber:Tanggal publish: 28/07/2025
Berita
KOMPAS.com - Aksi saling serang antara militer Thailand dan Kamboja terjadipada Kamis (24/7/2025) di wilayah perbatasan kedua negara. Selain militer, warga sipil juga menjadi korban dalam konflik bersenjata itu.
Kemudian, di media sosial muncul video yang diklaim menampilkan serangan udara Thailand di wilayah Kamboja. Serangan itu diklaim menyasar fasilitas militer Kamboja.
Setelah ditelusuri, video itu keliru dan perlu diluruskan informasinya agar tidak menyesatkan masyarakat.
Video yang diklaim menampilkan serangan udara militer Thailand ke wilayah Kamboja salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini dan ini.
Video menampilkan ledakan di sebuah gedung dan diberi keterangan sebagai berikut:
Kamboja vs Thailand
Setelah Rusia-Ukraina Israel-Palestina Israel-Iran India-Pakistan Sekarang Thailand-Kamboja Setidaknya dua posisi militer Kombodian hancur, termasuk Markas Besar Brigade, dalam serangan udara oleh Angkatan Udara Kerajaan Thailand.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang diklaim menampilkan serangan udara Thailand ke wilayah Kamboja
Kemudian, di media sosial muncul video yang diklaim menampilkan serangan udara Thailand di wilayah Kamboja. Serangan itu diklaim menyasar fasilitas militer Kamboja.
Setelah ditelusuri, video itu keliru dan perlu diluruskan informasinya agar tidak menyesatkan masyarakat.
Video yang diklaim menampilkan serangan udara militer Thailand ke wilayah Kamboja salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini dan ini.
Video menampilkan ledakan di sebuah gedung dan diberi keterangan sebagai berikut:
Kamboja vs Thailand
Setelah Rusia-Ukraina Israel-Palestina Israel-Iran India-Pakistan Sekarang Thailand-Kamboja Setidaknya dua posisi militer Kombodian hancur, termasuk Markas Besar Brigade, dalam serangan udara oleh Angkatan Udara Kerajaan Thailand.
Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang diklaim menampilkan serangan udara Thailand ke wilayah Kamboja
Hasil Cek Fakta
Penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa video itu sudah beredar sejak Juni 2025.
Peristiwa itu sudah ada sebelum aksi saling serang antara Thailand dan Kamboja pada 24 Juli 2025.
Video identik dengan unggahan di kanal YouTube NBC News tertanggal 6 Juni 2025. Keterangan dalam unggahan menyebut video itu adalah serangan rudal Rusia yang menghantam Kota Lutsk di Ukraina.
Tim Cek Fakta Kompas.com juga menemukan video serupa yang diunggah akun X ini pada 6 Juni 2025 dengan keterangan sebagai berikut
"Massive Russian strikes reportedly rain down on aircraft repair complex in Ukraine's Lutsk. Alleged viral footage shows missiles whistling before fireball blasts"
(Serangan besar-besaran Rusia dilaporkan menghujani kompleks reparasi pesawat di Lutsk, Ukraina. Rekaman viral yang diduga menunjukkan rudal berdesing sebelum ledakan bola api).
Berdasarkan laporan News18, video yang beredar merupakan salah satu momen ketika Rusia melakukan serangan besar-besaran terhadap Ukraina pada awal Juni 2025. Serangan itu menyebabkan 3 orang tewas dan puluhan orang mengalami luka.
Sementara itu dikutip dari Reuters, pada Kamis (24/7/2025) Thailand mengerahkan enam jet tempur F-16 dalam operasi militer yang tidak biasa. Pesawat dikerahkan untuk menyerang target militer Kamboja.
Militer Thailand menyatakan, penggunaan kekuatan udara tersebut dilakukan untuk menyerang sasaran dengan tepat.
Peristiwa itu sudah ada sebelum aksi saling serang antara Thailand dan Kamboja pada 24 Juli 2025.
Video identik dengan unggahan di kanal YouTube NBC News tertanggal 6 Juni 2025. Keterangan dalam unggahan menyebut video itu adalah serangan rudal Rusia yang menghantam Kota Lutsk di Ukraina.
Tim Cek Fakta Kompas.com juga menemukan video serupa yang diunggah akun X ini pada 6 Juni 2025 dengan keterangan sebagai berikut
"Massive Russian strikes reportedly rain down on aircraft repair complex in Ukraine's Lutsk. Alleged viral footage shows missiles whistling before fireball blasts"
(Serangan besar-besaran Rusia dilaporkan menghujani kompleks reparasi pesawat di Lutsk, Ukraina. Rekaman viral yang diduga menunjukkan rudal berdesing sebelum ledakan bola api).
Berdasarkan laporan News18, video yang beredar merupakan salah satu momen ketika Rusia melakukan serangan besar-besaran terhadap Ukraina pada awal Juni 2025. Serangan itu menyebabkan 3 orang tewas dan puluhan orang mengalami luka.
Sementara itu dikutip dari Reuters, pada Kamis (24/7/2025) Thailand mengerahkan enam jet tempur F-16 dalam operasi militer yang tidak biasa. Pesawat dikerahkan untuk menyerang target militer Kamboja.
Militer Thailand menyatakan, penggunaan kekuatan udara tersebut dilakukan untuk menyerang sasaran dengan tepat.
Kesimpulan
Video yang diklaim menampilkan serangan udara militer Thailand ke wilayah Kamboja merupakan informasi keliru.
Adapun video aslinya adalah serangan rudal Rusia yang menghantam Kota Lutsk di Ukraina pada 6 Juni 2025.
Kendati begitu, Thailand memang melakukan serangan udara ke Kamboja pada Kamis (24/7/2025) dengan mengerahkan enam jet tempur F-16. Namun, video dalam unggahan bukanlah peristiwa tersebut.
Adapun video aslinya adalah serangan rudal Rusia yang menghantam Kota Lutsk di Ukraina pada 6 Juni 2025.
Kendati begitu, Thailand memang melakukan serangan udara ke Kamboja pada Kamis (24/7/2025) dengan mengerahkan enam jet tempur F-16. Namun, video dalam unggahan bukanlah peristiwa tersebut.
Rujukan
- https://www.facebook.com/share/r/16oBJs4zx9/
- https://www.facebook.com/share/r/16tTkas4BN/?mibextid=9drbnH
- https://www.facebook.com/share/v/16eMjqvRA1/?mibextid=9drbnH
- https://www.youtube.com/shorts/5V58345wm8Q
- https://x.com/RT_com/status/1930916149119639933
- https://www.news18.com/world/missiles-spark-fireball-blasts-across-cities-as-russia-targets-almost-all-of-ukraine-video-9371991.html
- https://www.reuters.com/world/asia-pacific/thai-fighter-jet-bombs-cambodian-targets-border-battle-escalates-2025-07-24/
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-28141) [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Perlihatkan Kamboja Tembakkan Roket ke Thailand
Sumber:Tanggal publish: 28/07/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar video yang diklaim menunjukkan Kamboja menembakkan roket BM-21 ke Provinsi Sisaket, Thailand.
Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut berasal dari peristiwa yang berbeda.
Video yang diklaim menunjukkan Kamboja menembakkan roket BM-21 ke Sisaket, Thailand, dibagikan oleh akun Facebook ini pada Jumat (25/7/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
BERITA TERBARU:
Rekaman di bawah ini menunjukkan Kamboja menembakkan roket BM-21 ke Provinsi Sisaket, Thailand, yang mengakibatkan korban sipil tambahan. Menurut Brics News, lebih dari 20 warga negara Thailand tewas dalam perang yang sedang berlangsung
Screenshot Klarifikasi, video ini bukan perlihatkan Kamboja tembakkan roket ke Thailand
Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut berasal dari peristiwa yang berbeda.
Video yang diklaim menunjukkan Kamboja menembakkan roket BM-21 ke Sisaket, Thailand, dibagikan oleh akun Facebook ini pada Jumat (25/7/2025).
Berikut narasi yang dibagikan:
BERITA TERBARU:
Rekaman di bawah ini menunjukkan Kamboja menembakkan roket BM-21 ke Provinsi Sisaket, Thailand, yang mengakibatkan korban sipil tambahan. Menurut Brics News, lebih dari 20 warga negara Thailand tewas dalam perang yang sedang berlangsung
Screenshot Klarifikasi, video ini bukan perlihatkan Kamboja tembakkan roket ke Thailand
Hasil Cek Fakta
Video yang sama ditemukan di unggahan kanal Telegram berbahasa Rusia pada 2 November 2022, setelah ditelusuri menggunakan Yandex Images.
Video itu disertai takarir sebagai berikut:
Angkatan Bersenjata Ukraina mengepung pasukan Rusia di Kremennaya dari utara.
Tim Cek Fakta Kompas.com tidak dapat menemukan pemberitaan dari media kredibel yang dapat mengonfirmasi bahwa video itu berasal dari perang Rusia-Ukraina.
Namun, fakta bahwa video itu telah beredar di internet sejak 2022 menunjukkan jika klip tersebut tidak terkait dengan perang Thailand-Kamboja yang meletus pada Juli 2025.
Video itu disertai takarir sebagai berikut:
Angkatan Bersenjata Ukraina mengepung pasukan Rusia di Kremennaya dari utara.
Tim Cek Fakta Kompas.com tidak dapat menemukan pemberitaan dari media kredibel yang dapat mengonfirmasi bahwa video itu berasal dari perang Rusia-Ukraina.
Namun, fakta bahwa video itu telah beredar di internet sejak 2022 menunjukkan jika klip tersebut tidak terkait dengan perang Thailand-Kamboja yang meletus pada Juli 2025.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, Video yang diklaim menunjukkan Kamboja menembakkan roket BM-21 ke Sisaket, Thailand, perlu diluruskan.
Video tersebut dibagikan dengan konteks keliru. Video yang sama ditemukan telah beredar sejak 2022 dan disebut berasal dari perang Rusia-Ukraina.
Video tersebut dibagikan dengan konteks keliru. Video yang sama ditemukan telah beredar sejak 2022 dan disebut berasal dari perang Rusia-Ukraina.
Rujukan
(GFD-2025-28142) [HOAKS] Prabowo Jadi Presiden NDB BRICS
Sumber:Tanggal publish: 28/07/2025
Berita
KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto diklaim menjadi presiden New Development Bank (NDB), yang merupakan bank pembangunan multilateral yang didirikan negara-negara BRICS.
Narator sebuah video yang beredar di media sosial menyebutkan, penunjukkan Prabowo sebagai ketua NDB dilakukan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.
Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menunjukkan, informasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.
Informasi yang menyebutkan Prabowo menjadi ketua NDB disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Pengguna media sosial menyebarkan sebuah video berdurasi sekitar 3,5 menit itu menampilkan Prabowo dan Putin menyampaikan pidato.
Video juga menampilkan cuplikan video pertemuan dua kepala negara tersebut.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 12 April 2025:
Naik level !! Putin tunjuk presiden Prabowo Subianto jadi ketua NDB BRICH saingi barat
Narator sebuah video yang beredar di media sosial menyebutkan, penunjukkan Prabowo sebagai ketua NDB dilakukan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.
Hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menunjukkan, informasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.
Informasi yang menyebutkan Prabowo menjadi ketua NDB disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, dan ini.
Pengguna media sosial menyebarkan sebuah video berdurasi sekitar 3,5 menit itu menampilkan Prabowo dan Putin menyampaikan pidato.
Video juga menampilkan cuplikan video pertemuan dua kepala negara tersebut.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada 12 April 2025:
Naik level !! Putin tunjuk presiden Prabowo Subianto jadi ketua NDB BRICH saingi barat
Hasil Cek Fakta
Indonesia telah resmi bergabung menjadi anggota BRICS pada 6 Januari 2025. Namun, sejauh ini tidak ada penunjukkan Prabowo sebagai bank multilateral yang didirikan negara-negara BRICS.
Berdasarkan informasi di situs web resmi NDB, Indonesia belum menjadi anggota dari bank multilateral tersebut.
Adapun Presiden NDB yang saat ini menjabat yakni Dilma Rousseff. Dia adalah seorang ekonom sekaligus mantan Presiden Brasil.
Pemilihan presiden NDB tidak dilakukan dengan penunjukkan oleh salah satu presiden dari negara anggota.
Presiden NDB dipilih oleh Dewan Gubernur secara bergiliran dari salah satu negara anggota pendiri.
Sementara, klip yang ditampilkan merupakan pidato yang tidak terkait dengan pemilihan presiden NDB.
Video itu diambil dari potongan klip kanal YouTube Investor Daily, ketika Prabowo menyampaikan pidato di BNI Investor Daily Summit 2024.
Sementara klip pertemuan Prabowo dan Putin bersumber dari kanal YouTube Kompas TV dan Bloomberg News.
Tidak ada hasil pertemuan yang memutuskan penunjukkan Prabowo sebagai presiden NDB.
Berdasarkan informasi di situs web resmi NDB, Indonesia belum menjadi anggota dari bank multilateral tersebut.
Adapun Presiden NDB yang saat ini menjabat yakni Dilma Rousseff. Dia adalah seorang ekonom sekaligus mantan Presiden Brasil.
Pemilihan presiden NDB tidak dilakukan dengan penunjukkan oleh salah satu presiden dari negara anggota.
Presiden NDB dipilih oleh Dewan Gubernur secara bergiliran dari salah satu negara anggota pendiri.
Sementara, klip yang ditampilkan merupakan pidato yang tidak terkait dengan pemilihan presiden NDB.
Video itu diambil dari potongan klip kanal YouTube Investor Daily, ketika Prabowo menyampaikan pidato di BNI Investor Daily Summit 2024.
Sementara klip pertemuan Prabowo dan Putin bersumber dari kanal YouTube Kompas TV dan Bloomberg News.
Tidak ada hasil pertemuan yang memutuskan penunjukkan Prabowo sebagai presiden NDB.
Kesimpulan
Narasi yang menyebutkan Prabowo menjadi ketua NDB merupakan hoaks.
Pemilihan presiden NDB tidak dilakukan dengan penunjukkan oleh salah satu presiden dari negara anggota, melainkan dipilih oleh Dewan Gubernur secara bergiliran dari salah satu negara anggota pendiri.
Presiden NDB yang saat ini menjabat yakni Dilma Rousseff.
Pemilihan presiden NDB tidak dilakukan dengan penunjukkan oleh salah satu presiden dari negara anggota, melainkan dipilih oleh Dewan Gubernur secara bergiliran dari salah satu negara anggota pendiri.
Presiden NDB yang saat ini menjabat yakni Dilma Rousseff.
Rujukan
- https://www.facebook.com/100091789232607/videos/1474260937086822/
- https://www.facebook.com/reel/1638950336732426
- https://www.facebook.com/reel/23962728023315299
- https://www.kemhan.go.id/balitbang/2025/02/04/indonesia-bergabung-dengan-brics-apa-manfaat-serta-kerugiannya-dan-bagaimana-strategi-pelaksanaannya.html
- https://www.ndb.int/about-ndb/members/
- https://www.ndb.int/governance/senior-management/
- https://www.youtube.com/watch?v=m2SLh7ttaFM
- https://www.youtube.com/watch?v=SBFkd-_gVZc
- https://www.youtube.com/shorts/Z6hKsn-Uh8c
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
Halaman: 1556/7953
