Pada Senin (29/6/2025) kanal YouTube “@NoraYups” membagikan video [arsip] berisi narasi :
“PENAMPAKAN RUDAL CANGGIH MILIK TNI, MIRIP SEPERTI RUDAL IRAN ”
Hingga Sabtu (26/7/2025) unggahan mendapatkan 1.000-an tanda suka serta 66 komentar dan telah dilihat hampir 150 ribu kali.
(GFD-2025-28101) [SALAH] Video “Penampakan Rudal TNI AU Garuda N45”
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 26/07/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menganalisis video tersebut dengan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, video itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99 persen.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci ‘rudal TNI AU ‘Garuda N45’ ke mesin pencarian Google. Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi kredibel mengenai ‘rudal TNI AU ‘Garuda N45’ seperti yang diklaim pada konten.
TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci ‘rudal TNI AU ‘Garuda N45’ ke mesin pencarian Google. Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi kredibel mengenai ‘rudal TNI AU ‘Garuda N45’ seperti yang diklaim pada konten.
Kesimpulan
Unggahan video berisi klaim “penampakan rudal TNI AU ‘Garuda N45’” merupakan konten palsu (fabricated content).
Rujukan
(GFD-2025-28102) [SALAH] Pelatih Timnas U-23 RI Gerald Vanenburg Minta AFF Dibubarkan
Sumber: Youtube.comTanggal publish: 26/07/2025
Berita
Kanal YouTube “GARUDA SPACE” pada Sabtu (19/7/2025) mengunggah video [arsip] dengan narasi :
“MINTA AFF DIBUBARKAN ! Gerald Vanenburg heran dengan aturan AFF U-23 terbaru~Rayhan korban Filipina”
Per Sabtu (26/7/2025), konten itu sudah ditonton 20 ribu kali dan disukai 226 pengguna.
“MINTA AFF DIBUBARKAN ! Gerald Vanenburg heran dengan aturan AFF U-23 terbaru~Rayhan korban Filipina”
Per Sabtu (26/7/2025), konten itu sudah ditonton 20 ribu kali dan disukai 226 pengguna.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menyimak video berdurasi 8 menit 29 detik tersebut dari awal hingga akhir. Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan Gerald Vanenburg minta kompetisi ASEAN Football Federation (AFF) dibubarkan.
Narator dalam video tersebut hanya membacakan beberapa poin seputar isu sepak bola, di antaranya :
Pelatih Irak dihantui dendam lawan Timnas Indonesia
Tantangan Ivar Jenner di skuat Senior Fc Utrecht
Rayhan Hanan jadi korban, pemain Filipina dihujat netizen tanah air
Gerald Vanenburg akui buta regulasi Piala AFF U-23 2025
TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “Gerald Vanenburg minta AFF dibubarkan karena heran dengan aturan AFF” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, pencarian teratas mengarah ke pemberitaan bola.com “Gerald Vanenburg Ngaku Tidak Tahu Regulasi Piala AFF U-23 2025, Timnas Indonesia U-23 Sudah 2 Kali Menang tapi Belum Tentu Lolos”.
Berdasarkan berita yang tayang pada Sabtu (19/7/2025) itu, diketahui bahwa Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg mengaku buta dengan regulasi pemeringkatan penyisihan grup Piala AFF U-23 2025. Namun, tidak ada pernyataan terkait Gerald Vanenburg meminta AFF dibubarkan.
Narator dalam video tersebut hanya membacakan beberapa poin seputar isu sepak bola, di antaranya :
Pelatih Irak dihantui dendam lawan Timnas Indonesia
Tantangan Ivar Jenner di skuat Senior Fc Utrecht
Rayhan Hanan jadi korban, pemain Filipina dihujat netizen tanah air
Gerald Vanenburg akui buta regulasi Piala AFF U-23 2025
TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “Gerald Vanenburg minta AFF dibubarkan karena heran dengan aturan AFF” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, pencarian teratas mengarah ke pemberitaan bola.com “Gerald Vanenburg Ngaku Tidak Tahu Regulasi Piala AFF U-23 2025, Timnas Indonesia U-23 Sudah 2 Kali Menang tapi Belum Tentu Lolos”.
Berdasarkan berita yang tayang pada Sabtu (19/7/2025) itu, diketahui bahwa Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg mengaku buta dengan regulasi pemeringkatan penyisihan grup Piala AFF U-23 2025. Namun, tidak ada pernyataan terkait Gerald Vanenburg meminta AFF dibubarkan.
Kesimpulan
Unggahan berisi klaim “pelatih Timnas U-23 Indonesia Gerald Vanenburg minta AFF dibubarkan” merupakan konten palsu (fabricated content).
Rujukan
- http[bola.com] Gerald Vanenburg Ngaku Tidak Tahu Regulasi Piala AFF U-23 2025, Timnas Indonesia U-23 Sudah 2 Kali Menang tapi Belum Tentu Lolos
- https://www.bola.com/amp/6109265/gerald-vanenburg-ngaku-tidak-tahu-regulasi-piala-aff-u-23-2025-timnas-indonesia-u-23-sudah-2-kali-menang-tapi-belum-tentu-lolos
- https://youtu.be/nnn1OcQoUkY?si=EEZ52_f0-prIP25y (unggahan kanal YouTube ”GARUDA SPACE”
- https://archive.ph/IpOkF (arsip unggahan kanal YouTube “GARUDA SPACE”)
(GFD-2025-28103) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja Adaro Indonesia
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 26/07/2025
Berita
Akun TikTok “INFO LOKER PT.ADARO” pada Kamis (24/7/2025) membagikan video [arsip] berisi informasi lowongan kerja Adaro Indonesia.
Berikut narasi lengkapnya:
“Penerimaan pegawai baru
PT.ADARO (Tbk) 2025
Syarat-syarat:
1.Pria-wanita
2.20-45 tahun
3.Gaji perbulan Rp.18-25 juta
4.SMP,SMA, SMK Dan S1
Posisi:
1.Helper
2.Operator
3.Satpam
4.Driver
5.OB
6.Peking tukang bongkar”
Pendaftaran lamaran kerja dengan klik link di bio profil.
Per Sabtu (26/7/2025), unggahan sudah dilihat lebih dari 1.200 kali dan disukai 41 pengguna.
Berikut narasi lengkapnya:
“Penerimaan pegawai baru
PT.ADARO (Tbk) 2025
Syarat-syarat:
1.Pria-wanita
2.20-45 tahun
3.Gaji perbulan Rp.18-25 juta
4.SMP,SMA, SMK Dan S1
Posisi:
1.Helper
2.Operator
3.Satpam
4.Driver
5.OB
6.Peking tukang bongkar”
Pendaftaran lamaran kerja dengan klik link di bio profil.
Per Sabtu (26/7/2025), unggahan sudah dilihat lebih dari 1.200 kali dan disukai 41 pengguna.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan pendaftaran yang tersemat di bio profil. Diketahui, tautan tidak mengarah ke laman resmi PT Adaro (adaroindonesia.com). Warganet justru diminta menuliskan nama lengkap dan nomor handphone yang terhubung dengan akun Telegram.
TurnBackHoax kemudian menelusuri informasi lowongan di laman karier adarocareer.com. Ada sejumlah lowongan kerja yang saat ini dibuka untuk lulusan baru hingga professional hire. Namun, tidak ada lowongan untuk posisi yang tertera sebagaimana dalam unggahan akun TikTok “INFO LOKER PT.ADARO”.
Dari pengamatan TurnBackHoax, perusahaan tidak mencantumkan gaji dalam informasi resminya. Pendaftaran lowongan kerja dilakukan di laman resmi dengan mengeklik posisi yang diinginkan, kemudian klik bagian ‘apply’ di bawah persyaratan pekerjaan.
TurnBackHoax kemudian menelusuri informasi lowongan di laman karier adarocareer.com. Ada sejumlah lowongan kerja yang saat ini dibuka untuk lulusan baru hingga professional hire. Namun, tidak ada lowongan untuk posisi yang tertera sebagaimana dalam unggahan akun TikTok “INFO LOKER PT.ADARO”.
Dari pengamatan TurnBackHoax, perusahaan tidak mencantumkan gaji dalam informasi resminya. Pendaftaran lowongan kerja dilakukan di laman resmi dengan mengeklik posisi yang diinginkan, kemudian klik bagian ‘apply’ di bawah persyaratan pekerjaan.
Kesimpulan
Unggahan berisi tautan pendaftaran “lowongan kerja Adaro Indonesia” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).
Rujukan
(GFD-2025-28104) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Token Listrik Gratis periode 7 Juli-27 Agustus 2025
Sumber:Tanggal publish: 26/07/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran token listrik gratis periode 7 Juli-27 Agustus 2025. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook.
Klaim link pendaftaran token listrik gratis periode 7 Juli-27 Agustus 2025 berupa tulisan sebagai berikut.
"Pemerintah dan PT PLN (Persero) telah menandatangani Kontrak Subsidi Energi 2024 (berlaku mulai 7 Juli - 27 Agustus 2025) Daftar dan dapatkan promo token listrik gratis"
Unggahan tersebut disertai menu pendaftaran, jika diklik mengarah pada linik berikut.
"https://bn4.nextandjoin.com/?fbclid=IwY2xjawLxGIxleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFLYnFQMDhmSERiNnFqbDdNAR5iU70aLG3_LgjYArEtNlbCW5jtIeGktlLWosaLgTRiDUbvPJAD4_p04zSF_Q_aem_WKCVHZ1RmXcpo6r4fkR49w"
Benarkah klaim link pendaftaran token listrik gratis periode 7 Juli-27 Agustus 2025? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran token listrik gratis periode 7 Juli-27 Agustus 2025, sebelumnya Cek Fakta Liputan6.com mengkonfirmasi informasi tersebut ke pihak PT PLN (Persero). Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PT PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto mengatakan, PLN tidak pernah mengadakan promo voucher listrik gratis.
"Terkait dengan promo voucher listrik gratis yang marak di media sosial, PT PLN (Persero) memastikan tidak pernah memberikan promo dimaksud," kata Gregorius, saat berbincang dengan dengan Liputan6.com, dikutip Sabtu (26/7/2025).
Gregorius pun memastikan informasi pembagian token listrik gratis yang beredar adalah hoaks atau bahkan mungkin bersifat scam.
PLN mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi termasuk promosi yang bukan resmi bersumber dari PLN sehingga terhindar dari upaya penipuan.
Informasi promo resmi dari PLN dapat dilihat pada aplikasi PLN Mobile.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran token listrik gratis periode 7 Juli-27 Agustus 2025 tidak benar.
PLN tidak pernah mengadakan promo voucher listrik gratis, informasi pembagian token listrik gratis yang beredar adalah hoaks atau bahkan mungkin bersifat scam.
Halaman: 1558/7952


