KOMPAS.com - Di jagat maya, tersiar narasi yang menyebutkan bahwa Pemerintah Australia telah menyatakan keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.
Dalam sebuah video yang disebarkan di media sosial, tampak senator Australia Malcolm Roberts menyampaikan pidato dan pendapatnya.
Ia bicara bahwa keluarnya Australia dari WHO, Forum Ekonomi Dunia (WEF), dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan menghemat 1 miliar Dollar per tahun.
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran digital dan mendapati bahwa informasi tersebut hoaks. Australia masih bagian dari PBB.
Informasi Australia menyatakan keluar dari WHO disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, dan ini.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Kamis (24/7/2025):
Australia menyatakan keluar dari WHO, tidak ada lagi vaksin buat anak anak di Australia.
Yang Mulia Presiden RI dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kapan negeri ini keluar dari WHO?
Sudah banyak korban imunisasi vaksin, nakesnya aman aman saja. Kemenkes mana peduli sama bayi yang kena kipi nih pak presiden.
(GFD-2025-28158) [HOAKS] Australia Menyatakan Keluar dari WHO
Sumber:Tanggal publish: 29/07/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Malcolm Roberts merupakan senator Australia merupakan sosok kontroversial, karena menyebarkan tudingan tak berdasar seputar pandemi dan organisasi internasional.
Salah satu videonya serupa dengan klip yang diunggah di kanal YouTube Malcolm Roberts.
Sebagaimana diwartakan BBC, Roberts yang baru terpilih pada 2016, menggunakan kesempatan pidato pertamanya untuk mempromosikan Brexit dari PBB.
Roberts dipilih oleh Queensland sebagai anggota partai One Nation yang terkenal anti-imigran.
Bahkan, ia menyampaikan pada publik bahwa krisis iklim adalah konspirasi global yang diciptakan oleh para bankir yang ingin mendirikan pemerintahan dunia.
Kemudian, Roberts menuding PBB memanfaatkan narasi krisis iklim untuk meletakkan dasar-dasar bagi pemerintahan global.
Terkait WHO, ia pernah menyebarkan disinformasi tentang amandemen Regulasi Kesehatan Internasional atau IHR.
Amandemen IHR disebut sebagai serangan asing yang mengancam kedaulatan negara.
Pemeriksa Fakta ABC telah membantah narasi tersebut.
Tidak ada pasal dalam amandemen IHR yang terbukti mengancam kedaulatan negara anggota WHO.
Meski Roberts kerap menyampaikan pendapat yang menentang organisasi internasional, Australia masih tercatat sebagai negara anggota sejumlah organisasi.
Australia masih menjadi anggota WHO, WEF, dan PBB.
Salah satu videonya serupa dengan klip yang diunggah di kanal YouTube Malcolm Roberts.
Sebagaimana diwartakan BBC, Roberts yang baru terpilih pada 2016, menggunakan kesempatan pidato pertamanya untuk mempromosikan Brexit dari PBB.
Roberts dipilih oleh Queensland sebagai anggota partai One Nation yang terkenal anti-imigran.
Bahkan, ia menyampaikan pada publik bahwa krisis iklim adalah konspirasi global yang diciptakan oleh para bankir yang ingin mendirikan pemerintahan dunia.
Kemudian, Roberts menuding PBB memanfaatkan narasi krisis iklim untuk meletakkan dasar-dasar bagi pemerintahan global.
Terkait WHO, ia pernah menyebarkan disinformasi tentang amandemen Regulasi Kesehatan Internasional atau IHR.
Amandemen IHR disebut sebagai serangan asing yang mengancam kedaulatan negara.
Pemeriksa Fakta ABC telah membantah narasi tersebut.
Tidak ada pasal dalam amandemen IHR yang terbukti mengancam kedaulatan negara anggota WHO.
Meski Roberts kerap menyampaikan pendapat yang menentang organisasi internasional, Australia masih tercatat sebagai negara anggota sejumlah organisasi.
Australia masih menjadi anggota WHO, WEF, dan PBB.
Kesimpulan
Narasi yang mengeklaim Australia menyatakan keluar dari WHO merupakan hoaks.
Kampanye untuk keluar dari organisasi internasional dikampanyekan oleh senator Australia, Malcolm Roberts.
Kendati demikian, Australia masih tercatat sebagai anggota WHO, WEF, dan PBB.
Kampanye untuk keluar dari organisasi internasional dikampanyekan oleh senator Australia, Malcolm Roberts.
Kendati demikian, Australia masih tercatat sebagai anggota WHO, WEF, dan PBB.
Rujukan
- https://www.facebook.com/indra.siregar.3150/videos/1030393799169746/
- https://www.facebook.com/jefri.papahnya.aqiela/videos/24117982711224774
- https://www.facebook.com/reel/559502123709828
- https://www.facebook.com/reel/739689365447442
- https://www.facebook.com/gubuk.sableng/videos/1797977934401805/
- https://www.youtube.com/watch?v=Ip4-v1ZgECA
- https://www.bbc.com/news/world-australia-37335543
- https://www.bbc.com/news/world-australia-36972449
- https://www.abc.net.au/news/2022-06-10/fact-check-malcolm-roberts-who-rule-change-sovereignty/101138144
- https://www.who.int/australia
- https://intelligence.weforum.org/topics/a1Gb0000004bql8EAA
- https://unny.mission.gov.au/unny/AustraliaatUN.html
- https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D
(GFD-2025-28110) Benar: Indonesia Siapkan 20 Ribu Hektare Lahan Pertanian Kerja Sama dengan Palestina
Sumber:Tanggal publish: 28/07/2025
Berita
KONTEN berisi klaim bahwa Indonesia menyiapkan lahan 20 ribu hektare untuk Palestina, beredar di TikTok [arsip] pada 10 Juli 2025.
Video itu memperlihatkan Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman menyambut sejumlah pejabat, lalu diikuti dengan penandatangan dokumen. “Indonesia siapkan 20.000 hektare untuk Palestina. Menteri Palestina: kalian saudara sejati kami,” demikian isi narasi konten tersebut.
Tempo memperoleh permintaan pembaca dari WhatsApp untuk memverifikasi klaim tersebut. Namun, benarkah Indonesia menyiapkan 20 ribu lahan kerja sama untuk Palestina?
Video itu memperlihatkan Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman menyambut sejumlah pejabat, lalu diikuti dengan penandatangan dokumen. “Indonesia siapkan 20.000 hektare untuk Palestina. Menteri Palestina: kalian saudara sejati kami,” demikian isi narasi konten tersebut.
Tempo memperoleh permintaan pembaca dari WhatsApp untuk memverifikasi klaim tersebut. Namun, benarkah Indonesia menyiapkan 20 ribu lahan kerja sama untuk Palestina?
Hasil Cek Fakta
Tempo memverifikasi video tersebut menggunakan layanan pencarian gambar terbalik dari Google. Selain itu, juga membandingkan isi narasinya dengan informasi di situs-situs kredibel.
Video yang beredar sesuai dengan konten di media sosial Kementerian Pertanian (Kementan). Video itu memang terkait dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerjasama sektor pertanian antara Indonesia dan Palestina.
Penandatangan MoU tersebut dilakukan oleh Indonesia dan Menteri Pertanian Palestina, Rezq Basheer-Salimia pada Senin, 7 Juli 2025. Kerja sama itu mencakup program pelatihan, pertukaran teknologi, investasi, hingga penguatan ketahanan pangan.
Dilansir Antara, Amran mengatakan Indonesia menyiapkan lahan pertanian 10 sampai 20 ribu hektare untuk dikelola bersama antara kedua pihak. Lahan itu berlokasi di Sumatera Selatan dan Kalimantan.
Dia mengatakan, Palestina memiliki pengalaman atau keahlian khusus dalam teknologi irigasi tetes atau drip irrigation yang cocok untuk pengembangan hortikultura. Hal itu didukung kondisi geografis negara itu.
Indonesia akan mendatangkan tenaga ahli dari Palestina untuk mendukung peningkatan produktivitas lahan. Hasil padi dan hortikultura yang dihasilkan, kemudian akan dikirim ke Palestina.
"Terserah mereka, kalau 20 ribu hektare katakanlah masih perlu ditambah enggak masalah, kita tambah. Jadi, Indonesia mendapatkan keuntungan dengan teknologi baru, kemudian produksinya dari 20 ribu hektare ini diambil, dikirim ke Palestina," kata Amran.
Dilansir Tempo, program itu telah diumumkan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun tanggal 25 April 2025. Sementara menurut Amran, kerjasama tersebut memperlihatkan adanya minat negara-negara lain dalam bekerja sama di bidang pertanian dengan Indonesia.
Video yang beredar sesuai dengan konten di media sosial Kementerian Pertanian (Kementan). Video itu memang terkait dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerjasama sektor pertanian antara Indonesia dan Palestina.
Penandatangan MoU tersebut dilakukan oleh Indonesia dan Menteri Pertanian Palestina, Rezq Basheer-Salimia pada Senin, 7 Juli 2025. Kerja sama itu mencakup program pelatihan, pertukaran teknologi, investasi, hingga penguatan ketahanan pangan.
Dilansir Antara, Amran mengatakan Indonesia menyiapkan lahan pertanian 10 sampai 20 ribu hektare untuk dikelola bersama antara kedua pihak. Lahan itu berlokasi di Sumatera Selatan dan Kalimantan.
Dia mengatakan, Palestina memiliki pengalaman atau keahlian khusus dalam teknologi irigasi tetes atau drip irrigation yang cocok untuk pengembangan hortikultura. Hal itu didukung kondisi geografis negara itu.
Indonesia akan mendatangkan tenaga ahli dari Palestina untuk mendukung peningkatan produktivitas lahan. Hasil padi dan hortikultura yang dihasilkan, kemudian akan dikirim ke Palestina.
"Terserah mereka, kalau 20 ribu hektare katakanlah masih perlu ditambah enggak masalah, kita tambah. Jadi, Indonesia mendapatkan keuntungan dengan teknologi baru, kemudian produksinya dari 20 ribu hektare ini diambil, dikirim ke Palestina," kata Amran.
Dilansir Tempo, program itu telah diumumkan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun tanggal 25 April 2025. Sementara menurut Amran, kerjasama tersebut memperlihatkan adanya minat negara-negara lain dalam bekerja sama di bidang pertanian dengan Indonesia.
Kesimpulan
Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan video yang beredar memperlihatkan pemerintah Indonesia menyiapkan lahan dengan luasan sampai 20 ribu hektare untuk kerjasama pertanian dengan Palestina adalah klaim yang benar.
Rujukan
- https://www.tiktok.com/@h.ambonur/video/7525222780468481298?_r=1&_t=ZS-8y6YaT7aUFt
- https://perma.cc/98FH-YNQG
- https://www.instagram.com/reel/DLzLn7dTVww/
- https://jatim.antaranews.com/berita/943089/indonesia-siapkan-20-ribu-ha-lahan-produksi-padi-dikirim-ke-palestina /cdn-cgi/l/email-protection#90f3f5fbf6f1fbe4f1d0e4f5fde0ffbef3ffbef9f4
(GFD-2025-28111) [SALAH] Jokowi Punya Rekening di 20 Bank Asing
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 28/07/2025
Berita
Pada Sabtu (19/7/2025), akun Facebook “Alif P” mengunggah video [arsip] yang menampilkan jumpa pers Faisal Assegaf pada Juli 2014. Dalam video tersebut, Faisal mengklaim bahwa Joko Widodo dan istrinya, Iriana, memiliki 32 rekening gendut di luar negeri.
Unggahan Facebook itu disertai narasi :
"JOKOWI PUNYA REKENING pada 20 BANK ASING"
Unggahan Facebook itu disertai narasi :
"JOKOWI PUNYA REKENING pada 20 BANK ASING"
Hasil Cek Fakta
Informasi serupa pernah beredar dan diklarifikasi oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) pada Oktober 2022, dengan judul [SALAH] Jokowi dan Istrinya Memiliki 20 Rekening Luar Negeri untuk Menyembunyikan Uang Supa dari komunis Cina.
TurnBackHoax coba melakukan penelusuran informasi terkait Jokowi memiliki rekening di bank asing dengan menggunakan Google. Hasilnya, klaim tersebut adalah informasi yang tidak benar.
Dilansir dari merdeka.com, KPK menegaskan bahwa Jokowi tidak memiliki rekening di luar negeri. Klaim tersebut telat diklarifikasi melalui keterangan pers pada saat itu dan pemeriksaan ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) oleh penyidik KPK.
TurnBackHoax coba melakukan penelusuran informasi terkait Jokowi memiliki rekening di bank asing dengan menggunakan Google. Hasilnya, klaim tersebut adalah informasi yang tidak benar.
Dilansir dari merdeka.com, KPK menegaskan bahwa Jokowi tidak memiliki rekening di luar negeri. Klaim tersebut telat diklarifikasi melalui keterangan pers pada saat itu dan pemeriksaan ke Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) oleh penyidik KPK.
Kesimpulan
Unggahan dengan narasi “Jokowi punya rekening di 20 bank asing” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
Rujukan
- https://turnbackhoax.id/2025/07/28/salah-jokowi-punya-rekening-di-20-bank-asing/ [turnbackhoax.id] [SALAH] Jokowi dan Istrinya Memiliki 20 Rekening Luar Negeri untuk Menyembunyikan Uang Suap dari Komunis Cina [merdeka.com] CEK FAKTA: Hoaks, Video Presiden Jokowi Memiliki 20 Rekening di Luar Negeri
- https://web.facebook.com/alif.p.389186/videos/724444750191220/?rdid=enPNWBYo7Eqs8bsI# (unggahan akun Facebook “Alif P”)
- https://archive.ph/wip/Ug10B (arsip unggahan akun Facebook “Alif P”)
(GFD-2025-28112) [SALAH] Mulai Juni 2025, Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan oleh Pusat
Sumber: X.comTanggal publish: 28/07/2025
Berita
Akun X “DS_yantie” pada Senin (22/6/2025) membagikan foto [arsip] berisi narasi:
“BREAKING NEWS: MULAI JUNI 2025 PESERTA BPJS PBI (Yang Dibiayai Pemerintah) SUDAH DI NONAKTIFKAN OLEH PUSAT.”
Hingga Senin (28/7/2025) unggahan tersebut telah disukai lebih dari 26.000 pengguna, dibagikan ulang 4.000-an kali, dan menuai sekitar 1.000 komentar.
“BREAKING NEWS: MULAI JUNI 2025 PESERTA BPJS PBI (Yang Dibiayai Pemerintah) SUDAH DI NONAKTIFKAN OLEH PUSAT.”
Hingga Senin (28/7/2025) unggahan tersebut telah disukai lebih dari 26.000 pengguna, dibagikan ulang 4.000-an kali, dan menuai sekitar 1.000 komentar.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kata kunci “Apakah BPJS PBI sudah dinonaktifkan?” di mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan tempo.co “Bos BPJS Kesehatan Jelaskan Alasan 7,3 Juta Peserta PBI JKN Dinonaktifkan” tayang pada Selasa (24/6/2025).
Dalam pemberitaan tersebut dijelaskan bahwa sebanyak 7,3 juta peserta BPJS Kesehatan kategori penerima bantuan iuran (PBI) yang sebelumnya dibiayai pemerintah telah dinonaktifkan. Hal ini dilakukan karena adanya penyesuaian dengan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut saat ini penerima bantuan BPJS PBI ditentukan berdasarkan usulan dari bupati dan wali kota di seluruh Indonesia. Peserta yang dinonaktifkan dianggap tidak masuk dalam data DTSEN dan dinilai sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan karena dianggap telah sejahtera.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menekankan bahwa peserta BPJS Kesehatan kategori PBI yang dinonaktifkan masih bisa diaktifkan kembali dengan tiga syarat, yakni:
- Peserta PBI JKN dinonaktifkan kepesertaannya pada bulan Mei 2025.
- Pemerintah daerah atau Kementerian Sosial harus memverifikasi bahwa peserta tersebut memang termasuk dalam kategori miskin atau hampir miskin.
- Peserta yang bersangkutan memiliki penyakit kronis atau berada dalam kondisi gawat darurat yang memerlukan penanganan segera, maka status kepesertaan PBI JKN yang sebelumnya dinonaktifkan dapat langsung diaktifkan kembali.
Dengan demikian, tidak benar bahwa BPJS PBI yang dibiayai pemerintah sudah dinonaktifkan secara keseluruhan oleh pemerintah pusat.
Dalam pemberitaan tersebut dijelaskan bahwa sebanyak 7,3 juta peserta BPJS Kesehatan kategori penerima bantuan iuran (PBI) yang sebelumnya dibiayai pemerintah telah dinonaktifkan. Hal ini dilakukan karena adanya penyesuaian dengan data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut saat ini penerima bantuan BPJS PBI ditentukan berdasarkan usulan dari bupati dan wali kota di seluruh Indonesia. Peserta yang dinonaktifkan dianggap tidak masuk dalam data DTSEN dan dinilai sudah tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima bantuan karena dianggap telah sejahtera.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, menekankan bahwa peserta BPJS Kesehatan kategori PBI yang dinonaktifkan masih bisa diaktifkan kembali dengan tiga syarat, yakni:
- Peserta PBI JKN dinonaktifkan kepesertaannya pada bulan Mei 2025.
- Pemerintah daerah atau Kementerian Sosial harus memverifikasi bahwa peserta tersebut memang termasuk dalam kategori miskin atau hampir miskin.
- Peserta yang bersangkutan memiliki penyakit kronis atau berada dalam kondisi gawat darurat yang memerlukan penanganan segera, maka status kepesertaan PBI JKN yang sebelumnya dinonaktifkan dapat langsung diaktifkan kembali.
Dengan demikian, tidak benar bahwa BPJS PBI yang dibiayai pemerintah sudah dinonaktifkan secara keseluruhan oleh pemerintah pusat.
Kesimpulan
Unggahan berisi klaim “mulai Juni 2025, peserta BPJS PBI dinonaktifkan oleh pusat” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).
(Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)
(Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)
Rujukan
- http[tempo.co] Bos BPJS Kesehatan Jelaskan Alasan 7,3 Juta Peserta PBI JKN Dinonaktifkan
- https://x.com/DS_yantie/status/1936750400218247356 (unggahan akun X “DS_yantie”)
- https://archive.vn/qqYzt (arsip unggahan akun X “DS_yantie”)
- https://www.tempo.co/ekonomi/bos-bpjs-kesehatan-jelaskan-alasan-7-3-juta-peserta-pbi-jkn-dinonaktifkan-1795353
Halaman: 1552/7953



