• (GFD-2025-28905) Cek Fakta: Tidak Benar Video Eko Patrio Pamer Uang Usai Rumah Dijarah

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/09/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar postingan klaim video Eko Patrio memamerkan uang usai rumahnya dijarah. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 5 September 2025.
    Dalam video yang beredar, Eko yang memakai sarung menutupi badan, terlihat membuka lemari berwarna krem dan menemukan gepokan mirip uang pecahan 100 ribu, lalu meletakkan di lantai.
    Dia lalu menemukan gepokan mirip uang pecahan 50 ribu dan kembali meletakkannya di lantai. Selanjutnya Eko menemukan 1 ponsel dan kembali meletakkan di lantai hingga akhirnya menemukan 2 kantong minyak goreng kemasan. Ekspresinya senang ketika menemukan minyak goreng.
    Berikut narasi dalam video yang beredar:
    "Usai rumahnya di zarah warga Eko Patrio selaku anggota DPR unggah video dirinya tunjukkan uang segepok yang banyak viral saat dibagikan akun 01667 Kamis 04.09.2025 tak hanya uang eko juga tunjukkan HP barunya dalam lemari bikin geram netizen namun di akhir video Eko malah tunjukkan minyak murah subsidi yang masih ada tidak diambil."
    Caption dalam unggahan tersebut:
    Video terbaru #ekopatrio bikin geram netizen #trending #fyp #quotes #artisviral
    Benarkah unggahan klaim video Eko Patrio memamerkan uang usai rumahnya dijarah? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri unggahan klaim video Eko Patrio memamerkan uang usai rumahnya dijarah. Penelusuran menemukan klaim video tersebut identik dengan postingan Eko Patrio dalam akun Instagram bercentang biru miliknya @ekopatriosuper.
    Video tersebut diunggah pada 16 Maret 2022.
    "Akhirnya dapet minyak goreng kasian emak dirumah masak Serba direbus , sampe masak nasi goreng aja direbus ?? @tiktok @tiktokofficialindonesia," demikian tulis Eko.
    Dalam video unggahannya, Eko memasuki rumah dan menutupi wajah pakai kain sarung. Tak lama kemudian, Eko yang memakai kaos dan celana hitam membuka sarung yang menutupi wajah. Dia lalu berjalan pelan mengendap endap membuka sejumlah lemari berwarna krem.
    Hingga akhirnya dia membuka sebuah lemari dan menemukan gepokan mirip uang pecahan 100 ribu, lalu meletakkannya di lantai.
    Eko lalu menemukan gepokan mirip uang pecahan 50 ribu dan kembali meletakkannya di lantai. Selanjutnya Eko menemukan 1 ponsel dan kembali meletakkan di lantai, hingga akhirnya menemukan 2 kantong minyak goreng kemasan. Ketika menemukan minyak goreng, Eko mengucap syukur.
    "Alhamdulillah," kata Eko pelan.
    Terdapat tulisan "Alhamdulillah dapet minyak goreng".
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Eko Patrio memamerkan uang usai rumahnya dijarah, tidak benar.

    Rujukan

  • (GFD-2025-28908) [SALAH] Jurnalis Australia Ditembak Polisi Indonesia saat Meliput Demonstrasi

    Sumber: X.com
    Tanggal publish: 08/09/2025

    Berita

    Pada Senin (1/9/2025) akun X “OneLove4Human” membagikan video [arsip], isinya memperlihatkan seorang jurnalis perempuan yang tiba-tiba tertembak saat melaporkan demonstrasi.

    Unggahan disertai narasi:

    “Jurnalis wanita asal Australia ditembak Polisi Indonesia.

    Polisi Indonesia banci biadab, hanya berani melawan sipil tidak bersenjata”

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tangkapan layar dari video melalui Google Lens. Penelusuran teratas mengarah ke pemberitaan cnn.com tentang Lauren Tomasi (jurnalis dari 9News) yang ditembak aparat kepolisian saat meliput demonstrasi di Los Angeles pada 8 Juni 2025.

    Demonstrasi tersebut digelar sebagai bentuk protes terhadap tindakan Badan Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) Amerika Serikat yang melakukan penggerebekan dan penahanan terhadap imigran di Los Angeles.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “jurnalis Australia ditembak polisi Indonesia saat meliput demonstrasi” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-28909) [SALAH] Pemerintah Matikan Fitur Live TikTok untuk Bungkam Suara Rakyat

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 08/09/2025

    Berita

    Pada Minggu (31/8/2025) akun Facebook “Annisa Nurjannah” membagikan video [arsip] disertai narasi:

    “Pemerintah sudah menghalalkan segala cara dengan bungkam suara, selain semua listrik dimatikan, fitur live ditiktok jg hilang

    Mohon jaga diri baik² kawan”

    Hingga Senin (8/92025) unggahan telah mendapatkan 15 tanda suka, 26 komentar dan telah dibagikan ulang 2 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Komdigi tutup fitur live TikTok” ke mesin pencari Google. Penelusuran teratas mengarah ke pemberitaan antaranews.com “Menkomdigi harap penutupan fitur live TikTok tak berlangsung lama”.

    Dilansir dari laporan yang tayang Minggu (31/8/2025) tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan penutupan fitur live di aplikasi TikTok itu bukan atas instruksi pemerintah.

    “Kami pun melihat dari pemberitahuan yang dilakukan oleh TikTok bahwa mereka melakukan secara sukarela untuk penutupan fitur live. Kami justru berharap bahwa ini berlangsung tidak lama,” ujarnya.

    Meutya menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto telah menekankan bahwa negara terbuka dan mendengarkan aspirasi masyarakat, termasuk masukan terkait keberadaan fitur live TikTok.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “pemerintah matikan fitur live TikTok untuk bungkam suara rakyat” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-28910) [SALAH] Prabowo Pindahkan 150 Ribu TKI dari Malaysia ke Jepang

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 08/09/2025

    Berita

    Akun Facebook “Dadang Saefulah” pada Sabtu (23/8/2025) membagikan video [arsip] berisi narasi:
    “Pak Prabowo pindahkan 150 ribu TKI Indonesia dari malaysia ke jepang.
    Gimana respon negeri jiran”
    Per Senin (8/9/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 322 komentar dan dibagikan ulang hampir 448 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Prabowo pindahkan 150 ribu TKI dari Jepang ke Indonesia” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke dua pemberitaan.
    Pertama, pemberitaan cnnindonesia.com “Jepang Buka Lowongan 150 Ribu Orang, Ini Sosok yang Dicari”. Berita yang tayang Selasa (22/4/025) ini menyebut Jepang membutuhkan sekitar 150 ribu pekerja dari berbagai negara, khususnya di sektor manufaktur dan konstruksi. Disebutkan pula bahwa Ikatan Pengusaha Kensusei Indonesia (IKAPEKSI) dan Kementerian Ketenagakerjaan berkomitmen untuk meningkatkan skill para sumber daya manusia di Indonesia agar lebih siap bekerja atau magang di Jepang.
    Kedua, pemberitaan cnbcindonesia.com “Mohon Perhatian, Jepang Butuh 150.000 Tenaga Kerja Baru-Gaji Segini”. Berita yang tayang Senin (21/4/2025) ini menyebut bahwa gaji yang diberikan di Jepang mencapai dua digit. Hal ini diklaim sebagai salah satu daya tarik bagi masyarakat pencari kerja untuk merantau di Jepang.
    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Prabowo pindahkan 150 ribu TKI dari Malaysia ke Jepang”.

    Kesimpulan

    Unggahan video berisi klaim “Prabowo pindahkan 150 ribu TKI dari Malaysia ke Jepang” merupakan konten palsu (fabricated content).
    (Ditulis oleh ‘Ainayya)

    Rujukan