(GFD-2025-29430) Cek Fakta: Tidak Benar Meteor Jatuh di Tol Ciperna Cirebon
Sumber:Tanggal publish: 06/10/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim meteor jatuh di Tol Ciperna Cirebon, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 6 Oktober 2025.
Klaim meteor jatuh di Tol Ciperna Cirebon berupa video reels yang menampilkan benda terang berbentuk bulat di antara warna hitam.
Dalam video tersebut terdapat tulisan sebagai berikut.
"Astagfirullo Kejadian Malam ini!! Meteor Jatuh di Tol Ciperna Cirebon JABAR"
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Astagfirulloh , Meteor Jatuh Malam Ini di Tol Ciperna Cirebon Jabar. š±
#reels
#fyp"
Benarkah klaim meteor jatuh di Tol Ciperna Cirebon? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuriĀ klaim meteor jatuh di Tol Ciperna Cirebon, penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Heboh Dentuman Kencang dan Benda Mirip Bola Api di Langit Cirebon, BRIN: Meteor Besar Jatuh di Laut Jawa" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 6 Oktober 2025.
Dalam artikel situsĀ Liputan6.com, ProfesorĀ astronomiĀ dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin menyebutkan dentuman dan visual bola api itu berasal dari meteor besar yang jatuh di Laut Jawa.
"Saya menyimpulkan itu adalah meteor cukup besar yang melintas," kata dia dikonfirmasi di Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, (6/10/2025).
Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "Jasa Marga dan TNI Pastikan Tak Ada Kebakaran di Tol Ciperna Imbas Dugaan Meteor Jatuh" yang dimuat situs Kompas.com pada 6 Oktober 2025.
Artikel Kompas.comĀ menyebutkan, pihak Jasa Marga selaku pengelola tol bersama aparat TNI dari Kodim 0620/Kabupaten Cirebon segera menelusuri lokasi yang disebut-sebut menjadi titik jatuhnya meteor, yakni di sekitar Gerbang Tol Mertapada KM 219. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda adanya meteor jatuh maupun kebakaran.
"Hasil pengecekan di lapangan nihil. Tidak ditemukan tanda-tanda meteor jatuh maupun kebakaran di sekitar lokasi. Jadi bisa dipastikan informasi itu tidak benar," ujar petugas Jasa Marga yang didampingi personel Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, seperti dikutip dari grup resmi Pusdalops PB BPBD Kabupaten Cirebon, Senin (6/10/2025) dini hari.
Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf M Yusron, turut mempertegas bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Ia menyebut kabar mengenai kebakaran akibat meteor hanyalah unggahan lama yang kembali beredar.
"Soal kebakaran di ruas tol Ciperna yang beredar di media sosial itu berita lama. Jangan asal membagikan dan memperkeruh suasana. Ketika tidak ada bukti nyata di lapangan, kita harus tetap tenang dan jangan termakan oleh berita-berita hoaks," Yusron menegaskan.
Kesimpulan
Hasil penelusuranĀ Cek Fakta Liputan6.com, klaim meteor jatuh di Tol Ciperna Cirebon tidak benar.
Profesor astronomi dari BRIN Thomas Djamaluddin menyatakan meteorĀ jatuh di Laut Jawa.Ā
Pihak Jasa Marga selaku pengelola tol bersama aparat TNI dari Kodim 0620/Kabupaten CirebonĀ telah menelusuri lokasi yang disebut-sebut menjadi titik jatuhnya meteor, yakni di sekitar Gerbang Tol Mertapada KM 219. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda adanya meteor jatuh maupun kebakaran.
Rujukan
(GFD-2025-29433) [HOAKS] Mafia dan Koruptor Sabotase Program MBG
Sumber:Tanggal publish: 06/10/2025
Berita
KOMPAS.com - Di media sosial beredar narasi yang mengeklaim keracunan massal pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan dampak sabotase.
Menurut narasi tersebut, sabotase dilakukan oleh para mafia dan koruptor untuk menjatuhkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Narasi yang mengeklaim mafia dan koruptor sabotase MBG sehingga terjadi keracunan massal dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.Ā
Berikut narasi yang dibagikan:
Setelah gagal menggulingkan, kini para mafia mulai sabotase dan provokasi MBG. Kawal MBG !!
Screenshot Hoaks, Mafia dan Koruptor Sabotase Program MBG
Menurut narasi tersebut, sabotase dilakukan oleh para mafia dan koruptor untuk menjatuhkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Namun berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.
Narasi yang mengeklaim mafia dan koruptor sabotase MBG sehingga terjadi keracunan massal dibagikan oleh akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.Ā
Berikut narasi yang dibagikan:
Setelah gagal menggulingkan, kini para mafia mulai sabotase dan provokasi MBG. Kawal MBG !!
Screenshot Hoaks, Mafia dan Koruptor Sabotase Program MBG
Hasil Cek Fakta
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana membantah isu penyebab maraknya kasus keracunan di program MBG adalah karena ada sabotase.
Berdasarkan temuan BGN, sejauh ini penyebab kasus keracunan MBG adalah karena kelalaian terhadap prosedur.
"Sejauh ini akibat lalai terhadap SOP (standard operating procedure)," kata Dadan kepada Kompas.com, 30 September 2025.
Sebelumnya, Dadan telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa sebagian besar kasus terjadi pada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru beroperasi.
"Data menunjukkan bahwa kasus banyak dialami oleh SPPG yang baru beroperasi karena SDM (sumber daya manusia) masih membutuhkan jam terbang," ujar Dadan, seperti diberitakan Kompas.com, pada 28 September 2025.
Ia menyebutkan, pada periode 6 Januari hingga 31 Juli 2025 telah terbentuk 2.391 unit SPPG dengan 24 kasus keracunan.
Sementara pada periode 1 Agustus hingga 27 September 2025, jumlah SPPG bertambah 7.244 unit, dengan 47 kasus keracunan.
Selain kelalaian dalam menerapkan SOP, kata Dadan, faktor lain yang turut memicu insiden tersebut meliputi kualitas bahan baku, serta kondisi air.
Berdasarkan temuan BGN, sejauh ini penyebab kasus keracunan MBG adalah karena kelalaian terhadap prosedur.
"Sejauh ini akibat lalai terhadap SOP (standard operating procedure)," kata Dadan kepada Kompas.com, 30 September 2025.
Sebelumnya, Dadan telah melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa sebagian besar kasus terjadi pada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru beroperasi.
"Data menunjukkan bahwa kasus banyak dialami oleh SPPG yang baru beroperasi karena SDM (sumber daya manusia) masih membutuhkan jam terbang," ujar Dadan, seperti diberitakan Kompas.com, pada 28 September 2025.
Ia menyebutkan, pada periode 6 Januari hingga 31 Juli 2025 telah terbentuk 2.391 unit SPPG dengan 24 kasus keracunan.
Sementara pada periode 1 Agustus hingga 27 September 2025, jumlah SPPG bertambah 7.244 unit, dengan 47 kasus keracunan.
Selain kelalaian dalam menerapkan SOP, kata Dadan, faktor lain yang turut memicu insiden tersebut meliputi kualitas bahan baku, serta kondisi air.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang mengeklaim mafia dan koruptor sabotase MBG sehingga terjadi keracunan massal adalah hoaks.
BGN membantah adanya sabotase pada program MBG. Menurut temuan BGN, penyebab keracunan massal pada program MBG adalah kelalaian penerapan SOP.
BGN membantah adanya sabotase pada program MBG. Menurut temuan BGN, penyebab keracunan massal pada program MBG adalah kelalaian penerapan SOP.
Rujukan
- https://web.facebook.com/etty.rochaety/posts/pfbid0hrr1eiJY6RcNA8uaBjJ1UkUDyS8AiJ63CmCdTudP7LQf1sRsWiQT5ZL2XYAADg6cl
- https://web.facebook.com/reel/1326506062404760
- https://web.facebook.com/reel/1288642192946827
- https://web.facebook.com/watch/?v=1723941701640718
- https://nasional.kompas.com/read/2025/09/28/15185101/kepala-bgn-lapor-ke-prabowo-keracunan-mbg-karena-sdm-butuh-jam-terbang
- https://app.kompas.com/download?source=Kompas.com&medium=Referral&campaign=belowarticle
(GFD-2025-29434) Hoaks Narasi Video Megawati Ngamuk Jadi Target Pemeriksaan KPK
Sumber:Tanggal publish: 06/10/2025
Berita
tirto.id - Di media sosial informasi soal dinamika politik nasional banyak beredar namun tanpa konteks yang jelas. Salah satu yang kami temukan di Facebook adalah klip Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dinarasikan mengamuk karena menjadi target pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK.
ADVERTISEMENT
Dalam potongan video pendek itu, Megawati disebut-sebut melawan KPK sebab mendapat tuduhan tidak benar. Video berdurasi 14 detik itu diunggah akun bernama "Andi Kajang" (arsip), pada 1 Oktober 2025 lalu. Video itu menampilkan kolase yang mencantumkan foto Megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani, Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Dalam salah satu kolase itu ditampilkan potongan video pendek pidato Megawati yang mengatakan; āJangan coba-coba ya kalian mencari, mau menjadikan saya target! Saya lawan!,ā kata Megawati dalam klip tersebut.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Video itu juga disertai dengan keterangan teks yang bertuliskan: āibu Megawati ngamuk karena di jadikan target pemeriksaan KPK siap melawan tuduhan yang tidak benarā.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Akun tersebut turut memberikan caption untuk postingan tersebut, dengan tulisan:
Viral...!!!
Ibu Megawati Soekarnoputriš± ngamuk karena
ADVERTISEMENT
Iya ingin di jadikan target pemeriksaan KPK
#jangkauangluas
Periksa Fakta Megawati marah. foto/hotline periksa fakta tirto
Sejak diunggah pada awal Oktober hingga Senin (6/10/2025) atau selama hampir sepekan beredar, unggahan tersebut sudah mendapat tanda suka 2,3 ribu dengan 1,3 ribu komentar dari pengguna Facebook. Video itu juga sudah mendapatkan sebanyak 238 ribu tayangan.
Namun, benarkah klip video tersebut momen kemarahan Megawati karena diperiksa KPK?
ADVERTISEMENT
Dalam potongan video pendek itu, Megawati disebut-sebut melawan KPK sebab mendapat tuduhan tidak benar. Video berdurasi 14 detik itu diunggah akun bernama "Andi Kajang" (arsip), pada 1 Oktober 2025 lalu. Video itu menampilkan kolase yang mencantumkan foto Megawati, Ketua DPR RI Puan Maharani, Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Dalam salah satu kolase itu ditampilkan potongan video pendek pidato Megawati yang mengatakan; āJangan coba-coba ya kalian mencari, mau menjadikan saya target! Saya lawan!,ā kata Megawati dalam klip tersebut.
#inline3 {margin:1.5em auto}
#inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Video itu juga disertai dengan keterangan teks yang bertuliskan: āibu Megawati ngamuk karena di jadikan target pemeriksaan KPK siap melawan tuduhan yang tidak benarā.
#inline4 {margin:1.5em 0}
#inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Akun tersebut turut memberikan caption untuk postingan tersebut, dengan tulisan:
Viral...!!!
Ibu Megawati Soekarnoputriš± ngamuk karena
ADVERTISEMENT
Iya ingin di jadikan target pemeriksaan KPK
#jangkauangluas
Periksa Fakta Megawati marah. foto/hotline periksa fakta tirto
Sejak diunggah pada awal Oktober hingga Senin (6/10/2025) atau selama hampir sepekan beredar, unggahan tersebut sudah mendapat tanda suka 2,3 ribu dengan 1,3 ribu komentar dari pengguna Facebook. Video itu juga sudah mendapatkan sebanyak 238 ribu tayangan.
Namun, benarkah klip video tersebut momen kemarahan Megawati karena diperiksa KPK?
Hasil Cek Fakta
Tim Riset Tirto mencoba menelusuri konteks asli rekaman dengan memasukkan tangkapan layar klip video itu dengan Google Image. Hasilnya, kami menemukan video identik dengan konteks lebih utuh yang diunggah akun YouTube METRO TV.
Video dari YouTube itu bertajuk āMembara! Megawati Sindir Pemimpin Pengecut: Jangan Jadikan Saya Target!ā. Video Megawati itu rupanya berasal dari dokumentasi kegiatan PDIP yakni penyerahan dukungan calon kepala daerah gelombang III di Dewan Pimpinan Pusat PDIP, pada 26 Agustus 2024 lalu.
Rekaman utuh acara tersebut bisa dilihat di kanal YouTube Antara. Megawati saat itu tengah memberikan pidato politik di hadapan para kader. Acara tersebut terkait dengan kontestasi Pilkada 2024 lalu.
Dalam salah satu momen pidatonya, Megawati menyatakan pihak yang melakukan upaya kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) adalah pengecut. Megawati tidak takut dengan upaya itu, dan menegaskan bahwa dia adalah orang merdeka. Ia juga menyatakan tidak takut apabila ada pihak yang mencoba mengincarnya.
āSaya suka mikir, orang yang tega melakukan TSM, itu orang pengecut tahu enggak. Tidak punya karakter. Ya pengecut dong. Kok bangsanya sendiri dibegitukan? Ya saya enggak nerima dong,ā kata Megawati saat pidato.
Pidato tersebut sama sekali tidak membicarakan soal Megawati menjadi target pemeriksaan KPK. Dalam konteks aslinya, video itu merupakan momen penegasan Megawati terhadap adanya dugaan praktik kotor dalam kontestasi Pemilu 2024 berupa upaya kecurangan TSM.
Saat mencoba melakukan pencarian informasi untuk menelusuri pemberitaan kredibel dan sumber resmi, Tirto juga tidak menemukan ada laporan yang menyebut Megawati diperiksa oleh KPK.
Baca juga:Hoaks Artikel Berita Qadari Puji Prabowo Bak Nabi SulaimanHoaks Presiden Prabowo Bekukan Fraksi PDIP
Video dari YouTube itu bertajuk āMembara! Megawati Sindir Pemimpin Pengecut: Jangan Jadikan Saya Target!ā. Video Megawati itu rupanya berasal dari dokumentasi kegiatan PDIP yakni penyerahan dukungan calon kepala daerah gelombang III di Dewan Pimpinan Pusat PDIP, pada 26 Agustus 2024 lalu.
Rekaman utuh acara tersebut bisa dilihat di kanal YouTube Antara. Megawati saat itu tengah memberikan pidato politik di hadapan para kader. Acara tersebut terkait dengan kontestasi Pilkada 2024 lalu.
Dalam salah satu momen pidatonya, Megawati menyatakan pihak yang melakukan upaya kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) adalah pengecut. Megawati tidak takut dengan upaya itu, dan menegaskan bahwa dia adalah orang merdeka. Ia juga menyatakan tidak takut apabila ada pihak yang mencoba mengincarnya.
āSaya suka mikir, orang yang tega melakukan TSM, itu orang pengecut tahu enggak. Tidak punya karakter. Ya pengecut dong. Kok bangsanya sendiri dibegitukan? Ya saya enggak nerima dong,ā kata Megawati saat pidato.
Pidato tersebut sama sekali tidak membicarakan soal Megawati menjadi target pemeriksaan KPK. Dalam konteks aslinya, video itu merupakan momen penegasan Megawati terhadap adanya dugaan praktik kotor dalam kontestasi Pemilu 2024 berupa upaya kecurangan TSM.
Saat mencoba melakukan pencarian informasi untuk menelusuri pemberitaan kredibel dan sumber resmi, Tirto juga tidak menemukan ada laporan yang menyebut Megawati diperiksa oleh KPK.
Baca juga:Hoaks Artikel Berita Qadari Puji Prabowo Bak Nabi SulaimanHoaks Presiden Prabowo Bekukan Fraksi PDIP
Kesimpulan
Hasil penelusuran fakta menunjukkan kalau video Megawati marah karena menjadi target dari pemeriksaan KPK bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Rekaman Megawati itu berasal dari dokumentasi acara penyerahan dukungan calon kepala daerah gelombang III di Dewan Pimpinan Pusat PDIP, pada 26 Agustus 2024 lalu. Rekaman utuhnya bisa dilihat di kanal YouTube Antara News.
Video aslinya, pidato tersebut merupakan bekal Megawati untuk kader-kader PDIP dalam menghadapi kontestasi Pilkada 2024 lalu. Tidak ada pernyataan sama sekali soal Megawati diperiksa KPK dalam pidato tersebut.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rekaman Megawati itu berasal dari dokumentasi acara penyerahan dukungan calon kepala daerah gelombang III di Dewan Pimpinan Pusat PDIP, pada 26 Agustus 2024 lalu. Rekaman utuhnya bisa dilihat di kanal YouTube Antara News.
Video aslinya, pidato tersebut merupakan bekal Megawati untuk kader-kader PDIP dalam menghadapi kontestasi Pilkada 2024 lalu. Tidak ada pernyataan sama sekali soal Megawati diperiksa KPK dalam pidato tersebut.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://web.facebook.com/watch/?v=2047791436027241&rdid=DPvw6ZTs1p789fFH
- https://archive.ph/jhuRv
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2218__znnid=318__cb=69b88ff23d__oadest=
- https%3A%2F%2Fwww.youtube.com%2Flive%2FcKuCnJKjIHQ%3Fsi%3DKXQqrfsWQ15TwFiL
- https://aurum.tirto.id/gold/ck.php?oaparams=2__bnnid=2218__znnid=319__cb=0e46658aa9__oadest=
- https%3A%2F%2Fwww.youtube.com%2Flive%2FcKuCnJKjIHQ%3Fsi%3DKXQqrfsWQ15TwFiL
- https://youtu.be/4_9Ct649Kb0?si=eY9MZL40g4hCGPS8
- https://www.youtube.com/live/IOScw87Fj2c?si=JrSv9omvf7oade6V
- https://tirto.id/hoaks-artikel-berita-qadari-puji-prabowo-bak-nabi-sulaiman-hiQm
- https://tirto.id/hoaks-presiden-prabowo-bekukan-fraksi-pdip-hiVB
- https://mailto:factcheck@tirto.id
(GFD-2025-29435) Cek Fakta: Presiden India Masuk Islam dan Hancurkan Patung Dewa
Sumber:Tanggal publish: 06/10/2025
Berita
Murianews, Kudus ā Beredar video yang menarasikan Draupadi Murmu, Presiden India masuk Islam hingga memerintahkan agar ribuan patung dewa dihancuran. Yuk cek faktanya.
Video dengan narasi Presiden India Masuk Islam dan perintahkan patung dewa dihancurkan itu beredar di Facebook pada kurun waktu akhir September hingga awal Oktober 2025.
Unggahan yang mengeklaim Presiden India resmi masuk Islam ditemukan di akun Facebook bernama, Satrawi, Abafawjamukta dan Herman Shp, serta akun Instagram bernama armen.s.pamenan.
Pengguna media sosial menyebarkan video berdurasi kurang dari tiga menit, menampilkan kumpulan foto Draupadi sedang berpidato dan ketika ia mengenakan jilbab.
Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Sabtu (25/9/2025):
Gempar presiden India resmi masuk islam Ribuan patung Dewa dihancurkan
Datang membawa CINTA
Semua Datang dengan penuh CINTA
Karena CINTA dan CINTA
yang membuatmu istimiiwa
Informasi itu tidak benar alias hoaks. Simak penelusuran Tim Cek Fakta Murianews.com berikut.
Penelusuran...
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Murianews.com mencoba menelusuri klaim tersebut menggunakan mesin pencarian Google dengan kata kunci āPresiden India Draupadi Murmu masuk Islamā.
Hasilnya, tak ada pemberitaan maupun laporan yang shahih yang membuktikan Presiden India Draupadi Murmu memeluk agama Islam atau menjadi mualaf.
Berdasarikan situs resmiĀ Presiden India, Draupadi Murmu merupakan perempuan yang lahir dalam keluarga suku Santhali, yang merupakan pengikut Hindu. Ia juga terlibat aktif dalam sejumlah kegiataan keagamaan Hindu.
Pada 20 September 2025, Drupadi mengikuti upacara pind daan di Gaya, yakni sebuah doa dalam Hindu untuk mendoakan keselamatan jiwa leluhur dan anggota keluarga yang telah meninggal.
Menurut laporan Times of India, upacara dilaksanakan di dalam ruang suci Vishnupad Temple, di bawah pengawasan pendeta keluarga Draupadi.
Gambar-gambar dalam video yang disebarkan dengan klaim Presiden India Draupadi Murmu masuk Islam juga terdeteksi menggunakan artificial intelligence (AI).
Saat Tim Cek Fakta Murianews.com mengecek salah satu gambar Draupadi mengenakan jilbab putih menggunakan tools Sight Engine. Gambar tersebut menunjukkan probabilitas 99 persen dihasilkan AI.
Kesimpulan...
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran di halaman sebelumnya, Tim Cek Fakta Murianews.com mengategorikan video dengan klaim Presiden India Draupadi Murmu masuk Islam merupakan disinformasi berjenis misleading content alias konten menyesatkan.
Draupadi Murmu diketahui lahir dari suku Santhali, yang merupakan pengikut Hindu dan masih melakukan ritual keagamaan Hindu hingga kini.
Konten yang beredar di media sosial dibuat dengan AI. Narasi disinformasi dengan isu agama perlu diwaspadai karena berpotensi menyebabkan perpecahan di masyarakat.
Halaman: 1395/8116


