• (GFD-2025-29616) [SALAH] Presiden Prabowo Bentuk Tim Audit Subsidi BBM

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 21/10/2025

    Berita

    Akun TikTok “eastern.black.eag” pada Kamis (7/10/2025) mengunggah video [arsip] disertai narasi:

    Presiden Prabowo membentuk tim audit subsidi BBM. Harga dasar Pertalite adalah Rp4000

    Hingga Selasa (21/10/2025), unggahan telah disukai 9.248 akun, 1.639 kali dibagikan ulang, serta menuai 952 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengetikkan kata kunci “Presiden Prabowo membentuk tim audit subsidi BBM” di mesin pencarian Google. Hasilnya, ditemukan unggahan di laman resmi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemenkeu (e-ppid.kemenkeu.go.id) berisi informasi sebagai berikut:

    “Beredar unggahan di platform Facebook, Threads, dan X yang mengklaim bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan harga Pertalite sebenarnya Rp4.000 dan Presiden Prabowo Subianto telah membentuk Tim Audit Subsidi BBM. Dapat diinformasikan bahwa informasi dimaksud merupakan HOAKS,” tulis Kemenkeu di laman tersebut pada Kamis (16/10/2025).

    TurnBackHoax selanjutnya melakukan penelusuran terhadap informasi “pembentukan tim investigasi khusus BBM Nasional” yang dikutip dari KSP Letjen (Purn) Sudrajat dengan memanfaatkan fitur pencarian Google. Hasilnya, terdapat artikel kemenhan.go.id “Menhan Melantik Staf Khusus, Asisten Khusus, dan Beri Penghargaan Dharma Pertahanan”. Dalam artikel yang tayang pada Selasa (11/2/2025) itu disebutkan bahwa Mayjen TNI (Purn) Sudrajat sebagai Staf Khusus Menhan Bidang Diplomasi Pertahanan. Selain itu dihimpun dari berbagai sumber, Mayjen TNI (Purn) Sudrajat tidak pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan RI.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Presiden Prabowo bentuk tim audit subsidi BBM” itu merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29617) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran “Magang Berbayar dari Pemerintah”

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 21/10/2025

    Berita

    Akun TikTok “loker_2025__” pada Selasa (30/9/2025) membagikan video [arsip] berisi informasi pendaftaran program magang bergaji dari pemerintah .

    Unggahan disertai narasi:

    “Jamin Tak Batasi Usia! Pemerintah akan Membuka Magang untuk 20.000 Lulusan D3-S1, Uang Saku 3,3 Juta Setiap Bulan.

    Informasi pendaftaran klik link dibio!

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan tak ada batasan usia untuk peserta program magang lulusan baru (fresh graduate). Syarat program itu hanya masyarakat yang telah lulus pendidikan tinggi. Menurut Airlangga, lulusan baru itu akan disalurkan ke perusahaan di berbagai sektor industri”

    Per Selasa (21/10/2025), video tersebut telah dilihat lebih dari 140 ribu dan disukai 862 pengguna.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan pendaftaran yang tersemat di bio akun “loker_2025__”. Diketahui, tautan tersebut meminta warganet menuliskan nama, alamat, jenis kelamin, dan nomor Telegram yang aktif.

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “pendaftaran program magang berbayar dari pemerintah” ke kolom pencarian Google. Penelusurran mengarah ke artikel cnbcindonesia.com “Aturan Syarat-Cara Daftar Program Magang Kerja Digaji Rp. 3,3 Juta”.

    Berdasarkan artikel yang tayang Rabu (8/10/2025) itu, diketahui bahwa pendaftaran magang berbayar hanya melalui siapkerja.kemnaker.go.id.

    Berikut prosedurnya:

    Masuk ke laman siapkerja.kemnaker.go.id
    Daftar atau buat akun SIAPkerja
    Setelah terdaftar, masuk ke laman utama “siapkerja” dan pilih menu Maganghub
    Gunakan kolom pencarian untuk menemukan lowongan magang sesuai keahlian
    Pilih lowongan yang diinginkan, kemudian daftar secara online
    Syarat yang harus dipenuhi antara lain:

    Warga Negara Indonesia (WNI)
    Lulusan program diploma atau sarjana paling lama 1 tahun pada saat mendaftar
    Berasal dari perguruan tinggi yang terdaftar di kementerian yang membidangi pendidikan tinggi dan ilmu pengetahuan dan teknologi

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “pendaftaran magang berbayar dari pemerintah” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten palsu (fabricated content) untuk modus penipuan.

    Rujukan

  • (GFD-2025-29710) Hoaks FIFA Pecat Wasit yang Pimpin Laga Indonesia vs Irak

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/10/2025

    Berita

    tirto.id - Langkah Tim Nasional (Timnas) sepak bola Indonesia untuk melaju ke putaran selanjutnya, di perhelatan Piala Dunia 2026, harus terhenti setelah Indonesia mesti menelan dua kekalahan beruntun pada babak kualifikasi zona Asia.

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:Benarkah van Gaal Pelatih Baru Timnas Indonesia? Cek Infonya

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Harapan jutaan pecinta sepak bola Indonesia untuk melihat Garuda berlaga di pentas dunia pupus setelah timnas ditaklukkan Irak dengan skor 0-1 dalam laga kedua Grup B putaran keempat babak kualifikasi Piala Dunia 2026, Minggu (12/10/2025) lalu, setelah dua hari sebelumnya kalah juga dari Arab Saudi, 2-3.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    ins.adsbygoogle[data-ad-status="unfilled"] {
    display: none !important;
    }




    Temukan lebih banyakPakaian olahragaTirtoTirtoIDtirtoOlahragaPerlengkapan sepak bolaBerita investigasiAnalisis berita terkiniKonsultasi Hukum OnlineISPA polusi udara

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Di tengah euforia babak kualifikasi Piala Dunia 2026 dan kekecewaan penggemar Timnas Indonesia, di media sosial muncul narasi yang mengklaim bahwa induk organisasi sepak bola internasional (FIFA) resmi memecat wasit yang memimpin laga Indonesia vs Irak.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Narasi yang sama menyebut, bahwa wasit asal China yang memimpin laga tersebut, yaitu Ma Ning, telah mengakui kesalahannya yang disebut merugikan Indonesia.

    Narasi itu disebarkan oleh sejumlah akun di Facebook, di antaranya “Berita Timnas”, “Ismail Hasan" pada Selasa (14/10/2025), dan “Umbu Axello Andre”(arsip) pada Rabu (15/10/2025), melalui sebuah unggahan video yang di antaranya menampilkan Presiden FIFA Gianni Infentino sedang memberikan pernyataan.

    “FIFA beri kabar gembira ke timnas, wasit MA NING akui kesalahan ke Indonesia dan di pecat,” tulis keterangan salah satu unggahan tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Periksa fakta FIFA Pecat Wasit yang Pimpin Laga Indonesia vs Irak. foto/hotline periksa fakta tirto

    Sepanjang Selasa (14/10/2025) hingga Senin (20/10/2025) atau selama enam hari tersebar di Facebook, unggahan ini telah memperoleh 11,7 ribu tanda suka, 1,1 ribu komentar dan telah dibagikan sebanyak 314 kali.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut? Benarkah FIFA memecat wasit Ma Ning yang memimpin laga Indonesia vs Irak?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto telah mengamati video yang disertakan secara menyeluruh, mulai dari awal hingga akhir. Berdasarkan penelusuran tersebut, tidak ditemukan pernyataan dari Gianni Infantino yang menyebut bahwa FIFA akan memecat wasit Ma Ning. Selain itu, tidak ditemukan pula pernyataan resmi dari Ma Ning, terkait pengakuan dirinya tentang adanya kesalahan dalam kepemimpinannya yang disebut-sebut merugikan Indonesia.

    Klaim yang beredar dalam video tersebut disampaikan semata-mata melalui narasi oleh narator, tanpa disertai bukti yang kredibel untuk mendukung pernyataan tersebut. Penelusuran dilanjutkan dengan menelusuri asal usul cuplikan klip Gianni Infantino yang disertakan dalam awal video.

    Dengan menggunakan teknik reverse image search, kami menemukan bahwa klip tersebut berasal dari kanal Youtube PSSI TV berjudul “Pesan Khusus Presiden FIFA Gianni Infantino” yang diunggah pada 2 November 2019.

    Video tersebut merupakan video lama yang tidak terkait dengan konteks kekinian yaitu kualifikasi Piala Dunia 2026. Lebih lanjut, dalam video itu, Gianni Infantino selaku Presiden FIFA sendiri, tidak membahas apapun tentang wasit Ma Ning asal China. Dalam video itu, pria asal Italia tersebut hanya memberikan pesan kepada PSSI yang akan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) pada tahun 2019 lalu.

    Tirto juga menelusuri situs resmi FIFA. Hasilnya, hingga Senin (20/10/2025) atau saat artikel periksa fakta ini di tulis tidak ditemukan keterangan resmi yang menyebut bahwa FIFA secara resmi telah memecat wasit Ma Ning yang memimpin laga Indonesia vs Irak.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa klaim yang menyebut bahwa FIFA resmi memecat wasit yang memimpin laga Indonesia vs Irak bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Video pernyataan Presiden FIFA Gianni Infantino yang disertakan dalam unggahan merupakan video lama yang tidak terkait dengan klaim. Lebih lanjut, tidak ada keterangan resmi yang membenarkan klaim bahwa FIFA telah memecat wasit asal China Ma Ning yang memimpin laga Indonesia vs Irak.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-12:23CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0001:27UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios

    Rujukan

  • (GFD-2025-29711) Video Menkeu Purbaya Bagi-Bagi Uang, Apa Benar?

    Sumber:
    Tanggal publish: 20/10/2025

    Berita

    tirto.id - Video pejabat publik yang berseliweran di media sosial kerap diedit dan dibubuhi narasi miring. Klip mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani misalnya, yang aslinya tengah berbicara soal isu perubahan iklim dalam acara ADB pada tahun 2021, pernah dimanipulasi dan diberi narasi bahwa ia akan bagi-bagi uang.

    ADVERTISEMENT

    Kini, beredar narasi serupa, akan tetapi mencatut sosok Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa. Akun Facebook bernama "Program Purbaya Yudhi Sadewa" (arsip) membagikan narasi itu dalam bentuk video berdurasi 45 detik. Dalam klip, tampak Purbaya sedang berpidato mengenakan jas hitam dan dasi biru muda.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Purbaya meminta masyarakat yang tengah mengalami keseulitan ekonomi, termasuk biaya modal usaha, membayar hutang, dan biaya sekolah, untuk menghubunginya lantaran dia punya program berbagi rezeki. Purbaya meminta masyarakat untuk tidak membiarkan kesulitan ekonomi menghentikan langkah mereka.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    ins.adsbygoogle[data-ad-status="unfilled"] {
    display: none !important;
    }




    Temukan lebih banyakvideoVideoTirtotirtoTirtoIDAkses berita mendalamArsip berita lengkapBuku Sejarah IndonesiaRekomendasi Merek Ban MobilPolusi udara Jakarta

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    "Acara ini benar dan resmi dan berlaku untuk semua orang yang benar-benar membutuhkan. Kami percaya bahwa setiap orang berhak mendapatkan bantuan dan dukungan dalam masa-masa sulit. Program ini bertujuan untuk meringankan beban kalian dan memberikan peluang baru untuk bangkit kembali," kata Purbaya dalam video tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Purbaya bagi bagi uang, foto/hotline periksa fakta tirto

    Unggahan bertanggal 10 Oktober 2025 ini sudah dilihat sebanyak 29 ribu kali, memperoleh seribu tanda suka, dan 223 komentar. Ratusan komentar itu dipenuhi oleh harapan warganet untuk mendapat bantuan, baik dalam rangka membayar hutang, keperluan sekolah anak, dan membayar kontrakan.

    ADVERTISEMENT

    Namun, bagaimana kebenaran rekaman yang berlalu-lalang?

    Hasil Cek Fakta

    Usai menyimak video secara utuh, Tim Riset Tirto menemukan beberapa kejanggalan, antara lain perkataan Purbaya yang tidak selaras dengan mimik mulutnya, dan gerak ekspresi wajah Purbaya yang terlihat kaku. Temuan seperti itu biasanya menandakan campur tangan kecerdasan buatan/AI.

    Untuk membuktikannya, kami mencoba memasukkan klip Purbaya ke situs pengecek AI, Hive Moderation. Hasilnya, kemungkinan video itu memuat konten AI-generated atau deepfake mencapai 99,9 persen dan keterlibatan AI terletak dalam audionya.

    Tirto lantas mencari konteks asli rekaman Purbaya. Dengan memanfaatkan metode pencarian gambar terbalik atau reverse image search di Google Image, kami menemukan video identik diunggah kanal YouTube @Update_IDN.

    Dalam unggahan itu, Purbaya yang sedang memakai jas hitam dan dasi biru muda, justru menyampaikan soal amanah baru yang dipegang, yakni sebagai Menteri Keuangan. Untuk mencari rekaman utuhnya, Tirto mengetik kata kunci “pidato Purbaya saat menjabat” di kolom pencarian Google.

    Dokumentasi Purbaya memberikan pidato pertama sebagai Menteri itu salah satunya disiarkan oleh kanal YouTube CNN Indonesia. Dalam klip asli yang diunggah pada Selasa (9/9/2025) lalu, Purbaya sama sekali tidak menyinggung soal program berbagi rezeki dan bagi-bagi uang.

    “Hari ini adalah momen yang penuh makna bagi saya pribadi, sekaligus bagi kita semua, karena menandai dimulainya babak baru pengabdian saya di Kementerian Keuangan. Saya merasa sangat terhormat atas kepercayaan yang diberikan kepada saya oleh Bapak Presiden,” kata Purbaya dalam rekaman asli.

    Serah terima jabatan Menteri Keuangan itu digelar di Jakarta. Purbaya yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), kini diamanahkan memimpin Kementerian Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

    Artinya, video Purbaya bagi-bagi uang yang berseliweran tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Lagipula, akun Facebook pengunggah bukan merupakan akun resmi Purbaya dan baru dibuat pada tanggal yang sama seperti unggahannya, yakni 10 Oktober 2025.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta memperlihatkan kalau video Purbaya dengan narasi bagi-bagi uang bersifat Altered Video (video yang dimanipulasi).

    Hasil pengecekan menggunakan Hive Moderation menunjukkan kemungkinan video itu memuat konten AI-generated atau deepfake mencapai 99,9 persen dan keterlibatan AI terletak dalam audionya.

    Sementara video aslinya merupakan momen pidato pertama Purbaya sebagai Menteri Keuangan. Purbaya menyampaikan terima kasih atas amanat yang diberikan dan mengatakan bahwa jabatan yang kini diemban tidaklah mudah. Dalam klip aslinya, Purbaya sama sekali tidak menyinggung soal program berbagi rezeki dan bagi-bagi uang.

    closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0001:21UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios

    Rujukan