Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video berdurasi 26 detik di Facebook menampilkan sosok Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang digambarkan sedang berada di sebuah pasar dan mengklaim akan membeli uang koin Rp1.000 bergambar angklung keluaran 2010.
Dalam video tersebut, Trump disebut bersedia membeli koin tersebut dengan harga Rp25 juta per keping, dengan narasi bahwa koin itu akan digunakan sebagai bahan baku bom atom.
Video ini telah ditonton sekitar 177 ribu kali, memperoleh 2,8 ribu tanda suka, serta memicu 3,6 ribu komentar dari warganet yang menawarkan koin serupa.
Berikut narasi dalam video tersebut:
“Koin Angklung Go Internasional Diburu Kolektor Dunia
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
SAYA JAUH DATANG KE INDONESIA HANYA KARENA KOIN ANGKLUNG SAYA AKAN BELI 25.000.000 PER KEPING UNTUK BAHAN BAKU BOM ATOM INI AKU DI PASAR TANAH ABANG KITA COD KOIN DI SINI”
Namun, benarkah video Trump beli uang koin rupiah Rp25 juta tersebut?
(GFD-2025-30838) Hoaks! Video Trump beli uang koin rupiah seharga Rp25 juta
Sumber:Tanggal publish: 16/12/2025
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut merupakan konten hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI).
ANTARA melakukan pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation, dan hasil analisis menunjukkan bahwa 99,9 persen konten video tersebut terindikasi sebagai buatan AI.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, klaim yang menyebut Donald Trump datang ke Indonesia dan membeli koin rupiah Rp1.000 seharga Rp25 juta tidak benar dan termasuk informasi palsu.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya pada konten sensasional yang beredar di media sosial tanpa verifikasi sumber resmi.
Klaim: Video Trump beli uang koin rupiah Rp25 juta
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
ANTARA melakukan pemeriksaan menggunakan AI Detector Hive Moderation, dan hasil analisis menunjukkan bahwa 99,9 persen konten video tersebut terindikasi sebagai buatan AI.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Dengan demikian, klaim yang menyebut Donald Trump datang ke Indonesia dan membeli koin rupiah Rp1.000 seharga Rp25 juta tidak benar dan termasuk informasi palsu.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya pada konten sensasional yang beredar di media sosial tanpa verifikasi sumber resmi.
Klaim: Video Trump beli uang koin rupiah Rp25 juta
Rating: Hoaks
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2025-30839) Hoaks! Dedi Mulyadi copot Wali Kota Farhan karena gagal atasi banjir
Sumber:Tanggal publish: 16/12/2025
Berita
Jakarta (ANTARA) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi disebut telah mencopot Wali Kota Bandung Farhan sejak awal Desember 2025.
Pria yang akrab disapa KDM ini diklaim tidak puas dengan kinerja Farhan dalam mengelola sampah, yang akhirnya menyebabkan banjir di Bandung.
Kabar pemecatan Farhan itu dibagikan melalui sebuah thumbnail di YouTube dengan potongan judul sebagai berikut: "KDM COPOT FARHAN WALIKOTA BANDUNG, TIDAK BECUS ATASI SAMPAH & BANJIR".
Hingga Senin (15/12), konten tersebut sudah ditonton lebih dari 6.000 kali.
Namun, benarkah Gubernur Dedi Mulyadi copot Wali Kota Bandung Farhan pada awal Desember 2025?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pria yang akrab disapa KDM ini diklaim tidak puas dengan kinerja Farhan dalam mengelola sampah, yang akhirnya menyebabkan banjir di Bandung.
Kabar pemecatan Farhan itu dibagikan melalui sebuah thumbnail di YouTube dengan potongan judul sebagai berikut: "KDM COPOT FARHAN WALIKOTA BANDUNG, TIDAK BECUS ATASI SAMPAH & BANJIR".
Hingga Senin (15/12), konten tersebut sudah ditonton lebih dari 6.000 kali.
Namun, benarkah Gubernur Dedi Mulyadi copot Wali Kota Bandung Farhan pada awal Desember 2025?
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Hasil Cek Fakta
Konten sepanjang 21 menit itu memang berisi kumpulan video yang menampilkan Gubernur Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Farhan.
Setidaknya, ada tiga potongan video yang disadur dari TikTok, lalu disematkan dalam konten tersebut. Konten itu awalnya dimulai dengan video ini, lalu dilanjutkan dengan rekaman ini, dan juga video ini.
Walau begitu, tidak ada pembahasan soal pemberhentian Farhan dari jabatan kepala daerah.
Sejumlah isu yang termuat dalam konten di YouTube itu meliputi kunjungan KDM ke Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, pernyataan Farhan soal pejabat konten YouTube, serta pertemuan KDM dengan para warga yang tinggal di sekitar Sungai Cikapundung.
Sementara itu, menurut berita Antara ini, Farhan masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung pada 11 Desember 2025.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rangkaian penelusuran tersebut menggambarkan bahwa konten YouTube yang menyatakan Dedi Mulyadi copot Wali Kota Farhan berisi informasi hoaks.
Klaim: Dedi Mulyadi copot Wali Kota Farhan karena gagal atasi banjir
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Setidaknya, ada tiga potongan video yang disadur dari TikTok, lalu disematkan dalam konten tersebut. Konten itu awalnya dimulai dengan video ini, lalu dilanjutkan dengan rekaman ini, dan juga video ini.
Walau begitu, tidak ada pembahasan soal pemberhentian Farhan dari jabatan kepala daerah.
Sejumlah isu yang termuat dalam konten di YouTube itu meliputi kunjungan KDM ke Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, pernyataan Farhan soal pejabat konten YouTube, serta pertemuan KDM dengan para warga yang tinggal di sekitar Sungai Cikapundung.
Sementara itu, menurut berita Antara ini, Farhan masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung pada 11 Desember 2025.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Rangkaian penelusuran tersebut menggambarkan bahwa konten YouTube yang menyatakan Dedi Mulyadi copot Wali Kota Farhan berisi informasi hoaks.
Klaim: Dedi Mulyadi copot Wali Kota Farhan karena gagal atasi banjir
Rating: Hoaks
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Rujukan
(GFD-2025-30840) Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir
Sumber:Tanggal publish: 16/12/2025
Berita
tirto.id - Bencana banjir di Sumatra pada akhir November 2025 menjadi duka bagi banyak kelompok masyarakat. Di media sosial sejumlah narasi tak berdasar terkait bencana alam ini pun banyak beredar.
ADVERTISEMENT
Teranyar, Tirto menemukan sebuah narasi yang menyebut adanya uang yang ikut hanyut dalam sebuah bencana banjir. Dalam video sekitar 15 detik tersebut, terlihat seorang perempuan tengah bersukacita memungut uang pecahan Rp100 ribu itu.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Video tersebut muncul beriringan dengan peristiwa banjir bandang di Sumatera, sehingga memunculkan anggapan bahwa adegan dalam video itu berkaitan langsung dengan bencana yang terjadi pada akhir November tersebut.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Unggahan video ini dibagikan oleh akun YouTube @oviarislinaMomoy (arsip) pada Sabtu (6/12/2025). “MasyaAllah disaat ada b3nc4n4 tpi Allah ksih rezki tak terdug4.” tulis teks dalam video tersebut, dengan upaya menyamarkan beberapa kata.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Uang masuk ke rumah saat banjir. foto/hotline periksa fakta tirto
Hingga Selasa (16/12/2025), video ini telah ditonton 542.758 kali, memperoleh setidaknya seribu tanda suka, dan 54 komentar. Video serupa juga ditemukan di media sosial Facebook dari unggahan berikut dan di unggahan ini.
ADVERTISEMENT
Lantas, bagaimana kebenaran dari video tersebut?
ADVERTISEMENT
Teranyar, Tirto menemukan sebuah narasi yang menyebut adanya uang yang ikut hanyut dalam sebuah bencana banjir. Dalam video sekitar 15 detik tersebut, terlihat seorang perempuan tengah bersukacita memungut uang pecahan Rp100 ribu itu.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Video tersebut muncul beriringan dengan peristiwa banjir bandang di Sumatera, sehingga memunculkan anggapan bahwa adegan dalam video itu berkaitan langsung dengan bencana yang terjadi pada akhir November tersebut.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Unggahan video ini dibagikan oleh akun YouTube @oviarislinaMomoy (arsip) pada Sabtu (6/12/2025). “MasyaAllah disaat ada b3nc4n4 tpi Allah ksih rezki tak terdug4.” tulis teks dalam video tersebut, dengan upaya menyamarkan beberapa kata.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Uang masuk ke rumah saat banjir. foto/hotline periksa fakta tirto
Hingga Selasa (16/12/2025), video ini telah ditonton 542.758 kali, memperoleh setidaknya seribu tanda suka, dan 54 komentar. Video serupa juga ditemukan di media sosial Facebook dari unggahan berikut dan di unggahan ini.
ADVERTISEMENT
Lantas, bagaimana kebenaran dari video tersebut?
Hasil Cek Fakta
Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI).
Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer.
Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake.
Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto
Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video.
Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut.
Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer.
Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake.
Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto
Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video.
Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut.
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang memperlihatkan seorang perempuan mengambil uang yang hanyut di tengah banjir bandang di Sumatera adalah tidak benar dan menyesatkan (false and misleading).
Video tersebut sangat kuat diduga merupakan konten hasil rekayasa kecerdasan buatan . Selain itu, tidak ditemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media arus utama yang memverifikasi kebenaran peristiwa sebagaimana ditampilkan dalam video tersebut.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Video tersebut sangat kuat diduga merupakan konten hasil rekayasa kecerdasan buatan . Selain itu, tidak ditemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media arus utama yang memverifikasi kebenaran peristiwa sebagaimana ditampilkan dalam video tersebut.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.youtube.com/shorts/y-Aj4mjuPA8
- https://archive.today/wTekZ
- https://www.facebook.com/watch/?v=734436186369569
- https://www.facebook.com/reel/886689147128846
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection?gad_source=1&gad_campaignid=19609884447&gclid=CjwKCAiA86_JBhAIEiwA4i9JuxhO6AjvJisWw9CSJY-pMqAnKmia12cabZYVXFkCjJdexwVYZJbf9RoCoesQAvD_BwE
- https://mailto:factcheck@tirto.id
(GFD-2025-31358) Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir
Sumber:Tanggal publish: 16/12/2025
Berita
tirto.id - Bencana banjir di Sumatra pada akhir November 2025 menjadi duka bagi banyak kelompok masyarakat. Di media sosial sejumlah narasi tak berdasar terkait bencana alam ini pun banyak beredar.
ADVERTISEMENT
Teranyar, Tirto menemukan sebuah narasi yang menyebut adanya uang yang ikut hanyut dalam sebuah bencana banjir. Dalam video sekitar 15 detik tersebut, terlihat seorang perempuan tengah bersukacita memungut uang pecahan Rp100 ribu itu.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Video tersebut muncul beriringan dengan peristiwa banjir bandang di Sumatera, sehingga memunculkan anggapan bahwa adegan dalam video itu berkaitan langsung dengan bencana yang terjadi pada akhir November tersebut.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Unggahan video ini dibagikan oleh akun YouTube @oviarislinaMomoy (arsip) pada Sabtu (6/12/2025). “MasyaAllah disaat ada b3nc4n4 tpi Allah ksih rezki tak terdug4.” tulis teks dalam video tersebut, dengan upaya menyamarkan beberapa kata.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Uang masuk ke rumah saat banjir. foto/hotline periksa fakta tirto
Hingga Selasa (16/12/2025), video ini telah ditonton 542.758 kali, memperoleh setidaknya seribu tanda suka, dan 54 komentar. Video serupa juga ditemukan di media sosial Facebook dari unggahan berikut dan di unggahan ini.
ADVERTISEMENT
Lantas, bagaimana kebenaran dari video tersebut?
ADVERTISEMENT
Teranyar, Tirto menemukan sebuah narasi yang menyebut adanya uang yang ikut hanyut dalam sebuah bencana banjir. Dalam video sekitar 15 detik tersebut, terlihat seorang perempuan tengah bersukacita memungut uang pecahan Rp100 ribu itu.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Video tersebut muncul beriringan dengan peristiwa banjir bandang di Sumatera, sehingga memunculkan anggapan bahwa adegan dalam video itu berkaitan langsung dengan bencana yang terjadi pada akhir November tersebut.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Unggahan video ini dibagikan oleh akun YouTube @oviarislinaMomoy (arsip) pada Sabtu (6/12/2025). “MasyaAllah disaat ada b3nc4n4 tpi Allah ksih rezki tak terdug4.” tulis teks dalam video tersebut, dengan upaya menyamarkan beberapa kata.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Uang masuk ke rumah saat banjir. foto/hotline periksa fakta tirto
Hingga Selasa (16/12/2025), video ini telah ditonton 542.758 kali, memperoleh setidaknya seribu tanda suka, dan 54 komentar. Video serupa juga ditemukan di media sosial Facebook dari unggahan berikut dan di unggahan ini.
ADVERTISEMENT
Lantas, bagaimana kebenaran dari video tersebut?
Hasil Cek Fakta
Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI).
Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer.
Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake.
Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto
Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video.
Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut.
Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer.
Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake.
Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto
Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video.
Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut.
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang memperlihatkan seorang perempuan mengambil uang yang hanyut di tengah banjir bandang di Sumatera adalah tidak benar dan menyesatkan (false and misleading).
Video tersebut sangat kuat diduga merupakan konten hasil rekayasa kecerdasan buatan . Selain itu, tidak ditemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media arus utama yang memverifikasi kebenaran peristiwa sebagaimana ditampilkan dalam video tersebut.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Video tersebut sangat kuat diduga merupakan konten hasil rekayasa kecerdasan buatan . Selain itu, tidak ditemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media arus utama yang memverifikasi kebenaran peristiwa sebagaimana ditampilkan dalam video tersebut.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.youtube.com/shorts/y-Aj4mjuPA8
- https://archive.today/wTekZ
- https://www.facebook.com/watch/?v=734436186369569
- https://www.facebook.com/reel/886689147128846
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection?gad_source=1&gad_campaignid=19609884447&gclid=CjwKCAiA86_JBhAIEiwA4i9JuxhO6AjvJisWw9CSJY-pMqAnKmia12cabZYVXFkCjJdexwVYZJbf9RoCoesQAvD_BwE
- https://mailto:factcheck@tirto.id
Halaman: 1044/8134






