• (GFD-2025-30138) Cek Fakta: Tidak Benar Link Pendaftaran Undian Bank Jateng

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/11/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan klaim link pendaftaran undian Bank Jateng. Postingan tersebut beredar di salah satu akun Facebook pada 13 November 2025.
    Berikut isi unggahannya:
    "KHUSUS Nasabah Bank BPD Jateng yang sudah Terdaftar Aplikasi ( Bima Mobile.)
    Ayo buruan daftar undian gebyar Bank BPD Jateng bisa langsung menang bawa pulang Hadiah Menarik Di Bawah ini...!!!
    60 Tiket Umroh Gratis
    10 Mobile Honda BRIO
    1 Mobile Pajero Sport
    1 Mobile Fortuner
    30 Motor Honda Vario
    25 TV Led 31in
    10 Hp Iphone 15 promax
    40 Kulkas Dua Pintu
    20 Emas & Logam Mulia
    Masih Banyak Hadiah Lainnya
    Untuk melanjut kan pendaftaran kupon undian Bank Jateng.� Klik daftar"
    Unggahan menyertakan poster yang berisi narasi sebagai berikut:
    "Gebyar undian 2025 Bank Jateng
    Tabungan Bima"
    Unggahan tersebut disertai menu pendaftaran, jika diklik akan muncul link berikut:
    https://tan-aardvark-721746.hostingersite.com/?fbclid=IwY2xjawOI1DdleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETE4T29MN3R6Z2hLc0V3eHd5c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MghjYWxsc2l0ZQIzMAABHkwTCC1LTfoS674jMlVT4xcpfu_FgoA9J1YCIETcCLM9L38ww3g9r5_ZWnUg_aem_x4NmXzlovBkVrRcMjankOQ
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran undian Bank Jateng? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran undian Bank Jateng. Penelusuran mengarah pada pernyataan Bank Jateng melalui akun Instagram resminya yakni @bankjateng.
    Berikut unggahan Bank Jateng:
    "Banyak modus penipuan bermunculan di Facebook, salah satunya phishing yang mengatasnamakan Bank Jateng. Ingat, Bank Jateng tidak pernah meminta data rahasia seperti PIN, OTP, Saldo Terakhir atau password melalui Facebook maupun link tertentu.
    Kalau terima pesan mencurigakan, abaikan, blokir, dan laporkan. Jangan beri kesempatan penipu untuk “memancing” datamu. Waspada selalu, demi keamanan finansial kamu.
    #BankJateng #Phishing #WaspadaPenipuan
    Informasi terkait event hanya diberikan melalui akun resmi Bank Jateng sebagai berikut:
    Instagram: @bankjateng
    Facebook Page: Bank Jateng
    Thread: @bankjateng
    X: @bank_jateng"
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran undian Bank Jateng, tidak benar.
  • (GFD-2025-30139) Cek Fakta: Hoaks Menteri Kebudayaan Fadli Zon Sebut PKI Berasal dari Yaman

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/11/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut PKI berasal dari Yaman. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 12 November 2025.
    Dalam postingannya terdapat tangkapan layar postingan TV One News dengan foto Fadli Zon dengan narasi sebagai berikut:
    "Fadlizon: Tidak Ada PKI DI NKRI kalu Tidak Ada Pendatang Dari Yaman. PKI Itu Habib Pendatang Dari Hadromut Yaman Dibawa Oleh Belanda"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Ternyata Asal Usul PKI Itu Dari Yaman, Kata Fadli Zon"
    Lalu benarkah postingan Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut PKI berasal dari Yaman? 

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan gambar yang identik dengan postingan. Gambar itu diunggah akun TV One News dalam akun Facebooknya pada 11 November 2025.
    Namun dalam gambar asli bukan bernarasi seperti dalam postingan. Gambar asli mempunyai narasi:
    "Fadli Zon Tegaskan Soeharto Tidak Terlibat Korupsi dan Pelanggaran HAM"
    Postingan itu juga disertai narasi sebagai berikut:
    "Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengklaim berbagai dugaan korupsi dan pelanggaran HAM yang melibatkan mantan presiden Soeharto tidak pernah terbukti.
    Fadli Zon mengatakan berbagai kasus yang diduga melibatkan Soeharto sudah melalui proses hukum. Proses hukum itu, kata dia, sudah tuntas dan tidak berkaitan dengan Soeharto.
    "Misalnya apa yang dituduhkan? Semua ada proses hukumnya, dan proses hukum itu sudah tuntas dan itu tidak terkait dengan Presiden Soeharto," ujar dia."
    Postingan sama sekali tidak membahas pernyataan Fadli Zon yang menyebut PKI berasal dari Yaman.
    Postingan Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut PKI berasal dari Yaman adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2025-30140) Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Situs Resmi Kemensos Cek Status Penerima BLT Periode Oktober-Desember

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/11/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link situs resmi Kemensos cek status penerima BLT periode Oktober-Desember, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 18 2025.
    Klaim link situs resmi Kemensos cek status penerima BLT periode Oktober-Desember berupa tulisan sebagai berikut.
    "Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp 900 ribu 2025 untuk periode Oktober–Desember sebagai bentuk dukungan bagi masyarakat.
    Penerima BLT dapat melakukan cek BLT Rp 900 ribu 2025 secara online melalui situs resmi Kemensos di bawah ini."
    Unggahan tersebut disertai menu daftar, jika diklik muncul link sebagai berikut.
    "https://bansosdigital7.resmi-ri.com/?fbclid=IwY2xjawOJC6hleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFDVWppdWhVNkcwcFpseDN4c3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHv0EbthV39jtQF7Aifw1I5UM7e5ZHeGnATLnE3Sori3DZgxgQJjsGpls7VVR_aem_lJC7s5M7X71k7QKS8a2ZPg"
    Lewat link situs resmi Kemensos menampilkan halaman situs berupa formulir digital yang meminta sejumlah data pribadi seperti nama sesuai E-KTP dan nomor Telegram.
    Benarkah klaim link  situs resmi Kemensos cek status penerima BLT periode Oktober-Desember? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link situs resmi Kemensos cek status penerima BLT periode Oktober-Desember, penelusuran mengarah pada pengumuman berjudul "Waspada Hoaks terkait Bantuan Sosial" yang dimuat dalam situs resmi Kementerian Sosial, Kemensos.go.id.
    Berikut pengumumannya:
    "Akhir-akhir ini banyak beredar pesan berantau berisi link/tautan yang di dalanya terdapat berita bohong (hoaks) terkait pencairan dan/atau pendaftaran bantuan sosial.
    Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial. Adapun penerima bantuan sosial Program Kartu Sembako/ BPNT dan PKH adalah masyarakat yang telah terdaftar ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), jika masyarakat layak menerima namun belum terdaftar dalam DTKS, bisa diusulkan Pemerintah Daerah atau mengajukan melalui Aplikasi Cek Bansos di menu Usul-Sanggah."
    Masyarakat diimbau agar selalu mengecek ulang kebenaran berita dan tidak ikut menyebarkannya.
    Mari saling ingatkan dan lebih kritis terhadap informasi yang tidak dikeluarkan secara resmi oleh Kementerian Sosial RI agar kita terhindar dari hoaks maupun modus penipuan lainnya katanya menambahkan."
    Penelusuran juga mengarah pada artikel berjudul "BLT Kesra Rp 900 Ribu Cair Hari Ini 20 Oktober 2025, Cek Status Penerima di Sini" yang dimuat Liputan6.com, pada 20 Oktober 2025.
    Artikel Liputan6.com menyebutkan, masyarakat dapat dengan mudah memeriksa status penerimaan BLT Kesra melalui dua metode resmi yang disediakan Kementerian Sosial. Kedua metode ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses informasi bagi calon penerima bansos.
    Pemerintah mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi dari Kementerian Sosial atau pemerintah daerah. Hal ini penting untuk mendapatkan pembaruan terkait jadwal dan mekanisme pencairan BLT Rp 900.000 di masing-masing wilayah.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link situs resmi Kemensos cek status penerima BLT periode Oktober-Desember tidak benar.
    Masyarakat dapat memeriksa status penerimaan BLT lewat situs resmi Kementerian Sosial di cekbansos.kemensos.go.id.

    Rujukan

  • (GFD-2025-30141) Hoaks Tina Toon Meninggal Dunia November 2025

    Sumber:
    Tanggal publish: 18/11/2025

    Berita

    tirto.id - Media sosial selain menjadi tempat untuk saling berinteraksi juga telah menjadi kanal dalam menerima berbagai informasi. Namun, tak semua informasi yang bersirkulasi di media sosial bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

    ADVERTISEMENT

    Baru-baru ini, di Facebook muncul berbagai unggahan yang mengklaim Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus pesohor Agustina Hermanto, atau karib disapa Tina Toon, meninggal dunia. Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta itu diklaim tutup usia pada November 2025.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Informasi tersebut salah satunya diunggah oleh akun Facebook dengan nama ‘Hanna Video Cute’ (arsip). Pengunggah menyertakan sebuah tautan blog berisi informasi yang diklaim itu.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Selain itu, terdapat pula foto dengan suasana sebuah pemakaman dengan foto Tina Toon di dalamnya.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Innalillahi, Suasana Terkini di Rumah Duka Tina Toon, Rekan Artis Iringi Jenazah Menuju Pemakaman,” tulis akun tersebut.

    periksa fakta hoaks narasi Tina Toon meninggal dunia November 2025.

    ADVERTISEMENT

    Sepanjang diunggah di Facebook sejak 9 November 2025 hingga 13 November 2025 atau empat hari beredar di medsos, postingan tersebut sudah mendapatkan 94 tanda suka (likes), 41 komentar dan 4 kali dibagikan ulang.

    Pantauan di kolom komentar unggahan tersebut, tidak sedikit yang mempercayai informasi di atas sehingga menuliskan komentar bernada bela sungkawa. Namun banyak juga akun yang meragukan informasi yang dibagikan sampai menyebutkan bahwa informasinya hoaks.

    Temuan Tirto, beberapa akun lain juga mengunggah informasi senada dengan tautan blog yang juga menampilkan informasi soal klaim Tina Toon meninggal dunia, seperti dalam akun ini dan ini.

    Namun, benarkah informasi yang disebarkan oleh akun-akun tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Pertama-tama Tirto mencari kebenaran informasi yang diklaim akun-akun tersebut dengan melakukan pencarian via Google dengan kata kunci ‘Tina Toon meninggal dunia’. Hasilnya tidak ada satupun pemberitaan resmi ataupun informasi yang terbukti membenarkan klaim tersebut.

    Setelah itu, Tirto mengecek akun Instagram pribadi milik Tina Toon yakni @tinatoon101. Dari sosmed pribadinya, postingan terakhir Tina Toon pada 18 November 2025 memperlihatkan tampak memperlihatkan dirinya dalam keadaan sehat dan tengah mengikuti peresmian Tanah Harapan (Tanah Merah) bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

    Lebih lanjut, melalui metode reverse image search, diketahui bahwa foto yang digunakan dalam unggahan yang mengklaim Tina Toon meninggal dunia juga keliru. Foto yang digunakan itu adalah potret suasana pemakaman Raditya Oloan pada 2021 silam, sebagaimana dimuat di situs Famela.

    Dengan begitu, tidak benar bahwa anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PDIP, Tina Toon, telah meninggal dunia awal November 2025 ini.

    Bisa dipastikan foto yang digunakan oleh akun-akun tersebut merupakan hasil editan untuk menunjang klaim tidak bertanggung jawab yang mereka sebarkan. Informasi ini merupakan hoaks yang digunakan untuk menarik perhatian pengguna medsos agar mengklik tautan di unggahan mereka.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa Tina Toon meninggal dunia pada awal November 2025 adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Tirto menemukan bahwa klaim tersebut merupakan hoaks yang digunakan untuk menarik pengguna medsos agar mengklik tautan yang diunggah akun-akun penyebar klaim. Tidak ada satupun pemberitaan kredibel yang mendukung narasi Tina Toon meninggal dunia pada November 2025. Pun, ia masih beraktivitas hingga Selasa (18/11/2025), berdasarkan unggahan di akun Instagram resminya.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-11:53CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0000:00UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios

    Rujukan