• (GFD-2025-30925) [SALAH] Video "Pemerintah Gagal Atasi Bencana, Warga Sumut Demo di Kantor Gubernur”

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 18/12/2025

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun Facebook “mata berita” pada Sabtu (13/12/2025), isinya memperlihatkan aksi demonstrasi massa di depan Kantor Gubernur Sumatra Utara.

    Dalam video terdapat narasi sebagai berikut:

    Gagal Atasi Bencana di SUMUT, Kantor Gubernur SUMUT Bobby Nasution di Demo Warga

    Hingga Kamis (18/12/2025), konten itu mendapat lebih dari 46 ribu tanda suka, 3.900-an interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.200-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “gagal atasi bencana di Sumatra Utara, kantor gubernur di demo warga”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax kemudian melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan video serupa dari akun Instagram faktanewss.id yang tayang Selasa (11/11/2025).

    Diketahui, konteks asli video adalah demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumatra Utara pada Senin (10/11/2025), sebelum bencana banjir melanda. Massa kala itu menuntut penutupan Toba Pulp Lestari (TPL) yang dianggap merusak lingkungan dan memicu bencana ekologi.

    Sebagai informasi, dilansir dari pemberitaan news.espos.id “Kronologi Banjir & Longsor di Sumatra Telan Lebih dari 960 Korban Jiwa” yang tayang Selasa (9/12/2025), diketahui bahwa banjir menerjang Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat karena adanya curah hujan tinggi sejak Selasa (25/11/2025).

    Kesimpulan

    Konteks asli video adalah demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumatra Utara pada Senin (10/11/2025), sebelum bencana banjir melanda. Massa kala itu menuntut penutupan Toba Pulp Lestari (TPL) yang dianggap merusak lingkungan dan memicu bencana ekologi. Jadi, unggahan video berisi klaim “pemerintah gagal atasi bencana, warga Sumut demo di kantor gubernur” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-30926) [SALAH] Video "Demo Menuntut Purbaya Agar Mencabut Dana Desa"

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 18/12/2025

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun TikTok “safri.dj.87” pada Kamis (11/12/2025) berisi narasi:

    “DEMO balasan masyarakat terhadap Kepala DESA Tuntut pak Purbaya segerah Hilangkan dana desa

    Hilangkan dana desa karena yang merasakan dana desa hanyalah kepala desa, keluarga dan kerabat dekatnya”

    Hingga Kamis (18/12/2025), konten itu mendapat lebih dari 47 ribu tanda suka, 9.596 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 2.700-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “demo menuntut purbaya agar mencabut dana desa”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax kemudian melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan gambar serupa dari laman pojoksatu.id “Berkaca dari Bencana Sumatera, Warga Cianjur Menolak Pembangunan PLTP Geothermal di Gunung Gede Pangrango” yang tayang Kamis (11/12/2025).

    Diketahui, konteks asli video adalah demonstrasi warga Cianjur yang menolak pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Gunung Gede Pangrango pada Rabu (10/12/2025). Massa berdemo di depan pendopo karena khawatir proyek berskala besar itu akan mengancam kelestarian alam sekaligus menimbulkan risiko bencana yang bisa berdampak langsung ke masyarakat sekitar.

    Kesimpulan

    Konteks asli video adalah momen demonstrasi warga Cianjur yang menolak pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Gunung Gede Pangrango pada Rabu (10/12/2025). Jadi, unggahan video berisi klaim “demo menuntut purbaya agar mencabut dana desa” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-30927) [SALAH] Video Berita Bom Rakitan Berkekuatan Tinggi Meledak di Mobil Siti Fadilah Supari

    Sumber: X/Twitter
    Tanggal publish: 18/12/2025

    Berita

    Pada Senin (15/12/2025), beredar sebuah video (arsip cadangan) di X oleh akun “om_AL” (x.com/om_AL1802) dengan narasi: 

    “Bom rakitan berkekuatan tinggi meledak di Mobil mantan Mentri Kesehatan ibu Fadhilah Supari di dekat pintu tol Bekasi Kondisi ibu Fadillah luka parah nyaris tewas” 

    di unggahannya dan 

    “Tragedi mengerikan di jalan tol Jakarta-Cikampek pagi ini
    Mobil dokter jantung terkenal dan mantan menteri kesehatan Republik Indonesia dokter Siti Fadilah Supari meledak hebat tepat di kilometer 19 dekat pintu keluar Bekasi…” 

    di dalam video.

    Per tangkapan layar dibuat unggahan tersebut sudah ditonton 1.1 ribu kali, mendapatkan 12 komentar, dibagikan ulang 22 kali, disukai 14 kali, dan dijadikan favorit 3 kali oleh pengguna X lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax) memeriksa video yang disebarkan menggunakan perkakas (tools) pendeteksi konten buatan AI (AI-generated content) Hive Moderation. Hasilnya, terdeteksi buatan AI atau deepfake dengan skor agregat 99.7%. 

    Pemeriksaan juga dijalankan menggunakan perkakas lainnya yaitu AiVidect. Hasilnya, selain terdeteksi 60% buatan AI disediakan juga tampilan heatmap yang memperlihatkan bagian yang berwarna merah adalah bagian yang disunting menggunakan AI (artifact).  

    Selain itu, didapatkan juga video sumber aslinya yaitu unggahan oleh akun “Seputar iNews RCTI” (@SeputariNews) di YouTube pada 3 Desember 2025 yang memberitakan mengenai peristiwa kecelakaan beruntun di Tol Purbaleunyi.

    Kesimpulan

    Faktanya, video yang disebarkan adalah buatan AI yang menyunting/mengedit video berita kecelakaan beruntun di Tol Purbaleunyi yang dipublikasikan di kanal YouTube "Seputar iNews RCTI". Unggahan yang berisi video berita bom rakitan berkekuatan tinggi meledak di mobil Siti Fadilah Supari merupakan kategori konten yang dimanipulasi (manipulated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-30928) [SALAH] Partai Golkar Tolak RUU Perampasan Aset

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 18/12/2025

    Berita

    Akun Facebook “Otib Shelly” pada Kamis (2/10/2025) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    “B4HLIL DAN GOLKAR MENOLAK UU PERAMPAS4N ASET

    Bahlil dan Keluarga Besar Partai Golkar Menolak UU Perampasan Aset Para Koruptor, Berdalih UU Tersebut Bisa dijadikan untuk menarget Pihak Tertentu

    RAKYAT: Kalau Disahkan Partai Terancam Bangkrut dan Bubar”

    Per Kamis (18/12/2025) konten tersebut telah mendapat lebih dari 640 tanda suka, menuai 842 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 89 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Partai Golkar tolak RUU Perampasan Aset” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan, antara lain:

    • Berita cnnindonesia.com “Golkar-Demokrat Dukung RUU Perampasan Aset Dibahas”, tayang Jumat (2/9/2025). Berita ini melaporkan bahwa Fraksi Golkar mendorong RUU Perampasan Aset untuk segera dibahas di DPR. Menurut Sekjen Partai Golkar sekaligus Ketua Fraksi, Sarmuji, sejak lama pihaknya sudah tegas mendukung pembahasan RUU tersebut karena dinilai mengandung banyak materi krusial yang perlu dikaji.

    • Berita kompas.com “Golkar soal RUU Perampasan Aset: Setan Menyelinap di Hal-hal yang Detail”, tayang Rabu (17/9/2025). Berita ini melaporkan bahwa Ketua Fraksi Golkar Sarmuji menyatakan kesiapan untuk membedah naskah akademik hingga draf RUU Perampasan Aset bersama mahasiswa. Fraksi Golkar juga berkomitmen untuk membahas RUU tersebut dengan cepat, namun tetap cermat.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Partai Golkar tolak RUU Perampasan Aset”.

    Kesimpulan

    Faktanya, Ketua Fraksi Partai Golkar menyatakan bahwa sejak lama pihaknya sudah tegas mendukung pembahasan RUU Perampasan Aset. Unggahan video berisi klaim “Partai Golkar tolak RUU Perampasan Aset” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan