(GFD-2025-31154) Hoaks Menkeu Purbaya Resmikan Pinjaman Cepat Cair Tanpa Jaminan
Sumber:Tanggal publish: 18/12/2025
Berita
ADVERTISEMENT
Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “Luanne Oralia” (arsip) pada Rabu (3/12/2025). Dalam unggahan video disebutkan bahwa pinjaman cepat cair telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Assalamualaikum, saya Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan resmi mengumumkan pinjaman cepat cair mulai dari lima juta hingga lima ratus juta tanpa jaminan dan sudah terdaftar di OJK” begitu narasi yang dikatakan Purbaya dalam video.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sementara keterangan teks penyerta unggahan menyertakan kontak terkait informasi lebih lanjut.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (17/12/2025), unggahan tersebut telah mendapatkan 2,4 ribu likes, 849 komentar dan 167 kali dibagikan. Banyak masyarakat yang mempercayai informasi pada video tersebut dan menanyakan cara pendaftaran pinjaman di kolom komentar.
Periksa Fakta Purbaya Beri Pinjaman Tanpa Jaminan. foto/hotline periksa fakta tirto
ADVERTISEMENT
Lantas, benarkah video yang menunjukkan Menkeu Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan kecurigaan itu, kami lantas mengecek keaslian video dengan menggunakan pendeteksi AI Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan video Purbaya resmikan pinjaman cepat cair tanpa jaminan tersebut memiliki kemungkinan 81,9 persen mengandung konten AI dan deepfake content.
Sementara lewat penelusuran GetContact, Tirto mencoba menelusuri nomor kontak yang tercantum dalam unggahan. Kontan tersebut tidak menunjukkan keterkaitan dengan Kementrian Keuangan maupun Purbaya.
Tirto juga sempat melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image search) dari salah satu potongan gambar dalam video. Hasilnya mengarahkan ke foto berikut. Foto tersebut diambil pada 23 September 2025 lalu. Pengunggah foto menyebarkan fotonya bersama Purbaya kala itu. Tak ada keterangan soal pinjaman uang dalam unggahan itu.
Penelusuran dengan mesin pencarian terkait pinjaman yang diberikan Purbaya, justru mengarahkan ke artikel Kementerian Komunikasi dan Digital berikut yang menyatakan informasi tersebut adalah hoaks.
Pencarian lebih lanjut juga mengarahkan ke informasi dari CIMB Niaga berikut. Dalam narasi tersebut dijelaskan kalau saat ini selain bank sudah ada lembaga non-bank yang memberi pinjaman dana yaitu, koperasi, pegadaian, pinjaman online dan bank. Namun tetap dengan prosedur yang sudah ditentukan oleh masing–masing lembaga.
Setiap bank memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda dalam memberikan pinjaman dana. Namun secara umum, beberapa syarat yang diminta oleh pihak bank dalam memberikan pinjaman dana, antara lain, fotokopi identitas diri (KTP dan Kartu Keluarga), fotokopi penghasilan atau slip gaji, fotokopi NPWP, fotokopi buku tabungan, dan dokumen kepemilikan agunan seperti BPKB, sertifikat (jika Anda mengambil pinjaman beragunan).
Masyarakat diimbau agar lebih waspada pinjaman cepat cair ataupun tanpa jaminan yang tidak bersumber dari media resmi pemerintah atau lembaga, karena bisa berakibat pada penipuan.
Kesimpulan
Video yang beredar di media sosial diduga kuat adalah konten buatan AI yang memanfaatkan foto unggahan di media sosial lain. Tidak ada berita atau informasi resmi pemerintah yang memverifikasi informasi tersebut.
Sementara kontak yang tertera bersama unggahan tidak terafiliasi dengan Kementerian Keuangan dan berpotensi mengarahkan ke penipuan.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://web.facebook.com/reel/25642956301975593
- https://archive.today/4IY4B
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.tiktok.com/@troya252/photo/7553269088731090187
- https://www.komdigi.go.id/berita/berita-hoaks/detail/hoaks-menkeu-purbaya-tawarkan-pinjaman-cepat-cair-tanpa-jaminan
- https://www.cimbniaga.co.id/id/inspirasi/perencanaan/butuh-pinjaman-dana-begini-syaratnya-agar-disetujui-bank#:~:text=Ada%20banyak%20sumber%20pinjaman%20dana%20yang%20bisa,tips%20ini%20agar%20pinjaman%20Anda%20cepat%20cair!
(GFD-2025-30904) CEK FAKTA: Hoaks! Mantan Menkes Siti Fadilah Supari Alami Kecelakaan Akibat Bom di Tol Jakarta-Cikampek
Sumber:Tanggal publish: 18/12/2025
Berita
Sebuah video beredar luas di media sosial dan grup percakapan yang menarasikan mantan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Siti Fadilah Supari, mengalami kecelakaan di Tol Jakarta–Cikampek. (https://www.instagram.com/reel/DSU2A1Ok15C/). Dalam video tersebut diklaim bahwa kecelakaan terjadi akibat ledakan bom berkekuatan tinggi yang dipasang secara sengaja di mobil korban dengan pengendali jarak jauh, sebagai upaya untuk mencelakakannya.
Video itu dibuat menyerupai siaran berita televisi dengan mencatut logo RCTI serta menampilkan sosok yang mirip dengan presenter berita. Narasi dalam video juga diperkuat dengan tulisan besar yang menyebut adanya upaya pembungkaman terhadap Siti Fadilah Supari.
Di bagian awal video, muncul pernyataan yang diklaim sebagai ucapan Siti Fadilah Supari dengan narasi yang menyerang industri farmasi.
“Kalau Anda masih sering ke apotek, bersiaplah untuk pemakaman sendiri. Industri farmasi itu mafia,” demikian kutipan yang terdengar dalam video tersebut.
Dalam tayangan tersebut tertulis narasi:
“Risiko menyampaikan kebenaran. Bom di Tol Jakarta-Cikampek: Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari Nyaris Tewas Diledakkan – Ini Rahasia yang Mau Dibungkam Selamanya!”
Disebutkan pula bahwa mobil yang ditumpangi Siti Fadilah Supari meledak di KM 19 Tol Jakarta–Cikampek, dekat pintu keluar wilayah Bekasi. Video tersebut bahkan mengklaim, berdasarkan keterangan ahli bahan peledak, bahwa bom rakitan berkekuatan tinggi dengan pengendali jarak jauh dipasang di kolong mobil.
Benarkah informasi tersebut ?
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta TIMES Indonesia, informasi yang beredar dalam video tersebut adalah tidak benar alias hoaks. Video yang mengklaim adanya insiden bom terhadap Siti Fadilah Supari merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Video tersebut sengaja dibuat menyerupai tayangan berita televisi dengan meniru format siaran, menampilkan sosok news anchor, serta mencatut identitas dan logo program Seputar iNews RCTI. Namun, seluruh elemen tersebut adalah palsu dan tidak berasal dari media resmi.
Klaim ini juga telah dikonfirmasi langsung oleh iNews Media Group (HOAKS! Video Eks Menkes Siti Fadilah Supari Nyaris Tewas Terkena Ledakan di Tol Japek adalah Berita Bohong | iNews).
Pihak iNews menegaskan bahwa mereka tidak pernah memproduksi maupun menayangkan berita terkait insiden bom atau kecelakaan yang disebut-sebut menargetkan Siti Fadilah Supari.
“Seluruh narasi dalam video tersebut palsu,” demikian pernyataan resmi iNews Media Group.
Selain itu, iNews Media Group menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang dengan sengaja memanipulasi, memalsukan, dan menyebarkan konten tersebut karena telah mencatut identitas media serta berpotensi menyesatkan publik.
Kesimpulan
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada video atau informasi sensasional yang beredar di media sosial. Pastikan selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi dan media kredibel agar tidak turut menyebarkan hoaks yang dapat merugikan banyak pihak.
Rujukan
(GFD-2025-30905) Keliru: Video Mahasiswa UI Minta DPR Periksa Komnas HAM
Sumber:Tanggal publish: 18/12/2025
Berita
Mahasiswa itu menyatakan mewakili rekan-rekannya dan mendesak DPR menyelidiki Komnas HAM. Ia mempertanyakan sikap lembaga tersebut yang dinilainya lebih vokal saat aparat negara dituding melanggar hak asasi manusia, tetapi memilih diam ketika aparat gugur. Ia juga mempertanyakan posisi Komnas HAM dalam konflik yang melibatkan KKB dan OPM.
“Kenapa di saat aparat negara banyak yang gugur? Mereka semua diam. Tapi di saat para musuh negara tumbang, mereka dengan lantang dan menuduh aparat negara melanggar HAM. Sebenarnya mereka itu siapa?” kata mahasiswa dalam video itu.
Namun, benarkah mahasiswa UI minta DPR RI periksa Komnas HAM terkait isu Papua?
Hasil Cek Fakta
Wakil Kepala Departemen Aksi dan Propaganda Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia, Bima Surya, mengatakan sosok yang berbicara dalam video tersebut bukan perwakilan mahasiswa maupun BEM UI. Ia juga menegaskan BEM UI tidak pernah menggelar rapat dengar pendapat dengan DPR RI terkait isu Papua.
“Isu HAM memang menjadi isu yang kami kawal. Namun tahun ini kinerja Komnas HAM belum masuk dalam target pengawasan yang kami lakukan karena keterbatasan fungsionaris,” kata Bima kepada Tempo, Selasa, 16 Desember 2025.
Menurut Bima, meskipun video tersebut mendapat sentimen positif di media sosial, masyarakat perlu lebih jeli mengenali konten hasil rekayasa akal imitasi.
Pengamatan langsung terhadap video tersebut menemukan sejumlah kejanggalan. Pertama, posisi pimpinan rapat berada di bagian belakang ruangan. Kedua, papan nama bertuliskan “TNI AD” terlihat di meja yang seharusnya memuat nama anggota DPR RI.
Kejanggalan juga tampak pada logo Universitas Indonesia di jas almamater. Logo dalam video berbentuk menyerupai perisai. Padahal logo resmi UI berbentuk segi lima, seperti tercantum di akun Instagram Universitas Indonesia.
Analisis dengan alat AI, AI or NOT, menghasilkan kemungkinan 99 persen konten mengandung elemen AI. Sedangkan dengan alat Zhuque AI Detection Assistant menghasilkan skor 62,16 persen.
Sementara Hive Moderation mencatat kemungkinan 99,2 persen video merupakan konten buatan AI. Analisis suara menggunakan Hiya Deepfake Voice Detector juga menunjukkan 76 persen suara dalam video dihasilkan oleh AI.
Di sisi lain, sikap Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia terhadap isu Papua selama ini sejalan dengan Komnas HAM. BEM UI pernah mengkritik dugaan penganiayaan aparat TNI terhadap warga Papua.
Komnas HAM juga mendorong pemerintah mengedepankan pendekatan dialog ketimbang pendekatan keamanan di Papua. Pendekatan keamanan kerap menimbulkan korban jiwa dari kalangan sipil. “Memang masih sekadar seruan, tapi kami berharap seluruh pihak menahan diri dan tidak menggunakan kekuatan berlebih dalam kondisi seperti ini,” kata Ketua Komnas HAM Anis Hidayah, Selasa, 21 Oktober 2025.
Pilihan editor: BEM UI Kritik Penganiayaan TNI Terhadap Warga Papua, Dibalas Serbuan Tantangan KKN di Wilayah KKB Papua
Kesimpulan
Rujukan
- https://web.facebook.com/reel/1689196268705711
- https://perma.cc/HXY4-3YNS
- https://www.tiktok.com/@ssazy.affilate/video/7575783713275907336
- https://www.youtube.com/shorts/tE35IIeyNH0
- https://www.instagram.com/p/DSEhAQjjBol/
- http://aiornot.com
- http://matrix.tencent.com/ai-detect/ai_gen
- https://hivemoderation.com/
- https://www.hiya.com/products/deepfake-voice-detector
- https://www.tempo.co/politik/komnas-ham-desak-pemerintah-terapkan-pendekatan-dialog-di-papua-2082094
- https://www.tempo.co/politik/bem-ui-kritik-penganiayaan-tni-terhadap-warga-papua-dibalas-serbuan-tantangan-kkn-di-wilayah-kkb-papua-69986
(GFD-2025-30906) Cek Fakta: Hoaks Artikel Luhut Ancam Keluar dari Indonesia Jika China Dilarang Kelola Bandara Morowali
Sumber:Tanggal publish: 18/12/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan mengancam akan keluar dari Indonesia jika China dilarang mengelola Bandara Morowali. Postingan itu beredar sejak tengah pekan lalu.
Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 17 Desember 2025.
Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Kompas.com dengan judul sebagai berikut:
"Luhut tetap bertahan bela Biarkan China mengelola bandara Morowali. Jika dicegah saya keluar dari negara ini!"
Akun itu menambahkan narasi "Cepat pergi bila perlu ke neraka"
Lalu benarkah postingan artikel Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan mengancam akan keluar dari Indonesia jika China dilarang mengelola Bandara Morowali?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengunjungi situs berita Kompas.com. Di dalam kolom pencarian tidak ditemukan artikel berita seperti dalam postingan.
Penelusuran dilanjutkan dan kami menemukan Kompas.com mengunggah artikel dengan foto yang sama dengan postingan sejak tahun 2024. Namun tidak ada artikel yang berkaitan dengan postingan.
Sejumlah artikel yang menggunakan foto seperti postingan antara lain tayang pada 14 Agustus 2024 dengan judul "Investasi Migas Seret, Luhut Singgung Sri Mulyani", lalu pada 31 Juli 2024 dengan judul "Luhut Bikin Satgas untuk Perbaiki Investasi di Hulu Migas", dan pada 9 Juli 2024 dengan judul "Setoran Pajak Diprediksi Tak Capai Target, Luhut: Ada Inefisiensi di Berbagai Sektor".
Di sisi lain tidak ada informasi kredibel yang menyebut Luhut mengancam akan pergi dari Indonesia jika jika China dilarang mengelola Bandara Morowali.
Terakhir kali Luhut berbicara tentang Bandara Morowali adalah pada 2 Desember 2025 lalu. Hal ini seperti ditulis dalam artikel Liputan6.com berjudul "Luhut Pastikan IMIP Morowali Tak Jadi 'Negara dalam Negara'".
Ia membeberkan upaya diplomatik tingkat tinggi yang ia lakukan untuk memastikan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), yang didominasi investasi China, sepenuhnya tunduk pada hukum Indonesia dan tidak menjadi entitas otonom.
Kesimpulan
Postingan artikel Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan mengancam akan keluar dari Indonesia jika China dilarang mengelola Bandara Morowali adalah hoaks.
Rujukan
- https://www.liputan6.com/bisnis/read/6226457/luhut-pastikan-imip-morowali-tak-jadi-negara-dalam-negara
- https://money.kompas.com/read/2024/08/14/155400526/investasi-migas-seret-luhut-singgung-sri-mulyani-
- https://money.kompas.com/read/2024/07/31/155751226/luhut-bikin-satgas-untuk-perbaiki-investasi-di-hulu-migas
- https://money.kompas.com/read/2024/07/09/192334826/setoran-pajak-diprediksi-tak-capai-target-luhut-ada-inefisiensi-di-berbagai




