• (GFD-2025-31188) [SALAH] Mensesneg Ancam Pidana Warga yang Ambil Kayu Sisa Banjir

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 29/12/2025

    Berita

    Akun Facebook “Surga Ku” pada Minggu (21/12/2025) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    “JANGAN ASAL GERGAJI! Mensesneg Ancam Pidana Warga yang Ambil Kayu Banjir.

    MAU BANGUN RUMAH MALAH JADI MALING? Mensesneg Prasetyo warning keras: “Jangan asal gergaji kayu banjir! Izin dulu atau dianggap MALING ASET NEGARA.” Kemenhut bolehin buat bangun rumah, tapi syaratnya ketat.

    Netizen pusing: “Rumah hancur, petugas dicari susah, keburu mati kedinginan nunggu stempel basah!” Tertib atau Ribet?

    Harusnya Pemda yang JEMPUT BOLA kasih izin di lokasi, bukan warga yang disuruh lari-lari cari petugas! Setuju?”

    Per Senin (29/12/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 1.500-an tanda suka, menuai 2.100-an komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 359 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Mensesneg ancam pidana warga yang ambil kayu sisa banjir” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan tribunnews.com ”Mensesneg: Warga Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Sisa Banjir, Asal Ijin ke Pemerintah”.

    Dalam berita yang tayang Sabtu (20/12/2025) itu, dilaporkan bahwa Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memperbolehkan masyarakat korban bencana alam yang ingin memanfaatkan kayu gelondongan sisa banjir, sepanjang dilakukan melalui mekanisme koordinasi dan perizinan dengan pemerintah. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan payung hukum agar pemanfaatan kayu pascabencana tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Selain itu, ia menjelaskan bahwa Kementerian Kehutanan telah menerbitkan surat edaran kepada pemerintah daerah terdampak guna mengatur secara rinci pemanfaatan kayu, terutama untuk kepentingan rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Mensesneg ancam pidana warga yang mengambil kayu sisa banjir”.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan video berisi klaim “Mensesneg ancam pidana warga yang ambil kayu sisa banjir” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-31189) [SALAH] Jokowi Terima Uang dari Bupati Bekasi

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 29/12/2025

    Berita

    Pada Selasa (23/12/2025) akun Facebook “Iskandar Zulkarnain” membagikan foto [arsip] tangkapan layar artikel berjudul:

    “Komisi Pemberantasan Korupsi KPK Uang Yang Diterima Mantan Presiden Jokowi Dari Bupati Bekasi Mencapai 87 Miliar, KPK: Jokowi Belum Bisa Diperiksa Karena Sakit Kurapnya Belum Sembuh Total”.

    Hingga Senin (29/12/2025) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 60 tanda suka, 50-an komentar, serta dibagikan ulang hampir 10 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “jokowi menerima uang dari bupati bekasi” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi valid dari pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax lalu memanfaatkan Google Lens untuk memeriksa potret dalam unggahan. Penelusuran mengarah ke sejumlah artikel dengan foto yang sama.

    TurnBackHoax lalu mencocokkan nama media serta tanggal terbit. Hasilnya mengarah ke artikel gelora.co “Jadi Tersangka KPK, Harta Bupati Bekasi Naik Rp68 Miliar selama 6 Tahun”.

    Artikel yang tayang Minggu (21/12/2025) itu melaporkan bahwa Bupati Bekasi Ade Aswara Kunang resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap setelah terjaring operasi tangkap tangan KPK. Diketahui, harta kekayaan bupati tersebut naik hingga Rp68 miliar dalam kurun waktu 6 tahun. Namun, tidak ada pemberitaan kredibel atau informasi resmi yang membenarkan klaim “Jokowi terima uang dari bupati Bekasi”.

    Kesimpulan

    Konten yang beredar adalah hasil suntingan dari artikel gelora.co “Jadi Tersangka KPK, Harta Bupati Bekasi Naik Rp68 Miliar selama 6 Tahun”. Jadi, unggahan berisi klaim “Jokowi terima uang dari bupati Bekasi” merupakan konten yang dimanipulasi (manipulated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-31190) [SALAH] Video "Bantuan untuk Sumatera Cuma Kardus Kosong"

    Sumber: TIKTOK.COM
    Tanggal publish: 29/12/2025

    Berita

    Akun Tiktok “isri_agam12” pada Jumat (19/12/2025) mengunggah video [arsip] yang dengan narasi:

    “bilang sudah kirim bantuan 50 heli ternyata cuman pencitraan dus kosong dilempar”

    Per Rabu (24/12/2025) video itu sudah dilihat 247 ribu kali, dibagikan 4.500 kali dan menuai 636 kali komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “bantuan untuk Sumatera cuma kardus kosong” ke mesin pencari Google.  ditemukan informasi dari laman berita liputan6.com dengan judul artikel “Disebut Kirim Bantuan Kosong ke Korban Bencana Sumatera, TNI Jelaskan Konsep Airdrop dengan Helibox” yang tayang pada Selasa (23/12/2025).


    Melansir dari liputan6.com Letkol CBA Supriyanto menyampaikan, bantuan dijatuhkan menggunakan prosedur baku dengan muatan yang sahih, sesuai kaidah keselamatan penerjunan udara. Dia menyampaikan secara rinci mekanisme pengemasan logistik dengan metode airdrop tersebut. 


    Setiap helibox yang diterjunkan telah melalui inspeksi setelah diisi, diperiksa oleh anggota, dan disaksikan perwira. Baik sebelum dinaikkan ke truk maupun sebelum dimuat ke pesawat. Isinya dicek, tali dan lakbannya dipastikan kuat.


    Melalui kanal Youtube “IDX CHANNEL” TNI juga membatah tuduhan Bantuan Kosong, pihak TNI menjelaskan konsep airdrop helibox yang dikirim ke wilayah-wilayah terdampak bencana Sumatera yang sulit dijangkau melalui pendaratan langsung.

    Kesimpulan

    Faktanya, bantuan dijatuhkan menggunakan "helibox" prosedur baku dengan muatan yang sahih, sesuai kaidah keselamatan penerjunan udara jadi unggahan berisi narasi “bantuan untuk Sumatera cuma kardus kosong” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-31191) [SALAH] Video Gajah Selamatkan Harimau di Banjir Sumatera

    Sumber: Instagram
    Tanggal publish: 29/12/2025

    Berita

    Pada Jumat (12/12/2025), beredar sebuah video (arsip cadangan) di Instagram oleh akun “🌺Endang Setiarini Sutrisno🌺” (@oeisokwie) dengan narasi: 

    “Sebuah kejadian langka dan mengharukan terekam saat banjir bandang di Sumatera. Video tersebut menunjukkan seekor gajah Sumatera berusaha menyelamatkan seekor harimau yang terseret arus deras. Momen langka ini langsung viral di media sosial Indonesia.
    Meskipun biasanya berada di bagian bawah rantai makanan, bencana alam ini memungkinkan kedua hewan liar ini untuk menunjukkan sisi kemanusiaan yang mengejutkan.
    Saksikan rekaman lengkap aksi heroik gajah Sumatera menyelamatkan harimau di tengah banjir bandang.
    Tindakan saling membantu di antara hewan sangatlah menyentuh hati. 
    Video ini akan memberikan dampak pada refleksi kita tentang masyarakat dan kemanusiaan.” 

    di unggahannya.

    Per tangkapan layar dibuat unggahan tersebut sudah disukai 233.5 ribu kali dan mendapatkan 4.8 ribu komentar dari pengguna Instagram lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax) memeriksa video yang disebarkan menggunakan perkakas pendeteksi konten buatan AI Hive Moderation, hasilnya terdeteksi video yang disebarkan adalah buatan AI dengan skor agregat 99.4%.

    Kesimpulan

    Faktanya, video yang disebarkan terdeteksi buatan AI dengan skor agregat 99.4%. Unggahan yang berisi video Gajah yang menyelamatkan Harimau di banjir Sumatera merupakan kategori konten palsu (fabricated content).

    Rujukan