• (GFD-2026-31848) Hoaks Bahlil Wajibkan Ojol Beli Motor Listrik di Tahun 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/01/2026

    Berita

    tirto.id - Perbincangan mengenai subsidi energi dan arah kebijakan transportasi kembali menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. Di tengah upaya pemerintah mendorong efisiensi anggaran serta transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan, berbagai informasi beredar luas di media sosial.

    ADVERTISEMENT

    Salah satu unggahan yang menyita perhatian publik memuat klaim bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mewajibkan pengemudi ojek online (ojol) membeli motor listrik mulai tahun 2026. Kebijakan ini disebut bertujuan mengurangi beban subsidi negara. Narasi ini menyebar cepat dan memicu reaksi keras dari warganet.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Unggahan ini beredar melalui akun Facebook @Muhammadnurraihan Azis (arsip) pada Minggu (28/12/2025). Dalam keterangannya, pengunggah menulis: “Bahlil..!!! Tahun depan OJOL wajib beli Motor listrik untuk mengurangi beban subsidi Negara. Dua kata untuk Bahlil dong pemirsa.”

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Hingga Jumat (09/01/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 11 tanda reaksi, 13 komentar dan dua kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi kecaman publik yang percaya terhadap klaim yang disebarkan tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Bahlil mundur saja tidak pro rakyat.” tulis salah satu komentar pada Minggu (28/12/2025).

    Unggahan dengan klaim serupa juga ditemukan di akun Facebook lainnya, yaitu ini, ini dan ini.

    ADVERTISEMENT

    Periksa Fakta Ojol Wajib Beli Motor Listrik. foto/hotline periksa fakta tito

    Lantas, benarkah Bahlil mewajibkan pemngemudi ojol untuk membeli motor listrik di tahun 2026?

    Hasil Cek Fakta

    Sebagai Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memang sering memberikan pernyataan soal subsidi negara seperti BBM, gas, listrik, dll. Namun tidak ditemukan pernyataan Bahlil yang menyebut Ojol diwajibkan membeli motor listrik untuk mengurangi beban subsidi negara.

    ‎Berdasarkan laporan Tirtopada Kamis (7/01/2026), Bahlil justru menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan maupun perubahan skema subsidi energi untuk tahun 2026.

    ‎“Sampai sekarang belum ada pembahasan dan belum ada perubahan pola (subsidi energi 2026), termasuk harga listrik tidak kita naikkan,” ujar Bahlil usai menghadiri retret di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) malam.

    ‎Bahlil juga memastikan bahwa paket subsidi energi yang akan dijalankan pemerintah tetap mengacu pada ketentuan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026.

    Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran subsidi dan kompensasi energi sebesar Rp381,3 triliun dalam RAPBN 2026, meningkat dibandingkan outlook APBN 2025 yang sebesar Rp288,13 triliun.

    Dari seluruh pernyataan resmi tersebut, tidak ada satu pun informasi yang mendukung klaim bahwa Bahlil mewajibkan pengemudi ojol membeli motor listrik pada 2026.

    ‎Sebagai kebijakan berskala nasional dan berdampak langsung pada jutaan pengemudi, aturan semacam itu tentu akan disertai pengumuman resmi, regulasi tertulis, serta pemberitaan luas dari Kementerian ESDM maupun instansi terkait. Hingga kini, tidak ada bukti atau rujukan kredibel yang mengonfirmasi klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mewajibkan pengemudi ojek online membeli motor listrik pada tahun 2026 adalah keliru dan menyesatkan (false and misleading).

    Hingga penelusuran dilakukan, tidak ditemukan pernyataan resmi, regulasi, maupun pemberitaan kredibel yang menyebut adanya kewajiban tersebut. Pernyataan terbaru Bahlil justru menegaskan bahwa belum ada perubahan pola subsidi energi untuk 2026, serta tidak ada informasi yang menyebut soal kebijakan yang mengatur kewajiban pengemudi ojol beralih ke motor listrik.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31604) [SALAH] Menkeu Purbaya Peringatkan DPR: Jangan Sampai Dibubarkan seperti Thailand

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Saipul Harahap” pada Minggu (21/12/2025) mengunggah video [arsip] berisi narasi:

    “Gempar!!! Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa: Jangan Sampai DPR Dibubarkan Seperti Thailand! Thailand resmi membubarkan DPR. Kekuasaan dikembalikan kepada rakyat. Peringatan tegas datang dari Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

    Anggota DPR jangan buat kebijakan ngawur yang buat publik mar4h, jangan tindas rakyat kecil demi kepentingan Elit. Menkeu Purbaya menegaskan, kalau rakyat murka, itu karena ulah kalian sendiri. 

    Netizen: Hatimu terbuat dari apa pak Pur? Pernyataan bapak mewakili perasaan rakyat banget”

    Hingga Senin (12/1/2026), unggahan telah disukai sekitar 631 akun, dibagikan ulang 42 kali, serta menuai 40 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan mengetikkan kata kunci “Menkeu Purbaya peringatkan DPR: jangan sampai dibubarkan seperti Thailand” di mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan satupun media kredibel yang membahas klaim. 

    Turnbackhoax kembali mengetikkan kata kunci “Purbaya ancam bubarkan DPR seperti Thailand” di mesin pencarian Google. Namun, tidak ditemukan satupun informasi yang relevan.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan satupun informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “Menkeu Purbaya peringatkan DPR: jangan sampai dibubarkan seperti Thailand” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31605) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan "Pegawai Bea Cukai 2026"

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 12/01/2026

    Berita

    Beredar foto [arsip] dari akun TikTok “cpns.info4” pada Senin (05/01/2026) berisi narasi:

    LOWONGAN RESMI!

    Kemenkeu membuka rekrutmen

    300 pegawai Bea Cukai untuk

    lulusan SMA/SMK!

    Formasi: Petugas Lapangan Bea Cukai

    Penempatan: Seluruh Indonesia

    PENDAFTARAN GRATIS TIDAK ADA BIAYA APAPUN SILAHKAN KLIK WEBSITE DI BIO UNTUK PENDAFTARANNYA

    Hingga Senin (12/01/2026), konten tersebut telah mendapat 503 tanda suka, menuai 34 interaksi komentar, serta dibagikan ulang sekitar 1.017 kali. 

    Hasil Cek Fakta

    TurnBackHoax memasukkan kata kunci “pendaftaran CPNS Bea Cukai 2026” ke mesin pencari Google. Hasil teratas mengarah ke pemberitaan radarbali.id “Pendaftaran CPNS 2026: Kemenkeu Bakal Rekrut 579 Pegawai Bea Cukai”.

    Berita yang tayang pada Senin (5/01/2025) tersebut mengutip Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mengungkapkan rencana perekrutan 579 pegawai, termasuk 300 formasi untuk posisi tenaga lapangan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di seluruh Indonesia. Namun, belum ada tanggal pasti mengenai pembukaan pendaftaran.

    TurnBackHoax kemudian mengakses tautan di bio akun TikTok “info.terkinicom8”. Diketahui, tautan mengarah ke laman yang meminta pengisian data pribadi berupa nama serta nomor Telegram.

    TurnBackHoax menelusuri lebih dalam dengan kata kunci “alur pendaftaran CPNS tahun 2026”. Hasilnya, ditemukan pemberitaan kabar24.bisnis.com “Cara Daftar CPNS 2026, Lengkap dengan Tutorial Buat Akun SSCASN”.

    Berita yang tayang pada Minggu (14/12/2025) itu membeberkan pendaftaran CPNS dilakukan melalui laman SSCASN (Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara) di sscasn.bkn.go.id.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan “pendaftaran lowongan pegawai bea cukai 2026” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31606) [SALAH] Menkeu Purbaya Peringatkan Sri Mulyani untuk Jujur

    Sumber: https://www.facebook.com/reel/1937503163865900
    Tanggal publish: 12/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Clips Sarah” pada Kamis (18/12/2025) mengunggah video [arsip] berisi narasi:

    “PAK PURBAYA TEKAN BU SRI MULYANI UNTUK JUJUR

    PURBAYA: Kalau saya dan Pak Prabowo usut bakal kena Bu, mending lebih baik terus terang dan kembalikan uang itu ibu aman!!

    BEGITULAH CARA KERJA PRABOWO DAN PURBAYA. KALO KORUPTOR SUKARELA MENGEEMBALIKAN UANG KE NEGARA TIDAK AKAN DI APA-APAIN. KALAU YANG SUSAH SAH DI BU!!!”

    Hingga Senin (12/1/2026), unggahan telah disukai sekitar 268 akun, dibagikan ulang 9 kali, serta menuai 21 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim pada video dengan mengetikkan kata kunci “Menkeu Purbaya peringatkan Sri Mulyani untuk jujur” di laman penelusuran Google. Namun, tidak ditemukan satupun informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim. 

    Hasil penelusuran teratas mengarahkan pada artikel periksa fakta Jabar Saber Hoaks “Sri Mulyani Marah pada Menkeu Purbaya”.

    Artikel yang terbit pada Jumat (24/10/2025) itu mengulas informasi yang beredar di media sosial terkait Sri Mulyani yang memberi peringatan pada Menkeu Purbaya agar tidak bersikap sewenang-wenang dalam mengambil keputusan, dan menyinggung bahwa Purbaya merasa terlalu percaya diri karena banyak penggemar yang mendukungnya. Namun, informasi pada artikel tidak ada kaitannya dengan klaim.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang mendukung klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “Menkeu Purbaya peringatkan Sri Mulyani untuk jujur” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan