• (GFD-2019-1277) [SALAH] “homo & lesbi sudah dilindungi hukum & UU”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 16/03/2019

    Berita

    “…
    Maka jangan heran di tahun 2019 ini,
    meskipun Indonesia itu mayoritasnya masih Muslim,
    Tapi sekarang ini kelompok homo & lesbi sudah dilindungi hukum & UU.
    …”
    Salinan narasi selengkapnya di (5) bagian REFERENSI.

    Hasil Cek Fakta

    TIDAK ADA produk hukum yang melindungi homo dan lesbi, yang sedang dibahas di RKUHP justru LARANGAN dan PIDANA. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2019-1279) [SALAH] Foto di Cuitan “Jumlah korban meninggal…” Oleh @pedjoeang_islam

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 16/03/2019

    Berita

    “Info: Jumlah korban meninggal total 49 orang, 41 orang di masjid An-Nur, 7 orang di masjid Linwood dan 1 meninggal setelah kritis di rumah sakit. Semoga Jama’ah yang Wafat dalam peristiwa ini diganjar oleh Alloh dengan sebaik-baiknya ganjaran insyaAllahHusnul Khotimah). Aaamiin”.

    Hasil Cek Fakta

    Foto yang digunakan lokasi kejadiannya adalah di Suriah, bukan Selandia Baru. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2019-1274) [SALAH] Masukan Persatuan Tunanetra Indonesia Terkait Braile Surat Suara di Jakarta 80% Salah Semua

    Sumber: Media Pesan Whatsapp dan Media Sosial Facebook
    Tanggal publish: 15/03/2019

    Berita

    Info dari Pertuni

    Ini masukan aja tadi dari Pertuni (persatuan tunanetra Indonesia) yg di Jkt ngecek surat suara yg braile ke KPU ternyata hampir 80% salah semua
    Yg no. 1 hurufnya timbul sedangkan no 2 tdk teraba
    Penyandang cacat kita kasihan, jumlahnya kisaran 5 jutaan (Viralkan agar cepet tertangani)

    Hasil Cek Fakta

    Informasi mengatasnamakan Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) yang menyatakan braile surat suara di Jakarta 80 persen salah semua dan karakter timbul dalam surat suara hanya pada dengan nomor 1 merupakan informasi tidak benar. Ketua Dewan Pengurus Pusat Pertuni, Aria Indrawati, mengatakan Pertuni tidak pernah mengeluarkan pernyataan apapun terkait template surat suara untuk 2019. “Dengan begitu, kabar yang beredar tersebut adalah hoaks,” tegas Aria.

    Rujukan