• (GFD-2018-240) [DISINFORMASI] Abu Bakar Baasyir Meninggal Dunia

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 11/07/2018

    Berita

    Inna lillahi wa inna Illaihi raaji'uun.

    Telah berpulang KH Abu Bakar Baasyir semoga Allah tempatkan Almarhum disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran, aamiin ya Rabb.

    lahul Fatihah

    https://m.kiblat.net/2018/07/09/ustadz-basri-wafat-dalam-tahanan-tpm-minta-ustadz-abu-bakar-baasyir-dirumahkan/

    Hasil Cek Fakta

    Informasi dari pesan berantai Whatsapp yang menyebutkan Abu Bakar Baasyir meninggal dunia adalah informasi yang keliru. Dilansir dari detik.com, Achmad Michdan, anggota Tim Pengacara Muslim (TPM) meluruskan, sosok yang disebutkan meninggal sebenarnya ialah M Basri bukanlah Baasyir. “Itu informasinya tertukar, itu salah. Yang meninggal adalah Ustaz Basri, bukan Ustaz Ba'asyir,” ujarnya.

    Rujukan

  • (GFD-2018-241) [DISINFORMASI] "14 TNI diselundupkan ke tanah Arab"

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/07/2018

    Hasil Cek Fakta

    Klaim "diselundupkan" yang disebutkan di narasi video di post sumber tidak disertai sumber referensi informasi yang valid, dan beberapa nama prajurit yang disebut tidak benar. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2018-242) [HOAKS] Penangkapan Tuyul di Desa Karangejo Blitar

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 11/07/2018

    Berita

    Beredar sebuah postingan dari akun Facebook M Nasrul Arif yang menggegerkan warga Kabupaten Blitar.

    Dalam status yang dibuat oleh M Nasrul Arif itu, dikatakan kalau seorang warga Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar menangkap sebuah makhluk gaib seekor tuyul yang di masuk ke dalam botol.

    “Sing rumongso kelangan tuyul ndang reneo, inbok/ wa,08595321669388 timbang tak sikso,” tulis M Nasrul Arif.

    Yang dalam terjemahan dalam bahasa Indonesia berarti “Yang merasa kehilangan tuyul segera ke sini, daripada aku siksa tuyulnya”.

    Hasil Cek Fakta

    Menanggapi hal tersebut, pemerintah Desa Karangrejo melalui Kepala Desa, Sugiana, menyatakan informasi yang beredar adalah informasi hoaks.

    “Saya tidak pernah mendengar kalau ada warga saya yang menangkap tuyul,” katanya di halaman kantor Desa Karangrejo, Selasa (10/07/2018).

    Dari informasi yang beredar di media sosial, tuyul itu ditangkap warga di barat Kantor Desa Karangrejo.

    ”Rumah saya sebelah barat dan posisinya saja tidak jauh dari kantor desa dan saya tidak pernah mendengar berita semacam ini,” ungkapnya.

    Lebih lanjut pihaknya mengatakan, tidak ada kegaduhan yang terjadi di desa yang ia pimpin.

    Sugiana menuturkan untuk tidak gampang percaya dengan hal gaib seperti ini. Sebab barangkali ada orang yang ingin merusak ketenangan desanya.

    “Disini adem ayem mas. Kalaupun ramai itu kegiatan anak-anak mahasiswa yang lagi KKN menggelar kegiatan bangun desa,” pungkasnya.

    Rujukan

  • (GFD-2018-237) [MISINFORMASI] Pipa Gas Bawah Laut di Perairan Bojonegara, Banten Milik PGN

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 10/07/2018

    Berita

    1. warning..warning.... ......

    Mohon ijin melaporkan :

    090718/0945wib.
    Terima info dari Kn.Trisula (Hotma) dan Pwa jaga Kn.333 KSOP Banten (Capt.Topan) bahwa telah terjadi kebocoran Pipa gas bawah laut sampai air laut menyembur kepermukaan pd posisi 05-55-52.S / 106-07-075.E sekitar ujung P.Panjang Bojonegara.

    090718/10.00wib.
    VTS Merak Broadcast Securite Messages utk dipancarkan ke semua kapals yg berada di sekitar TKP agar menjauh.
    Koordinasi dan melaporkan ke Perusahaan PGN Bojonegara (Bpk.Ryan).

    Dmkn dilaporkan utk perkembangan dilaporkan kesempatan pertama ... tks

    Hasil Cek Fakta

    Informasi atau pemberitaan yang menyebutkan bahwa pipa gas bawah laut di perairan Bojonegara, Serang, Banten adalah milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) adalah kurang tepat. Dilansir dari katadata.co.id, Sekretaris Perusahaan PGN Rahcmat Hutama mengatakan, berdasarkan informasi koordinat didapatkan dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten Senin (9/7) pukul 09.45 WIB maka lokasi pipa gas yang bocor berbeda dengan lokasi pipa milik PGN. “Dari plot koordinat, posisi kebocoran tidak berada di jalur pipa PGN, namun lebih dekat pada jalur pipa gas milik produsen yang mengalirkan gas dari Pulau Pabelokan ke Cilegon,” ujarnya.

    Adapun, menurut penelusuran dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) diketahui bahwa pipa gas yang bocor adalah milik China National Offshore Oil Corporation (CNOOC). Dilansir dari detik.com, Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas, Wisnu Prabawa Taher mengatakan, pipa yang bocor menyalurkan gas dari Pabelokan CNOOC ke Cilegon.

    Rujukan