• (GFD-2018-223) Benarkah ada bom di sejumlah lokasi setelah serangan teroris di Surabaya, 13-14 Mei 2018 ?

    Sumber: tempo.co
    Tanggal publish: 07/07/2018

    Hasil Cek Fakta

    Lima serangan bom beruntun terjadi di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur pada 13-14 Mei 2018. Selama 26 jam, polisi dibuat terkejut dengan serangan bom bunuh diri yang dilakukan oleh suami yang mengajak istri dan anak-anaknya. Selama itu pula ketakutan menyebar di masyarakat dan informasi bohong (hoax) bersliweran di dunia maya, dari satu gadget ke gadget lainnya. Setidaknya ada tujuh kabar bohong yang menyebar dan membuat panik aparat keamanan dan warga di sekitar lokasi. Info selengkapnya bisa dilihat di https://cekfakta.tempo.co/fakta/35/fakta-atau-hoax-benarkah-ada-bom-di-sejumlah-lokasi-setelah-serangan-teroris-di-surabaya-13-14-mei-2018

    Rujukan

  • (GFD-2018-224) Asisten I Pemerintah Aceh Besar, Mukhtar, Meninggal Saat Sujud Terakhir Salat Isya

    Sumber: whatsapp.com
    Tanggal publish: 07/07/2018

    Berita

    Informasi ini tersebar melalui grup-grup WhatsApp pada Rabu pagi, 9 Mei 2018: "Inalillahi wa innailaihi Raji'un telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Mukhtar (Asisten I Kab Aceh Besar) imam musalla Al Muhajirin Alublang sedang sujud salat insha (selasa,8/5/2018) GAMPONG LAMLAGANG (Masuk SAMPING POLSEK/(Gedung AKPI) Banda Aceh."

    Hasil Cek Fakta

    Ismail mengatakan almarhum Mukhtar adalah salah seorang imam di Musala Muhajirin. Dia meninggal saat sujud terakhir salat Isya. "Sempat terdengar beliau batuk saat sujud dan bunyi nafas beliau keras," kata Ismail, pengurus Musala Muhajirin. Pada saat salat Isya itu, Mukhtar berdiri di shaf bagian belakang. Selanjutnya pada sujud terakhir, almarhum berusaha bangun untuk duduk, tapi kemudian terjatuh. Salah seorang jamaah sempat menggosok punggungnya. "Telihat beliau kemudian tanganya kaku, beliau sudah tiada," kata Ismail.

    Rujukan

  • (GFD-2018-225) Benarkah Ratu Elizabeth II Keturunan Nabi Muhammad?

    Sumber: tempo.co
    Tanggal publish: 07/07/2018

    Berita

    Sejumlah media menurunkan tulisan dengan tajuk Ratu Elizabeth II adalah keturunan Nabi Muhammad. Hal itu terlihat pada tabloid Inggris, seperti The Daily Mail dan The Daily Express. Al Ousboue, surat kabar Maroko, pada Maret 2018 juga menurunkan tulisan soal ini. Begitu juga dengan beberapa media di Timur Tengah. Di media sosial, kabar bahwa Ratu Elizabeth II punya hubungan darah dengan Nabi Muhammad kemudian menjadi viral hingga saat ini. Kalau berita itu benar, berarti Ratu Elizabeth adalah sepupu raja-raja Maroko dan Yordania. Tapi benarkah?

    Hasil Cek Fakta

    Hazleton menganggap cerita hubungan darah Ratu Elizabeth II dengan Nabi itu cuma rumor sebagai reaksi terhadap upaya menjelek-jelekkan Islam di Barat. Menurut dia, hal ini mengungkapkan sebuah harapan bahwa Elizabeth mungkin meminjamkan "kehormatan" kepada agama utama dunia itu. Selengkapnya bisa dilihat di : https://cekfakta.tempo.co/fakta/32/fakta-atau-hoax-benarkah-ratu-elizabeth-ii-keturunan-nabi-muhammad

    Rujukan

  • (GFD-2018-226) Badai Tropis Cempaka Melanda Yogyakarta dan Jawa Tengah

    Sumber: tempo.co
    Tanggal publish: 07/07/2018

    Berita

    Setelah puting beliung melanda sejumlah daerah di Yogyakarta pada 24 April 2018, muncul kabar bahwa provinsi ini bakal diterpa badai tropis Cempaka. Informasi tersebut tersebar melalui WhatsApp dengan klaim telah dimuat di sebuah stasiun televisi swasta nasional dan dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY-Jawa Tengah. Kabar burung yang mulai menyebar pada 25 April 2018 itu menyebut badai tropis Cempaka akan bergerak ke barat/selatan dan berdampak hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi. Bahkan berpotensi menimbulkan puting beliung di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah hingga 28 April 2018.

    Hasil Cek Fakta

    Ternyata sampai saat ini badai tropis Cempaka dan dan dampaknya itu tidak ada di Yogyakarta. Sebenarnya pada Rabu 25 April 2018, BMKG langsung membuat bantahan. "Kami menyatakan bahwa informasi di atas adalah hoax atau tidak benar," kata Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Agus Sudaryatno. Selengkapnya di : https://cekfakta.tempo.co/fakta/31/fakta-atau-hoax-badai-tropis-cempaka-melanda-yogyakarta-dan-jawa-tengah

    Rujukan