“Ini nyanyian Prajurit TNI nyindir siapa yaa..
Sadarlah kumis tebal tetapi memble he he he..
Mau editan atau gak, emang macane wis dadi meong..????”
(GFD-2019-3177) [SALAH] Video Yel-yel Prajurit Raider Hasil Suntingan
Sumber: facebook.comTanggal publish: 29/09/2019
Berita
Hasil Cek Fakta
Tidak ada yel-yel “Macane dadi kucing” di video asli. Chant tersebut biasa dinyanyikan di pertandingan sepak bola, ditambahkan ke video Prajurit Raider dengan mengganti audio-nya menggunakan sumber-sumber yang sudah beredar sebelumnya di Internet.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
(GFD-2019-3126) [BERITA] Sriwijaya Air Group Bantah Setop Operasi
Sumber:Tanggal publish: 27/09/2019
Berita
Beredar isu yang menyebutkan Sriwijaya Air telah berhenti setop beroperasi. Isu itu muncul lantaran kabar Sriwijaya pecah kongsi dengan Garuda. Adapun, pecah kongsi itu disinyalir terjadinya dispute Kerja Sama Manajemen (KSM) antara Garuda Indonesia Group dengan Sriwijaya Air Group.
Atas hal itu, pihak Garuda Indonesia dikabarkan mencabut logo ‘Garuda Indonesia’ pada armada Sriwijaya Air. Sempat dikabarkan pula, sejumlah penumpang Sriwijaya Air tidak dilayani.
Atas hal itu, pihak Garuda Indonesia dikabarkan mencabut logo ‘Garuda Indonesia’ pada armada Sriwijaya Air. Sempat dikabarkan pula, sejumlah penumpang Sriwijaya Air tidak dilayani.
Hasil Cek Fakta
Menanggapi perkembangan isu tersebut, pihak Manajemen Sriwijaya Air Group berikan klarifikasinya. Direktur Komersial Sriwijaya Air Group Rifai Taberi mengatakan hingga saat ini, Sriwijaya Air dan NAM Air masih beroperasi secara normal.
“Informasi setop operasi itu tidak benar. Hingga saat ini Sriwijaya Air dan NAM Air masih beroperasi melayani pelanggan dan reservasi pun masih tetap kami buka,” ucap Rifai.
Ia mengimbau, kepada seluruh masyarakat maupun mitra kerja dan mitra usaha tidak resah dalam memilih pelayanan penerbangan bersama Sriwijaya Air dan NAM Air. Rifai menegaskan maskapai masih terus berkomitmen dalam menjaga seluruh kegiatan operasional maupun pelayanan penerbangan.
“Hingga saat ini kami masih terus berkomitmen dalam menjaga seluruh kegiatan operasional maupun pelayanan penerbangan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan dalam setiap penerbangan,” ucapnya.
“Informasi setop operasi itu tidak benar. Hingga saat ini Sriwijaya Air dan NAM Air masih beroperasi melayani pelanggan dan reservasi pun masih tetap kami buka,” ucap Rifai.
Ia mengimbau, kepada seluruh masyarakat maupun mitra kerja dan mitra usaha tidak resah dalam memilih pelayanan penerbangan bersama Sriwijaya Air dan NAM Air. Rifai menegaskan maskapai masih terus berkomitmen dalam menjaga seluruh kegiatan operasional maupun pelayanan penerbangan.
“Hingga saat ini kami masih terus berkomitmen dalam menjaga seluruh kegiatan operasional maupun pelayanan penerbangan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan dalam setiap penerbangan,” ucapnya.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/986524351680100/
- https://turnbackhoax.id/2019/09/27/berita-sriwijaya-air-group-bantah-setop-operasi/
- https://republika.co.id/berita/pyfipk383/manajemen-sriwijaya-air-group-masih-beroperasi-normal
- https://www.cnbcindonesia.com/market/20190926143120-17-102447/dikabarkan-setop-operasi-ini-penjelasan-sriwijaya-air
- https://www.medcom.id/ekonomi/mikro/nbwQLMjK-sriwijaya-bantah-setop-operasi
- http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/8472/sriwijaya_air_bantah_kabar_setop_operasi
- https://ekonomi.bisnis.com/read/20190926/98/1152661/sriwijaya-air-group-bantah-kabar-stop-operasi
(GFD-2019-3123) [SALAH] Faisal Amir, Mahasiswa Universitas Al Azhar Meninggal Dunia
Sumber: Sosial MediaTanggal publish: 26/09/2019
Berita
Kabar itu dipastikan hoax. Faisal masih hidup dan sedang dirawat di rumah sakit. Rahmat, kakak Faisal menjelaskan, kondisi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Al Azhar itu hingga kini terus membaik
Akun Navias Tanjung (fb.com/navias.tanjung.10) mengunggah beberapa foto dengan narasi sebagai berikut :
“Innaa lillahi wa innaa ilaihi rooji’uun…
Ternyata ananda telah dipanggil Sang Khalik jam 07.00 +++ wib.”
Di dalam foto tersebut, ada gambar dengan narasi yang menyebutkan bahwa pria di dalamn foto tersebut adalah Faisal Amir, mahasiswa Al Azhar yang ikut dalam aksi unjuk rasa di depan Senayan.
Akun Navias Tanjung (fb.com/navias.tanjung.10) mengunggah beberapa foto dengan narasi sebagai berikut :
“Innaa lillahi wa innaa ilaihi rooji’uun…
Ternyata ananda telah dipanggil Sang Khalik jam 07.00 +++ wib.”
Di dalam foto tersebut, ada gambar dengan narasi yang menyebutkan bahwa pria di dalamn foto tersebut adalah Faisal Amir, mahasiswa Al Azhar yang ikut dalam aksi unjuk rasa di depan Senayan.
Hasil Cek Fakta
PENJELASAN
Kabar itu dipastikan hoax. Faisal masih hidup dan sedang dirawat di rumah sakit (RS).
“Kabar yang menyatakan Faisal Amir meninggal adalah hoax,” kata kakak Faisal bernama Rahmat Adi kepada detikcom, Rabu (25/9/2019).
Rahmat menjelaskan, adiknya yang berusia 21 tahun itu, telah menjalani dua kali operasi.
“Jam 2 tadi malam operasi otak selesai. Jam 5 tadi bahu kanannya,” terangnya.
“Beredar juga dia meninggal, padahal enggak,” ujar Ibunda Faisal, Ratu Agung saat dihubungi, Rabu (25/9/2019).
Rahmat menuturkan, saat demonstrasi, tugas Faisal ialah koordinator rombongan. Dia menjaga keselamatan para mahasiswi Universitas Al Azhar Indonesia. Anak kedua dari tiga bersaudara itu, sebelum ikut berdemonstrasi, telah izin kepada orangtuanya.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menjenguk mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia, Faisal Amir, di RS Pelni. Faisal diketahui merupakan korban dari kerusuhan aksi di depan DPR pada Selasa (24/9/2019) malam.
Menurutnya, kondisi Faisal sudah mulai stabil usai dilakukam operasi di bagian kepala dan bahu tangan. Mahasiswa Fakultas Hukum itu bahkan sempat merespon sapaan Bamsoet.
Rektor Universitas Al Azhar Indonesia Asep Saifuddin menegaskan akan membentuk tim investigasi untuk menyelidiki dugaan kasus penganiayaan terhadap Faisal Amir. Selain itu, ia akan berusaha memberikan bantuan bagi Faisal dan keluarganya.
“Saat ini kami sedang rapat dan dalam waktu dekat akan membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus ini,” ujar Asep dilansir dari Antara.
Melalui keterangan pers lain, Asep menjelaskan Faisal merupakan mahasiswa angkatan 2016. Asep mengajak seluruh sivitas akademik kampus mendoakan Faisal lekas pulih.
Kabar itu dipastikan hoax. Faisal masih hidup dan sedang dirawat di rumah sakit (RS).
“Kabar yang menyatakan Faisal Amir meninggal adalah hoax,” kata kakak Faisal bernama Rahmat Adi kepada detikcom, Rabu (25/9/2019).
Rahmat menjelaskan, adiknya yang berusia 21 tahun itu, telah menjalani dua kali operasi.
“Jam 2 tadi malam operasi otak selesai. Jam 5 tadi bahu kanannya,” terangnya.
“Beredar juga dia meninggal, padahal enggak,” ujar Ibunda Faisal, Ratu Agung saat dihubungi, Rabu (25/9/2019).
Rahmat menuturkan, saat demonstrasi, tugas Faisal ialah koordinator rombongan. Dia menjaga keselamatan para mahasiswi Universitas Al Azhar Indonesia. Anak kedua dari tiga bersaudara itu, sebelum ikut berdemonstrasi, telah izin kepada orangtuanya.
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menjenguk mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia, Faisal Amir, di RS Pelni. Faisal diketahui merupakan korban dari kerusuhan aksi di depan DPR pada Selasa (24/9/2019) malam.
Menurutnya, kondisi Faisal sudah mulai stabil usai dilakukam operasi di bagian kepala dan bahu tangan. Mahasiswa Fakultas Hukum itu bahkan sempat merespon sapaan Bamsoet.
Rektor Universitas Al Azhar Indonesia Asep Saifuddin menegaskan akan membentuk tim investigasi untuk menyelidiki dugaan kasus penganiayaan terhadap Faisal Amir. Selain itu, ia akan berusaha memberikan bantuan bagi Faisal dan keluarganya.
“Saat ini kami sedang rapat dan dalam waktu dekat akan membentuk tim investigasi untuk menyelidiki kasus ini,” ujar Asep dilansir dari Antara.
Melalui keterangan pers lain, Asep menjelaskan Faisal merupakan mahasiswa angkatan 2016. Asep mengajak seluruh sivitas akademik kampus mendoakan Faisal lekas pulih.
Rujukan
(GFD-2019-3124) [KLARIFIKASI] KPK Beri Klarifikasi Atas Isu Tunggangi Demonstrasi Mahasiswa
Sumber: facebook.comTanggal publish: 26/09/2019
Berita
Beredar isu yang menyebutkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pengarahan (briefing) kepada mahasiswa sebelum demonstrasi di Gedung DPR/MPR. Atas beredarnya isu itu, pihak KPK pun memberikan klarifikasinya.
Hasil Cek Fakta
beredarnya isu itu, pihak KPK pun memberikan klarifikasinya.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membantah adanya rapat yang dilakukan di KPK sebelum aksi demonstrasi mahasiswa di DPR RI pada Selasa (24/9). “Menjawab beberapa pertanyaan wartawan dan masyarakat yang mengonfirmasi adanya video yang beredar hari ini yang di-"framing" seolah-olah peristiwa itu rapat beberapa saat sebelum demonstrasi mahasiswa dilakukan di Gedung DPR hari ini. Perlu kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak benar,” ucap Febri.
Ia menyatakan bahwa informasi yang benar adalah pada 11-12 September 2019, lembaganya menerima audiensi sejumlah perwakilan masyarakat antikorupsi seperti Gerakan Antikorupsi (GAK) dan akademisi yang fokus isu antikorupsi serta perwakilan pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Febri pun mengatakan, KPK mengajak semua pihak menghargai niat tulus dari para mahasiswa dan masyarakat yang menyuarakan pendapatnya.
“Jangan sampai mahasiswa dituduh digerakkan oleh pihak-pihak tertentu,” ucap Febri.
Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang bahwa pertemuan pada saat itu hanya diskusi dan bukan untuk menggerakkan mahasiswa melakukan demonstrasi.
“Iya untuk apa kan diskusi tetapi kalau kami menggerakkan mereka tidak dalam posisi kami,” ungkap Saut.
Selain itu, ia juga menyatakan pertemuan tersebut juga dilakukan jauh sebelum demontrasi tersebut dilakukan.
“Makanya pertemuan itu jauh sebelumnya bukan baru-baru ini. Memang kan civil society itu datang ke KPK bahwa KPK besar karena memang didukung oleh die hard nya KPK termasuk teman-teman jurnalis. Ketika mereka concern akan ada perubahan yang dialami KPK dari sisi kinerja, bisnis, proses, dan lain-lain dikaitkan undang-undang ya mereka berdiskusi,” ujarnya.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membantah adanya rapat yang dilakukan di KPK sebelum aksi demonstrasi mahasiswa di DPR RI pada Selasa (24/9). “Menjawab beberapa pertanyaan wartawan dan masyarakat yang mengonfirmasi adanya video yang beredar hari ini yang di-"framing" seolah-olah peristiwa itu rapat beberapa saat sebelum demonstrasi mahasiswa dilakukan di Gedung DPR hari ini. Perlu kami tegaskan bahwa hal tersebut tidak benar,” ucap Febri.
Ia menyatakan bahwa informasi yang benar adalah pada 11-12 September 2019, lembaganya menerima audiensi sejumlah perwakilan masyarakat antikorupsi seperti Gerakan Antikorupsi (GAK) dan akademisi yang fokus isu antikorupsi serta perwakilan pimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).
Febri pun mengatakan, KPK mengajak semua pihak menghargai niat tulus dari para mahasiswa dan masyarakat yang menyuarakan pendapatnya.
“Jangan sampai mahasiswa dituduh digerakkan oleh pihak-pihak tertentu,” ucap Febri.
Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang bahwa pertemuan pada saat itu hanya diskusi dan bukan untuk menggerakkan mahasiswa melakukan demonstrasi.
“Iya untuk apa kan diskusi tetapi kalau kami menggerakkan mereka tidak dalam posisi kami,” ungkap Saut.
Selain itu, ia juga menyatakan pertemuan tersebut juga dilakukan jauh sebelum demontrasi tersebut dilakukan.
“Makanya pertemuan itu jauh sebelumnya bukan baru-baru ini. Memang kan civil society itu datang ke KPK bahwa KPK besar karena memang didukung oleh die hard nya KPK termasuk teman-teman jurnalis. Ketika mereka concern akan ada perubahan yang dialami KPK dari sisi kinerja, bisnis, proses, dan lain-lain dikaitkan undang-undang ya mereka berdiskusi,” ujarnya.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/985931931739342/
- https://turnbackhoax.id/2019/09/26/klarifikasi-kpk-beri-klarifikasi-atas-isu-tunggangi-demonstrasi-mahasiswa/
- https://www.kompas.com/tren/read/2019/09/25/120700265/klarifikasi-video-pertemuan-kpk-dan-mahasiswa-jelang-demonstrasi?page=all
- https://nasional.tempo.co/read/1252261/kpk-bantah-tunggangi-demo-mahasiswa-di-gedung-dpr
- https://www.merdeka.com/peristiwa/kpk-jawab-tudingan-kumpulkan-perwakilan-mahasiswa-sebelum-demonstrasi-di-dpr.html
- https://katadata.co.id/berita/2019/09/25/bantah-gerakkan-demonstrasi-kpk-hargai-niat-tulus-mahasiswa
Halaman: 7656/7976





