"Beberapa wilayah indonesia sudah dikuasai china"
Judul berita dengan narasi “Utang Negara Bertambah, Cina minta Pulau Sumatera dan Jawa Dijual untuk Utang RI” disertai foto Jokowi sedang berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping, pastinya membuat geger masyarakat Indonesia.
(GFD-2018-421) [DISINFORMASI] Utang Negara Bertambah, Cina minta Pulau Sumatera dan Jawa Dijual untuk Utang RI
Sumber: facebook.comTanggal publish: 07/09/2018
Berita
Hasil Cek Fakta
Faktanya, berita itu adalah fitnah.
Foto dalam berita tersebut diambil dari jepretan fotografer Reuters saat kunjungan Jokowi datang ke China dalam rangka peringatan ulang tahun ke-65 hubungan kedua negara pada Maret 2015, di Balai Agung Rakyat di Beijing.
Dalam kunjungan itu sekaligus ditandatangani beberapa nota kesepahaman atau "Memorandum of Understanding" (MoU) di berbagai bidang termasuk keuangan, perindustrian, infrastruktur, penanggulangan bencana, dan antariksa.
Foto dalam berita tersebut diambil dari jepretan fotografer Reuters saat kunjungan Jokowi datang ke China dalam rangka peringatan ulang tahun ke-65 hubungan kedua negara pada Maret 2015, di Balai Agung Rakyat di Beijing.
Dalam kunjungan itu sekaligus ditandatangani beberapa nota kesepahaman atau "Memorandum of Understanding" (MoU) di berbagai bidang termasuk keuangan, perindustrian, infrastruktur, penanggulangan bencana, dan antariksa.
(GFD-2018-418) [DISINFORMASI] “Pelaku Bom Surabaya Pernah Bentangkan #2019GantiPresiden”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 06/09/2018
Berita
“Masih ingat kan dengan kasus bom bunuh diri di Surabaya?? Ternyata mereka dr kubu ganti ganti ituu.. kok ngeri yah, ayok banyak mikir biar cerdas.. dan pastinya terus waspada’.
Hasil Cek Fakta
Klarifikasi oleh Pipiet Laily Savitri, akun yang fotonya disalahgunakan: “Aku masih hidup dan masih bs mikir waras …”, selengkapnya di bagian PENJELASAN.
Rujukan
(GFD-2018-419) [DISINFORMASI] PLTU Paiton Meledak
Sumber: facebook.comTanggal publish: 06/09/2018
Berita
PLTU paiton meledak ...
Mati lampu serentak sejawa timur
Mati lampu serentak sejawa timur
Hasil Cek Fakta
Kabar yang menyebutkan listrik padam di wilayah Probolinggo dan sekitarnya akibat meledaknya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton merupakan informasi yang tidak benar. Dilansir dari www.timesindonesia.co.id dan wartabromo.com , Sukirman Hadi Prayitno selaku Supervisor Umum dan CSR PT. Pembangkit Jawa Bali (PJB) Unit Pembangkit (UP) Paiton menegaskan, gangguan listrik yang terjadi bukan disebabkan meledaknya PLTU Paiton. Atas gangguan itu, lanjut Sukirman, suplai listrik menjadi tidak maksimal. “Gak ada, hoaks itu. Ngawur itu. Seluruh sistem Jawa Bali yang gangguan. Lebih detailnya PLN APP Probolinggo yang lebih paham,” tegasnya.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/742084619457409/
- https://www.timesindonesia.co.id/read/182087/20180905/194647/hoaks-pltu-paiton-meledak/
- http://www.wartabromo.com/2018/09/05/netizen-sebut-pembangkit-meledak-pltu-paiton-gak-ada-hoax-itu/
- https://www.liputan6.com/regional/read/3637493/penyebab-gangguan-di-pltu-paiton-hingga-bikin-bali-padam-listrik-total
- https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180905182510-20-327947/pltu-paiton-alami-gangguan-sebagian-jawa-dan-bali-mati-lampu
- https://kumparan.com/wartabromo/pltu-paiton-terganggu-listrik-jatim-bali-padam-1536137982005218842
(GFD-2018-415) [KLARIFIKASI] Pertamina Bantah Mengurangi Kuota BBM Bersubsidi Di Wilayah Solo Raya dan DI Yogyakarta
Sumber:Tanggal publish: 05/09/2018
Hasil Cek Fakta
PT. Pertamina memberikan klarifikasi atas isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di wilayah Solo Raya dan Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta. Dilansir dari kompas.com, merdeka.com, solopos.com, dan sumedang.info, Manajer Komunikasi dan CSR Pertamina MOR IV, Andar Titi Lestari membantah telah mengurangi kuota BBM bersubsidi di wilayah tersebut. Sebab, Andar menambahkan, kuota solar bersubsidi sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat melalui Perpres Nomor 191 Tahun 2014. “Kami tegaskan kembali bahwa Pertamina tidak melakukan pengurangan solar, khususnya solar bersubsidi. Kami tetap menyediakan solar, dari bio solar, Dextlite dan Pertamina Dex. Jika SPBU Pertamina tidak melayani solar karena habis, jelas itu tidak benar,” tegas Andar.
Rujukan
- https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/741649279500943/
- https://ekonomi.kompas.com/read/2018/09/04/091000126/pertamina-bantah-kurangi-kuota-solar-subsidi-di-solo-raya
- https://www.merdeka.com/uang/pertamina-bantah-tak-tersedia-solar-di-spbu-jateng-dan-yogyakarta.html
- http://semarang.solopos.com/read/20180904/515/937644/pertamina-bantah-solar-langka-di-soloraya
- https://warta.sumedang.info/ekonomi-bisnis/110434-solar-subsidi-langka-di-solo-raya-awas-hoax/
Halaman: 7657/7774






